|
BLOGS
|
|
WRITE NEW BLOG
|
|
EDIT BLOGS
|
|
|
|
|
|
$e9ala sEsuatU aDa maSaNya
|
$e9ala sEsuatU aDa maSaNya
Untuk segala sesuatu ada masanya. Ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa. Ada waktu untuk meratap, ada waktu untuk menari. Tuhan, aku sungguh bersyukur buat firmanMu yang aku baca di Pengkotbah ini. Benar Tuhan. FirmanMu ya dan amin. Dan hatiku benar – benar menyadarinya. Ada waktu untuk menangis dan meratap. Beberapa waktu kemarin bahkan sudah memasuki tahun ini, aku merasa diriku sungguh malang sekali. Aku juga gak tau kenapa harus Engkau pertemukan kami. Tapi aku tau Engkau memperkenankan itu semua terjadi untuk menyatakan kasihMu. Manusia memang tak ada yang sempurna. Terlebih lagi dia orang yang tidak mengenal Engkau sama sekali. Dia tak berhati. Aku selalu berpikir dalam kesendirianku, kapan aku harus jauh darinya. Sedangkan waktu akan berjalan terus. Aku slalu berpikir kapan aku bisa menemukan dia yang terbaik yang sudah Engkau sediakan bagiku, jika dia masih ada bersamaku. Bersamanya aku sudah menjadi bukan diriku lagi. Semua yang jelek yang bisa keluar, dibuatnya keluar dari diriku. Tuhan, Engkau juga tau dulu aku bukanlah orang yang seperti itu. Seberapa parahnya hidupku, kurasakan yang lebih parah adalah saat bersamanya. Dia orang yang sepertinya menyayangiku, tapi dia juga orang yang paling menyakitiku. Begitu tragis memang. Diantara pertanyaanku kapan lepas darinya, tiba – tiba muncul kecurangan dari dalam hatinya. Aku yang sepertinya akan membuang dia, tiba – tiba dalam hitungan jam bisa berpaling hati kepada wanita lain. Tuhan, aku seharusnya bagaimana? Aku memang seharusnya gembira. Karena tidak ada lagi hambatan untuk lepas darinya. Tapi aku juga manusia. perbuatannya itu jujur sungguh bikin hati ini sakit. Bukan pisah seperti itu yang aku harapkan. Tapi mungkin itu adalah bagian dari rancanganMu. Kalau gak seperti itu, dia pasti akan datang merengek – rengek yang membuat hati iba. Tuhan, apa dulu aku ini orangnya gak tegaan atau orangnya emang bodoh? Entahlah. Tapi sekarang aku merasa hidupku ini indah sekali. Kau begitu sempurna Tuhan. CaraMu memulihkan aku membuatku sadar kalau Engkau ternyata begitu mengasihi aku. Semakin sering aku mengecewakanMu, semakin banyak kasihMu padaku. Tuhan...Tuhan...tak ada lagi kata – kata yang bisa kuutarakan untuk menyatakan bahwa aku adalah orang yang paling beruntung di dunia ini. Sekarang tiada lagi yang harus aku kuatirin. Semuanya rencanaMu begitu indah dihadapanku. Apapun itu. Semuanya tak lepas dari pengawasanMu. Termasuk dia yang akan Engkau pertemukan denganku nanti. Bapa, benarlah firmanMu. Segala sesuatu ada waktunya. Dan aku tau inilah waktunya aku tertawa. Bersuka cita dan menari buat semua pekerjaan tanganMu bagiku. Setelah setahun kemarin mata rohaniku buta, sehingga membuat hidupku terbelenggu, hatiku teraniaya dan batinku tertekan. Itu semua diawali dari kesalahanku yang mencoba jauh dariMu.Tuhan, bukan dari hari ini, dari sebelumnya Engkau juga sudah mendengar komitmenku. Bahwasanya aku akan terus sungguh – sungguh mengikut Engkau. Seberapa sungguh – sungguhnya aku mengasihiMu dulu, sekarang aku akan jauh lebih bersungguh hati daripada itu. Aku tau manusia memang kadang lalai menunaikan janjinya. Tapi Tuhan, tolong sempurnakan komitmenku ini. Ingatkan aku ketika aku lupa. Sudah seharusnya aku kembali kepada panggilanku yang semula. Mengasihi jiwa – jiwa. Dan kerinduanku saat ini, aku ingin merangkul semua perempuan – perempuan yang terluka hatinya. Yang disakiti dan dilecehkan. Juga janda – janda yang tak berdaya. Tuhan aku akan terus berdoa buat mereka. Tuhan berbelas kasihan lah Engkau pada manusia. Jamahlah hati yang keras. Ampunilah yang berdosa. Sembuhkanlah yang sakit. Tuntunlah yang tersesat. Bebaskanlah yang terbelenggu. Terimakasih Tuhan buat kasihMu. Haleluya. Amin...
Tags: Petition 4 God
|
|
 |
[-] |
|
|
|
|