Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | IM LIST | BOOKMARK US | HELP GUIDE | LANGUAGE:


Go Back   Forum Diskusi Kristen Internasional > AP - LOUNGE > Kotak Info > Diskusi Bisnis
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 7th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default Tanaman Wave of Love:D

Baru-baru ini saat ditinggal mami papi ke luar kota, Icha disuruh bantu rawat tanaman yang ada di rumah... buanyaakkk banget.. salah satunya yah Wave of Love ini, atau nama gaulnya "Gelombang Cinta" .

Tanaman ini, entah mengapa di Surabaya sedang lagi in. (gatau lagi kalo di luar juga). hRganya mahal banget. terakhir yang mami beli harganya Rp. 1.200.000. pliss dee... ada berapa daun gitu, lupa. Tapi tanaman ini sekarang digunakan untuk berbisnis juga sama seperti Bambu Cina, atau Jemanni. atau yang lainnya. Jadi tiba-tiba aja, lagi musim beli tanaman seperti ini, lalu dirawat sampai besar, semakin besar akan semakin mahal, semakin banyak cabang daunnya juga akan semakin mahal. Nah mereka berdua (mami papi) berencana untuk berbisnis tanaman .

Nah maksut Icha buka thread ini yaitu, barangkali ada teman2 APers yang juga menyukai tanaman, atau malah di rumahnya ada kebun bunga, kita saling cerita di sini, mulai dari cara merawat tanamannya hingga membahas tentang harga jual dan prospek nya di dunia bisnis

So, kira2 ada ga yang minat? bagi2 yah pengalamannya....

Icha dulu deh. Kalau merawat gelombang cinta ini, perlu disemprot daunnya setiap hari sebelum pk.9 pagi atau setelah matahari terbenam. Nah lalu tanahnya jangan disiram tiap hari, melainkan 3-4 hari sekali.

Bagaimana dengan teman2?
__________________
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 7th December 2007
precious one's Avatar
the wedding.....
 
Join Date: Oct 2005
Location: Indonesia
Age: 26
Posts: 2,805
precious one is a jewel in the roughprecious one is a jewel in the roughprecious one is a jewel in the rough
Default

yup..kakak2 gue + mak gue emang gila banget sama bunga,dan maren pas gue ke rumah kakak gue, doi cerita abis2an soal si gelombang cinta eneh...

mang lagi musim gelombang cinta, dimana2 temen2 gue juga minat sama idola baru bernama gelombang cinta..

klo gue, gak usah ditanya, gak ada pengalaman soal bunga yang aneh2..cukup ngurusin mawar putih favorit gue doang... itu ajah...
__________________
seberapa pantas kah kau untuk ku tunggu ?
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 7th December 2007
JoE Boengas's Avatar
Pujangga CINTA
 
Join Date: Feb 2007
Location: Mexico
Posts: 3,251
JoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to behold
Send a message via Yahoo to JoE Boengas
Default

Yup... tp gelombang cinta dibanjarmasin harganya 500 ribuan aja lho cha... dulu iya wkt awal2nya gelombang cinta nembus ampe level 25 jutaan bahkan lebih gt lho...

Kalau aku sich suka semua jenis tanaman gt lho...selain rmh kita jd asri bisa menambah nilai plus buat kocek kita gt lho...contoh, anggrek..! gampang2 susah ngerawatnya tp bila co2k dng tangan kita bisa menghasilkan jutaan rupiah msk kocek kita...
__________________
"EMAS diuji dengan api, WANITA diuji dengan emas dan LELAKI diuji dengan wanita...."
Reply With Quote
  #4 (permalink)  
Old 7th December 2007
DEJAVUMANOWAR's Avatar
Xong Xi Fat Choy
 
Join Date: Dec 2006
Posts: 3,571
DEJAVUMANOWAR is a splendid one to beholdDEJAVUMANOWAR is a splendid one to beholdDEJAVUMANOWAR is a splendid one to beholdDEJAVUMANOWAR is a splendid one to beholdDEJAVUMANOWAR is a splendid one to beholdDEJAVUMANOWAR is a splendid one to behold
Send a message via Yahoo to DEJAVUMANOWAR
Default

