 |
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Pengajaran FA
ini kumpulan tulisanku yang lama, ada beberapa yang direvisi sedikit (tanpa mengurangi maksudnya).
semua dalam format doc, zip, txt. pada saatnya akan dimanage sehingga bisa dibaca dengan enak, untuk saat ini cuma bisa dibaca setelah didownload.
nantinya saya akan tambah satu demi satu, termasuk dalam bahasa inggris (kalo bisa)
ini saran saya utk yang hendak membacanya.
bagi yang ingin mempelajari namun masih ada kebingungan, lebih baik menerima (total) terlebih dahulu, atau lebih baik tidak sama sekali. disini tidak bisa menerima satu hal dan menolak yang lain karena tulisan2 ini mempunyai efek bukan pada saya (sebagai penulis) tapi pada para pembacanya.
anda bisa bertanya lewat PM karena blom tentu saya bisa online, dan langsung baca thread ini juga, namun selalu ada message box apabila ada PM muncul.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
tabernakel
ini tentang pola dasar yang perlu dipelajari oleh Kristen.
berisi penjelasan singkat tentang pilar-pilar yang perlu ada didalam diri Kristen.
dalam semua tulisan berikutnya akan selalu berdasarkan dari hal ini.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Menjadi sepotong ikan goreng
tulisan disini tentang bagaimana proses Kristen yang digambarkan sebagai ikan dari mulanya di lautan sampai menjadi satu kesatuan dalam tubuh kristus.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Perjalanan para majus
tulisan ini tentang orang-orang majus yang pergi menemui kristus.
disini akan dilihat kesamaan dengan penggambaran tentang tabernakel sesuai dengan proses perjalanan yang mereka lakukan.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
2 Murid yang ke Emaus
ini adalah gambaran tentang Kristen dalam prosesnya untuk mengerti akan FA dan pengajaran FA.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Mazmur 23
tentang kehidupan kristen dalam bersandar kepada kristus sebagai sang gembala
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Daud, Goliat, Saul, dan Israel
tentang kristen ingin menjadi seperti siapa?
daud?
goliat?
saul? yang notabene sama sama seperti goliat?
ataupun juga bangsa israel waktu itu?
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Menjadi keledai beban muda
Kristen adalah keledai
keledai yang ditunggangi Kristus
ataupun juga yang lainnya.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Kuda Penarik Kereta
selain menjadi keledai, kristen pun bisa digambarkan sebagai kuda.
kuda yang menarik kereta...
sekali lagi, apakah kristen menjadi kuda penarik kereta Kristus? atau yang lain?
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Yunus
Yunus adalah gambaran dari Kristen yang 'mengundurkan diri' dari hadapan allah. dia adalah gambaran Kristen yang telah mengetahui tentang pengertian FA yang mendalam namun kemudian tidak lagi mau mendengarkan. akibat-akibat dan apa maksud dari akibat tersebut dijelaskan dalam tulisan ini.
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Keluar untuk menjadi berkat
Kristen yang dapat mengatasi masalah-masalahnya, bukan terpaku didalamnya akan daat keluar dan menjadi berkat bagi siapa saja.
must commit, this is very hard even for myself
|

15th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Pelayanan yang berkenan dihadapan Allah
Kristen yang telah masuk dalam kedewasaan, pada saat itulah kemudian masuk dalam pelayanan. tulisan disini menjelaskan bagaimana kristen menjalankan pelayanan-pelayanan tersebut sehingga bukan hanya menjadi suatu pelayanan yang diterima allah, tetapi juga berkenan dihadapanNya.
|

4th August 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Melayani dan Berjaga-jaga
ini tulisan tentang bagaimana sebaiknya konselor dalam bersikap, dalam melayani, dan menjaga dirinya sendiri agar jangan justru jatuh kedalam dosa.
btw, karena masalah ama quota... linknya jadi ilang. kalo ada yg baca ini dan blom ada linknya... tolong ingatin aku ya
|

9th February 2005
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Kakinya Turun Menuju Maut
hati-hati dalam melangkah.
ini peringatan buat baik kristen yang dalam pertumbuhan maupun yang dalam kedewasaan.
|

15th February 2005
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Perempuan yang sakit pendarahan
Ini tentang apa arti dari cerita seorang perempuan yang menyentuh yesus dan sembuh.
mengapa perempuan tersebut sakit sekian lama hanya agar kita dapat mengerti dan mendalami FA tentang pentingnya suatu pengertian akan FA itu sendiri.
|

