 |
|

6th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 437
|
|
Setelah Menonton The Dark Knight
Semalam saya menonton The Dark Knight. Saya terhenyak oleh karakter Joker. Apa yang selama ini saya pikirkan tentang manusia sempurna diwujudkan sangat apik oleh Heath Ledger dan Christopher Nolan. Joker adalah manusia sempurna. Cerdik, berpengetahuan tinggi, berhati murni. Dan itu lah yang membuatnya jadi Sang Pemenang.
Malam itu, apakah Joker kalah? Adakah si badut kelelawar itu mengalahkannya? Yang terdengar hanyalah tawanya. Tawa itu memecah cermin tipis pemisah fakta dan fiksi, kecantikan dan keburukan, kebenaran dan kesalahan. Tawa itu mendengung dari speaker teater sampai ke sebuah nurani. Saya bergidik. Sebuah pemikiran bergejolak dalam takut dan lega…
Tuhan membenci saya, dan Ia mengasihi saya sampai mati. KebangkitanNya menghancurkan kematian saya, dan menyadari itu semua, akankah saya menjadi seperti Batman/Bruce Wayne? Ataukah seperti Joker?
Dalam dunia manusia saat ini, dunia konstruk, dunia mental, Peperangan tidak pernah berhenti. Peperangan setiap hari, setiap jam, setiap detik, merasuk ke dalam medan-medan pertimbangan rasional setiap individu. Dan di dalam medan perang itu siapakah yang berkuasa? Adakah sang individu memegang komando atau di bawah komando? Ekonomi, politik, budaya, agama, dan perut yang lapar…
Joker. Petentengan, ia berdiri dan tertawa. Hati saya tengadah kepadanya. Jawaban saya untuk pertanyaan di atas sudah semakin pasti. Iman ada padanya.
Saya seorang Kristen. Saya tidak sedang bicara soal pembunuhan-pembunuhan, atau ledakan-ledakan. Saya sedang bicara soal mentalitas, soal integritas. Dan saya akan katakan seperti ini: bahwa seorang kristen sejati mustilah seorang Joker.
Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
Tidak bisa tidak,
pesonanya tinggal dalam diriku,
mengikatku, menghidupkanku.
Akankah aku bebas?
Akankah ada yang lain yang lebih daripadanya?
Bila yang lain itu ada,
Oh aku harus memperolehnya!
Supaya dia yang
mengikatku, menghidupkanku,
dapat kubunuh,
Joker, dan aku menjadi dia.
|

6th August 2008
|
|
|
gue belom nonton dark night nih (omg!!!!)
bisa ceritain gimana sih karakter joker yang bikin lo tertarik?
jadi penasaran 
|

6th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
Spoiler alert
Kelana,
setuju Joker (diperankan alm. Heath Ledger) memang karakter yang sangat intens dan diperankan dengan sangat bagus.
tetapi bintangnya atau adegan kemenangan kebaikan manusia jahat adalah saat tokoh narapidana kekar yang di kapal ferry (serta dialog-dialognya) membuang detonator. Tokoh ini dperankan Michael Clark Duncan (The Green Mile).
|

6th August 2008
|
 |
Si Kupluk
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Trinidad and Tobago
Posts: 1,841
|
|
Quote:
|
Originally Posted by JC4Life
tetapi bintangnya atau adegan kemenangan kebaikan manusia jahat adalah saat tokoh narapidana kekar yang di kapal ferry (serta dialog-dialognya) membuang detonator. Tokoh ini dperankan Michael Clark Duncan (The Green Mile).
|
Correction, Mas.
Karakter tsb dimainkan oleh Tommy Lister, an ex pro wrestler (Zeus was his name back in 'the wrestling days').
See the difference below:

__________________
The falling leaves drift by my window
The falling leaves of red and gold
I see your lips the summer kisses
The sunburned hands I used to hold
Last edited by Hannah : 6th August 2008 at 10:42 AM.
|

6th August 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,252
|
|
Kenapa juga film fiction direlate ke "Tuhan"? Kelana terhanyut nih sama film Batman
Anyway, setelah nonton film ini, gue baru ngeh kalo "The Dark Knight" itu sebenarnya refer ke Joker, bukan Batman. Joker is the winner, Batman pissed his pants off.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

6th August 2008
|
 |
droogie
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 10,665
|
|
The Dark Knight ini sebenernya peran utamanya Joker. trus Batman jadi peran pembantu, hihihihi
__________________
Jangan berpikir bahwa kamulah yang pertama mengerti pesan Allah dan belum ada orang Kristen sejati sebelum kamu.
|

