gue bener bener kesel dengan apa yank terjadi pada hari ini.
aku tak tahu mengapa bisa berhubungan dengan orang yang tidak berpikiran dewasa seperti dia? ataukah aku yang tidak dewasa sehingga tak mampu memahami dirinya?
hari ku ini berawal dari sebuah ketukan pintu di kamar kost ku pada pagi ini. " lee, kamu tau ngga kemana temen kamu si lanny (nama samaran) ?" tanya bapak kost kepada ku.
aku pun menjawab " tidak tau pak "
"bukannya kamu sangat dekat dia?" tanya bapak kost
aku pun menjawab " memang pak saya dekat dengan lanny, namun itu dulu pak. sekarang kami sudah tidak berhubungan satu dengan yang lain"
" begini lee, dari kemarin mama si lanny telepon kesini, katanya si lanny tak memberi kabar dia udah 5 hari menghilang dari kos ini kamu tahu ngga?" tanya bapa kos kepadaku.
aku pun terkejut " udah 5 hari pak?" (tanya seakan tak percaya)
"iya udah lima hari" jawab bapak kos
aku pun hanya bisa terdiam.......
" kamu tahu ngga lee? mamanya lanny, terus telpon dan menangis menanyakan kabar anaknya, karena si lanny tak memberi kabar kepada mamanya selama 5 hari, hp nya lanny setiap di tlp selalu tak nyambung. mamanya lanny kuatir jangan2 terjadi sesuatu pada si lanny, bapa minta tolonk ke kamu, jika ada info yang kamu dapat tentang si lanny, tolonk beri tahu, karena mamanya si lanny udah menangis terus mencari2 kabar tentang anaknya" kata bapak kos
( aku pun hanya bisa mengiyakan permintaan bapak kos)
setelah bapa kos pergi, akupun terdiam dan berpikir.. apakah yang harus ku lakukan? haruskah ku mencari keterangan tentang si lanny? bukankah kami sudah tak lama berhubungan?
rasa cuek, ragu dan kuatir bercampur didalam diriku....
(akhirnya ku ambl waktu sejenak berdoa kepada bunda maria agar lanny bisa pulank dengan selamat)
lalu akupun mengambil keputusan untuk mencari info ttg keberadaan lanny.
ku kunjungi kos kosan temen2nya yang ku kenal dan mencoba mengorek info yang bisa ku dapat disana, akhirnya ada yang bisa kudapatkan walau tak seberapa hasilnya...
dan akhirnya ku tahu, dia pergi kepuncak
ku coba menelpon seseorg yang ada disana, apakah mereka sedang bersama lanny. namun sungguh sayang, tlp org tersebut tidak juga tersambung. akupun mengambil kesimpulan
1. sedang diluar service area
2. lowbatt
ketika sedang berpikir... tiba tiba, hp ku berderink sebuah nomor yang tak kukenal muncul dilayar hp ku. akupun akhirnya menjawab panggilan dari nomor tersebut.
"halo ni siapa ya?" tanya diriku kepada yang nelpon
" halo, ni lee ya? ini mamanya lanny "
( huek!!! jantunk ku langsunk mo terbang di t4, buset dah kok bisa maminya lanny taw nomor hape gua? pengen g tanyain namun pertanyaan itu tak muncul dari mulutku)
" lee, kamu tahungga dimana lanny?" ( dengan suara serak hampir menangis) tanya mama lanny
" tidak a-i' " sahutku
" lee, si lanny udah 5 hari tidak bisa di hubungi, bisa ngga kamu mencari dia dimana? a-i' kuatir sekali ama si lanny" ( dengan suara memelas dan menangis)
( mendengar suara si a-i', membuat hatiku luluh juga)
" iya, a-i' sa akan cari info kok tentang lanny, ai tenang aja" sahut ku
akhirnya akupun mencoba menelpon "lagi" temen2 si lanny, yg kuperkirakan bersama dengan si lanny ( dan seperti biasa, tlp mereka tidak sambunk sodara2)
setelah capek menelpon sana sini, akupun diam sesaat, akhirnya ku putuskan ku sms saja si lanny bilank maminya cariin dia ampe nangis. "sebodoh amat dah, kalo pun sms ku tak sampai, yg jelas g udah berusaha" pikirku
setelah ku sms, akhirnya ku pergi makan, after that..
