Quote:
Originally Posted by No_Name
5. TOKOH YESUS-PUN MENYANGKALI TOKOH YaHWeH
Apakah judul Bab ini membangkitkan kegusaran di dalam diri anda? Jika demikian, itu menunjukkan bahwa Pembaca telah lebih dahulu menjadi muridnya orang-orang-yang-menjadi-murid-Musa! Sebab faktanya memang: Yesus telah menyangkali YaHWeH! Ikutilah dengan hati yang sejuk…
5.1. APA SABDA-LANGSUNG YESUS TENTANG TOKOH YaHWeH?
5.1.1. YESUS MENYEBUT YMP DENGAN “BAPAKU…”
Sah-sah saja jika Yesus tidak pernah menyeru YaHWeH, bahwa Yesus tidak sepakat dengan Musa, bahkan mengecam Musa,
seperti telah ditunjukkan pada Bab-1.
5.1.2. YESUS TIDAK MENGAJARKAN BAHWA TOKOH YaHWeH ADALAH YMP
Sebab Yesus mau mengajarkan kebenaran mengenai YMP. Lagi
pula Yesus berhak-penuh mengajarkan kebenaran, sebab Ia adalah
Kebenaran [Yoh.14:6] dan Saksi Kebenaran [Yoh.18:37]!
|
Ngomong apa sih?
Yesus Kristus tidak pernah menyangkali YHVH :
* Markus 12:29
LAI TB,
Jawab Yesus: "Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.
KJV,
And Jesus answered him, The first of all the commandments is, Hear, O Israel; The Lord our God is one Lord:
TR,
ο δε ιησους απεκριθη αυτω οτι πρωτη πασων των εντολων ακουε ισραηλ κυριος ο θεος ημων κυριος εις εστιν
Interlinear,
ho de {dan} iêsous {Yesus} apekrithê {Dia menjawab} autô {kepadanya} hoti {bahwa} prôtê {pertama} asôn {dari segala} tôn entolôn {perintah-perintah} akoue {dengarlah engkau} israêl {Israel} kurios {Tuhan} ho theos {Allah} hêmôn {kita} kurios {Tuhan} heis {satu} estin {Dia adalah}
merujuk pada Firman yang terulis di :
* Ulangan 6:4
LAI-TB,
Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
KJV,
Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS),
Hebrew with vowels,
שְׁמַע יִשְׂרָאֵל יְהוָה אֱלֹהֵינוּ יְהוָה ׀ אֶחָֽד ׃
Translit interlinear,
SYEMA' {dengarlah} YISRA'EL {Israel} YEHOVAH {YHVH dibaca Adonay, TUHAN} 'ELOHEINÛ {Allah kita} YEHOVAH {YHVH dibaca Adonay, TUHAN} EKHAD {esa}"
Kata-kata ini diucapkan oleh Musa kepada bangsa Israel, ketika Musa akan meninggalkan Israel. Ucapan ini sebenarnya mewujudkan suatu pengakuan iman yang ditekankan kepada Israel pada waktu itu, agar supaya Israel jangan melupakannya. Pengakuan iman ini bukanlah rumusan Musa sebagai hasil pemikiran akalnya, yang diperolehnya dengan memandang kepada gejala-gejala alam semesta, atau disimpulkan dari hukum akal, melainkan didasarkan atas pengalaman-pengalaman Musa dan pengalaman-pengalaman umat Israel sendiri, sejak Tuhan Allah memperkenalkan diri Nya kepada Israel dengan melepaskan Israel dari tanah perhambaan di Mesir. Di sepanjang sejarah dari Mesir hingga di dataran Moab itu, yang kira-kira 40 tahun lamanya, Tuhan Allah telah memperkenalkan diri-Nya kepada Israel dan telah membuktikan kepada mereka dengan firman dan karya-Nya siapa Tuhan Allah itu.
Kita melihat melalui ayat ini bahwa Allah Israel adalah TUHAN atau Y-H-V-H, bahwa dengan nama ini TUHAN Allah (YHVH Elohim) memperkenalkan diri-Nya sebagai sekutu Israel.
Ayat dalam Ulangan 6:4 ini dikutip Yesus Kristus dengan tidak ada maksud menyangkalinya, itu jelas!.
Barangkali penulis hanya mau sensasi baru, dikala ada kalangan yang mengkultuskan istilah "YaHWeH" yang bersangkutan dengan justru memberi "warna" lain..., saya tidak tahu apa maksudnya, mungkin hanya membuat sensasi saja....
well, I dont buy it!