Coming Soon ...
 
Coming Soon ...
 
Coming Soon ...
 

+ Reply to Thread
Page 1 of 4
1 2 3 4 LastLast
Results 1 to 20 of 73

Thread: Tolak Pornografi! Tolak juga RUU APP!

  1. Join Date
    Jun 2004
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,292
    Rep Power
    16

    Tolak Pornografi! Tolak juga RUU APP!

    Tolak PORNOGRAFI![SIZE="1"]1[/SIZE]
    Tolak Juga RUU PORNO!


    Pornografi yang merupakan sebuah bentuk eksploitasi berlebihan atas seksualitas – melalui majalah, buku, film dan sebagainya – tentu saja harus kita tolak dengan tegas. Tapi, sangatlah keliru bila ada yang berpikir bahwa untuk mencegah dan menghentikan pornografi, kita dapat melakukannya lewat sebuah undang-undang yang hendak mengatur moral dan akhlak manusia Indonesia secara pukul rata, seperti yang tertera dalam Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi atau “RUU PORNO”.

    Kalau mau hentikan pornografi, maka seharusnya Negara mengatur “penyebaran” barang-barang pornografi – dan bukannya mengatur soal moral dan etika manusia Indonesia. Bukankah soal pengaturan moral dan etika itu lebih merupakan wewenang lembaga agama dan budaya?

    Mengapa Menolak RUU PORNO?
    RUU PORNO harus kita tolak karena...

    Pertama, RUU PORNO tak mengakui “kebhinekaan” masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, etnis dan agama.

    RUU PORNO dibuat berdasarkan asumsi bahwa Negara, melalui undang-undang, dapat mengatur etika dan moralitas masyarakat, terutama lewat cara berpakaian. Padahal, sebagaimana kita ketahui bersama, Indonesia adalah negara beragam yang dikenal dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”, yang juga punya pandangan beragam tentang nilai-nilai moral. Bukanlah Negara, tetapi lembaga agama dan adat yang harus diberi kesempatan mengatur nilai-nilai moral serta tatasusila di negeri ini. Negara justru harus melindungi perbedaan nilai yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakatnya. Negara hanya bisa turut campur, lewat hukum dan penegakan hukum, bila terjadi pelanggaran terhadap hak-hak dasar (hak-hak asasi manusia) setiap warga negaranya – termasuk bila ada yang hendak “memaksakan” nilai-nilai moralnya kepada masyarakat dari agama atau adat-istiadat yang berbeda.

    Kedua, RUU PORNO mengatur moral dan etika umum berdasarkan satu pandangan agama atau budaya tertentu.

    Dengan mencoba mengatur moral dan etika umum, disadari atau tidak, Negara telah “terjebak” mengadopsi nilai-nilai partikular dari agama atau budaya tertentu untuk diberlakukan secara menyeluruh dan tanpa pandang bulu. Hal ini berarti bahwa Negara kembali tidak menempatkan diri sebagai pelindung “kebhinekaan” masyarakat Indonesia. Lebih buruk dari itu, Negara telah mengkhianati amanat universal dari Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara '45 yang menjadi dasar pijakan bagi demokrasi kita – yang jelas berbeda dari teokrasi, yang berdasarkan pada satu agama dan budaya tertentu saja. Sehingga, berpotensi menciptakan perpecahan atau disintegrasi bangsa.

    Ketiga, RUU PORNO menyudutkan perempuan dengan menempatkannya sebagai penyebab utama maraknya pornografi dan kebejatan moral.

    RUU PORNO dibuat berdasarkan asumsi bahwa kalau tidak ingin terjadi kebejatan moral dan maraknya pornografi, maka kaum perempuan harus menutup rapat-rapat seluruh tubuhnya dari pandangan kaum laki-laki. Jelas bahwa RUU PORNO ini tidak mau mengakui kenyataan bahwa nafsu tak terkendali dari orang yang memandang – baik laki-laki maupun perempuan – adalah salah satu faktor dominan terjadinya kebejatan moral atau maraknya distribusi pornografi. Pada saat yang sama, RUU PORNO pun melecehkan kaum laki-laki di Indonesia secara umum, karena menganggap bahwa mereka tak mampu mengkontrol nafsu birahinya – sebagaimana kaum laki-laki pada jaman jahiliyah di Timur Tengah.

