|
BLOGS
|
|
WRITE NEW BLOG
|
|
EDIT BLOGS
|
|
|
|
|
|
Pelajaran berharga
Posted On 02/04/2008 20:16:47 by jocelyn
|
Barusan aku chat dengan salah satu temen. singkatnya pembicaraan mengalir ke topik pekerjaan. aku bilang ke dia, kalo aku ingin sekali memiliki usaha sendiri, seperti dia juga punya usaha sendiri. tapi aku merasa kalo aku ga punya talenta apa-apa sehingga bingung untuk memulai usaha apa. dua jawaban yang dia berikan, salah satunya ga pernah terpikir olehku, yaitu DOA. tiba2 aku tersadar kalo selama ini aku emang ga pernah terpikir untuk mendoakan hal itu. tragis banget. sangat menyedihkan. sebagai orang yang mengaku anak Tuhan, ikut Tuhan, tapi untuk hal yang sepele aja, aku sampai melupakan kekuatan doa dan malah mengandalkan kekuatan dan pikiran sendiri. tapi inti dari blogku kali ini bukan itu, itu hanya sedikit sengatan listrik untuk membangunkanku dari tidurku yg lama. pembicaraan pun terus mengalir, hingga tiba-tiba aku seakan-akan (ato mungkin emang iya) dikasih hikmat dari Bapa. aku bilang ke temenku ini, keinginanku untuk usaha sendiri sampai saat ini belum juga terwujud mungkin ada maksudnya. perlu diketahui bahwa my husband juga buka usaha sendiri. jam kerjanya 7 hari seminggu, dari pagi hingga sore. seandainya aku juga punya usaha sendiri, maka kami (me & husband) punya kesibukan masing-masing dan jarang punya waktu untuk berbagi. kami juga akan jarang punya waktu untuk bermain dengan Joan. Sekarang aja waktu untuk Tuhan udah ga sebanyak dulu lagi . Mungkin keinginanku yg belum terwujud ini memang ada maksudnya dari Tuhan. Yah, memang ada maksudnya. Tuhan ga mau keluargaku sedikit demi sedikit menuju kehancuran. Yah, yah, ada kok keluarga yg suami istri bekerja habis-habisan sampe habis-habisin waktu yang seharusnya buat keluarga tapi tetap bahagia. tapi siapa yang berani menjamin semisalnya me & husband bekerja habis-habisan maka keluargaku juga akan bahagia? Tuhan lebih tau masa depanku dan keluargaku.
hhmmm, biarlah cita-citaku hanya sebatas mimpi saja. kalo harga yang dibayar demi mencapai cita-cita itu terlalu mahal, maka biarlah cita-cita itu saja yang dikandaskan.
Thanks Lord Jesus... & thank you friend yang udah menjadi berkat bagiku
|
|
 |
[-] |
|
|
|
|