Quote:
Originally Posted by KeyofDavid-1
Setelah Agama Islam masuk, semua berubah jadi Muslim, karena di Islam tidak ada ajaran kasta, dan saat itu rakyat miskin (kasta Sudra paling banyak)
|
Kamu Tidak Bisa menganggap Islam Lebih baik dari Hindu karena tidak ada Kasta, kamu kira sistem pemerintahan Islam juga lebih baik lewat Syariah dan Khalifahnya. Membunuh boleh bayar uang darah, tetapi mencuri potong tangan. Kamu kira budaya Hindu lebih Rendah dari Islam ?? Saya berkata bukan membela Kristen tetapi Hindu yang kau anggap rendah. Satu hal lagi, belanda yang menghapuskan Hukum hindu; "jika suami mati, maka Istrinya yang masih Hidup ikut dibakar."
Quote:
Originally Posted by KeyofDavid-1
Saya lupa, Siapa Raja yang beragama Islam saat itu yang hebat dan mampu merubah semuanya.
|
Makanya Baca dulu, Serat Dharmogandul dan BabaD Tanah Jawa
BABAD TANAH JAWA

Buku Babad Tanah Jawa edisi ke 2 Tentang masa2 Kedatangan Islam
Isi Buku Halaman Pertama
GANCARAN
sEDIKIT kUTIPAN
......Syek Maulana ngandika, Iya bener raden aturira iku. Kang dingin manusa iku wajib ngrawuhi marang sarirane dewe, kapindone wajib pracaya kang salugu marang Allah lan Nabi Muhammad. Mula saiki sira balia bae menyang Tanah Jawa angislamna sakabehing wong Buda ing Tanah Jawa sapangidul. Weruhna ananing shalat limang wektu,sahadat kalimah loro, zakat, pitrah, munggah Kaji, batal, karam, mekruh, kalal, iku kabeh wiyang-wiyangna kang mangerti temenan aja nganti tumpang suh panembahe
Sunan Bonang matur sendika, malah ngaturake nggone ngislamake wong Buda Saurut marga, kira-kira 670, wis pada ngrasuk agama Islam.
Syek Maulana ngendika maneh, iya iku terusna, ing besuk saya tambah akeh kaanane wong Islam. Wis pinesti raden sira dadi gegunungane wong Islam ing Tanah Jawa. lan ararina iku ing Giri kang minangka Imame......
Terjemahan ( Sedikit Amburadul )
........Syek Maulana berkata, iya benar Raden perkataan itu, Sejak jaman dulu manusia itu wajib mengerti Keikhlasan Hatinya sendiri, dan yg Kedua wajib percaya dengan sepenuh hati sama Allah dan Nabi Muhammad, maka mulai sekarang kamu pulang saja je Tanah Jawa meng-Islam-kan semua orang Budha di Tanah Jawa sampai Selatan. Perlihatkan bagaimana caranya Sholat 5 waktu, 2 kalimat Shadat, Zakat, Fitrah, Naik Haji, Batal, Haram, Makruh, Halal. Itu semua disebar luaskan dengan benar-benar mengerti jangan sampai Tumpang tindih penjelasan-nya
Sunan Bonang berkata, malah membicarakan tempat yg buat meng-Islam-kan orang Budha. Sederet Marga kira-kira 670 Sudah pada masuk Agama Islam.
Syek Maulana berkata lagi, iya itu diteruskan, yang berkunjung jadi tambah banyak jumlah orang Islam. Sudah pasti Raden kamu yg akan jadi Panutan-nya orang Islam di Tanah Jawa. Dan atasnama itu Sunan Giri yg bakal menjadi Imamnya.....
Serat Dharmogandul

Penulis serat ini tak menunjukkan jati diri aslinya. Ada yang menafsirkan,
pengarangnya adalah Ronggo Warsito. Ia pakai nama samaran Ki Kalam Wadi, yang berarti rahasia atau kabar yang dirahasiakan. Ditulis dalam bentuk prosa dengan pengkisahan yang menarik. Isi Darmo Gandhul tentu saja mengagetkan kita yang selama ini mengira bahwa masuknya agama Islam di Indonesia dilakukan dengan cara damai tanpa muncratan darah, terpenggalnya kepala dan tetesan air mata. Kaburnya para pemeluk Hindu dan Budha ke berbagai wilayah, misalnya ke Pulau Bali, ke kawasan pegunungan dan hutan rimba, adalah salah satu pertanda bahwa mereka menghindari tindakan pembantaian massal oleh sekelompok orang yang ingin mengIslamkan P Jawa.