
Saya belum membaca bukunya, tapi saya sudah menonton DVD-nya (yang diambil dari buku ‘The Secret’ tersebut) dari salah seorang teman saya yang Kristen.Sebelumnya saya ingin menjelaskan mengapa saya mengelompokkan genre buku ini ke dalam religion/spirituality. Karena sesungguhnya di dalamnya dipaparkan pemikiran-pemikiran yang akhirnya menjadi sebuah agama dan spiritualitas saat ini tanpa disadari oleh kita. Lalu mengapa saya memberikan rating bintang 3 untuk buku ini? Karena buku ini memaparkan dengan jelas pemikiran tersebut dari para pemikirnya, dan sekaligus buku ini bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan.
‘The Secret’ ini sebenarnya mengajarkan akan rasio (akal/pikiran) yang begitu diagungkan / ditinggikan, sedangkan rasio sendiri yang dicipta oleh Allah, harus ditaklukkan di bawah Allah. Ada banyak hal lagi yaitu mau menekankan humanisme, ketidakterbatasan manusia (padahal kita dicipta oleh Allah sebagai makhluk yang terbatas; yang tidak terbatas itu hanyalah Tuhan). Oleh karena itu, saya dapat memberikan satu tema besar untuk ‘The Secret’ ini yang bertentangan dengan Alkitab: Sebab segala sesuatu adalah dari kita, dan oleh kita, dan kepada kita: Bagi kitalah kemuliaan sampai selama-lamanya. Yang sangat bertentangan sekali dengan Roma 11:36.
Secret ini juga memasukkan filosofi daripada NAM (New Age Movement) yang mengkaitkan dengan alam semesta, yang mana di dalamnya mau menyebutkan kita (manusia) bagian dari alam semesta dan kita harus melebur atau menyatu di dalamnya untuk mencapai suatu keberadaan (being / eksistensi). NAM ini sendiri adalah pemikiran dari Timur yang impact-nya kepada yoga, taichi, dsb.
Yang seperti dalam ‘Secret’ ini disebutkan kekuasaan, kekayaan, kesehatan, dsb yang kita capai dan hal-hal itulah yang membuat kita memiliki keberadaan yang sebenarnya. Begitu juga dengan seorang psikolog yang bernama Ludwig Feuerbach yang mengatakan bahwa segala hal yang dianggap kebaikan, keadilan, kesucian, kemakmuran, dan sejenisnya adalah sebuah konsep yang manusia ciptakan menurut pemikirannya / standarnya sendiri, lalu segala hal tersebut diangkat begitu tinggi atau diagungkan sehingga itu semua menjadi tuhan.
Padahal Alkitab mengatakan bahwa kita adalah gambar dan rupa Allah yang seharusnya didefinisikan oleh Allah sendiri bukan oleh konsep/nilai atau sesuatu dalam dunia ini yang sudah jatuh dalam dosa. Begitu juga Tuhan / Allah yang adalah standar mutlak (absolut) bagi segala hal yang disebut kebaikan, keadilan, kesucian, kemakmuran, sehingga manusia perlu melihat kepada-Nya.
Banyak pernyataan-pernyataan yang dipaparkan di dalam buku (atau film) ini yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan, antara lain:
- Kita adalah pencipta diri kita sendiri (bertentangan dengan Tuhan adalah pencipta diri kita, manusia)
- Kita semua bekerja dengan satu kekuatan yang tidak terbatas (bertentangan dengan kita semua bekerja dengan satu kekuatan yang terbatas yang telah Allah ciptakan).
Jadi kesimpulannya, ‘Secret’ ini bertentangan dengan apa yang Alkitab ajarkan.
Jadi, marilah kita sama2 mengkritisi akan setiap hal di dalam dunia ini, baik film, musik, ilmu pengetahuan, dsb. Mari kita terus mempertanyakan ‘Apakah itu sesuai dengan yang Alkitab ajarkan?’
Tags: New Age Rasio