15th February 2005
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Perjanjian darah
apa itu? mengapa diadakan demikian? seperti apa perjanjian ini?
sebenarnya banyak kristen yang tahu apa yang dimaksud... namun apakah terlintas dalam pengertian yang satu ini?
btw, ini ditulis dalam txt jadi tampilannya tidak sebagus dalam format doc (zipped).
|

15th February 2005
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Perkawinan Kristus dan Kristen
bagaimana mengerti perkawinan antara kristus dan kristen digambarkan dalam cerita yang ada di perjanjian lama.
disini, diceritakan pula tentang kristen dalam berbagai kepribadian, tapi yang mana yang allah inginkan?
|

12th April 2005
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
|
|
Mencari tanda
Matius 12:38-39 (TL – LAI)
38 Tatkala itu adalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi menyahut sambil katanya: “Hai guru, kami hendak melihat suatu tanda ajaib daripadamu.”
39 Tetapi jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu: “Suatu bangsa yang jahat dan berzinah menuntut barang tanda ajaib, tetapi tiadalah akan diberi tanda padanya, melainkan tanda ajaib nabi Yunus”.
Meminta tanda, hal ini telah dilakukan sejak jaman Perjanjian Lama dengan banyak interpretasi dari Kristen sendiri. Pada cerita Adam-Hawa sebagai kisah 2 orang yang membangun hubungan, ada Kristen yang mendasari menurut ayat-ayat yang ada (Kejadian 2:18-20) kemudian meminta tanda untuk tepat-tidaknya akan pasangannya. Ada pula interpretasi Kristen dalam menggunakan ‘prinsip’ meminta tanda untuk mencari pasangan seperti yang terjadi pada kisah Eliezer (Kejadian 24:12-15). Masih ada lagi tokoh seperti Musa, Gideon, dan lainnya yang meminta tanda yang secara sederhana sulit untuk masuk di akal. Secara umum, orang-orang tersebut meminta tanda karena kekurang-yakinan mereka akan penyertaan Tuhan terutama saat pertama kali mereka berbicara dengan Tuhan. Ini dapat dipahami karena roh Allah pada jaman tersebut diberikan hanya pada sedikit sekali orang/ orang-orang tertentu saja.
Untuk jaman Perjanjian Baru, ada hal-hal menarik yang bisa diperhatikan yaitu walaupun Yesus telah lahir, melayani dan disalibkan bahkan hingga naik ke surga, para murid Yesus ini masih mencari-cari suatu kepastian dalam melakukan keputusan, dan mereka mendasarinya dengan mencari tanda. Lihat saja tentang Petrus dan Yohanes yang harus melihat sendiri bahwa kubur Yesus telah kosong, kemudian lihat juga tentang Tomas yang pada dasarnya sama juga dengan para murid lain yang butuh melihat Yesus secara fisik sebelum percaya akan kebangkitan gurunya. Dan pencarian tanda yang paling akhir adalah usaha para murid-murid Yesus untuk melengkapi (baca: mengangkat) dengan memilih antara Barsabas/ Yustus dan Matias (Kisah 1:23).
Disini, walaupun ada sekitar 120 orang yang bersuara dan memilih Matias dengan mengundi, pada dasarnya mereka sedang mencari tanda. Secara sederhana tanda ini sendiri ada 2 macam:
• Tanda dari Tuhan
• Tanda dari manusia (diri sendiri)
Apakah tanda yang diperhatikan oleh mereka merupakan tanda dari Tuhan? Kalau iya, maka nama Matias akan mengisi banyak hal dalam surat-surat Perjanjian Baru. Namun sebaliknya yang ada adalah Paulus.