    Keempat, RUU PORNO mengatur privasi atau wilayah privat dari anggota masyarakat dan bukannya melindunginya.

    Dengan mengatur moral dan etika umum, maka RUU PORNO telah pula mengatur hak-hak yang sangat pribadi anggota masyarakat terhadap tubuhnya – termasuk dalam hal melakukan masturbasi atau onani – dan terhadap pakaian yang hendak dikenakannya. Bukanlah urusan Negara untuk mengatur masturbasi, onani maupun kepantasan dalam berpakaian. Sekali lagi, Negara semestinya melindungi wilayah privat anggota masyarakatnya dan bukannya melakukan pengaturan secara berlebihan. Kalau tindakan perorangan ini menyebabkan terjadinya pelanggaran terhadap hak-hak orang lain, maka hal itu seharusnya diatur melalui Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan bukannya melalui RUU PORNO.

    Kelima, RUU PORNO melakukan pengaturan moral atau etika umum berdasarkan dugaan yang pembuktiannya sangatlah bergantung pada “penafsiran yang subyektif.”

    Dalam melakukan pengaturan moral dan etika umum, RUU PORNO telah terlalu jauh menafsirkan bahwa gambar-gambar maupun gerakan-gerakan serta desahan-desahan tertentu adalah bukti yang dengan sendirinya telah menunjukkan terjadinya tindakan yang mengarah pada “pornoaksi” dan pornografi. Padahal, sangat mungkin, misalnya, bahwa gambar-gambar tersebut adalah karya seni, dan gerakan-gerakan atau desahan-desahan yang terjadi adalah karena sedang melakukan “kegiatan olahraga” atau pun sedang “mengerang kesakitan”.. RUU yang penuh penafsiran seperti ini tentu tak layak dijadikan Undang-Undang.


    *****

    Atas nama akal sehat, demokrasi, Bhinneka Tunggal Ika, Pancasila dan Undang-Undang Dasar '45, mari kita sama-sama tolak RUU PORNO ini.

    Kita Tolak Pornografi! Kita Tolak pula RUU PORNO ini!

    Ttd
    National Integration Movement


    1Pornografi atau pornography, dalam bahasa Inggris, adalah 'kata benda' yang berarti majalah, buku film dan sebagainya yang dimaksudkan untuk menimbulkan kegairahan seksual dengan cara menampilkan gambar ketelanjangan ataupun kegiatan seksual (sumber: Chambers English Students' Dictionary)
    Nationalism in Larger Framework of Internationalism

    Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
    Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  2. Join Date
    Jul 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    7,870
    Rep Power
    22

    Setuju2.. tolak RUU APP, tolak pornografi
    "My greatest enemy is not other people, not even the devil, but my own mind."
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  3. Join Date
    Mar 2006
    Location
    ~west papua~
    Posts
    593
    Rep Power
    0

    setuju juga..

    tolak RUU APP n tolak pornografi + pornoaksi..
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  4. Join Date
    Jan 2006
    Location
    Hvar
    Posts
    12,755
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    30

    Saya tolak RUU Pornografi, tapi saya tidak menolak pornografi.
    God is not the answer, He's an excuse - PlainBread
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  5. Join Date
    Mar 2006
    Location
    Kemanggisan, Jak-Barat
    Age
    24
    Posts
    68
    Rep Power
    0

    yupz.... setuju banget tolak RUU APP !!!
    soalnya msh byk bgt hal2 yg harus dipikirin, diperhatiin, dilakukan n jauh lbh penting ketimbang ngurus pornografi. misalnya : pendidikan, kesejahteraan masyarakat, kesehatan, KKN, dll.

    apakah dgn adanya RUU APP, perekonomian Indonesia akan semakin membaik? apakah kesehatan mayarakat akan terjamin? tidak ada lg busung lapar, demam berdarah, flu burung,dll? apakah tingkat kriminalitas di negara kita akan berkurang? apakah para pejabat akan sadar utk tidak korupsi lg?

