hi makasih ya....ada yg ngga mudeng lho...hbs pjg tetayi..
bisa ngga dijelaskan lbh lanjut...
God blessed....
bravo_gasela wrote:
KRISTUS & INJIL
Kecerdikan hebat setan adalah mempengaruhi manusia untuk hidup menurut jalan mereka sendiri, terlepas dari ALLAH dan melarikan diri dari hadapan ALLAH, dan manusia berusaha menjadi Allah atas diri mereka sendiri. Jika kita ingin memiliki gereja yang benar-benar berkarakter Kristen, gereja seharusnya terdiri atas orang-orang yang telah diselamatkan. Cacat kepribadian yang terburuk adalah Kesombongan akan Kemandirian dan Kebaikan. Inilah dosa kefasikan ( " Segala kesalehan kami seperti kain kotor " - Yesaya 64:6 ). Ciri khas kekristenan terutama sekali adalah mengenai Juruselamat yaitu Kristus. Kita hanya dapat datang kepada ALLAH ketika Juruselamat/Kristus telah menyelamatkan dan mencuci dosa-dosa kita. Jika kita tidak menyerahkan tanggung jawab atas kehidupan kita kepada Kristus, pada hari Penghakiman, kita akan bertanggung jawab atas kehidupan kita, dosa-dosa kita dan terutama sekali dosa karena menolak Kristus yang merupakan Juruselamat dan Hakim bagi kita. Untuk mengenal Kristus, kita harus memahami kuasa-Nya yang menyelamatkan. Para pendosa yang diselamatkan oleh Kuasa Kristus yang menyelamatkan membentuk gereja yang sejati. Orang-orang percaya yang telah dilahirkan kembali dapat jatuh ke dalam dosa, tetapi ada sebuah perbedaan, Mereka tetap tinggal dalam keluarga ALLAH dan Kristuslah yang selalu menjaga agar Kasih Karunia-Nya yang sudah diberikan tidak sia-sia karena DIA adalah Kristus yang berarti Pembawa Damai Sejahtera dan Tuhan atas segala sesuatu ( Kepada-Ku telah diberikan segala Kuasa di Sorga dan di Bumi - Mateus 28: 18, Karena di dalam DIA-lah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada disorga dan yang ada dibumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh DIA dan untuk DIA. IA ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam DIA - Kolose 1:16-17, Dalam KRISTUS tersembunyi segala Harta, Hikmat dan Pengetahuan - Kolose 2 : 3 ).
Tugas Kristus di dunia adalah melakukan pendamaian, Dia menciptakan pendamaian dan mendamaikan dunia/manusia dengan ALLAH di atas kayu salib. Orang-orang yang paling saleh dalam Kitab Perjanjian Lama berbicara mengenai Pengampunan, namun mereka tahu bahwa kebutuhan mereka yang paling pokok adalah hubungan dengan ALLAH. Itulah karakter khas pemahaman religius orang Ibrani, orang-orang kafir tidak memiliki pemahaman sedikitpun mengenai hal itu. Pemahaman orang Kristen mengenai hal ini bahkan lebih besar. Kristus tidak hanya mengampuni, tetapi juga mendamaikan kita dengan ALLAH. DIA tidak hanya membawa pengampunan dosa, tetapi juga membawa kita kembali kepada ALLAH, membawa kita pulang dan mencurahkan Kasih Karunia ALLAH ke dalam hati kita melalui Roh-Nya yaitu Roh Kudus. Firman ALLAH atau INJIL adalah jembatannya dan tidak ada alternatif, hanya ada 1 (satu) Roti Kehidupan, 1 (satu) Jalan Kebenaran, 1 (satu) Juru Selamat, 1 (satu) Air Kehidupan dan semuanya hanya terdapat di dalam Pribadi Kristus ANAK ALLAH.
KETIKA KITA MERAGUKAN KASIH dan KUASA-NYA....
