e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Sabtu, 2 Agustus 2008
Ayat SH: Mazmur 35
Judul: Minta Keadilan pada Tuhan
Di manakah dan kepada siapakah kita bisa berharap mendapatkan
keadilan? Seharusnya di pengadilan dan kepada hakim! Kenyataan
memperlihatkan kepada kita, betapa buruknya sistem peradilan di
negara kita. Selain itu, moralitas pelaku keadilan pun perlu
dipertanyakan.
Pemazmur memilih meminta keadilan pada Tuhan (ayat 24). Ia memulai
gugatannya/"berbantah" (rib-Ibr. adalah istilah teknis di
pengadilan) atas orang-orang fasik yang sedang menggugat (rib)
dirinya (ayat 1) dengan gugatan palsu. Ia meminta Tuhan membela
perkaranya (rib).
Apa kejahatan orang-orang yang digugat pemazmur? Pertama, mereka
senang berbuat jahat (ayat 7) dan menghancurkan orang lain yang
tidak bersalah (ayat 4, 8). Kejahatan bagaikan makanan
sehari-hari buat mereka. Kedua, mereka membalas kebaikan dengan
kejahatan (ayat 12-16), padahal pemazmur telah berlaku sangat
peduli terhadap mereka (ayat 13-14). Ini mungkin yang paling
menyakitkan dia secara pribadi. Bagi dia, ini merupakan sebuah
pengkhianatan. Ketiga, mereka bersikap sombong karena mengira
gugatan mereka untuk menghancurkan si pemazmur pasti berhasil
(ayat 21, 25).
Mazmur ini bukan ratapan orang yang dirundung duka dan putus asa,
sebaliknya pemazmur sangat percaya bahwa ia dapat mengandalkan
keadilan Tuhan (ayat 24, 28). Tuhan pasti membela perkaranya dan
para musuh pasti akan terbukti bersalah. Oleh karena itu suasana
yang dominan dari mazmur ini adalah keyakinan dan syukur (ayat
9-10, 27-28).
Dunia bisa saja berlaku tidak adil dan tutup mata terhadap kebenaran.
Dunia bisa saja menindas dan memfitnah orang benar. Namun Tuhan
tahu menjaga dan membela umat yang Dia kasihi. Sebagai orang
percaya, kita sendiri harus memelihara hidup kudus, menegakkan
keadilan, serta membela orang yang lemah dan tertindas. Jangan
biarkan orang-orang fasik menemukan celah untuk mendakwa kita dan
dengan demikian mereka mempermalukan nama Tuhan! Berharaplah
kepada Tuhan dan bertindaklah benar.
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Mazmur 35
1. Dari Daud. Berbantahlah, TUHAN, melawan orang yang berbantah
dengan aku, berperanglah melawan orang yang berperang melawan
aku!
2 Peganglah perisai dan utar-utar, bangunlah menolong aku,
3 cabutlah tombak dan kapak menghadapi orang-orang yang
mengejar aku; katakanlah kepada jiwaku: "Akulah keselamatanmu!"
4 Biarlah mendapat malu dan kena noda, orang-orang yang ingin
mencabut nyawaku; biarlah mundur dan tersipu-sipu orang-orang
yang merancang kecelakaanku!
5 Biarlah mereka seperti sekam dibawa angin, didorong Malaikat
TUHAN;
6 biarlah jalan mereka gelap dan licin, dan Malaikat TUHAN
mengejar mereka!
7 Karena tanpa alasan mereka memasang jaring terhadap aku,
tanpa alasan mereka menggali pelubang untuk nyawaku.
8 Biarlah kebinasaan mendatangi dia dengan tidak
disangka-sangka, jerat yang dipasangnya, biarlah menangkap dia
sendiri, biarlah ia jatuh dan musnah!
9 Tetapi aku bersorak-sorak karena TUHAN, aku girang karena
keselamatan dari pada-Nya;
10 segala tulangku berkata: "Ya, TUHAN, siapakah yang seperti
Engkau, yang melepaskan orang sengsara dari tangan orang yang
lebih kuat dari padanya, orang sengsara dan miskin dari tangan
orang yang merampasi dia?"
11. Saksi-saksi yang gemar kekerasan bangkit berdiri, apa yang
tidak kuketahui, itulah yang mereka tuntut dari padaku.
12 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus
mencekam aku.
13 Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung;
aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul
dalam dadaku,
14 seolah-olah temanku atau saudarakulah yang sakit,
demikianlah aku berlaku; seperti orang yang berkeluh kesah karena
kematian ibu, demikianlah aku tunduk dengan pakaian kabung.
15 Tetapi ketika aku tersandung jatuh, bersukacitalah mereka
dan berkerumun, berkerumun melawan aku; orang-orang asing yang
tidak kukenal menista aku dengan tidak henti-hentinya;
16 dengan fasik mereka mengolok-olok terus, menggertakkan
giginya terhadap aku.
17. Sampai berapa lama, Tuhan, Engkau memandangi saja?
Selamatkanlah jiwaku dari perusakan mereka, nyawaku dari
singa-singa muda!
18 Aku mau menyanyikan syukur kepada-Mu dalam jemaah yang
besar, di tengah-tengah rakyat yang banyak aku mau memuji-muji
Engkau.
19 Janganlah sekali-kali bersukacita atas aku orang-orang yang
memusuhi aku tanpa sebab, atau mengedip-ngedipkan mata
orang-orang yang membenci aku tanpa alasan.
20 Karena mereka tidak membicarakan damai, dan terhadap
orang-orang yang rukun di negeri mereka merancangkan penipuan,
21 mereka membuka mulutnya lebar-lebar terhadap aku dan
berkata: "Syukur, syukur, mata kami telah melihatnya!"
22 Engkau telah melihatnya, TUHAN, janganlah berdiam diri, ya
Tuhan, janganlah jauh dari padaku!
|