Yang membangun sphinx besar mungkin Nabi Ayub
Mungkin, yang membangun sphinx besar di Mesir itu Ayub. Ini masih mungkin. Dan kitab Ayub itu ditulis jauh-jauh hari sebelum Musa menulis Taurat. Jadi apa hubungannya dengan pernyataan-pernyataan ini? Kedua-duanya bicarakan Nabi Ayub. Mungkin Musa menyalin kitab Ayub, tetapi Musa tidak menulis kitab Ayub, karena kitab Ayub sudah ada sebelum Musa.
Lalu mengapa saya bicarakan mengenai patung/bangunan sphinx besar di Mesir? Ya, begitulan saya pernah dengar bahwa kemungkinan yang membangun sphinx itu Ayub, sedangkan sphinx itu bangunan superkuno, malah sebelum ada Firaun. Muka Firaun di sphinx itu bukan muka aslinya sphinx besar yang di Mesir sana. Firaun pikir bagus mukanya ditaruh sebagai mukanya sphinx supaya dia dianggap seorang dewa. Muka aslinya sphinx itu muka seorang perempuan (mungkin muka seorang wanita Afrika). Lalu, apa hubungannya dengan Ayub? Sphinx itu bangunan alkitabiah, yaitu, kepala wanita di-joint dengan badan singa itu alkitabiah, ini dibuat supaya turunan manusia ingat akan adanya Masehi. Masehi itu dilahirkan dari keturunan Yudah (konstelasi Leo), di mana semua raja Israel itu keturunan Yudah, dan dia dilahirkan oleh seorang perempuan (tanpa lelaki, lho).
1Co 14:33 Karena Allah bukan pengarangnya kebingungan, tetapi [pengarangnya] kedamaian, sebagaimana di dalam orang-orang suci yang dipanggil-Nya.
Bookmarks