Bert ... kelihatannya kamu sudah menemukan jawabannya, kamu perhatikan bahwa kamu selalu dan selalu mengatakan (menyatakan) bahwa semuanya itu dimulai dari pikiran kamu yang berfantasi. Karena akar permasalahannya dari sana, maka tentunya yang kamu perangi adalah "proses berfantasi" itulah. Caranya ya .... pada saat kamu mau berfantasi, diberhentikan atau dilawan keinginan itu. Olahraga atau membaca atau aktifitas lainnya hanya sebagai "pengalih" saja.
Dari semuanya itu, tentunya minta tolong sama Tuhan dong, agar diberi kekuatan untuk melawan keinginan berfantasi itu.
Selain itu Bert .... perlu kamu ketahui bahwa kebanyak kita terjebak oleh "guilty feeling" yang berkaitan dengan perbuatan itu; oki, dalam kesempatan ini, sebagai teman saya sangat-sangat kawatir kalau perasaan bersalah itu keberadaannya lebih besar daripada perbuatan itu sendiri.
|