Thread: Santapan Harian
View Single Post
  #325 (permalink)  
Old 17th May 2008
talentaku's Avatar
talentaku talentaku is offline
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,580
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Sabtu, 17 Mei 2008
Ayat SH: 2Timotius 3:1-9

Judul: Melawan pengaruh

Tanpa tedeng aling-aling, begitulah Paulus dalam pembicaraannya ini.
Ia sama sekali tidak menyembunyikan fakta mengenai situasi yang
akan dihadapi Timotius dalam pelayanannya. Ia menjabarkan segala
sesuatunya dengan gamblang. Ironisnya, situasi yang digambarkan
Paulus tersebut, bukanlah mengenai orang-orang yang tidak
beriman atau tidak mengenal Tuhan.

Yang dibicarakan Paulus adalah orang-orang yang aktif beribadah
(ayat 5). Namun hidup keagamaan mereka bagai 'tong kosong yang
nyaring bunyinya'. Mereka memang mengajarkan hal yang baik, dan
secara kasat mata, juga melakukan hal yang baik. Akan tetapi,
jauh di dalam hati mereka, tersembunyi motivasi yang tidak
murni. Sesungguhnya, hidup mereka tidak menunjukkan ketaatan
kepada Allah, yang melihat jauh ke dalam dasar hati. Hidup
keagamaan mereka bagai tubuh tak bernyawa karena tidak bersumber
dalam relasi pribadi dengan Allah, Sang Pemilik Hidup. Orang
semacam itu mengasihi diri sendiri, mencintai uang, dan lebih
menyukai kesenangan hidup dibandingkan persekutuan dengan Allah
(ayat 2). Mereka menentang kebenaran (ayat 8). Namun kita perlu
mengingat bahwa hidup keagamaan yang kosong seperti itu tidak
akan menghasilkan apa-apa (ayat 9).

Semua karakter yang Paulus jabarkan terdapat pula dalam komunitas
Kristen masa kini. Lalu bagaimana kita bisa menangkal pengaruh
orang semacam itu? Tentu saja dengan mengandalkan kuasa firman
Tuhan. Pastikan bahwa kita telah mengalami transformasi karena
Kristus telah memperbarui hidup kita. Yakinkan bahwa kita telah
menjadikan firman Tuhan sebagai santapan harian kita. Biarkan
firman Tuhan membentengi kita dari pikiran, sikap, perkataan,
dan perilaku yang berdosa. Hiduplah bersekutu dengan Tuhan agar
hidup kita dipenuhi dengan Roh Kudus, bertumbuh di dalam
karakter, serta menghasilkan buah roh. Inilah cara agar kita
tidak terjebak dalam hidup keagamaan yang palsu. Berdirilah
tegak melawan si jahat, dan hiduplah bagi Allah saja.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

2Timotius 3:1-9

1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa
yang sukar.
2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba
uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan
menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan
tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,
3 tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan
orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,
4 suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu,
lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.
5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi
pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka
itu!
6 Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup
ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang
sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,
7 yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat
mengenal kebenaran.
8 Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga
mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka
tidak tahan uji.
9 Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena
seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan
nyata bagi semua orang.
Reply With Quote