Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | INSTANT MESSENGER | BOOKMARK
| LANGUAGE:

BLOGS   WRITE NEW BLOG   EDIT BLOGS  
 
RSS
Sebuah kegagalan
Posted On 05/20/2008 01:21:40 by benk2

Sebuah kegagalan
rahasia Allah di balik kegagalanku...

(Lukas 5:1-11) "... telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (ayat 5)

Pernahkah anda mengalami kegagalan ? Apakah kegagalan itu membuat anda kecewa? Atau kegagalan itu justru membuatmu semakin bergantung kepada Tuhan yang kemudian menjadikanmu seperti anak panah yang terus melejit semakin jauh untuk mencapai sasaran ?

Suatu ketika, Tuhan membawa saya pada sebuah pengalaman hidup yang membuat saya 'berkenalan' dengan kegagalan. Kegagalan bisa merupakan awal dari keberhasilan yang tertunda, namun kegagalan pun bisa membuat seseorang enggan untuk kembali berkarya. Dan saya sendiri memandang kegagalan itu sebagai bagian dari proses yang sedang Allah kerjakan untuk menciptakan manusia dengan kepribadian yang kuat di dalam Tuhan.

Para nelayan yang ditemui Yesus di pantai danau Nasaret, adalah sekelompok orang yang saat itu sedang mengalami sebuah kegagalan. Kegagalan, yang tentunya mendatangkan kekecewaan, karena hal itu terjadi bukan karena mereka tidak bekerja; di ayat 5 jelaskan "... telah sepanjang malam kami bekerja keras" Hal itu menunjukkan bahwa mereka sudah berusaha dengan sekuat tenaga. Dan tragisnya lagi, kegagalan yang dialami adalah kegagalan dalam bidang yang menjadi keahlian mereka.

Bisakah anda membayangkan seseorang yang begitu profesional dalam sebuah bidang pekerjaan, tiba-tiba menemui kegagalan ketika melakukan hal yang sama yang pernah mendatangkan kesuksesan baginya? Atau bisakah anda membayangkan seorang yang dengan sekuat tenaga bekerja dan berusaha, namun kemudian tidak melihat sedikit pun hasil dari apa yang diusahakan? Jika demikian, pantaskah jika orang kristen kecewa kepada Tuhan?

Banyak orang tidak lagi mau menjadi setia kepada Allah ketika mengalami kegagalan dalam hidupnya. Bahkan banyak kali kegagalan dijadikan alasan untuk tidak mau lagi berdoa, tidak mau lagi ke gereja, bahkan tidak sedikit yang akhirnya meninggalkan Allah karena kekecewaan akibat kegagalan dalam kehidupan.

Hal ini dialami pula oleh Simon dan rekan-rekannya. Kegagalan dan keletihan karena bekerja keras sepanjang malam, sudah cukup untuk dijadikan alasan bagi sebuah kekecewaan. Sampai Yesus datang dan menyuruh mereka untuk kembali melakukan hal yang sama, yang sudah mereka lakukan 'sepanjang malam'. Ya! Yesus menyuruh mereka melakukannya sekali lagi! Mengapa demikian? Sederhana saja. Pertama, Yesus ingin mengajar mereka untuk tidak mudah menyerah pada kegagalan. Kedua, Yesus ingin menunjukkan bahwa ketaatan mereka pada perintah-Nya yang akan menjadi kunci dari keberhasilan mereka.

Saudara, jangan kecewa dan berhenti untuk berkarya ketika kegagalan datang. Ayo bangkit! Dan tetaplah percaya kepada Tuhan. Mulailah untuk bertindak sesuai perintah Allah. Akuilah, bahwa terkadang keprofesionalisme dan kekuatan kita tak dapat sepenuhnya diandalkan. Allah memakai kegagalan bukan untuk menghancurkan kita, tetapi lewat kegagalan Dia menciptakan pribadi-pribadi yang kokoh dan siap dipakai untuk melakukan pekerjaan Allah yang dahsyat!

Jangan terlalu cepat membasuh jalamu. Sejumlah besar ikan masih banyak tersedia. Bertolaklah kembali dan tebarkan jalamu. Taatlah pada perintah Allah. Maka keberhasilan akan membuat jalamu mulai koyak sehingga engkau akan takjub pada perbuatan Allah dan terus memuji Dia dalam hidupmu(ayat 6-9). Dan percayalah bahwa kehidupanmu akan menjadikan engkau saksi yang hidup bagi dunia, sehingga mereka pun akan percaya kepada Yesus (ayat 10)

 



Bookmark:



Viewing 1 - 1 out of 1 Comments

05/20/2008 22:11:38

Bagus banget sebagai bahan renungan..
Boleh minta ga? Thx y..

GBU...





*** www.AkuPercaya.com ***
Powered by phpFoX Version 1.6
FREE FORUM HOSTING - JAPANESE BAGS