    klo mslh moral, bnr bgt yg diblg Jo-hnz, ga bs cm lwt pembuatan UU aja.
    knp ga diberlakukan pendidikan n sekolah gratis bagi yg tidak mampu. bukankah di sekolah, anak2 tidak hanya mnedapatkan ilmu pengetahuan dalam bidang ilmiah tapi jg moral melalui pelajaran agama.
    tidak hanya di sekolah, di rmh pun ortu jg harus lebih memantau anaknya dan membimbing mereka dengan memperkuat iman melalui agama, agar tidak terjerumus dlm hal2 yg tidak diinginkan.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  6. Join Date
    Jun 2004
    Location
    Sion
    Posts
    1,730
    Rep Power
    15

    Quote Originally Posted by PlainBread
    Saya tolak RUU Pornografi, tapi saya tidak menolak pornografi.
    Betul ! Pornografi bisa menjadi sebuah tantangan ketika kita menjalankan keimanan kita (mau taat atau tidak), hal ini sama seperti kita berniat melakukan ritual puasa ketika di atas meja terdapat banyak makanan.
    Kalau tidak, bukankah kita bisa mengatakan orang ethiopia tiap hari melakukan ritual 'puasa' (karena memang tidak ada yang bisa dimakan)

    Dengan kata lain, kalau tidak ada 'tantangannya', menurut saya itu pekerjaan gampang, anak kecil juga bisa

    Ketika ada pornografi bisa tidak kita menjauhinya atau tidak mengaksesnya ?
    Jangan gampang menyalahkan 'obyek' diluar diri kita atas ketidak taatan kita pada Tuhan, yang sebenarnya kalau ditelusuri sungguh-sungguh, kitalah yang tidak berusaha (tidak ada usaha) untuk taat kepada Tuhan.
    Tidak ada doa yang tidak dijawab oleh Tuhan,
    namun seringkali yang tidak disadari jawaban Doa itu adalah TIDAK !
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  7. Join Date
    Jul 2005
    Location
    Jakarta
    Posts
    7,870
    Rep Power
    22

    Hehehehe.. Yosia bisa aja
    "My greatest enemy is not other people, not even the devil, but my own mind."
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  8. antoderman Guest

    bingung juga ngomong apa neh

    sebelum semua warga indo pake baju u can see semua dan bakalan menyilaukan mata.. ada baiknya ditegur lebih awal... hehehe
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  9. Join Date
    Apr 2006
    Location
    Jakarta
    Age
    26
    Posts
    6
    Rep Power
    0

    Duh.. RUU APP maksudnya apa sih?
    Masalah porno2an mah tergantung mental masing2 orangnya lah.
    Gw baca di salah satu forum, kalo sampe sah ni RUU, bakal banyak permainan dibaliknya. Bisa2 ada kasus gini: Ada polisi lg razia APP, lalu nangkep cewe yg pake baju rada mini, lalu si cewe kudu "bayar" dulu ke polisinya biar bisa bebas.. nah kan malah tambah rusak..
    Gw pribadi menolak RUU APP! Ogah bener liat cewe2 di Indo jadi ninja semua, cuma keliatan mata segaris..

    no offense
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  10. Join Date
    Jun 2004
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,292
    Rep Power
    16

    Quote Originally Posted by antoderman
    sebelum semua warga indo pake baju u can see semua dan bakalan menyilaukan mata.. ada baiknya ditegur lebih awal... hehehe
    Justru kalo semua orang Indo pake baju u can see semua, ngak bakalan ada yang namanya pornografi.
    Nationalism in Larger Framework of Internationalism

    Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
    Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  11. Join Date
    Jun 2004
    Location
    Forbidden Area
    Age
    28
    Posts
    774
    Rep Power
    0

    ikutan demo damai ah
    menolak RUU APP
    batesannya ga jelas, masa ada cewe di tengah jalan [ halte sekalipun ] lewat dari jam 22.00 [atau 23.00 ...rada lupa] langsung di ciduk!!!!
    bergandengan [ hanya gandengan aja gitu??? ] di muka umum juga diangkut
    batasan pakaian seksi masih tidak jelas......baju kebaya model kraton jogja aja bisa disalahartikan baju seksi, krn biasanya kebaya itu kan press body??kalo ngak pressbody namanya baju bodo...bukan kbaya lagi

    ps:ada yang merhatiin masalah lain negri ini selain sibuk gembargembor porno dkk???
    biasa lah pengalih perhatian aja.....
    [CENTER][size=3][color=purple][b]check this out !![/b][/color][/size]
    - One Stop Information for Hangout -[/CENTER]
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  12. Join Date
    Dec 2004
    Location
    Batavia Kota "Edan"
    Posts
    1,639
    Rep Power
    13

