 |
|

23rd July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Teologi Reformed Sama Dengan Katolik?
Sebagian tulisan ini saya kutip dari sebuat diskusi Kristen internasional. Setelah membaca tulisan ini saya menyadari kesamaan ajaran reformed atau calvinisme dengan ajaran katolik, khusus tentang keselaman. Saya kurang sreg dengan bahasa yang agak kasar. Tetapi saya setuju isinya yang serius. Silahkan disimak sendiri:
Ajaran justification by faith aliran Reformed Injili dewasa ini sama dengan ajaran Katolik=pembenaran bukan lagi ‘to declare righteous’ tetapi ‘to make righteous.’ Juga sama dengan ajaran arminian. Keselamatan dalam reformed injili sama dengan ajaran katolik dan arminian. Dokumen yang dijunjung aliran Reformed adalah Westminster Confession of faith mengajarkan 3 syarat keselamatan: 1) truly believe; 2) love God in sincerety; dan 3) endeavor to walk in all good conscience. Padahal bible hanya mensyaratkan percaya (Eps 2:8). TRULY, SINCERETY, ENDEAVOR adalah konsep2 yang ditambahkan pada syarat tunggal dalam bible=percaya (Yh 1:12; 3:16; Kis 16:31)
Westminster menambahkan syarat2 keselamatan sbb: “Although hypocrites, and other unregenerate men, may vainly deceive themselves with false hopes and carnal presumptions: of being in the favor of God and estate of salvation; which hope of theirs shall perish: yet such as truly believe in the Lord Jesus, AND love him in sincerity, endeavoring to walk in all good conscience before him, may in this life be certainly assured that they are in a state of grace, and may rejoice in the hope of the glory of God: which hope shall never make them ashamed.” ([url]www.reformed.org/documents/westminster_conf_of_[/url] faith.html.)
Hakim manapula yg memutuskan dengan membedakan FEELING misterius subyektif: believe dan truly believe? Keselamatan dipredikasi atas loving God in sincerety ini tambahin perbuatan terhadap injil Kristus. Jelas2 ini injil lain yang terkutuk. Siapa pula yang menuntut keselamatan oleh endeavor to walk in all good conscience? Dokumen sesat ini patut dibuang ke tong sampah. Karena ikuti dokumen ini Sproul tidak ikut firman dan disesatkan plus menyesatkan.
R.C. Sproul dengan tegas mengajarkan perbuatan sebagai bagian dari justification, “In the Reformed view works are a necessary fruit of justification.” (Faith Alone [Grand Rapids: Baker Books, 1995], 156). Kami dari Karimastik Injili jadi bertanya2: berapa kilogram buah yg dimaksud? Entah yg dimaksud aliran deformed ini buah apel atau buah mangga? Apakah satu ton baru cukup atau sekilo? Satu ons barangkali? Bagi orang2 reformed yg diracunin dokumen semacam Westminster ini firman Allah dlm Yoh 3:16 dan Kis 16:31 tidak cukup—not sufficient, too easy, easy believism. Harus ditambahin perbuatan. Itu juga yg dilakukan para arminian.
Karena ikuti Westminster ini pula maka Charles Hodge, teolog calvinis secara absolut mengajarkan keselamatan oleh pengudusan: “Neither the members of the church nor the elect can be saved unless they persevere in holiness. And they cannot persevere in holiness without continual watchfulness and effort. (A Commentary on 1 & 2 Corinthians [Edinburgh: Banner of Truth Trust, 1974], 181). Sebagian karismatik setuju sekali dengan Hodge. Tetapi karismatik injili tidak setuju. Karismatik injili tidak melihat bahwa Alkitab mengajarkan keselamatan oleh:
1. persevereance in holiness
2. continual watchfulness
3. effort
Alkitab tidak mengajarkan keselamatan oleh perseverance in holiness. Adalah menyesatkan dan menipu bahkan menyangkali firman Allah jikalau orang diberikan Injil keselamatan dengan syarat: kamu akan diselamatkan dengan syarat kamu ““Neither the members of the church nor the elect can be saved unless they persevere in holiness.”
Sama halnya juga dengan pastor John Piper, mengajarkan keselamatan final dengan cara hold fast to Christ—memegang erat2 Kristus, “Election is unconditional, but glorification is not. There are many warnings in Scripture that those who do not hold fast to Christ can be lost in the end.” (John Piper and Bethlehem Baptist Church , TULIP: What We Believe About the Five Points of Calvinism [Minneapolis: Desiring God Ministries, 1997], 23).
Berapa erat pegangannya? Cukup dipegang atau diremas sekuat tenanga? Keselamatan ada pada obyek yang dipegang atau tenaga pegangan? Ini jelas2 keselamatan oleh perbuatan.
Arthur W. Pink dengan absolut mengajarkan kesesatan bahwa: Something more than believing in Christ is necessary to ensure the soul’s reaching heaven. (Ian Murray, The Life of A.W. Pink [Edinburgh: The Banner of Truth Trust, 1995], 248-49). Pink: “…all faith does not save; yea, all faith in Christ does not save. Multitudes are deceived upon this vital matter. Thousands of those who sincerely believe that they have received Christ as their personal Savior and are resting on His finished work, are building upon a foundation of sand.” (Studies on Saving Faith, [url=http://www.reformed.org/books/pink]The Sovereignty of God[/url]).
Kalau ini bukan ajaran katolik, apa lagi ini? Jelas2 ini sama dengan ajaran arminian.
Keselamatan sebagai proses adalah ajaran katolik (dan reformed), juga arminian. Karl Keating, sarjana katolik menulis: “[Christ] did his part, and now we have to cooperate by doing ours.” (Catholicism and Fundamentalism [San Francisco: Ignatius Press, 1988], 166).
Konsili Trente mengajarkan ajaran sama dengan ajaran reformed: “If anyone says that the sinner is justified by faith alone, meaning that nothing else is required to cooperate, in order to obtain the grace of justification…let him be anathema. . . . If anyone says that the sacraments of the New Law [canons and decrees of the church] are not necessary for salvation but…without them…men obtain from God through faith alone the grace of justification…let him be anathema. (The Council of Trent , Session 6, Canon 9).
Singkat kata ajaran reformed sama persis dengan ajaran katolik tentang kepastian keselamatan—tanpa perbuatan baik (fruits) tidak bisa masuk surga: “To gain the happiness of heaven we must know, love, and serve God in this world.” (“Catholic Beliefs,” 1990-2001, catholic.org/clife/prayers/beliefs.shtml).
|

