Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | INSTANT MESSENGER | BOOKMARK
| LANGUAGE:

Rinintya
PROFILE   GALLERY   BLOGS   GUESTBOOK   FRIENDS   FAVORITES  
 
mem_normal OFFLINE
Female
20 years old
Jakarta
Indonesia
Profile Views: 306
[ 0 ]


JOB: College
SMOKE: No
DRINK: No
RELIGION: Protestant
BODY TYPE: Slim/Slender
MEMBER SINCE: 02/16/2008
STAR SIGN: Virgo
LAST LOGIN: 07/30/2008 00:39:28
MY RATING: 0.00

Reading books ( i learn so much from books ),

Kingdom of Heaven

India Arie : Eyes of the Heart
Hill Song
All kinds of music that good to hear

Holy Bibble (It's a must... as a guidance through this crazy life)
Looking for Alibrandi
Crayon Sinchan & Conan 's Comics
Handbook of Petroleum Engieering
Fluid Properties






I can accept failure, everyone fails at something
but, I CANT ACCEPT NOT TRYING
me????
a REALISTIC dreamer with many dreams
a SIMPLE girl with quite simple THOUGHT
a PEACEFUL girl with peace SPIRIT
an EASYGOING girl with many things that surely NOT easy
a POSITIVE thinkers with many NEGATIVE things around her life
a HOMMY person with GREAT family
a SOCIABLE girl with LOVEABLE friendz
above of all,,,I'm just,,,
a girl who is NOTHING without HIS work in my life

Rinintya has 25 friend(s)



Displaying 10 out of 11 comments
05/27/2008 00:33:59

Syallom.....

Salam kenalĀ 



04/22/2008 18:02:49
hy


04/19/2008 23:02:04
syalom,, rinintya


04/01/2008 17:59:50
RUANG MAHA KUDUS

"Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah
dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah"
(Matius 27:50-51)


Ketika Kristus masih berada di atas kayu salib semua hal-hal ini
betul-betul terjadi secara harafiah. Ada "kegelapan" di daerah itu
pada tengah hari, dan tabir yang menutupi Ruang Maha Kudus yang ada di
dalam Bait Suci benar-benar terbelah dua. Tabir itu adalah tirai yang
sangat besar, tingginya mungkin lebih dari 50 kaki dan tebalnya
beberapa inci. Dan secara ajaib tabir itu benar-benar terbelah dua
dari atas sampai ke bawah. Ada alasan ilahi tersendiri mengapa hal itu
terjadi seperti itu.

Kira-kira 1500 tahun sebelum Kristus pergi ke kayu salib, Allah
memerintahkan supaya Kemah Suci didirikan di padang gurun sewaktu
bangsa Israel keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian di
Kanaan. Di dalam Kemah Suci itu adalah satu ruangan yang dinamakan
tempat Yang Maha Kudus. Dan di dalam tempat Yang Maha Kudus itu ada
sebuah tabut, yaitu kotak emas yang di dalamnya terdapat dua loh batu
yang tertulis sepuluh perintah Allah, dan pot yang berisi manna (yaitu
roti surgawi), dan ada satu atau dua barang-barang lainnya.

Tidak ada orang yang pernah masuk ke dalam tempat Yang Maha Kudus
kecuali imam besar. Setahun sekali, imam besar harus menyucikan
dirinya dan kemudian mengenakan pakaian yang sangat khusus dengan
serban dan sebagainya untuk masuk ke dalam tempat itu. Semua imam-imam
lainnya tidak boleh masuk ke dalam Kemah Suci pada saat itu. Kemah
Suci itu adalah kemah yang sangat besar dan bangsa Israel pada waktu
itu masih mengembara di padang gurun.

Hanya imam besar keturunan Harun yang boleh masuk ke dalam tempat suci
yang paling suci itu untuk memercikan darah ke atas tutup tabut yang
disebut "tutup pendamaian". Dan di dalam tabut tersebut terdapat
sepuluh perintah Allah (Keluaran 20, Ulangan 5). Jadi upacara ibadah
ini sebetulnya menunjuk kepada darah Kristus yang dikurbankan sebagai
"pendamaian" atas pelangaran-pelangaran kita terhadap hukum-hukum
Allah. Kristus-lah yang telah mengorbankan darah-Nya untuk menyediakan
keselamatan bagi umat-Nya.