    Jangan lupa ada yang menolak juga ada yang setuju
    Salah satu yang setuju adalah MUI...Dalam berita di Kompas beberapa hari yang lalu di Palembang mereka mengatakan siap mengawal disahkannya RUU APP ..
    Ckckkcc... Ada adegan kawal-mengawal???? Kalau bawa senjata gimana? ckckkc
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  13. Join Date
    Apr 2006
    Location
    Yogyakarta
    Age
    33
    Posts
    111
    Rep Power
    0

    ada yang punya draft RUU APP ngga ya ? belum baca neh
    Sudahkah anda mengasihi orang lain hari ini ? Karena kasih akan membuat bumi ini semakin indah.
    [COLOR="Blue"]www.edisusanto.com[/COLOR]
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  14. antoderman Guest

    ehm.... memang sih pornografi itu relatif...

    tapi kebenaran itu mutlak...
    dan caranya supaya kita bisa membandingkan apa yg salah di luar sana ada baiknya kita memiliki kebenaran itu di dalam diri, supaya dapat menyikapi setiap persoalan yg ada seperti pornografi ini...

    jadi ya... memang perlu juga sih peneguran lebih awal gitu seperti diberlakukannya pengaturan tentang etika, moral, dan cara berpakaian yg baik yg patut dicontoh sebagai beban moral bagi setiap orang...
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  15. mungkin kita salah sasaran dan strategy.
    perubahan itu dimulai dari dalam bukan dari luar. hukum dan peraturan cuma bisa membatasi ruang gerak dosa.

    instead of protesting against this and that.....why dont we put our effort, time and energy to care for the victims.
    mana yang lebih baik...turun ke jalanan protes and say no to drugs & pornography or you actually do something untuk orang2 yg telah menjadi korban drugs dan mereka yg terikat oleh belenggu pornography?
    1 orang seperti mother Theresa can actually make a big difference compared to thousands of protesters.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  16. Join Date
    Mar 2005
    Posts
    2,986
    Rep Power
    16

    Undang-undang pornografi, seharusnya mengawasi bagaimana barang-barang porno (majalah,filem dalam berbagai bentuk,) bukan membatasi prilaku dan tindakan seseorang. Karena manusia bukanlah suatu "barang"

    Jujur g tertawa ketika ada orang yang ingin membandingkan RUU pornografi dan ponoaksi di Indonesia dengan UU pornografi di China.

    Jadi g setuju tolak RUU dan tolak Pornografi...
    Buat RUU yang masuk akal kali
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  17. Join Date
    Jan 2006
    Location
    Hvar
    Posts
    12,755
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    30

    Quote Originally Posted by H S

    Jadi g setuju tolak RUU dan tolak Pornografi...
    Buat RUU yang masuk akal kali
    Masuk akalnya siapa ? Buat sebagian orang cewek pake rok mini gak bakal bikin akal pusing. Tapi buat sebagian orang lain, paha cewek udah bikin akal blingsatan, bulu kuduk dan bulu2 yang lainnya berdiri.

    Makanya gue lebih setuju untuk suatu negara yang heterogen, UU pornografi yang tepat adalah membuat aturan yang minimum untuk batasan pornografi dan membuat batasan usia maksimum untuk orang2 yang secara hukum boleh melihat/memiliki sumber2 pornografi.
    God is not the answer, He's an excuse - PlainBread
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  18. Quote Originally Posted by PlainBread
    UU pornografi yang tepat adalah membuat aturan yang minimum untuk batasan pornografi
    Minimum itu ditentukan dari siapa? minimum buat kamu kan belom tentu minimum buat aku... batasan usia pun agak blur krn usia berapa seseorang dilihat sudah 'pantas' untuk memiliki/melihat sumber2 pornografi ga bisa diukur pake angka2 umur gitu aja kan?

    gw sangat menolak RUU APP dan juga pornografi..

    Jeremiah 29 : 11
    For I know the thoughts that I think toward you, saith the LORD,
    thoughts of peace, and not of evil,
    to give you an expected end.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  19. Join Date
    Jan 2006
    Location
    Hvar
    Posts
    12,755
    Blog Entries
    1
    Rep Power
    30

    Quote Originally Posted by gReEnTeA
    Minimum itu ditentukan dari siapa? minimum buat kamu kan belom tentu minimum buat aku...
    Biasanya di negara2 lain, kalo ada RUU udah bikin heboh rakyat dan banyak yang pro kontra, langsung diadain plebecit atau special referendum yang mesti diikutin warga negara mereka (contoh : special ref. untuk jalan tol di London, special ref. di oz untuk nentuin lagu kebangsaan mereka).

    Generally untuk ngomongin draft/RUU, harus dirumusin dulu beberapa hal, such as :

    1. Definisi kata2 yang menjadi judul RUU tersebut.
    2. Siapa aja yang terkena RUU tersebut.
    3. Batasan2 apa yang menjadi pelanggaran dari RUU tersebut.

    Specifically mengenai Pornography draft, beberapa negara seperti Amrik, Inggris, Jepang -cmiiw- mengenakan batasan minimum tentang apa2 yang mengatur kriteria pornografi. Batasan minimum ini either ditentukan oleh anggota parlemen, atau kalo udah 'rusuh', diadakan special referendum.

    Kenapa mesti batasan minimum, kenapa gak maksimum ? Karena ini lebih baik daripada :

    1. Batasan maksimum dengan umur maksimum (yang disukai sama kaum fundamentalists), atau

    2. Batasan minimum dengan umur minimum (yang cocok buat pervert)

    Contoh : Dari hasil voting di parlemen, 2/3 menyatakan bahwa memperlihatkan paha di tempat umum adalah porno, 1/3 bilang gak. Nah dari situ, kalo mau pake batasan minimum, maka yang harus dimasukkan ke draft/RUU adalah memperlihatkan paha di tempat umum/media termasuk diperbolehkan. Makanya di beberapa negara, memperlihatkan dada (tanpa puting susu), paha, perut or pantat termasuk tidak porno. Bagaimana dengan puting susu/alat vital ? Jelas karena semua bilang that's porn, jadilah itu porn. Itu udah keluar dari batasan minimum.

    batasan usia pun agak blur krn usia berapa seseorang dilihat sudah 'pantas' untuk memiliki/melihat sumber2 pornografi ga bisa diukur pake angka2 umur gitu aja kan?
    Speed limit di jalan juga gak bisa mencegah kecelakaan di jalan raya kan ? Sama aja prinsipnya, law dan punishment adalah untuk mengurangi, bukan untuk meniadakan.

    Makanya batasan umur maksimum (18, 21, atau 25 tahun) adalah cara terbaik dari yang cara2 buruk untuk mengurangi kejahatan seksual (pornoaksi kalo kata orang Indonesia ).
    God is not the answer, He's an excuse - PlainBread
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

  20. hmm.. masuk akal..

    Jeremiah 29 : 11
    For I know the thoughts that I think toward you, saith the LORD,
    thoughts of peace, and not of evil,
    to give you an expected end.
    Reply With Quote Reply With Quote   Share with Facebook (0)

+ Reply to Thread
Page 1 of 4
1 2 3 4 LastLast

Similar Threads

  1. Musik rock/metal = musik setan!
    By Requiem in forum Diskusi General
    Replies: 417
    Last Post: 12th January 2010, 10:34 PM
  2. Nice STORY
    By GarnettaANGEL in forum Warung Kopi
    Replies: 92
    Last Post: 26th June 2008, 10:21 AM
  3. boleh ga ikut asuransi?
    By ruben in forum Diskusi General
    Replies: 60
    Last Post: 11th June 2007, 01:08 AM
  4. Sharing Email Berkat
    By Hannah in forum Renungan Harian
    Replies: 48
    Last Post: 9th September 2005, 12:39 AM

Bookmarks

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts

Search Engine Friendly URLs by vBSEO 3.5.0 RC1 PL1