Kita telah melihat pencarian tanda dari jaman dahulu, baik Perjanjian Lama maupun sedikit dari Perjanjian Baru. Bagaimana dengan situasi di jaman sekarang ini? Seperti yang telah dituliskan diatas, Kristen masih ada saja yang mencari-cari tanda dalam membuat keputusan sewaktu memilih pasangannya. Untuk yang mendasari tentang kisah Eliezer, sebenarnya itu kurang cocok karena Eliezer dalam hal meminta sesuatu itu tidak melakukan demi kepentingan dirinya sendiri. Dalam hal pencarian tanda untuk suatu keputusan lain, entah itu pribadi seperti Tomas, ataupun untuk hal yang lebih besar (katakanlah: pelayanan) seperti yang dicari Gideon, pada dasarnya merupakan suatu keraguan dalam melakukan suatu tindakan, dan meminta ‘petunjuk’ yang timbul dari luar diri sendiri menjadi suatu pilihan. Untuk keputusan kelompok, yang mana dalam contohnya dilakukan oleh para murid-murid Yesus, walaupun hal itu didasarkan atas keputusan bersama, dan dilakukan dengan doa/ permohonan kepada Tuhan, namun keputusan yang terjadi tetaplah atas dasar “undi”. Tetapi apa yang telah terjadi itu memang bukan berarti mereka tidak menuruti keinginan Allah karena saat itu mereka belumlah dipenuhi oleh Roh Kudus.
Penilaian yang bisa disamakan dengan Kristen sekarang ini adalah bagaimana Kristen dalam kelompok (yang membentuk suatu dewan) walaupun tentu bisa memutuskan sendiri (oleh karena Roh Kudus yang telah tinggal dalam diri mereka), namun masih saja tergantung dengan tanda dari luar. Tanda-tanda yang berupa:
• Fisik: apa yang telah ada dalam sesuatu hal yang sedang dipertimbangkan (tanda-tanda lahiriah)
• Metafisik/ ‘Pekerjaan roh’: berupa mujizat, penampakan, sampai nubuatan entah dari mana saja.
Salah satu yang (bisa dikatakan) menjadi tanda ‘idola’ bagi Kristen dalam melakukan pelayanan biasanya berupa “nubuat”. Sebagaimana yang terjadi pada Paulus yang tidak pergi ke Asia maupun Bitinia (Kisah 16:6-7). Namun yang dapat dilihat sebenarnya adalah Paulus (dan kelompoknya) tidak tergantung pada orang lain ataupun mencari-cari suatu pertanda dalam melakukan pekerjaan pelayanannya.
Sayangnya hal seperti ini menjadi kurang diperhatikan oleh Kristen sendiri, meminta suatu tanda dalam hidup pribadi atau pelayanan menjadi suatu tonggak kepastian yang justru menjadikan mereka sama dengan para ahli Taurat dan orang Farisi yang diucapkan Yesus.
Apakah hanya sekitar itu saja? Nampaknya belum. Dalam hal lain, ada suatu bentuk hasrat (passion) yang terlihat sangat rohani namun juga merupakan bentuk lain dari ‘meminta’ (baca: mencari) tanda. Pernah melihat Kristen yang memimpikan pemulihan massal, keberhasilan dalam meng-kristen-kan suatu daerah, membawa banyak jiwa-jiwa sebagai suatu pertanda akan lawatan Tuhan atas diri, kelompok, ataupun bangsa tempat Kristen itu berada? Di suatu daerah di Indonesia, yang dinamakan dengan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani), Pemulihan, dll bahkan bisa terjadi setiap hari, setiap waktu, tapi apakah ini menjadi pertanda suatu lawatan besar-besaran akan kegerakan Roh Kudus? Belum… ataupun bisa dikatakan “tidak”. Apa yang terlihat, dan yang dapat mereka lihat (karena ‘hanya’ itu yang diberikan oleh Allah) adalah tanda Nabi Yunus… yaitu “tanda pertobatan”.
Tanda Yunus, tanda pertobatan, adalah tanda yang dapat dilihat oleh semua orang, baik yang sudah percaya maupun belum akan peristiwa kelahiran orang-orang secara rohani. ‘Mujizat’ tersebut hanya dapat dirasakan oleh orang yang sedang mengalaminya (dan tentu diketahui oleh yang pernah mengalaminya). Sementara bagi mereka yang belum percaya hanya dapat melihat apa yang terjadi menurut pandangan mata mereka saja.
Walaupun demikian, suka ataupun tidak, sebagaimana yang telah dituliskan dalam Matius 12:38-39 tersebut, Kristen yang mencari-cari ‘kegerakan besar’ (ataupun yang sekarang dianggap sedang terjadi) secara tidak langsung merupakan pernyataan keinginan mereka untuk melihat tanda ajaib dari Tuhan. Sehingga yang seharusnya “kegerakan besar” yang adalah kegerakan para orang kudus, orang-orang yang telah masuk pada kedewasaan penuh dan melakukan pekerjaan-pekerjaan roh yang lebih besar daripada yang pernah dilakukan Yesus sekalipun (Yohanes 14:11-14, Yohanes 15:7)… namun yang bisa mereka dapati hanyalah peristiwa pertobatan-pertobatan orang banyak. Secara sederhana, ‘kegerakan’ semacam ini hanyalah suatu peristiwa kelahiran bayi-bayi rohani saja.
