Sungguh lembut Tuhan Yesus Memanggil
Memanggil aku dan kau
Lihat diri-Nya prihatin menunggu
Menunggu aku dan kau
Hai mari datanglah
kau yang lelah mari datanglah
Sungguh lembut Tuhan Yesus memanggil
Memanggil aku dan kau
Jujur, saat ini aku lagi bener-bener lelah setelah menjalani p3kmaba di kampus. Ada rasa lelah capek dan beberapa hal kepanitiaan yang masih harus aku kerjakan dengan beberapa deadline yang lumayan menipis. Memang sih, ini juga merupakan kesalahanku karena harus menunda-nunda untuk mengerjakannya. Alhasil, karena sibuk dengan kepanitiaan dan beberapa program yang harus kuselesaikan, minggu ini ada saat teduhku yang bolong.
Malam ini, aku diingatkan Tuhan dengan lirik lagu diatas. Aku mempunyai harapan. Harapan dalam Tuhan Yesus. Dia, selalu menungguku untuk datang kepada-Nya dan menyerahkan seluruh kelelahanku pada-Nya. Trims Lord Jesus, Engkau terlalu amat sangat baik dalam kehidupanku. Malam ini, aku akan selalu ingat bahwa aku mempunyai seorang sahabat sejati, Ayah yang selalu menungguku, Seseorang yang selalu bersamaku menghadapi hidup ini. Aku harapkan, setiap orang yang baca buletin ini diingatkan kembali bahwa kita semua punya Allah yang ada buat kita dalam segala keadaan. Saat engkau sangat terpuruk sekalipun dengan masalahmu. Namun, kadang kita sering sekali melupakan-Nya. Tapi Dia selalu menunggu kita dengan suara-Nya yang lebut: "Datanglah kepada-Ku dan lepaskanlah bebanmu". Sering aku mendukakan-Nya dan melukai hati-Nya namun dengan setia Dia menungguku untuk datang pada-Nya. Trims Lord Jesus, Aku bangga punya Allah seperti-Mu.(^^)V