Yg ngimana sich? Ada gb.nya ngak cha?
Reply With Quote
  #5 (permalink)  
Old 7th December 2007
JoE Boengas's Avatar
Pujangga CINTA
 
Join Date: Feb 2007
Location: Mexico
Posts: 3,251
JoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to beholdJoE Boengas is a splendid one to behold
Send a message via Yahoo to JoE Boengas
Default

ini lho bro deja gambarnya...
***edited***
__________________
"EMAS diuji dengan api, WANITA diuji dengan emas dan LELAKI diuji dengan wanita...."

Last edited by tony : 16th December 2007 at 03:47 PM. Reason: pic jangan terlalu besar
Reply With Quote
  #6 (permalink)  
Old 7th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

memang kata papi sih yang tanaman di mana2 pasti ada musimnya. Nah sekarang lagi musim, lom tentu besok musim. Tapi mulai sekarang udah dirawat dan dipupuk, supaya saat dia tumbuh besar dan udah musim, harganya bisa mahal. Soalnya, terakhir Icha ngobrol ama Pak sopir yang nemenin kita mindahin barang ke Malang, dia bilang ada keluarga temannya dia yang hidupnya cukup kup kup.. hanya dengan menjual tanaman. JAdi meskipun nanti abis musimnya, tanaman lain naik lagi. Tapi ya itu loh, ngrawatnya ga sabaran. Lumayan sih untuk melatih keuletan

Kalo mawar putih tuh susah ga ngerawatnya?
__________________
Reply With Quote
  #7 (permalink)  
Old 7th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

wiiii... bagus bangeett?!?! punya siapa tuh? punya Joe??? itu harganya brapaan???

ohya tau jemani ga? itu juga musim loh.
__________________
Reply With Quote
  #8 (permalink)  
Old 7th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

'Ini kan fenomena pop marketing,' ujar Rhenald Kasali, PhD. Pernyataan itu meluncur dari bibir pakar pemasaran kawakan itu ketika dimintai komentar tentang fenomena bisnis anthurium terkini. Anggota famili Araceae yang sejak era 80-an dikenal di kalangan hobiis itu tiba-tiba melejit menjadi bisnis bernilai ratusan juta rupiah. Akibatnya, mulai pengojek hingga juragan perusahaan organda berlomba mendulang laba.

Anthurium menjadi ngepop, populer, gara-gara disebut-sebut mendatangkan untung. Menurut kabar, seorang juragan emas di Karangpandan, Karanganyar, mendapat laba ratusan juta rupiah dalam hitungan bulan. Itu hasil penjualan biji-biji Anthurium jenmanii dari indukan dengan tongkol siap panen. Informasi itu dengan cepat menyebar dari mulut ke mulut dan lewat media massa. Akibatnya, ribuan tanaman induk diburu dari daerah sentra di Bogor, Depok, Jakarta, dan Tangerang.

Menurut Rhenald, cerita seperti itu dengan mudah diterima masyarakat. 'Ini karena sekarang kita memasuki era yang disebut the dream society. Di era ini, masyarakat membeli sesuatu karena cerita di balik produk itu,' lanjut doktor dari University of Illinois, Urbana & Champaign, Amerika Serikat itu.

Perilaku bergerombol
Euforia bisnis anthurium pun merembet ke berbagai kota. Di Jakarta ada Janti Kusyanti dan Bambang Tjahjono; Arifin Sobirin (Riau); Joseph Tondas dan Yudi Wijanarko (Palembang); serta Gesang Singgih Priyono dan Edy Sutioso (Surabaya). Di antara mereka banyak yang berlatar belakang nonpertanian. Djudju Antony, eksportir diskus dan Anthonius bekerja di bidang hiburan (Jakarta), sementara Dr Hj Sulastri ME MKom dosen di Universitas Sriwijaya (Palembang).

Sejalan dengan lonjakan pemain, harga anthurium membubung. Pada era 90-an akhir harga induk jenmanii paling Rp1-juta. Pada 2006 harganya hingga belasan juta rupiah per tanaman induk. Setahun berselang, melonjak lagi jadi di atas Rp100-juta per induk.

Menurut catatan Hauw Lie, harga bibit 2 daun sebelum 2004 hanya Rp2.000-Rp3.000. Pada awal 2006 naik jadi Rp4.000-Rp5.000 per bibit; Maret (Rp22.500), dan Juni-Agustus 2006 (Rp70.000). Pada akhir 2006 sempat turun jadi Rp17.500-Rp18.000 per bibit, tapi Agustus 2007 naik lagi hingga Rp100.000.

Melihat pergerakan harga itu, Ir Satrio Wiseno, M Phil berujar, 'Ini sebetulnya kasus supply dan demand biasa. Ketika pasokan tetap, mendadak permintaan naik. Secara otomatis harga akan naik,' katanya. Praktisi survei pemasaran itu menduga, lonjakan itu dipicu stimuli tertentu. Dr Ir Roy Sembel, MBA, pakar keuangan dan investasi, sepakat. Doktor bidang corporate finance and econometrics dari Universitas Pittsburgh, Amerika Serikat itu menyebut fenomena itu bisa dijelaskan lewat analisis perilaku bergerombol (hording behaviour) manusia.

Ketika sekelompok orang berhasil mengingar-bingarkan komoditas tertentu, itu membuat orang lain jadi ingin tahu. Mereka pun melakukan permintaan. 'Ketika stok terbatas, maka hukum ekonomi berlaku: harga naik,' lanjut dekan Fakultas Ekonomi Universitas Multimedia Nusantara itu.

Pengajar program doktoral magister bisnis di Universitas Padjadjaran itu mencontohkan fenomena tulip bubble di Belanda sekitar 100 tahun silam. Waktu itu ada sejenis tulip sangat populer dan banyak diincar karena menurut sekelompok hobiis istimewa: punya warna lebih gelap sehingga disebut tulip hitam. Harga 1 bulb setara dengan harga sebuah rumah. Pada kasus anthurium, gara-gara disebut menguntungkan, permintaan melonjak tiba-tiba. Apalagi tanaman hias memang populer di masyarakat.

Roy mengistilahkan tren yang dipicu selera masyarakat sebagai fad behaviour. Biasanya, tren seperti itu terjadi pada barang-barang yang sifatnya tidak kasat mata, tidak bisa diraba alias intangible. Misal berkaitan dengan khasiat kesehatan, keindahan, dan hoki. Karena sifat intangible-nya itu, harga bisa dibuat membumbung. Syaratnya, barang itu mesti langka dan sulit diperbanyak. 'Misalnya barang seni seperti lukisan,' kata Satrio.

Arry Seno Handoyo, pionir di Solo, menuturkan kepada Nesia Artdiyasa, wartawan Trubus, anthurium-terutama jenmanii-mahal lantaran punya fungsi keindahan. 'Jenmanii itu punya seribu wajah, punya banyak keunikan yang akhirnya memunculkan banyak sebutan,' ujar pemilik nurseri Sabda Alam itu. Lagi pula anggota famili Araceae itu bersifat abadi, makin dewasa kian muncul keindahannya. Tom Croat, presiden International Aroids Society, menyebut jenmanii alias A. bonplandii var guayanum memang menarik. Namun, harga di Indonesia membuat mata membelalak.

Hitungan busa
'Dalam kacamata finansial ekonomi, bisnis tanaman hias terjadi karena adanya persepsi yang berkaitan dengan hobi,' kata Elvyn G Masassya, praktisi dan konsultan keuangan. Jika persepsi itu mendapat sambutan positif, maka terciptalah bola saljunya. Yang tertarik terjun ke bisnis itu mulai dari kalangan bawah hingga atas.

Ini mudah terjadi karena sifat manusia gampang diiming-imingi hitung-hitungan busa-bubbles-alias omong kosong sekalipun. 'Hanya dengan menyuruh membayangkan dengan membeli indukan Rp5-juta, nantinya jadi 20 anakan harganya masing-masing Rp5-juta berarti didapat untung sekian, mereka sudah tertarik. Padahal di dalamnya ada risiko yang tidak disebutkan,' papar Satrio.

Kenaikan permintaan dan harga pun terjadi. Kondisi seperti itu yang menurut Elvyn memberi persepsi bahwa ini investasi yang baik. 'Padahal investasinya buatan, artificial investment,' lanjut pengisi kolom investasi dan keuangan di sebuah harian itu. Arry Seno Handoyo bercerita, ia sempat menukar mobil dengan indukan jenmanii. Ketika ada orang yang berani menawar, kelahiran Solo 8 Agustus 1960 itu menaikkan harga. 'Sehingga timbul persepsi tanaman ini mahal,' tuturnya.

Fenomena itu bisa dianalogikan dengan 'goreng-menggoreng' saham di bursa efek. Ketika ada saham hendak dinaikkan harganya, pemilik atau pialang membuat permintaan tinggi. Permintaan riil tidak ada, tapi terjadi transaksi antarpialang untuk mendongkrak harga. Begitu harga tinggi, saham dilepas.

Bibit anthurium mirip saham, dibeli untuk dijual kembali supaya didapat laba tinggi. Fenomena itu dikhawatirkan membentuk pasar imajiner. Pasarnya antarpedagang. 'Dengan harga per tanaman Rp20-juta-Rp200-juta dikhawatirkan tidak ada end-user-nya,' tutur Rhenald. Didik Setiawan, pelopor anthurium di Karanganyar, mengakui mayoritas pemain anthurium adalah pedagang murni. Di mata para pakar, ini identik bisnis cacing pada awal 90-an. Disebutkan ada permintaan untuk ekspor sebagai bahan kosmetik. Setelah ditelusuri, permintaan nol.

Namun, Didik menampik dugaan 'goreng-menggoreng' itu. 'Tidak mungkin pasar dibentuk oleh sekelompok orang. Tentu sangat sulit memborong anthurium di seluruh Indonesia karena jumlahnya pasti sangat banyak dan tersebar di mana-mana,' tuturnya. Tren muncul karena mekanisme pasar. Banyak orang mengekor berbisnis anthurium lantaran melihat bukti. Siapa yang tidak tergiur pengalaman Hauw Lie membeli mobil dengan menjual 1 spadik jenmanii senilai Rp500-juta?

Investasi emosi
Itu berarti, investasi di tanaman hias (baca: anthurium) sah-sah saja. Namun, karena berkaitan dengan hobi, 'Itu adalah investasi emosi yang dipengaruhi selera pasar,' kata Roy. Supaya menjadi investasi aman, calon investor mesti tahu rambu-rambunya. Ia mesti tahu produk yang akan dihasilkan, berapa besar kebutuhan pasar, bagaimana rantai tataniaganya, di mana konsumennya, berapa harga di setiap level tataniaga, bagaimana cara mengantarkan dari titik awal produsen sampai titik akhir konsumen, hingga pemanfaatan produk di tingkat konsumen akhir.

Pertanyaan menjual pada siapa dan apakah ada permintaan berulang, repeat purchase, harus bisa dijawab. Semua rambu itu untuk menjamin keberlanjutan pasar. Pendek kata, 'Tanaman hias akan menjadi investasi menarik jika hobiisnya banyak dan permintaannya terus-menerus, sementara supply terbatas,' ujar Elvyn, mantan direktur Bank Permata yang kini menjabat corporate secretary BNI 46 itu. Namun, mengukur permintaan produk bersifat estetika sulit karena bukan kebutuhan pokok.

Belakangan, kondisi mulai bergeser. Pada Agustus 2007, harga biji gelombang cinta naik drastis dalam hitungan minggu. Menurut catatan Iwan Hendrayanta, pemain di Jakarta Barat, pada 14 Agustus 2007 harganya di Jakarta Rp2.000; 20 Agustus (Rp5.000); 31 Agustus (Rp10.000); 9 September (Rp15.000); dan 14 September (Rp17.500). Pergerakan harga membuat pasar menggeliat. Maklum berkaca pada pengalaman jenmanii, begitu menanjak, harganya ajek tinggi.

Apa lacur, memasuki September 2007 harga wave of love meluncur. Harga biji tinggal Rp3.000. Bibit dengan 2-3 daun Rp17.000-Rp20.000. Padahal pada Juli-Agustus sempat menyentuh angka Rp30.000 per bibit. 'Sekarang ini semua menahan barang. Tidak ada yang menjual dan membeli. Tujuannya untuk menahan harga,' ujar Ricky Hadimulya, pemain di Sawangan, Depok. Ratusan bibit yang diimpor dari Amerika Serikat pun masih mangkal di nurserinya.

'Umur tren barang intangible pendek,' ucap Roy. Itu tergantung pada selera masyarakat. Ketika nilai intangible-nya jatuh, yang tersisa nilai kasat mata yang tidak sebesar nilai intangible. Saat itulah bola salju bisnis mencair. Kondisi pasar kembali ke kondisi normal, harga normal. Tren tulip hitam berlangsung kira-kira 1 tahun. Berdasarkan kemiripannya, anthurium diduga bakal mengalami hal sama.

Makanya para pakar mewanti-wanti mereka yang ngotot berinvestasi di anthurium. 'Untuk investasi jangka pendek, sepanjang yang bersangkutan punya sumber informasi dari banyak orang tentang permintaan dan pasar, ia berada dalam kondisi strategis untuk bermain,' kata Roy. Untuk investasi jangka panjang, sebaiknya berpikir ulang. Mereka yang masuk belakangan tanpa perhitungan tepat jadi pihak yang paling rugi. Sementara si pencipta spekulasi sudah berpindah lagi.

Bisnis di harga wajar
Toh, buat Gunawan Wijaya, pemain tanaman hias senior di Sentul, Bogor, wajar banyak orang membenamkan investasi di tanaman hias. 'Sekarang kondisi sektor riil mati. Kalau uang disimpan di bank, berapa bunganya? Bandingkan dengan keuntungan kalau dia menginvestasikan di tanaman hias,' kata mantan pegawai bank swasta itu. Masuknya para pemodal kuat dengan latar belakang nonpertanian justru menunjukkan investasi tanaman hias adalah bisnis nyata. Hanya saja, memang perlu dilakukan analisis pendahuluan. 'Tanpa itu, bukan investasi tapi buang-buang duit,' imbuhnya.

Supaya tren langgeng, 'Sangat tergantung pada kemampuan orang-orang di dalam melakukan inovasi dengan menciptakan sifat-sifat intangible baru,' kata Roy. Ini untuk mengatasi penurunan permintaan dan harga akibat kejenuhan dengan persepsi sifat intangible awal. Pantas setahun tren anthurium berlalu, kini cerita tentang jenis-jenis hitam banyak dicari tengah digadang-gadangkan.

Pemula mesti membidik sasaran bisnis dengan tepat. Ia mesti tahu berapa harga di tingkat normal, ketersediaan stok di pasar, pasar yang akan menyerap, dan sampai kapan pasar bisa menyerap. Kasus wave of love jadi pembelajaran cara membaca pasar.Toh, para pemain yakin pasar anthurium tetap menjanjikan. Indikasinya antara lain, perluasan pasar ke luar Jawa. Mayoritas pemain yang pedagang justru 'menguntungkan'. 'Makin banyak pedagang justru makin banyak konsumen,' kata Gunawan Wijaya.

Pemilik Wijaya Orchids itu mencontohkan pengalaman adenium. Bisnis kamboja jepang kian membesar ketika pemain baru bermunculan. Musababnya, setiap pedagang pasti berupaya supaya dagangannya laku dan menarik konsumen. Namun, kehadiran pebisnis 'jahil' yang hanya mengambil keuntungan sesaat bisa menjadi batu sandungan.

Elvyn menyarankan pemain melakukan diversifikasi supaya tanaman hias jadi investasi berkelanjutan. Diversifikasi yang dimaksud, memainkan banyak jenis tanaman hias berbeda. 'Karena suatu saat tren akan hilang dan berganti dengan yang lain. Diversifikasi merupakan upaya mengurangi risiko kerugian,' kata mantan komisaris Bank Bali itu.

Yang juga harus dipahami, pasar akan stabil. Harga akan berada di bawah harga ketika tren. Itu yang kini terjadi pada adenium, lou han, dan aglaonema-sekadar mencontohkan. Pergerakan pasar aglaonema terjadi pada jenis-jenis dengan harga Rp100.000-Rp200.000-an per tanaman. Adenium bisa dibeli di pedagang keliling Rp25.000 per tanaman. Sementara margin rasional komoditas pertanian hanya 5-10%. Kini pilihan ada di tangan para calon pendulang laba.

sumber: [url=http://www.trubus-online.com/]Trubus Majalah Pertanian Indonesia - Portal Agribisnis & Pertanian Indonesia[/url]
__________________
Reply With Quote
  #9 (permalink)  
Old 7th December 2007
JED-ReVoLuTiA's Avatar
The Mind Blower
 
Join Date: Aug 2005
Location: Slovak Republic
Age: 26
Posts: 3,460
JED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud ofJED-ReVoLuTiA has much to be proud of
Send a message via MSN to JED-ReVoLuTiA Send a message via Yahoo to JED-ReVoLuTiA Send a message via Skype™ to JED-ReVoLuTiA
Default

itu image kenapa gak dikecilin dulu seh ukurannya, jadi merusak table...
__________________

http://rethink.revolutia.info
Reply With Quote
  #10 (permalink)  
Old 8th December 2007
deynes's Avatar
† p E r F e C t ²
 
Join Date: Mar 2007
Age: 19
Posts: 1,096
deynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of light
Send a message via Yahoo to deynes
Default

kalo anturium ? (bener ga tuh tulisannya ?)

di rumah gw ada 4 pot (ada yang daunnya ijo ama merah)

setiap ada orang yang nanya harganya pada ga percaya, bonyok emang hobi banget ama tanaman, bonyok bilang beli 50 ribu per pot, tapi orang2 beli harganya 5/6 kali lipat dari hari harga bonyok.

tapi bentuknya biasa aja -_-"

bingung dah gw, letak kemahalannya di mana ?

cuman daun gitu -_-"
__________________
http://www.akupercaya.com/forums/image.php?type=sigpic&userid=6377&dateline=1204809  037
Reply With Quote
  #11 (permalink)  
Old 8th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

anthurium itu bukannya nama lain dari gelombang cinta
__________________
Reply With Quote
  #12 (permalink)  
Old 8th December 2007
little angel's Avatar
Ciku... Ciku...
 
Join Date: Aug 2007
Age: 16
Posts: 980
little angel is a jewel in the roughlittle angel is a jewel in the roughlittle angel is a jewel in the roughlittle angel is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to little angel
Default

cha, kalo disini hargax 150 rb-an,.... itu yg tinggix 30 cm....
__________________
Jika aku harus hidup didunia ini, itu berarti bekerja dan menghasilkah buah,
Reply With Quote
  #13 (permalink)  
Old 8th December 2007
deynes's Avatar
† p E r F e C t ²
 
Join Date: Mar 2007
Age: 19
Posts: 1,096
deynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of lightdeynes is a glorious beacon of light
Send a message via Yahoo to deynes
Default

Quote:
Originally Posted by IchaSweetz View Post
anthurium itu bukannya nama lain dari gelombang cinta
eh ?

kalo ga salah namanya ada rium-riumnya

antara anturium ato euphorium

soalnya warnet tongkrongan gw namanya emporium

tapi bukan kaya yang di foto dejavu....

1 pot biasanya cuman 3-4 daun
__________________
http://www.akupercaya.com/forums/image.php?type=sigpic&userid=6377&dateline=1204809  037
Reply With Quote
  #14 (permalink)  
Old 9th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

berdasarkan info yang baru aja cha dapet dari mami: Anturium itu tanaman yang tidak memiliki bunga, hanya daun saja. Kalau ada bunganya itu namanya adenium.

@ Echa: masa sih? itu panjang daun atau tinggi tanah ke atas? itu daunnya ada brapa? ada tunas barunya ga?
__________________
Reply With Quote
  #15 (permalink)  
Old 15th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

tambahan info: kalau tangan kalian kotor dan atau berminyak, dan menyentuh daun gelombang cinta, daunnya bisa gosong. Karena daunnya masih muda. Jadi bisa terbakar sebagian. jadi jangan lakukan itu. Ohya, teman2 yang punya tanaman lain juga boleh kok gabungan. semua tanaman, ga khusus gelombang cinta. apalagi yang penjual tanaman. very welcome deh. ato jangan2 di AP memang ga ada yang suka tanaman selain dee ama joe?
__________________
Reply With Quote
  #16 (permalink)  
Old 18th December 2007
Levi's Avatar
AP - Community Leader
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,756
Levi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to Levi
Default

mahal banget tanaman ini
kalau mau beli bibit yg paling murah harganya berapa ya
dan bisa beli dimana?
gw takut ditipu
__________________
Saya suka memberikan GRP,namun juga mudah menjatuhkan banned untuk user pengacau....
Reply With Quote
  #17 (permalink)  
Old 18th December 2007
worshiper's Avatar
....
 
Join Date: May 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,538
worshiper is just really niceworshiper is just really niceworshiper is just really niceworshiper is just really nice
Default

temanku punya Jemani seharga 80jt
Jemani = Sing dodol kejem, sing tuku wani....
__________________
Finally i found someone...
Reply With Quote
  #18 (permalink)  
Old 18th December 2007
IchaSweetz's Avatar
*^__^*
 
Join Date: May 2007
Location: Germany
Posts: 1,710
IchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the roughIchaSweetz is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to IchaSweetz
Default

Quote:
Levi said:
mahal banget tanaman ini
kalau mau beli bibit yg paling murah harganya berapa ya
dan bisa beli dimana?
gw takut ditipu
memang mahal banget and modelnya kalo dilihat ama orang awam, kebanyakan ga minat makanya biasanya yang beli tanaman ini hanya orang2 yang memang hobi menanam atau koleksi tanaman ato bisnis tanaman. Karena perawatannya butuh keuletan. Levi di daerah mana? soalnya Icha kan mungkin aja berada di lokasi yang berbeda mahal dan murahnya tanaman dilihat dari banyak daunnya dan panjang daunnya.
__________________
Reply With Quote
  #19 (permalink)  
Old 18th December 2007
tony's Avatar
AP - Community Leader
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,919
tony will become famous soon enoughtony will become famous soon enoughtony will become famous soon enough
Default

aneh rasanya.
aku pernah ke carrefour, trus liat ada tanaman2 dijual.
beberapa yang dipajang itu kaktus beragam jenis. okelah, lucu, sedikit bahaya... yg pasti ada kesannya.
tapi aku liat ada tanaman aneh bergelombang dikumpulin jadi satu, mahal lagi. dalam pikiranku, ini yang jual aneh ya, tanaman jelek gitu kok dipajang sih? apa sih gunanya?
kalo cuma sekadar masalah harganya yang lagi meroket... bisa naik artinya bisa turun. tapi selain itu apa gunanya?
Reply With Quote
  #20 (