Yah, gak perlu diragukan lagi kalau kurang lebih dua minggu yang lalu aku sakit dan harus mengganti lifestyleku yang kayak kalelawar (bisa gak tidur sampe 24 jam) menjadi anak-anak alim (sebelum jam 12 harus udah bobok). Yaaahhh.... banyak sih yang berubah. harus banyak minum air putih, hanya diperbolehkan makan sayur-sayuran, gak boleh makan sesuatu yang terlalu manis, asem, asin, kecut, de el el. Semua ini membuat kondisiku kian lama makin pulih. Gaya hidup sehat. Aku merasakan efeknya.
Naaaaaahhhh... waktu aku sakit, tersisa banget. Walau siang bolong dan panas terik aku bisa saja ngerasa demam dan dingin. Gak bisa tidur sampai di atas jam 3 pagi baru bisa bobok, keringat mulu dan juga harus makan bubur mulu. Namun, di atas semuanya itu aku mengucap syukur banget Tuhan berikan aku satu pengalaman indah ini. Saat aku sakit, malahan aku merasakah hubunganku dengan My Lovely Daddy JC dipulihkan banget. Dari pola saat teduh dan penyerahan kepada Tuhan Yesus. Aku, yang sebelumnya kalau saat teduh hanya seadanya tok, sekarang lebih serius mendalami, memahami dan selalu ingin menggali apa yang kubaca lebih dalam lagi. Aku merasakan kalau tangan Tuhan yang tidak kelihatan setiap hari bekerja tanpa henti dalam kehidupanku walau dalam kondisi aku kesakitan. Bangga banget punya Allah seperti Dia. Selain itu, aku bisa jadi anak yang lebih tenang dan banyak merenung. Biasanya aku sendiri suka sibuk ngurusin sini sana. Sekarang, semuanya sudah difokuskan dan dibatasi. Yang biasanya aku selalu bicara, sekarang aku menjadi lebih tenang dan diam untuk mendengar apa yang Tuhan mau dalam hidupku. Satu lagi. Aku belajar mengucap syukur walaupun dalam keadaan sakit sekalipun. hal ini mendewasakan pemikiranku dan membuatku menjadi seorang Jeni yang lebih optimis dan tidak urak-urakan dalam lifestyleku. Karena Tuhan kita adalah Tuhan yang teratur, maka anak-anak-Nyapun harus teratur dunk...
Kalau sekarang, kondisiku udah mulai baikan walaupun kristal oksalat dalam tubuhku belum hilang dan lekositku masih tinggi. Aku mengucap syukur untuk sakit yang kualami ini. Trima kasih Tuhan Yesus...
Tags: Sick Power God