Geram juga saya rasanya saat menemui ketidaksamaan dalam pengertian orang lain yang seiman. Bagaimana saya tahu mereka seiman? Karena saya melihat orang lain yang seiman sama-sama memiliki Yesus Kristus. Apakah mereka itu salah atau tidak bisa diketahui dari apa yang saya pernah pelajari dari Alkitab. Mereka yang seiman bisa anggap saya salah membaca atau mengartikan Alkitab.
Begini saja. Mau tahu yang mana atau yang benar? Lihat saja dari hasil-hasil pekerjaannya. Apa hasil pekerjaannya itu memuliakan manusia atau Penciptanya.
Apakah yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang dipanggil Kristus? Paling sedikit melihat apa yang dilakukan Kristus bagi manusia: keselamatan manusia di dalam Kristus. Allah, Pencipta manusia, melihat manusia membutuhkan anugerah dan pengampunanNya. Jadi, yang seharusnya yang terlihat pada orang-orang yang sudah diselamatkan itu rasa syukur kepada Allah: dapatkah orang Kristen yang mengetahui dirinya sudah menerima keselamatan dan pengampunan itu bersikap kasar atau tidak mengampuni kepada orang lain?
Bagaimana melihat orang Kristen yang menurut Anda tidak sesuai dengan Alkitab? Perlakukan mereka sebagai saudara. Yang paling tidak diinginkan itu perang saudara bukan? Tetapi perang antara Allah dan musuhnya sudah berlangsung sebelum kita lahir. Apakah kita berdiam saja kalau ada saudara kita berdiam dalam kegelapan?
Bagaimana kita tahu mereka yang beragama itu tidak mau pencerahan dari kita? Bagaimana kita menanggapi mereka yang berkonfrontasi dengan pengajaran saya maupun Anda? Kita bertanggung jawab menyampaikan apa yang kita sudah pelajari dari Alkitab, maupun dari para pengajar Alkitab. Respons pendengar tidak harus menyenangkan para pemberita kemenangan. Begitulah sikap yang harus diambil. Kita boleh bersabar mendengar apa yang mau diberitakan orang lain; tetapi juga masing-masing harus menghormati kalau yang mau dikasih tahu menyatakan ketidak-tertarikannya pada apa yang hendak disampaikan.
__________________
Children, let us worship God in spirit and in truth.
|