Beberapa ratus tahun kemudian raja Salomo membangun Bait Suci di kota
Yerusalem menurut rancangan yang diberikan Allah. Itu adalah suatu
bangunan yang sangat besar dan permanen. Di dalam Bait Suci itu juga
dibangun Ruang Maha Kudus yang akan dimasuki imam-imam besar setahun
sekali untuk melakukan upacara ibadah. Bait Suci itu adalah tempat
utama bagi bangsa Israel untuk beribadah untuk selama kira-kira 400
tahun, dan kemudian bangunan itu dan kota Yerusalem dihancur-leburkan
sama sekali oleh bangsa Babel pada tahun 587 SM.

Pada akhirnya mungkin sekitar 50 tahun sebelum Kristus dilahirkan,
Bait Suci itu dibangun kembali dan menjadi bangunan yang megah dimana
di dalamnya terdapat tempat Ruang Yang Maha Kudus. Ruangan itu
terpisah dari tempat kudus lainnya, yaitu tempat dimana ada altar
untuk mempersembahkan kurban dimana setiap harinya ada domba yang
dikurbankan disana.

Ketika Kristus pergi ke kayu salib, semua upacara-upacara pengorbanan
ini tidak dijalankan lagi, semua hal-hal ini menunjuk kepada
pengorbanan Tuhan Yesus Kristus di atas kayu salib. Sebelum peristiwa
kayu salib, tempat Yang Maha Kudus adalah tempat yang sangat suci, dan
hal itulah membuat seluruh bangunan Bait Suci menjadi tempat yang
suci, dan itu membuat kota Yerusalem, dimana Bait Suci berada, menjadi
kota yang suci. Alasan utamanya adalah karena Allah Yang Maha Suci
bersemayam di dalam Ruang Yang Maha Kudus.

Tetapi ketika Kristus menghembuskan nafas yang terakhir di atas kayu
salib, tabir yang ada di depan Ruang Yang Maha Kudus itu secara ajaib
terbelah dua dari atas sampai ke bawah sebagai tanda bahwa pembayaran
atas upah dosa sudah dilunasi. Sekarang kita tidak lagi
mempersembahkan kurban bakaran atau kurban darah atau merayakan
hari-hari raya tertentu atau upacara-upacara lainnya dari hukum
Taurat. Imam-imam tidak lagi masuk ke tempat Yang Maha Kudus untuk
memercikan darah, Allah sudah merobek tabir yang ada di depan ruang
Yang Maha Kudus sehingga ruangan itu terbuka lebar-lebar, dan sejak
saat itu siapapun dapat melihat ke dalamnya.

Oleh karena itu tempat itu tidak lagi menjadi tempat yang suci.
Bangunan Bait Suci bukan lagi menjadi tempat yang suci, kota Yerusalem
yang ada di Timur Tengah tidak lagi menjadi kota yang suci. Semuanya
sekarang dipusatkan pada Tuhan Yesus Kristus. Dia-lah Yang Maha Kudus.
Kita harus selalu berfokus kepada-Nya bukan kepada bangunan Bait Suci
yang ada di kota Yerusalem.


03/12/2008 21:15:14
yuna.atliana@yahoo.com


03/06/2008 21:55:47
hi just call me okin


03/04/2008 20:56:55

Marilah kita semua saling mendukung dalam doa sehingga perlombaan
kita sampai kepada tujuan tuk memenuhi Fiman Tuhan menyelamatkan mereka
yg masih menjauh dari Tuhan kita.

Bagi mereka kitalah terang
cahaya
.....apakah nantinya kita letih untuk menyampaikannya tentu tidak.Ada
harapan bila kita menabur Firman,kita ato orang lain yang akan menuai
hasil itu.Hanya Tuhan kita yg besar tahu bilamana tiba waktunya.

Tegak-kanlah
kepalamu hai prajurit Kristus.berdirilah...kita diutus utk melepaskan
mereka yg tertindas,memberi pakaian yg telanjang dan memberi makan
mereka yg lapar ( lapar akan Firman Tuhan).



02/25/2008 20:00:14

hai..friend,le ngak..

u cute..



02/18/2008 12:37:07

Many thank'z 4 d'add...

salam kenal yah...

- take care n GBU always -



02/17/2008 20:45:05

hi Rinintya......

thanks dah add akyuuu yach




*** www.AkuPercaya.com ***
Powered by phpFoX Version 1.6
free forum hosting