Please give us the original link, dong, agus gunawan.
Ngomongin Calvin, ga bisa lepas dari TULIP. TULIP memang bukan ditulis Calvin, tetapi dilahirkan awal tahun 1600-an di Dordrecht oleh para pengikut Calvin sebagai respon (argumentasi) ketidaksetujuan terhadap para Remonstrants (kaum Arminian).
Quote:
|
Coba anda tulis sedikit tentang irresistible grace. Apa anda maksud manusia tidak punya free will? Dan tidak punya free will jadinya tidak bisa percaya? Atau yang anda maksud orang berdosa harus lahir baru lalu diberi iman baru kemudian bisa percaya?
|
Irresistible grace, atau lengkapnya irresistible (sufficient) grace, maknanya secara sederhana ialah panggilan pribadi ALLAH (untuk keselamatan) adalah sempurna dan memadai bagi jiwa yang terpanggil, tanpa perlu "partisipasi" si pribadi untuk ini itu, walaupun ybs seperti semua manusia ada free will. Mirip dengan sola gratia nya Luther. Yang Anda maksud atau tekankan soal free will dan/atau ketidakpercayaan, maksudnya lebih tepatnya soal penolakan (untuk ajakan/tawaran keselamatan), lebih tepatnya adalah dalam urusan menolak perintah ALLAH, bukan penolakan terhadap ajakan keselamatan.
ALLAH berdaulat penuh untuk menyelamatkan sang pribadi (dan semua manusia) tanpa perlu campurtangan/"partisipasi" manusia.