Bahkan dalam ayat ke-31 dikatakan oleh Yesus sendiri bahwa orang-orang (Kristen) seperti ini adalah orang-orang jahat dan berzinah,
Kenapa mereka disebut sebagai orang-orang jahat dan berzinah?
Mereka disebut orang-orang jahat karena:
1 Mereka (suka atau tidak) sudah mencobai Tuhan.
Mengapa demikian? Mengapa orang yang meminta tanda justru disebut mencobai Tuhan?
• Matius 16:1
Tanda-tanda jaman yang disebutkan dalam Matius 16 ini adalah mengenai kapan dan bagaimana saat sebelum Yesus datang kembali, tanda dimana para orang kudus (yang telah dewasa dalam iman) ini akan bergerak dalam kuasa Roh Kudus. Namun Kristen menginginkan momen tersebut terjadi saat itu juga… hal ini yang dimaksud mencobai Tuhan karena rencana manusia bukanlah rencana Tuhan. Gambaran yang sama ada pada keinginan Israel untuk menjadikan Yesus sebagai raja jasmani mereka sementara yang Yesus inginkan agar dia menjadi raja di hati mereka.
• Kristen yang meminta tanda kepada Tuhan, sama seperti bangsa Israel yang mencobai Tuhan di padang gurun. Mereka yang seharusnya menjadi dewasa rohani tetapi sadar ataupun tidak justru ingin terus menerus melihat ke belakang (masa-masa sewaktu menjadi bayi rohani yang selalu disusui). Dengan demikian Kristen malah tidak akan bertumbuh dewasa sebaliknya justru (merasa) masuk ke dalam ‘padang gurun rohani’ yang berujung pada kematian rohani.
• Oleh sebab itu Kristen dinasehati oleh Firman Allah untuk tidak mencobai Tuhan (Ulangan 6:16). Hubungannya adalah bahwa Kristen yang telah lahir, tidak dapat diam begitu saja melainkan terus bertumbuh dewasa, dalam iman dan pengertian yang kemudian tidak lagi terpaku pada pemberitaan pertobatan (yang diterimanya sewaktu baru lahir) sehingga tidak menjadi Kristen yang tidak sabaran dan akhirnya mencobai Tuhan, yang justru berujung pada kematian rohani mereka sendiri.
2 Mereka tidak percaya/ ragu-ragu kepada Tuhan Yesus Kristus.
Kristen yang meminta tanda pada dasarnya merupakan Kristen yang kurang percaya pada Yesus, karena mereka baru percaya kalau sudah melihat “pameran kuasa roh”.
Pada kisah di Yohanes 20:24-31, Tomas merupakan contoh Kristen yang memerlukan ‘pameran kuasa’ tersebut. Yesus sebelumnya telah memberikan jawaban dengan memberikan tubuhnya sesuai dengan Yohanes 6:22-59, namun Kristen lebih menginginkan tanda ‘spektakuler’ dari pekerjaan Roh (dalam cerita tersebut berupa kemunculan Yesus ditengah-tengah murid-muridnya).
Lebih jauh, pada ayat ke-30 dituliskan bagaimana Yesus melakukan banyak tanda lainnya. Apakah ini berarti murid-muridnya memang orang-orang yang tidak/ kurang percaya? Bukan begitu, tetapi bahwa mereka percaya, dan tanda-tanda (mujizat) tersebut mengikutinya. Berbeda dengan orang-orang lain yang menuntut tanda terlebih dahulu baru mau mempercayainya.
Kenapa mereka disebut berzinah?
Berzinah disini bukanlah sebatas pengertian berzinah jasmani. Pada dasarnya, ‘perzinahan jasmani’ adalah gambaran nyata dari suatu perbuatan zinah rohani. Berzinah (dalam hal ini) adalah perbuatan dimana seorang wanita yang telah bersuami mencari laki-laki lain dan bersetubuh (‘bersatu’) dengan laki-laki tersebut. Ini adalah gambaran dari Kristen sebagai perempuan dan (yang nantinya) menjadi pengantin Kristus (sang Firman), tetapi juga mencari laki-laki lain (‘firman’ yang lain) dan berhubungan dengannya.
Berzinah disini adalah menggabungkan Firman Allah dengan ‘firman’ hasil pemikiran manusia (ataupun firman lainnya alias firman setan). Yang perlu dipahami adalah bahwa bukan berarti Kristen tidak boleh menggunakan pemikirannya sendiri, pemikiran dari otak yang menggunakan logika, sebab-akibat, dan sebagainya. Kristen yang tidak menggunakan pikirannya dalam memahami Firman Allah justru akan menjadi Kristen yang fanatik buta (percaya secara harafiah total), dan hanya akan menghancurkan dirinya dan sesamanya. Tidak menggabungkan Firman Allah dengan pikiran manusia mempunyai arti tidak membatasi pengertian akan Firman Allah itu sendiri kedalam pemikiran manusia yang terbatas.
Apa akibat dari melakukan perzinahan rohani?
• Kristen mengalami kematian rohani (1 Korintus 10: 9)
• Kristen tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (1 Korintus 6:9-10)
• Kristen akan masuk kedalam zaman antikristus (Wahyu 2: 22)
Membedakan hal menggabungkan pemikiran manusia dengan Firman Allah diatas sangatlah tipis. Cukup sulit bagi Kristen untuk mengetahui bagaimana dan kapan saat mereka (ternyata) telah melakukannya. Disinilah peran seorang guru, pembimbing, orang yang telah dewasa rohani (Kristen yang telah mengerti bagaimana melihat batu penjuru) untuk membantu Kristen yang masih belum dewasa untuk bertumbuh sampai akhirnya mengerti dalam melihat perbedaan tersebut.
Batu penjuru merupakan batu pondasi yang menjadi penanda dari keseluruhan pembangunan suatu bangunan (dalam hal ini: Bait Suci/ Tabernakel). Untuk pembangunan Bait Suci, batu penjuru ini menjadi pondasi yang menjaga letak dan bentuk bangunan Bait Suci itu sendiri agar tidak melenceng dari aturan-aturan yang telah ditetapkan.
Dengan memahami Firman Allah sebagai batu penjuru ini, Kristen dapat saling membantu (dalam berkelompok maupun sendiri-sendiri) dalam mendapat pengertian. Apabila ada hal-hal yang dilihat mulai melenceng, dengan kembali berpatokan pada batu tersebut Kristen dapat menghindari dari melakukan perzinahan itu. Walaupun demikian, memang sulit untuk menilai seseorang telah melakukan perzinahan rohani atau tidak (sebenarnya sih tidak juga). Contohnya bisa dilihat pada perbedaan penggambaran Bait Suci yang digambarkan pertama kali oleh Musa dengan ‘versi’nya Paulus (lihat Keluaran 25-40, bandingkan dengan Ibrani 9:1-5)
Tidak sedikit Kristen yang sampai saat inipun masih melakukan hal-hal sedemikian. Apabila Kristen tidak dapat melihat ‘pameran’ pekerjaan roh langsung dari Yesus, maka Kristen akan mencarinya melalui orang-orang lain yang dianggap sebagai ‘hamba Tuhan’. Keinginan mencari dan melihat tanda-tanda seperti ini walaupun nantinya memuliakan tuhan, tapi pada dasarnya merupakan bentuk ketidak/ kurang-percayaan Kristen tersebut kepada Tuhan Yesus sendiri. Yesus dapat saja melakukan hal-hal apapun yang diminta, membungkam mulut orang-orang yang tidak percaya dan membuat mulut semua penonton menganga. Tetapi hanya tanda pertobatan, yaitu orang-orang yang memulai hubungan pribadi dengan Yesus ini saja yang akan kelihatan. Bagi orang-orang yang belum/ tidak percaya sendiri, yang mereka lihat adalah suatu tanda awal dalam kehidupan rohani seorang Kristen. Bagi orang yang telah percaya, itu justru menjadi suatu kemunduran yang menuju kepada kematian rohani. Tetapi bagi yang tidak terpaku pada tanda-tanda demikian, Kristen akan dapat melaju sampai langkah akhir yaitu kedewasaan penuh dalam Kristus sesuai dengan keinginan Bapa.
==========
sori kalo bukan dalam attachment, soalnya lupa gak di-zip dan ini kebesaran utk upload
|

9th July 2008
|
|
AP - Junior Member
|
|
Join Date: Oct 2004
Location: Indonesia
Age: 28
Posts: 23
|
|
Ton, punya bahan2 soal Kingdom gak? Atau soal Prosperity? Thanks b4... Gbu
|

10th July 2008
|
 |
The Mind Blower
|
|
Join Date: Aug 2005
Location: Slovak Republic
Age: 26
Posts: 3,460
| | |