Berawal dari sebuah hobby mengumpulkan berbagai artikel, membuat artikel sendiri, memberi tanggapan dan ikut ambil bagian dalam beberapa even sosial. Membuatku mulai menekuni kesibukan baru yang kritis dalam masalah lingkungan, masalah solidaritas perempuan dan masalah anak-anak. Ini sangat membahagiakan, karena secara tidak langsung aku ikut bagian dalam penanganan masalah perempuan dan anak-anak, walau hanya dalam bentuk empati dengan memberikan masukan dan tanggapan lewat talk show terhadap masalah ini.
Untuk yang pertama itu tak terlalu bagaimana karena tiap orang punya pendapat dan cara masing-masing untuk memerhati lingkungan sekitarnya, tapi untuk masalah perempuan dan anak-anak itu sangat mengambil tempat banyak di hatiku.
Secara tak sengaja ternyata masalah ini adalah masalah yang kompleks sekali.
Memperingati hari wanita sedunia tanggal 8 Maret ini, sekedar mengulas kembali, bagaimana perjuangan seorang perempuan dalam menghadapi berbagai diskriminatif yang dialaminya yang membuat tidak merepresentasikan perempuan dalam berbagai hal, karena itu lewat perjuangan yang gigih akhirnya mendapat pengakuan terhadap kedudukan perempuan dalam kependudukan.
Sebagai data,
350.000 perempuan dunia yang meninggal setiap tahun akibat penanganan reproduksi yang buruk,
200.000 ibu meninggal setiap tahun akibat pelayanan kontrasepsi yang salah,
70.000 wanita yang meninggal setiap tahunnya akibat aborsi yang tidak aman
Begitu rentannya hal-hal yang menimpa perempuan, menuntut perlunya perhatian dan perlindungan terhadap perempuan di dunia.
Singkat saja, sebagai suatu komunitas yang majemuk, mari kita tingkatnya perlindungan terhadap perempuan didunia sebagai suatu bentuk kepedulian terhadap sesama kita. Mendapat perlindungan adalah hak semua perempuan dan patut didapatkan.
Stop Kekerasan Terhadap Perempuan !!!
Tags: Catatan Kecilku