Hidup adalah suatu pilihan, apakah kita memilih mencintai Tuhan dan berusaha mengenal-Nya lebih baik atau berpaling memunggungi-Nya. Haruskah kita menyumpahi Tuhan atau sebaliknya memohon kekuatan tambahan kepada-Nya. Ketika kita dipilih menjadi Saksi-Nya tetapi dalam kehidupan sehari-hari atau kenyataan kita memilih lebih percaya kepada kekuatan diri kita sendiri atau kemegahan dunia dibanding ALLAH. Ketika kita melihat kelemahan dan dosa-dosa kita, dan melihat keadaan dunia secara nyata kita meragukan Kuasa dan Kasih ALLAH apakah ada atau tidak. Kita tidak melihat melalui mata iman dan hati kita bahwa ada suatu Pribadi yang MAHAKUASA yang mampu menuntun dan menyelamatkan kita, suatu Pribadi yang membentuk hidup kita dari kita lahir hingga menjadi seperti saat ini. Kita tidak sadar siapa Pencipta kita dan Tuhan yang merupakan Penguasa atas segala sesuatu (Kepada-Ku telah diberikan segala Kuasa di Sorga dan di Bumi - Mateus 28: 18, Karena di dalam DIA-lah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada disorga dan yang ada dibumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh DIA dan untuk DIA. IA ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam DIA - Kolose 1:16-17, Dalam KRISTUS tersembunyi segala Harta, Hikmat dan Pengetahuan - Kolose 2 : 3 ). Kita hanya berani bersaksi melalui teori atau kata-kata tetapi dalam hati kita sendiri kita meragukan Kuasa dan Kasih-Nya apakah benar-2x ada. Ketika kita merasakan kepahitan hidup, kesepian, penolakan dan semua hal yang negatif yang terjadi pada diri kita, kita merasa bahwa TUHAN tidak menolong kita dan TUHAN bersikap masa bodoh dan membiarkan kita mengalami semua hal-hal negatif tersebut.Demikian juga bila hal-2x tersebut terjadi pada orang2x yang kita kenal, atau kita sayang maka kita akan menyalahkan Tuhan mengapa hal-hal tersebut mesti terjadi.
Mungkin contoh yang paling bagus dapat kita lihat pada pribadi Rasul terbesar orang Kristen yaitu Rasul Paulus. Ketika mata jasmaninya dibutakan oleh Tuhan, baru dia dapat benar-2x menyadari bahwa sebenarnya tanpa Kasih Karunia-Nya dia tidak akan dapat diselamatkan. Yang diperlukan oleh TUHAN adalah kepercayaan penuh dari Rasul Paulus untuk mengandalkan-NYA dan menyadari bahwa KRISTUS adalah TUHAN yang berkuasa atas dirinya. Ketika Rasul Paulus dipilih menjadi Alat-Nya dan Rasul-Nya, dia harus bersaksi bahwa Tuhan yang dia beri kesaksian adalah benar-benar ALLAH yang hidup dan berkuasa,dan hal ini benar-benar dialami sendiri secara nyata oleh Rasul Paulus baik melalui Mukjizat yang dilakukannya maupun penyertaan TUHAN sendiri didalam penyebaran Injil.
Berdasarkan contoh diatas ada satu point yang bisa kita cermati yaitu kadang-kadang hidup yang kita jalani begitu sulit dan mendapatkan banyak rintangan, tetapi hidup itu adalah suatu pilihan, dan kita diberi Tuhan kehendak yang bebas untuk menentukan arah hidup kita. Apakah kita mau memilih arah yang benar atau yang salah. Tetapi meskipun kita kadang-2x memilih arah yang salah, Tuhan tetap menyertai kita dan membimbing kita kembali ke jalan yang benar. Hanya Kasih Karunia-Nya saja yang sanggup melakukan hal tersebut, jadi cobalah belajar untuk mengandalkan DIA, melihat dan mengenal Kasih-Nya yang besar terhadap kita. Jangan kita melihat kekuatan diri kita sendiri dan keterbatasan diri kita, tetapi lihatlah Kuasa dan Kasih-Nya yang selalu menyertai kita sampai akhir hidup kita dan sampai akhir zaman. Janganlah kita melihat apa yang tampak dimata Dunia tetapi lihatlah apa yang dilihat oleh Tuhan.