6th August 2008
|
|
AP - Senior Member
|
|
Join Date: Jul 2007
Location: Indonesia
Posts: 49
|
|
Quote:
Originally Posted by JC4Life
Kelana,
setuju Joker (diperankan alm. Heath Ledger) memang karakter yang sangat intens dan diperankan dengan sangat bagus.
tetapi bintangnya atau adegan kemenangan kebaikan manusia jahat adalah saat tokoh narapidana kekar yang di kapal ferry (serta dialog-dialognya) membuang detonator. Tokoh ini dperankan Michael Clark Duncan (The Green Mile).
|
Iya tuh keren adegan yang ini. Adegan yang menunjukkan bahwa dalam keegoisan manusia, ternyata masih ada hati nurani untuk berbuat baik.
|

6th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 1,111
|
|
yap,,mmg malah lbh menonjol si jokernya seh,salut dh..haha,,dan g stuju seh soal napi buang bom it..unpredictable..hebat!!
|

6th August 2008
|
 |
please stand by me
|
|
Join Date: Jan 2005
Location: Bermuda
Posts: 4,924
|
|
eh ada lagi thread batman...  hehehe
__________________
Kau begitu sempurna..
di mataku kau begitu indah..
|

6th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 437
|
|
Quote:
Originally Posted by supernis
gue belom nonton dark night nih (omg!!!!)
bisa ceritain gimana sih karakter joker yang bikin lo tertarik?
jadi penasaran 
|
The Dark Knight dengan mudah dapat dilihat sebagai film ide. Shot-shot yang tidak mewah (baca:klasik) terkompesasi dengan alur cerita yang kompleks, mengalir dengan pembawaan karakter-karakter yang "dalam". Hasilnya: sebuah karya yang "macho" dan "highbrow" khas Christopher Nolan. Karakter-karakter yang ada merupakan personifikasi dari ide-ide (atau kalau boleh, filsafat-filsafat) yang dalam kehidupan sehari-hari menjadi akar-akar perilaku manusia.
Saya tertarik dengan Joker (daripada Batman/Bruce Wayne) karena dia..."complete me". Joker merupakan personifikasi fiktif dari apa yang selama ini menghantui saya: manusia sempurna. Tanpa berpretensi mencari kebenaran, pandangan saya tentang "bagaimana menjadi manusia seutuhnya di kehidupan ini" surprisingly banyak tergambar dalam karakter Joker dalam film ini.
|

6th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 437
|
|
Quote:
Originally Posted by JC4Life
Kelana,
setuju Joker (diperankan alm. Heath Ledger) memang karakter yang sangat intens dan diperankan dengan sangat bagus.
tetapi bintangnya atau adegan kemenangan kebaikan manusia jahat adalah saat tokoh narapidana kekar yang di kapal ferry (serta dialog-dialognya) membuang detonator. Tokoh ini dperankan Michael Clark Duncan (The Green Mile).
|
Pada saat menonton aksi Heath Ledger sebagai Joker, sempat terbersit dalam pikiran saya, "This man is a god"!
Saya juga suka dengan adegan narapidana itu. Itu menjadi adegan kunci. Narapidana itulah yang mengalahkan Joker, bukan Batman atau yang lainnya. Tawa Joker terbungkam olehnya! Dan, saya juga berpikir bahwa "manusia sempurna" seperti Joker hanya akan "terkalahkan" oleh sebuah momen sederhana dan chaotic (irrasional) yang dibawakan oleh "insignificant" karakter macam si narapidana itu.
Kalau adegan ini dikembangkan bakal menjadi sebuah cerita yang menarik. Tetapi saya setuju dengan Christopher Nolan. Begitulah kehidupan. Ada bagian-bagian di dalamnya yang "tidak dikembangkan", terjadi begitu saja, oleh orang-orang yang tidak relevan, tetapi begitu memukul dan mengubah sejarah. Hal-hal semacam ini dibahas secara khusus dalam karya Tolstoy "War and Peace."
Last edited by Kelana : 6th August 2008 at 11:10 PM.
|

6th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 437
|
|
Quote:
Originally Posted by PlainBread
Kenapa juga film fiction direlate ke "Tuhan"? Kelana terhanyut nih sama film Batman
Anyway, setelah nonton film ini, gue baru ngeh kalo "The Dark Knight" itu sebenarnya refer ke Joker, bukan Batman. Joker is the winner, Batman pissed his pants off.
|
Hehehe. Yah begitulah saya, Plainbread. Entah mengapa bisa begitu. Pikiran saya memang selalu melacur ke "Tuhan". Mudah-mudahan ini tanda yang sehat. Saya selalu saja menarik Tuhan dari surga, dan menyeretnya ke dunia tempat saya hidup. Itu tidak membuat saya tentram, tapi terus-menerus memberi saya kekuatan untuk bertahan dan terus maju dalam kehidupan macam ini. "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan."
|