24th July 2008
|
 |
AP - Fallen Angel
|
|
Join Date: Aug 2007
Location: Ireland
Posts: 2,399
|
|
YA IYALAH,
REFORMED juga asalnya dari KATHOLIK kaleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee.....................
dua-duanya asalnya juga dari YESUS KRISTUS kaleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee.....................
__________________
-------------------------------------------------------------------------
 mau jadi malaikat tapi banyak dosa
 enakan jadi setan 
-------------------------------------------------------------------------
|

24th July 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
ga juga.
bisa kasih link lengkap biar bisa dibaca versi seutuhnya?
yang jelas, calvinisme jelas jelas ga setuju sama arminian (keselamatan diperoleh dari iman plus perbuatan). Pelajari dulu konsep TULIP nya Calvinisme, terutama "I" (irresistible grace). 
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Reformed calvinisme sama dengan Katolik?
Quote:
Originally Posted by JC4Life
ga juga.
bisa kasih link lengkap biar bisa dibaca versi seutuhnya?
yang jelas, calvinisme jelas jelas ga setuju sama arminian (keselamatan diperoleh dari iman plus perbuatan). Pelajari dulu konsep TULIP nya Calvinisme, terutama "I" (irresistible grace). 
|
LINK URLnya hilang--tetapi tulisan itu lengkap. Tetapi sumber2 yang dipakainya dari a) Westminster confession; b) tulisan John Piper; c) tulisan Pink; dan d) katolik Trent diberikan referensinya.
Coba anda tulis sedikit tentang irresistible grace. Apa anda maksud manusia tidak punya free will? Dan tidak punya free will jadinya tidak bisa percaya? Atau yang anda maksud orang berdosa harus lahir baru lalu diberi iman baru kemudian bisa percaya? Bagaimana dengan pernyataan Alkitab bahwa orang2 dari dulu BISA DAN SUDAH MENOLAK ROH KUDUS dalam Kisah Rasul 7:51? John Calvin sendiri dalam tafsirannya akan ayat itu setuju bahwa orang bisa dan sudah menolak Roh Kudus.
Sedangkan Calvin sendiri TIDAK mengajar TULIP. Apa anda tau bahwa itu diajarkan oleh Beza, anak mantunya Beza. Selain itu TULIP TIDAK diajarkan Alkitab meski diajarkan sebagian orang? Daripada mengarahkan orang ke TULIP lebih bermanfaat mendasarkan iman pada ajaran dari teks firman Allah.
|

24th July 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
Please give us the original link, dong, agus gunawan.
Ngomongin Calvin, ga bisa lepas dari TULIP. TULIP memang bukan ditulis Calvin, tetapi dilahirkan awal tahun 1600-an di Dordrecht oleh para pengikut Calvin sebagai respon (argumentasi) ketidaksetujuan terhadap para Remonstrants (kaum Arminian).
Quote:
|
Coba anda tulis sedikit tentang irresistible grace. Apa anda maksud manusia tidak punya free will? Dan tidak punya free will jadinya tidak bisa percaya? Atau yang anda maksud orang berdosa harus lahir baru lalu diberi iman baru kemudian bisa percaya?
|
Irresistible grace, atau lengkapnya irresistible (sufficient) grace, maknanya secara sederhana ialah panggilan pribadi ALLAH (untuk keselamatan) adalah sempurna dan memadai bagi jiwa yang terpanggil, tanpa perlu "partisipasi" si pribadi untuk ini itu, walaupun ybs seperti semua manusia ada free will. Mirip dengan sola gratia nya Luther. Yang Anda maksud atau tekankan soal free will dan/atau ketidakpercayaan, maksudnya lebih tepatnya soal penolakan (untuk ajakan/tawaran keselamatan), lebih tepatnya adalah dalam urusan menolak perintah ALLAH, bukan penolakan terhadap ajakan keselamatan. ALLAH berdaulat penuh untuk menyelamatkan sang pribadi (dan semua manusia) tanpa perlu campurtangan/"partisipasi" manusia.
|

24th July 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 7,759
|
|
Akhirnya ada yang ngebuka topik ini juga. Panggilan buat dabukke dan Sola_Scriptura, kalian punya musuh bersama nih. For now, I'm betting on agus-gunawan.
|

24th July 2008
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 382
|
|
Bung Agus Gunawan,
Coba baca The Institute of Christian Religion karya John Calvin itu pada Buku Ketiga, terutama Bab 15.
|

24th July 2008
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Feb 2008
Location: Indonesia
Posts: 889
|
|
gk mulai dari nyari beda aj ?
Quote:
Originally Posted by PlainBread
Akhirnya ada yang ngebuka topik ini juga. Panggilan buat dabukke dan Sola_Scriptura, kalian punya musuh bersama nih. For now, I'm betting on agus-gunawan.
|
OOT dikit :
Ada gk ya topik yg ngumpulin semua expert2 di AP ?
dabukke, Sola_Scriptura2007, Aldie, klavierlenk, n masi banyak yg laennya.. bakal seru tuh.. haha
Anyway, gw kira klo nyari persamaan dimulai dari nyari bedanya dlu de, kalo gk ad beda ya berarti sama....
so, ada bedanya gk ?
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Nats Irresistible Grace Yang Mana saja?
Quote:
Originally Posted by JC4Life
Please give us the original link, dong, agus gunawan.
Ngomongin Calvin, ga bisa lepas dari TULIP. TULIP memang bukan ditulis Calvin, tetapi dilahirkan awal tahun 1600-an di Dordrecht oleh para pengikut Calvin sebagai respon (argumentasi) ketidaksetujuan terhadap para Remonstrants (kaum Arminian).
Irresistible grace, atau lengkapnya irresistible (sufficient) grace, maknanya secara sederhana ialah panggilan pribadi ALLAH (untuk keselamatan) adalah sempurna dan memadai bagi jiwa yang terpanggil, tanpa perlu "partisipasi" si pribadi untuk ini itu, walaupun ybs seperti semua manusia ada free will. Mirip dengan sola gratia nya Luther. Yang Anda maksud atau tekankan soal free will dan/atau ketidakpercayaan, maksudnya lebih tepatnya soal penolakan (untuk ajakan/tawaran keselamatan), lebih tepatnya adalah dalam urusan menolak perintah ALLAH, bukan penolakan terhadap ajakan keselamatan. ALLAH berdaulat penuh untuk menyelamatkan sang pribadi (dan semua manusia) tanpa perlu campurtangan/"partisipasi" manusia.
|
Dari ayat2 mana saja diangkat ajaran irresistible grace tersebut? Logika saya juga pernah pelajari: deductive logic. Jelas tanpa alkitab juga orang bisa mengambil kesimpulan tersebut dari kedaulatan Allah; kedosaan manusia dst. Tetapi dari mana itu diajarkan Tuhan Yesus, Rasul Paulus, rasul Yohanes dll. Lebih baik iman didasarkan Alkitab dulu. Cobalah diuraikan dari teks alkitab kalau memang ada di sana. Saya cari2 dari Kejadian sampai Wahyu belum ketemu ketemu juga.
Pasti banyak orang yang 'terpaksa' atau 'dipaksa' masuk surga kalau tidak punya pilihan apapun. Wah teologi robot nih. Determinisme fatalistik jangan2. Apa ini ajaran kedaulatan Allah yang mirip dalam Islam yach? Nga punya pilihan apapun karena semua telah dipredestinasi? Seperti kata Arthur Pink yach? Bahkah gereka 1 jari 1 mm sudah ditentukan. Definisi predestinasinya dari mana itu? Coba anda nalar dari Bible dulu kalo bisa. Jangan cepat2 ke Calvin dan logika melulu. Logika yang dipagari firman dong
|

24th July 2008
|
 |
movie lover
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 3,450
|
|
Quote:
Originally Posted by PlainBread
Akhirnya ada yang ngebuka topik ini juga. Panggilan buat dabukke dan Sola_Scriptura, kalian punya musuh bersama nih. For now, I'm betting on agus-gunawan.
|
He he he, iya betul, ada kubu baru, yang bersangkutan ngaku dari "denom" KARISMATIK INJIL (KAJILI)
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
-cut-
Kami dari Karimastik Injili jadi bertanya2: -cut-
|

__________________
I put no stock in religion. By the word "religion" I've seen the lunacy of fanatics of every denomination be called 'the will of God'.
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Bukan Soal Calvin tetapi Ajaran Reformed
Quote:
Originally Posted by Kelana
Bung Agus Gunawan,
Coba baca The Institute of Christian Religion karya John Calvin itu pada Buku Ketiga, terutama Bab 15.
|
Saya bukan menganalisa Calvin dan teologi Calvin per se; tetapi ajaran reformed calvinis yang sekarang populer oleh penulis2 seperti R.C.Sproul dll. Karena banyak buku2 mereka diterjemahkan di cetak dan populer.
|

24th July 2008
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 382
|
|
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
Saya bukan menganalisa Calvin dan teologi Calvin per se; tetapi ajaran reformed calvinis yang sekarang populer oleh penulis2 seperti R.C.Sproul dll. Karena banyak buku2 mereka diterjemahkan di cetak dan populer.
|
Kalau ajaran-ajaran dari kaum yang Anda sebut "reformed calvinis" ternyata tidak sejalan dengan ajaran Calvin, lantas mengapa mereka tetap Anda sebut calvinis? Apa tidak lebih tepat disebut anti-calvinis?
Saya tidak tahu soal R.C. Sproul dll seperti yang Anda sebutkan itu. Saya pernah melihat buku-buku mereka di toko buku di sekitar sini. Tapi saya belum pernah membelinya. Saya lebih suka primary sources (baca: mau tahu ajaran si A, ya baca karya si A. Bukan uasan si B, C, D, dll ttg si A)
PS: jawaban saya di atas akan saya paste di thread Anda yang satu lagi yang serupa dengan yang ini.
|

24th July 2008
|
|
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2006
Posts: 489
|
|
Salam kenal agus
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
Saya bukan menganalisa Calvin dan teologi Calvin per se; tetapi ajaran reformed calvinis yang sekarang populer oleh penulis2 seperti R.C.Sproul dll. Karena banyak buku2 mereka diterjemahkan di cetak dan populer.
|
Are your serious ?
Karena ajaran pembenaran Katolik yang berasal dari satu titik pertobatan (menerima Jesus sebagai juruselamat) terus berjalan sampai akhir hidupnya penuh jatuh bangun.
Sangat bertolak belakang dengan justifikasi Calvin yang mengandaikan pembenaran itu telah selesai ketika seseorang bertobat (menerima Jesus sebagai juruselamat).
Kalau bisa ada link2 yang menyatakan itu tolong diberi tahu
salam damai 
|

24th July 2008
|
|
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2006
Posts: 489
|
|
Quote:
Originally Posted by Kelana
Kalau ajaran-ajaran dari kaum yang Anda sebut "reformed calvinis" ternyata tidak sejalan dengan ajaran Calvin, lantas mengapa mereka tetap Anda sebut calvinis? Apa tidak lebih tepat disebut anti-calvinis?
Saya tidak tahu soal R.C. Sproul dll seperti yang Anda sebutkan itu. Saya pernah melihat buku-buku mereka di toko buku di sekitar sini. Tapi saya belum pernah membelinya. Saya lebih suka primary sources (baca: mau tahu ajaran si A, ya baca karya si A. Bukan uasan si B, C, D, dll ttg si A)
PS: jawaban saya di atas akan saya paste di thread Anda yang satu lagi yang serupa dengan yang ini.
|
Intinya memang demikan apakah ajaran itu diterima sebagian besar para reformed atau hanya buah pikiran dari beberapa orang saja.
Katakanlah dia memang dulunya reformed tapi karena sesuatu hal merubah haluan berpikirnya.
salam damai 
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Quote:
Originally Posted by Kelana
Kalau ajaran-ajaran dari kaum yang Anda sebut "reformed calvinis" ternyata tidak sejalan dengan ajaran Calvin, lantas mengapa mereka tetap Anda sebut calvinis? Apa tidak lebih tepat disebut anti-calvinis?
Saya tidak tahu soal R.C. Sproul dll seperti yang Anda sebutkan itu. Saya pernah melihat buku-buku mereka di toko buku di sekitar sini. Tapi saya belum pernah membelinya. Saya lebih suka primary sources (baca: mau tahu ajaran si A, ya baca karya si A. Bukan uasan si B, C, D, dll ttg si A)
PS: jawaban saya di atas akan saya paste di thread Anda yang satu lagi yang serupa dengan yang ini.
|
Orang2 reformed yang ngaku semua ajaran mereka dari Calvin. Dan mereka anggap sakral kalau ngutip Calvin. Merekalah yang ngaku calvinis padahal itulah mereka2 justru anti calvinis. Yang mereka para reformed injili ngaku sebagai ajaran Calvin misalnya TULUP atau TULIP itu justru BUKAN ajaran Calvin. Jadi mungkin saja Stephen Tong tu anti calvinis
|

24th July 2008
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 382
|
|
Quote:
Originally Posted by PlainBread
Akhirnya ada yang ngebuka topik ini juga. Panggilan buat dabukke dan Sola_Scriptura, kalian punya musuh bersama nih. For now, I'm betting on agus-gunawan.
|
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
Orang2 reformed yang ngaku semua ajaran mereka dari Calvin. Dan mereka anggap sakral kalau ngutip Calvin. Merekalah yang ngaku calvinis padahal itulah mereka2 justru anti calvinis. Yang mereka para reformed injili ngaku sebagai ajaran Calvin misalnya TULUP atau TULIP itu justru BUKAN ajaran Calvin. Jadi mungkin saja Stephen Tong tu anti calvinis
|
Ooo.....
.....
Plainbread, I'm out!
|

24th July 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 7,759
|
|
Quote:
Originally Posted by bertzzie
OOT dikit :
Ada gk ya topik yg ngumpulin semua expert2 di AP ?
dabukke, Sola_Scriptura2007, Aldie, klavierlenk, n masi banyak yg laennya.. bakal seru tuh.. haha
|
Ohh ada banyak. Tapi gue belum jadi APer when that happened. Terkadang masih suka baca2 tulisan2 mereka di thread yang seru2, Apers dulu banyak yang knowledgenya bagus2. Sekarang most of them udah gak aktif lagi. Too bad.
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
Orang2 reformed yang ngaku semua ajaran mereka dari Calvin. Dan mereka anggap sakral kalau ngutip Calvin. Merekalah yang ngaku calvinis padahal itulah mereka2 justru anti calvinis. Yang mereka para reformed injili ngaku sebagai ajaran Calvin misalnya TULUP atau TULIP itu justru BUKAN ajaran Calvin. Jadi mungkin saja Stephen Tong tu anti calvinis
|
Hehehe. Mau terus pantang mundur agus-gunawan. Kalo perlu coba kamu pm yang nicknya dabukke atau Sola_Scriptura di forum ini supaya mereka bisa menanggapi topik kamu di sini.
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Di mana Alkitab mengajarkan hal2 yg anda sebutkan itu?
Quote:
Originally Posted by JC4Life
Please give us the original link, dong, agus gunawan.
Ngomongin Calvin, ga bisa lepas dari TULIP. TULIP memang bukan ditulis Calvin, tetapi dilahirkan awal tahun 1600-an di Dordrecht oleh para pengikut Calvin sebagai respon (argumentasi) ketidaksetujuan terhadap para Remonstrants (kaum Arminian).
Irresistible grace, atau lengkapnya irresistible (sufficient) grace, maknanya secara sederhana ialah panggilan pribadi ALLAH (untuk keselamatan) adalah sempurna dan memadai bagi jiwa yang terpanggil, tanpa perlu "partisipasi" si pribadi untuk ini itu, walaupun ybs seperti semua manusia ada free will. Mirip dengan sola gratia nya Luther. Yang Anda maksud atau tekankan soal free will dan/atau ketidakpercayaan, maksudnya lebih tepatnya soal penolakan (untuk ajakan/tawaran keselamatan), lebih tepatnya adalah dalam urusan menolak perintah ALLAH, bukan penolakan terhadap ajakan keselamatan. ALLAH berdaulat penuh untuk menyelamatkan sang pribadi (dan semua manusia) tanpa perlu campurtangan/"partisipasi" manusia.
|
Di manakah dalam Alkitab teks2 firman yang mengajarkan dengan jelas hal2 yg anda imani tersebut? Jangan2 anda mengimana apa yg dikatakan orang2 tertentu (mis. Stephen Tong dll) tetapi bukan ajaran eksplisit teks Alkitab. Sejuta kata2 orang akan gugur kalau tidak diajarkan dengan jelas oleh firman. Sebelum anda BUKTIKAN SECARA SAH DARI TEKS FIRMAN maka apapun yang anda imani adalah hal subyektif semata2--khusus tentang irresistible grace. TIDAK ADA NATS ALKITAB MENGAJARKAN HAL ITU. Anda mengimani iman anda sendiri atau imani ajaran orang tetapi BUKAN AJARAN FIRMAN ALLAH
|

