Quote:
Originally Posted by PlainBread
Jangan mau, isi bukunya banyak yang ngaco. Intinya cuma mau nakut2in yang baca kalo isi neraka serem banget (diceritain dengan detail). Berita Injil selalu gak pernah menekankan soal neraka.
|
Damai dan sukacita Kristus menyertai…
“Demikianlah pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. Aku juga telah datang kepadamu dalam kelemahan dan dengan sangat takut dan gentar. Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.” <1kor2:1-5>
“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian. Sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang menurut kehendak Allah itu mengerjakan pada kamu kesungguhan yang besar, bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan, penghukuman!” <2kor7:10-11>
Tidak akan ada yang namanya terang jika tidak ada gelap, tidak ada yang namanya sukacita jika tidak ada yang namanya dukacita, tidak ada yang namanya kebangkitan jika tidak ada kematian. Tidakkah anda mengerti semuanya ini? Bahwa Allah kita memang merupakan kasih namun mengapa hanya sisi itu saja yang anda tekankan? Bukankah Ia juga Singa dari Yehuda? <Hos5:14;Why5:5> Bagaimana mungkin kita bisa mengenal Tuhan secara keseluruhan dan pribadi jika kita hanya tahu sisi diriNya setengah-setengah? Apakah kita hanya mau menikmati kasih karunia Tuhan dan tidak mau menerima hukuman jika kita berdosa? Memang dosa itu akan diampuni dan kita memperoleh keselamatan namun akibat dari dosa tersebut akan tetap ada.
Benar katamu bahwa buku ini memberitakan tentang neraka namun terlebih dari itu
tujuan Tuhan membuat buku ini adalah memberitahukan bahwa hanya Dialah satu-satunya Jalan untuk membawa kita kepada hidup, hanya Dia yang mampu menghapus seluruh dosa kita dan Dia mampu dan mau untuk menyelamatkan kita serta bahwa Dia mau menerima siapapun walaupun orang tersebut telah berbuat dosa yang paling jahat sekalipun. Kasih karunialah yang juga diperlihatkan dalam buku ini. Dan lagi di akhir buku ini Tuhan Yesus membawa Mary Kathryn Baxter juga untuk pergi ke Sorga, ia juga dibawa untuk melihat apa yang terjadi di masa depan ketika kedatangan Tuhan semakin dekat. Jadi mengapa anda hanya berkata bahwa buku ini menceritakan tentang neraka? Apakah anda tidak membaca seluruh dari buku ini? Dan anda juga berkata bahwa Injil tidak pernah menekankan soal neraka? Lalu mengapa dalam Injil memunculkan kata-kata seperti: neraka, ratap dan kertak gigi, kegelapan yang paling dalam, api yang bernyala-nyala dan lain-lain. Justru melalui buku inilah Tuhan Yesus memperingatkan kita untuk kita jangan sampai jatuh ke dalam sana dan Ia juga menyatakan betapa mengerikannya neraka.
Hendaklah bagi kita semua dalam membaca <terutama buku-buku rohani> atau melakukan sesuatu berdoalah terlebih dahulu, mintalah tuntunan Roh Kudus kepadamu sehingga apa yang kau dapat bukanlah hikmat dari manusia atau dunia ini melainkan Tuhanlah yang secara langsung menaruh benih-benih Firman di dalam hatimu.
Memang sifat dasar manusialah yang sering membuat kita menjadi seperti ini, hanya ingin mendapatkan keselamatan tanpa perjuangan, kesenangan tanpa usaha,dll <dan sayapun juga pernah mengalami hal seperti itu>. Setiap hari kita harus berdukacita dan bergumul dengan dosa dan dunia namun pengharapan dari Tuhanlah yang dapat membuat kita bersukacita sebab kita akan mendapatkan kemenangan di akhir perjuangan ini.
Tetapi lebih tinggi dari itu semua, aku bersyukur kepada Tuhan terhadap apa yang telah kau katakan sehingga dengan ini akan ada orang-orang yang mampu melihat Tuhan secara keseluruhan dan aku telah diberi kesempatan untuk menunjukkan jalan itu. Terimakasih kuucapkan kepadamu.
Untuk orang-orang yang ingin mengetahui inti dari buku ini dapat melihat tulisan saya di atas ini.
“Ada lagi padaKu domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.” <Yoh10:16-17>
Di sinipun Tuhan Yesus memberitahu bahwa masih banyak kawanan domba lain <orang-orang yang belum mengenal Yesus> yang ingin disatukan dengan kawanan dombaNya. Maka kitapun harus ikut serta bekerja untuk menyatukan domba-dombaNya seperti yang telah Ia lakukan sebelumnya ketika Ia masih hidup di dunia..
Apakah salah jika kita hanya ingin berusaha untuk mengenalkan Yesus kepada orang-orang yang kita sayangi dan ingin kita selamatkan? Jadi jika ada orang-orang yang ingin ikut serta membantu menyebarkan berita keselamatan melalui e-mail 40 hari di alam maut, anda dapat memberikan alamat e-mail anda di sini. Dan saya akan memberikan beberapa kesaksian lain dan buku-buku lain demi kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.
Dan untuk orang-orang yang berpendapat bahwa hal ini hanya akan menjadi batu sandungan atau spamming. Terima kasih juga untuk pendapatnya <karena yang lebih utama bagiku adalah penilaian Tuhan terhadap diriku dan bukannya penilaian manusia namun penilaian manusia sedikit berguna bagiku dan sekali lagi aku tetap berterimakasih atas pendapatmu>, namun hal itu tidak menyurutkan niat saya untuk menyebarkan hal ini seluas-luasnya, mengingat waktu yang semakin singkat ini <salah seorang hamba Allah telah menyatakan bahwa kita sedang menjalani apa yang ada di dalam materai ke-lima kitab wahyu; Dan ada lagi, orang yang telah dianggap sebagai sahabat Tuhan (Cong Sin/Yusak Tjipto) dimintai oleh Tuhan Yesus sendiri untuk berdoa agar kedatanganNya dipercepat; “Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.”[Mat24:22]> kita harus bergerak dengan cepat untuk memberitakan Firman Allah dan menurut saya ini merupakan salah satu caranya. Sebab semua orang harus mengetahui Firman Allah sebelum kedatanganNya yang kedua kali. Semoga kalian dapat mengerti sudah betapa dekatnya kita di akhir dunia ini. Tuhan selalu melindungi dan beserta kita dahulu, sekarang dan selama-lamanya. Amin…