6th August 2008
|
 |
AP - Fallen Angel
|
|
Join Date: Aug 2007
Location: Ireland
Posts: 2,606
|
|
gue malah liatnya.
Joker adalah gambaran iblis, he is completely sick.
mafioso memperdaya para polisi korup, sedangkan joker memperdaya para mafioso. dan pintar memutar balik fakta. Batman pun sulit mengalahkan manusia jenis joker ini (makanya si Joker dipukulin waktu di interogasi). sedang karakter Batman lebih manusiawi, dalam arti manusia yang tidak sempurna, yang plin-plan, dan emosional. sangat berbeda dengan karakter batman di film-film sebelumnya yang heroik dan super wah.
kalau soal sempurna memang gue akui si Ledger itu benar-benar total dalam memerankan Joker. kalaupun ada sequelnya gue nggak yakin pemeran Joker berikutnya akan sebagus Ledger. dan klo mo lebih sempurna lagi, gue salut sama Christopher Nolan karena dia berhasil menjadi "tuhan" dalam filmnya.
__________________
-------------------------------------------------------------------------
Somewhere Out there,
Someone saying pray
And we'll find one another
and meet at somewhere out there
------------------------------------------------------------------------
|

7th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
@Hannah: thanks for the correction on Tommy Lister.
@PlainBread: soal relating fictional flicks to "God"...why not? Why so serious? Dark Knight is nevertheless still Batman.
@Kelana, shengsu: bro, kayaknya Heath Ledger bukan acting tuh di film itu, gue liat nya dia kesurupan, he really became the character (and ended up killed himself after the movies was completed). What a loss. Apapun namanya (menurut Kelana, istilahnya "film ide") metodenya top abis khas Nolan.... sangat sulit memvisualisasikan genre komik ke layar lebar tanpa menjadi cheesy. Sama seperti komik yang ekspresionis jauh lebih "gigit" daripada yang pake paintbrush effects.
|

7th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
Quote:
Originally Posted by Kelana
Hehehe. Yah begitulah saya, Plainbread. Entah mengapa bisa begitu. Pikiran saya memang selalu melacur ke "Tuhan". Mudah-mudahan ini tanda yang sehat. Saya selalu saja menarik Tuhan dari surga, dan menyeretnya ke dunia tempat saya hidup. Itu tidak membuat saya tentram, tapi terus-menerus memberi saya kekuatan untuk bertahan dan terus maju dalam kehidupan macam ini. "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan."
|
sebab tanpa Tuhan (dalam Kristus), apa lah arti hidup. Pikiran itu mungkin tuhan, bukan Tuhan.
The mind is its own place, and in itself can make a Heaven of Hell, a Hell of Heaven"
- John Milton, Paradise Lost.
|

7th August 2008
|
 |
Si Kupluk
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Trinidad and Tobago
Posts: 1,841
|
|
Quote:
|
Originally Posted by JC4Life;
bro, kayaknya Heath Ledger bukan acting tuh di film itu, gue liat nya dia kesurupan, he really became the character (and ended up killed himself after the movies was completed)
|
Yg dibold biru itu bisa ditunjang bukti gak? Kok elo bisa seyakinnya kasih konklusi tsb?
Liat sendiri ya kejadiannya?
Nih dr People's magazine website people.com:
Source: Feds Officially Close Heath Ledger Investigation
Originally posted 08/06/2008 06:55PM
"The U.S. Attorney's Office closed its investigation into Heath Ledger's accidental overdose death and will not enforce a subpoena against Mary-Kate Olsen, a law-enforcement source tells PEOPLE.
...
Ledger, 28, was found dead in his Soho apartment on Jan. 22, and the coroner determined the actor died of an accidental overdose of prescription drugs for pain, anxiety and sleep."
I would do my homework first if I were you to avoid misleading.
Kalo statement tsb adalah konklusi lo pribadi sebaiknya dikasih foot note drpd ntar diinterogasi ama the Feds krn elo dianggap tau sesuatu yg mereka ga tau 
__________________
The falling leaves drift by my window
The falling leaves of red and gold
I see your lips the summer kisses
The sunburned hands I used to hold
Last edited by Hannah : 7th August 2008 at 08:26 AM.
|

7th August 2008
|
 |
Si Kupluk
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Trinidad and Tobago
Posts: 1,841
|
|
Quote:
|
Originally Posted by Kelana
The Dark Knight dengan mudah dapat dilihat sebagai film ide. Shot-shot yang tidak mewah (baca:klasik) terkompesasi dengan alur cerita yang kompleks, mengalir dengan pembawaan karakter-karakter yang "dalam". Hasilnya: sebuah karya yang "macho" dan "highbrow" khas Christopher Nolan. Karakter-karakter yang ada merupakan personifikasi dari ide-ide (atau kalau boleh, filsafat-filsafat) yang dalam kehidupan sehari-hari menjadi akar-akar perilaku manusia.
Saya tertarik dengan Joker (daripada Batman/Bruce Wayne) karena dia..."complete me". Joker merupakan personifikasi fiktif dari apa yang selama ini menghantui saya: manusia sempurna. Tanpa berpretensi mencari kebenaran, pandangan saya tentang "bagaimana menjadi manusia seutuhnya di kehidupan ini" surprisingly banyak tergambar dalam karakter Joker dalam film ini.
|
Cinta deh gw ama Mas Kelana.............