24th July 2008
|
|
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 89
|
|
Link di tulisan pertama
Quote:
Originally Posted by Leonardo76
Salam kenal agus
Are your serious ?
Karena ajaran pembenaran Katolik yang berasal dari satu titik pertobatan (menerima Jesus sebagai juruselamat) terus berjalan sampai akhir hidupnya penuh jatuh bangun.
Sangat bertolak belakang dengan justifikasi Calvin yang mengandaikan pembenaran itu telah selesai ketika seseorang bertobat (menerima Jesus sebagai juruselamat).
Kalau bisa ada link2 yang menyatakan itu tolong diberi tahu
salam damai 
|
Leonardo,
Observasi anda benar: Calvin mengajarkan kepastian keselamatan (justification dll) sebagai satu TITIK terjadi saat percaya dan sah sampai mati. ITULAH YG DISANGKALI orang2 REFORMED dan Calvinis dewasa ini misalnya R.C. Sproul, John Piper, Arthur Pink, seminari STTRII, seminari SAAT dll: yang ngaku Calvinis tetapi mirip Katolik tsb. mengajarkan keselamatan akhir untuk masuk surga sebagai SATU GARIS pengudusan. Jadi persis sama dengan ajaran Katolik. Coba anda baca lagi tulisan pertama dengan referensi2nya. Saya akan kirim kemudian.
Ajaran kepastian keselamatan dalam reformed injili BUKAN calvinis dalam arti sebenarnya tetapi justru SAMA dengan ajaran Katolik dan arminian.
Arminianisme mengajar bahwa kalau tidak kudus sampai mati maka diakhirnya keselamatan DICABUT SAAT MATI.
Reformed Injili mengajar pada intinya sama: KALAU TIDAK KUDUS SAMPAI MATI BERARTI TIDAK SELAMAT DARI AWAL.
Katolik Trente dengan jelas mengajarkan keselamatan sebagian karya Allah sebagian karya manusia.
BAHASA YG DIPAKAI REFORMED INJILI, ARMINIAN DAN KATOLIK MEMANG BEDA PENJELASAN TETAPI INTI ESENSI FINALNYA SAMA SAJA: KUDUS SAMPAI MATI BARU SELAMAT.
Itulah inti tulisan orang Reformed injili dewasa ini: SUDAH KEMBALI KE ROMA. Coba baca tulisan awal.
|

25th July 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
Quote:
Originally Posted by agus-gunawan
Orang2 reformed yang ngaku semua ajaran mereka dari Calvin. Dan mereka anggap sakral kalau ngutip Calvin. Merekalah yang ngaku calvinis padahal itulah mereka2 justru anti calvinis. Yang mereka para reformed injili ngaku sebagai ajaran Calvin misalnya TULUP atau TULIP itu justru BUKAN ajaran Calvin. Jadi mungkin saja Stephen Tong tu anti calvinis
|
ladies and gentlemen, another Sth. (Stephen Tong hater).... ga papa juga sih, hak lu. 
|
|