Title: Tentukan Pilihan Saudara!
Tags:
Blog Entry: Tentukan Pilihan Saudara ! Ps Y BUDI KARYANTA Matius 5:3,5,7-9 3"Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 5 Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 7.Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 9 Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. Ayat – Ayat ini adalah Khotbah Yesus di bukit yang sangat terkenal sekali. Ia ajarkan tentang KEBAHAGIAAN . Saya coba menyimpulkan : “Sikapmu akan menentukan apa yang akan terjadi denganmu” Kita harus punya sikap yang benar terhadap kehidupan ini. Karena Sikap yang buruk akan merugikan kita. Di sebuah SPBU ada tulisan tergantung: Mengapa Pelanggan Berhenti: 1% Meninggal 3% Pindah kota 5% Pindah tempat karena lokasi (sikon) 7% Produk tidak memuaskan 84% sikap masa bodoh dari karyawan. Ulangan 30:19 Aku memanggil langit dan bumi menjadi saksi terhadap kamu pada hari ini: kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau hidup, baik engkau maupun keturunanmu, Tuhan memberikan pilihan kepada kita, kehidupan/kematian, berkat/kutuk. Dia menekankan : pilihlah kehidupan supaya kamu hidup. Marmur 90:12 Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. MANFAATKAN KESEMPATAN Pergunakan waktu dengan baik , Saudara tidak harus menjadi seorang Penginjil yang terkenal di dunia untuk dapat bersinar. Mulailah dengan menyinarkan terang untuk orang-orang yang ada di sekelilingmu; Keluarga, Tempat kerja Masyarakat Ada 3 Kunci Agar kita bisa mencapai pilihan yang luar biasa : <!--[if !supportLists]--> 1. <!--[endif]--> Membidik sasaran yang benar Apa yang saudara tuju dalam hidup ini? Apa cita-citamu? Jadikan sasaran itu hal yang prioritas utama dan tujuan Akhir saudara. Lihat daftar seorang penulis dan orang terkenal dalam motivasi: <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Uang <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Kemasyhuran <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Martabat <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Kekuasaan <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Ditakuti <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Menjadi yang terbaik <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Olah Raga/Rekreasi <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Keberhasilan dalam usaha dan pelayanan <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Keluarga <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Kedamaian <!--[if !supportLists]--> · <!--[endif]--> Yesus Selama bertahun-tahun pilihan saya adalah Yesus, tetapi karena beberapa alasan, tanpa saya sadari Ia telah turun dari tempat utama saya SEMUA TERGANTUNG PADA APA YANG SAUDARA TUJU. JIKA KITA MEMBIDIK SASARAN YANG SALAH, KEHIDUPAN ITU SENDIRI MENJADI SUKAR. Pastikan sasaran saudara sudah benar, Arahkan padangan saudara sejelas-jelasnya pada sasaran itu, dan periksalah sesering mungkin untuk memastikan bahwa sasaran kita tidak bergeser. 2. Ikutilah Perlombaan yang benar. Allah merancangkan perlombaan yang berbeda-beda bagi kita. Jika Saudara mengikuti perlombaan yang salah, saudara akan sampai di garis finish yang salah. Jangan mengatakan kepada Allah apa yang akan Saudara lakukan bagiNya, tetapi mintalah Dia untuk melakukan pekerjaanNya melalui Saudara. Yeremia 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 3. Sadari Apa yang memuaskan Jiwa saudara Yesus memberikan kepada kita rahasia kepuasan. Matius 6:31-33 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? 32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. 33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Kepuasan tidak bisa diperoleh secara langsung, kepuasan adalah akibat sampingan dari kehidupan yang dipusatkan pada hal-hal yang benar. Orang yang sungguh-sungguh puas adalah orang yang tujuan hidupnya tidak sekedar mencari kepuasan semata. Mari kita lihat apa yang dikatakan Yesus tentang tujuan hidup seorang kaya yang bodoh: Lukas 12:19-21 Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah! 20 Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti? 21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah." 4. Ciptakan Kepuasan dalam diri Saudara Rasul Paulus tidak menjalani kehidupan yang nyaman dan terhormat, tetapi ia membangun sikap yang luar biasa yang menolongnya melalui setiap badai. Filipi 4:11-12 Kukatakan ini bukanlah karena kekurangan, sebab aku telah belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. 12 Aku tahu apa itu kekurangan dan aku tahu apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Paulus telah merasakan kelaparan, ia telah ditinggalkan, ia telah dilempari batu, mengalami karam kapal, dipukuli dan ditinggalkan untuk mati. Tujuan hidup Paulus bukan memperoleh gaya hidup yang mudah dan nyaman. Tetapi mengenal Allah dan melayani dengan segenap hati. Kemudian kepuasan akan membanjiri kehidupannya. Ingat mulailah dengan membidikkan sasaran yang benar, yang Allah sediakan bagi saudara, berlomba dalam perlombaan yang benar. Poin 3 & 4 harus berjalan berdampingan. GPdI Hagios Family Sosrowijayan Yogyakarta
VIEW FULL VERSION: Link