__________________
The falling leaves drift by my window
The falling leaves of red and gold
I see your lips the summer kisses
The sunburned hands I used to hold
|

7th August 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,252
|
|
Quote:
Originally Posted by JC4Life
@Hannah: thanks for the correction on Tommy Lister.
@PlainBread: soal relating fictional flicks to "God"...why not? Why so serious?
|
Karena "Why so serious?" makanya gue tanya di kenapa sampe related ke "Tuhan". Entertainment and fiction gini loh.Pegimane sih ente? Hueheuheu. Kecuali kalo Yesus dan Paulus ternyata fiction juga, yah baru bisa direlated 
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

7th August 2008
|
 |
droogie
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 10,665
|
|
Quote:
|
Originally Posted by Kelana
The Dark Knight dengan mudah dapat dilihat sebagai film ide. Shot-shot yang tidak mewah (baca:klasik) terkompesasi dengan alur cerita yang kompleks, mengalir dengan pembawaan karakter-karakter yang "dalam". Hasilnya: sebuah karya yang "macho" dan "highbrow" khas Christopher Nolan. Karakter-karakter yang ada merupakan personifikasi dari ide-ide (atau kalau boleh, filsafat-filsafat) yang dalam kehidupan sehari-hari menjadi akar-akar perilaku manusia.
Saya tertarik dengan Joker (daripada Batman/Bruce Wayne) karena dia..."complete me". Joker merupakan personifikasi fiktif dari apa yang selama ini menghantui saya: manusia sempurna. Tanpa berpretensi mencari kebenaran, pandangan saya tentang "bagaimana menjadi manusia seutuhnya di kehidupan ini" surprisingly banyak tergambar dalam karakter Joker dalam film ini.
|
ngingetin gw ama album masterpiecenya AYREON yg judulnya The Human Equation taun 2004
__________________
Jangan berpikir bahwa kamulah yang pertama mengerti pesan Allah dan belum ada orang Kristen sejati sebelum kamu.
|

7th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 437
|
|
Quote:
Originally Posted by Kelana
Hehehe. Yah begitulah saya, Plainbread. Entah mengapa bisa begitu. Pikiran saya memang selalu melacur ke "Tuhan". Mudah-mudahan ini tanda yang sehat. Saya selalu saja menarik Tuhan dari surga, dan menyeretnya ke dunia tempat saya hidup. Itu tidak membuat saya tentram, tapi terus-menerus memberi saya kekuatan untuk bertahan dan terus maju dalam kehidupan macam ini. "Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan."
|
Pertama kali saya mendalami ayat dari Yohanes itu, ia berubah menjadi semacam pembenaran atas apa yang selama itu saya pikirkan. Saya berpikir tentang sebuah titik pusat, atau batu penjuru, yang berfungsi sebagai sentra interpretasi atas segala sesuatu, baik bidang yang 'serius' maupun yang 'tidak/kurang serius'. Saya memaksa titik itu diisi oleh Kristus. Jika Kristus adalah Tuhan saya, jika saya mengamini perkataan Yohanes, maka saya harus bisa menjadikan Kristus sebagai sentra itu. Ini bukan tugas yang mudah. Namun saya senang melakukannya. Beberapa orang, kawan atau lawan, mengatakan bahwa hal tersebut adalah aneh, tanda fanatisme, atau yang lain yang berbau negatif. Tetapi, saya tidak peduli. Selama ini hal yang saya lakukan itu terbukti memberikan kesenangan dan kekuatan bagi saya dan orang-orang yang mau menerimanya.
Saya lebih sering "menemukan" Tuhan di bidang-bidang "entertainment" seperti karya fiksi (apapun medianya). Karya fiksi, justru karena sifat fiktifnya, memiliki kemampuan untuk membahas hal-hal halus (delicate matters) yang selama ini menjadi kering di tangan teori. Pendekatan-pendekatan interpretatif yang tersedia (objektif atau subjektif) melatih saya jadi kritis sehingga ia menjadi sebuah aksi refleks. Begitulah...
|
 |
|
| Thread Tools |
|
|
| Display Modes |
Linear Mode
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit | | |