Quote:
Originally Posted by hgunaw
Jiwa itu tidak ada pada orang mati. Apa orang mati bernafas? Ingatan mereka tidak ada sampai Kebangkitan.
Mazmur 6:
6 Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu; siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?
|
@hgunaw, bagaimana kalau Mazmur 6:6 diperhadapkan dengan kisah Lazarus dan orang kaya berikut:
Lukas 16:
22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.
23 Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara
di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh
dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.
24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.
25
Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.
Mazmur 6:6 --> orang mati kehilangan ingatan, tidur sempurna
Lukas 16:22-25 --> orang mati sadar sesadar-sadarnya. Orang kaya bisa melihat Lazarus
Saudara bisa lihat kontroversi itu. Manakah yang benar? Tentu salah satu. Mazmur 6:6 barangkali diwahyukan kepada Daud, mungkin Salomo, mungkin Asaf atau mungkin lainnya. Tetapi kisah Lazarus yang miskin dengan si orang kaya diceritakan oleh Yesus Kristus. Menurut Yesus, orang mati (mungkin jiwa, mungkin rohnya) bisa merasakan keadaan disekitarnya, jadi tidak kehilangan ingatan seperti Anda tafsirkan dari Mazmur 6:6.
Anda bisa bandingkan pula dengan kesaksian orang-orang yang pernah dibawa Tuhan ke neraka, sebut saja Kathryn Kuhlmann, pendahulu Benny Hinn, kalau Anda pernah baca kisah kesaksiannya. Dia melihat bagaimana bekas dukun dianiaya setan-setan yang dahulu ketika dukun itu hidup memakai setan-setan itu untuk memperoleh kuasa paranormalnya.
Nah, kalau saya lebih percaya cerita Yesus, bagaimana dengan Anda?