Quote:
Originally Posted by JC4Life
@weak,
mbulet apa melonjong nih? 
1. Pertama, pengadilan adalah untuk mengadili semua orang, ayat yang Anda kutip tidak bilang yang sudah percaya KRISTUS diperkecualikan kok? Kedua, definisi orang kudus atau orang benar itu bukan karena percaya KRISTUS langsung jadi "benar" dan "kudus", tetapi orang tersebut dibenarkan dan dikuduskan (diperkecualikan) oleh ALLAH.
|
seuutujuuuuu..uu..u..!
Quote:
|
2. Ngga apa apa banyak yang protes... soalnya urusan firman TUHAN, banyak yang setuju ga lantas benar, kan? Kan bukan sistem majority rules (suara mayoritas lah yang menang/benar).
|
aih..
om jc..,kan bukan Tuhan? bagaimana om bisa bilang nggak apa-apa..?

mana mungkin Yesus saat itu selaku
HAKIM YANG AGUNG yg mengadili dan yg memutuskan
[ke-neraka atau ke-surga]..tapi berlaku sebagai pembela juga..?
aih..
"
PENGADILAN MIMPI".., rupanya..
3.sekali diselametin yah tetep selamet
asal mengerjakan keselamatan itu (mempertahankannya)... bukan berbuat ini itu supaya selamet, lho.
kalau sekali diselametin tetep selamet, apapun yang terjadi, yah bunuh diri aja begitu diselametin, kan masuk surga?

QUOTE]
yah.. seutujuu.. dan teutep saja, bahwa
PERBUATAN sebagai
PENENTU layak atau tidak layak..seseorang di-selamatkan..