hp ku berbunyi lagi, ternyata si lanny menelpon !!!. dia menanyakan kebenaran sms yang ku kirim,
" eh serius lo, mak gua cariin lo? bagaimana bisa mak gua telponin loe?" tanya lanny
" mana gua tahu " jawabku ( singkat, jelas dan padat)
" oo ya sudah lah, makasih, tuttttttttt.......(lannypun menutup hpnya)"
after that, g pun langsunk nelponin maminya lanny, menghibur dan memberi tahu bahwa anaknya baik2 aja. mendengar kabar yang kuberikan ini, maminya lanny agak terhibur dan mengucapkan terima kasih kepadaku
akhirnya akupun tenang juga dan kukira semua telah berlalu.. ternyata malah BERLANJUTTTTT
setelah menghubungi mama si lanny, giliran hp gua yang lowbat ( tak terhitung dah berapa banyak tadi manusia yg kucoba kuhubungi).
akupun mencharger hp ku sambil menikmati waktu yang damai, sebelum malapetaka dtg...
jam menunjukkan pukul 8.45 malam. namun perasaan ku sudah tak tenank, sepertinya ada sesuatu yang mengkhawatirkan terjadi. akhirnya akupun membuka hpku, dan benar ternyata mamanya lanny menghubungi aku lagi.
" lee, si lanny udah pulank belon?" tanya mama lanny
" belum a-i'" sahut ku
" si lanny tak menelpon?" tanya ku
" tidak" sahut mama lanny dengan tangisan.
akupun langsunk gondok di tempat, ku pikir setelah berbicara dengan ku sesaat, dia lanksunk nelpon mamanya, namun ternyata dia tak nelpon.
akupun mencoba menenangkan maminya lanny, dan mencari kabar lagi tentang si lanny. (dan kabar terbaru yg ku dapat, sesaat lagi "sang biank masalah" akan segera tiba... harap kepada orang yang menunggu dan kuatir akan dia segera bersiap2 karena si "biank masalah" dah mau tiba)
akupun mondar mandir depan gerbang kos sambil menunggu kepulangan lanny. stelah menunggu beberapa saat... tlp berbunyi lagi, dan maminya lanny lagi yg tlp.
dan seperti biasa, gua menenangkan si mami, bahwa anaknya kan baik2 aja. dan jika anaknya udah ketemu, akupun kan memberi kabar. (sambil gondok didalm hati, LANNY... KAPAN BALEK SI LOE?)
jam menunjukkan pukul 9.45 malam, tak terasa udah sejam aku menunggu si "biank masalah". setelah si biank masalah ini pulank, langsunk kupertemukan ama maminya lewat via telpon.
5-10 lamanya si biank masalah dan maminya salink berbicara, akupun merasa lega, masalah telah selesai.
after that, lanny pun berkomen
" g sebenarnya palink ga suka kalo mami g telponin temen g untuk nanyain keadaan gue"
setelah itu akupun berbicara dengan lanny secara baik2, dan mengatakan kepadanya, jika pergi kemana2, bisa ngga memberi kabar agar kejadian ini tidak terulank lagi?
satu kata yg keluar dari mulutnya "malas"
(mendengar kata itu, entah kenapa emosiku langsunk memuncak)
" kalo kamu malas hub org2 tentang kepergianmu, hub mama kaulah supaya ngga kuatir dan ngga nelpon ke gua lagi" kataku dengan judes
" oh tenang aja, mama ku tidak akan hubungi kamu lagi kok, thx ya" sahut lanny dengan tak kalah judes.
akupun pergi kekamarku dan menuliskan blog ini. sambil memikirkan... ini lah akibat terlalu mengkhawatirkan seseorg, gua ngga taw apakah semua yang kulakukan saat ini benar adanya, yg jelas aku benar2 dipenuhi emosi saat ini
Tags: