Malaikat adalah makhluk roh, ia bisa kemana saja, namun ia tidak pernah disebut maha-hadir. Ia tidak bisa berada ditempat A dan sekaligus di tempat B. Hanya Allah yang Mahahadir.
Demikian juga manusia jika dalam roh berada di Surga ia juga tidak akan mahahadir.
OMNIPRESENT = present in all places at all times
Allah itu mahahadir -- yaitu, Dia ada di mana-mana pada saat yang bersamaan. Pemazmur mengatakan bahwa ke manapun kita pergi, Allah ada di situ; Allah melihat segala sesuatu yang kita lakukan.
Dasar theologis tentang pengertian OMNIPRESENT salah satunya dari :
* Mazmur 139:7-12
139:7 Ke mana aku dapat pergi menjauhi roh-Mu, ke mana aku dapat lari dari hadapan-Mu?
139:8 Jika aku mendaki ke langit, Engkau di sana; jika aku menaruh tempat tidurku di dunia orang mati, di situ pun Engkau.
139:9 Jika aku terbang dengan sayap fajar, dan membuat kediaman di ujung laut,
139:10 juga di sana tangan-Mu akan menuntun aku, dan tangan kanan-Mu memegang aku.
139:11 Jika aku berkata: "Biarlah kegelapan saja melingkupi aku, dan terang sekelilingku menjadi malam,"
139:12 maka kegelapan pun tidak menggelapkan bagi-Mu, dan malam menjadi terang seperti siang; kegelapan sama seperti terang.
__________________
I put no stock in religion. By the word "religion" I've seen the lunacy of fanatics of every denomination be called 'the will of God'.
|