Tadi ada pertemuan antara guru-guru sekolah minggu and since tahun ini aku di daulat jadi salah satu guru sekolah minggu, yahhh mau ngak mau dech ikut rapat. Jujur, aku paling males ikut rapat, bukan karena aku ngak mau terlibat, but yang aku liat biasanya rapat itu hanya akan penuh dengan komplen komplen but saat di kasih jalan keluarnya mereka menolak. Worst, ngak di bantu komple, tapi di bantu juga masih komplen.
Hari ini again aku belajar something about human being. It reminds me apa yang 'doi' suka bilang : jika kita mau menolong seseorang, janganlah pernah memberikan ikan, tetapi berikanlah pancing dan ilmu menangkap ikannya. Dengan demikian orang tersebut akan bisa makan seumur hidupnya.
Ternyata again aku melihat bahwa memang itu merupakan salah satu sifat manusia. Kita mensuplai apa yang mereka perlukan, ternyata itu membuat mereka menjadi tumpul dan tidak mau berusaha sendiri. Membuat mereka hanya bisa meminta, dan meminta, tanpa mau mencoba berusaha sendiri. and again, mengingatkanpada apa yang doi juga suka bilang : manusia tidak akan dapat menghargai mereka yang sudah menolongnya, bahkan tendensi terbesar adalah mereka bahkan akan terus memanfaatkan mereka yang sudah menolongnya atau menyakiti mereka yang sudah menolongnya.
I have to keep remind my self, agar berhati-hati dalam menolong. Am I giving the fish or the rod ? Mungkin pada awalnya aku akan dapat cercaan, atau amarah karena menyangka aku sombong, sok, tidak mau menolong but I know at the end, they will know that what I am doing is the right thing and it will help them more.
Anyway aku benar-benar merasakan betapa Tuhan memberikan berkat-berkatnya pada aku hari ini, dan terus membimbing aku agar belajar tanpa mengenal waktu even untuk hal yang paling sederhana pun.
Jesus Loves U and Me :)
Tags: Emotions