Quote:
Originally Posted by tony
cuma komen: kamu memang tidak menyebutkan denominasimu, tapi minimal telah mengurangi pilihan2nya 
btw, no offense. tapi apa kamu hendak bilang bahwa dengan kristen karismatik, kamu dapat kehidupan yang penuh mujizat disana-sini?
|
Bro Tony yang saya kasihi,
Saya dulunya berlatar-belakang non-kharismatik. Kenapa saya beralih ke kharismatik? Karena saya mengikuti dorongan dalam hati nurani saya untuk menggenapi pengajaran Yesus. Ketika masih non-kharismatik, banyak pertanyaan saya lontarkan kpd "atasan" saya misalnya soal mujizat, mengusir setan, bahasa Roh dsb dan jawabannya dpt saudara tebak, tidak memuaskan saya. Tiada seorangpun memaksa saya kharismatik, sama seperti Tuhan tidak pernah mau memaksa apakah manusia akan memilih mengasihi Dia, menyembah Dia setiap hari, ataukah membenci Dia dengan memilih mengikuti kata hatinya sendiri. Dan secara pelahan namun pasti Tuhan menuntun saya memasuki kehidupan kharismatik.
Ketika saya non kharismatik, saya mengalami seperti kebanyakan manusia lainnya. Mudah sakit, ketergantungan obat, langganan kerokan krn masuk angin, hampir mati karena Hepatitis. Ketika sakit kepala maka yg pertama ada dlm pikiran adalah obat sakit kepala, bukannya minta kesembuhan dari Tuhan.
Kalau sesudah kharismatik saya memiliki kegemaran menyembah Tuhan setiap hari, melahap FirmanNya dengan rakus, memuji dan memuja Tuhan dengan luapan hati (bahasa kerennya dengan roh saya) dan tanpa terasa lebih 4 tahun berlalu saya boleh dikata tidak pernah lagi "menyentuh" obat-obatan yang notabene bisa menjadi racun buat tubuh saya, bahkan lebih dari itu saya memiliki kesempatan mendoakan orang sakit dan orang-orang itu disembuhkan Tuhan, maka inilah salah satu alasan saya untuk menganjurkan bahwa memang lebih baik kalau kita mengikuti cara-cara kharismatik.
Sebagai tambahan, Bro Tony, saya mempunyai teman, penginjil, saya sebut saja nama beliau Ev. Teddy. Beliau dikaruniai mata roh yang terbuka, sehingga bisa melihat malaikat.
Tahukah Anda, bahwa setiap orang kristen yang sungguh-sungguh maka disampingnya ada pendamping seorang malaikat? Beliau menuturkan kepada saya, pernah suatu kali beliau terkejut ketika beliau mesong (melayat) ada seorang hamba Tuhan meninggal, waktu itu mata roh bp Teddy terbuka dan alangkah masygulnya beliau ketika beliau tidak melihat adanya malaikat pendamping di sisi roh pendeta itu?? Pak, ini bukan dongeng, saya menghormati forum ini, ...
Saya berharap bahwa netter menanggapi tulisan saya dengan benar, kami tidak PAMER, melainkan kami semata-mata ingin mendorong rekan-rekan Kristian (Kristen dan Katolik) untuk lebih bersungguh-sungguh menggenapi firman Tuhan, sebab waktu ini adalah Tahun Rahmat Tuhan, dan Tahun Peragaan Roh Kudus. Setiap kita memiliki kans yang sama untuk menggenapi Firman Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.