I think ini ada efek sampingnya dari pemberitaan media dalam negeri juga. Maksudnya begini. Beberapa kali gue pernah refer ke temen2 gue yang orang2 n0n-Indo, artikel2 yang ditulis oleh media dalam negeri (Tempo atau Gatra atau SP) mengenai alasan2 majunya suatu negara mereka, negara2 Asia juga (India, Vietnam, Thailand) selama 10 tahun terakhir ini. Tapi mereka yang asli orang2 India, Vietnam or Thailand malah bilang bahwa isi artikel tersebut gak begitu balance karena gak menceritakan jelek2nya. Mereka lebih tau jelek2nya negara mereka lewat media2 mereka sendiri.
Gue duga begitu juga dengan Indonesia. Mungkin di negara2 Asia lain, ada media2 yang menulis tentang kemajuan Indonesia entah dari segi hukum, keamanan, atau ekonomi. Tapi mereka sendiri gak tau bobroknya negara kita kaya gimana. Mungkin aja ada yang menulis keberhasilan SBY dalam hal penanganan korupsi, keberhasilan Sri Mulyani, Budiyono, Kwik, dll di luar sana.
Gak tau deh siapa yang salah, apakah pemberitaan media dalam negeri selalu yang jelek2nya, atau pemberitaan dari luar ke dalem selalu cerita yang bagus2nya.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Last edited by PlainBread : 22nd June 2008 at 03:03 PM.
|