Artikel yg bagus bang BP.. Satu hal yg menarik disini yg tentunya banyak dr kita mengalaminya diantara pilihan untuk mementingkan kepentingan pribadi, kepentingan keluarga, kepentingan agama dan kepentingan bangsa... Diantara pilihan itu kebanyakan dr manusia cenderung memilih kepentingan pribadi dan keluarga sebagai prioritas....
Hal ini yg menyebabkan dalam prakteknya tradisi homo homini lupus dan eksploitasi antar pribadi dan eksploitasi antar bangsa menjadi warna dalam pergaulan manusia. Nuansanya yah saling menaklukkan itu... Bahkan praktek seperti ini terjadi di dalam dunia gereja..
Nah jika demikian realitasnya, bagaimana mengubah tradisi destruktif yg sudah berakar itu? Apalagi jika hegemoni sudah tertanam kedalam pikiran bawah sadar masyarakat?
Sy juga berharap akan datangnya Bung Karno abad 21 di Indonesia, terlebih lg sy juga berharap bisa mewarisi semangat Bung Karno itu sebagai idealisme praksis sy.. Pada akhirnya semuanya menjadi pilihan personal.. Hanya yg tersadarkan saja yg mau memilih pilihan seperti yg abang BP ceritakan diatas...
Sisanya menjadi opurtunis, pragmatis bahkan menjadi pengkhianat...
Sungguh Ironis...
Inilah wajah dunia kita
