 |
|

9th April 2006
|
 |
peZIaRah ImAn
|
|
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
|
|
Neuro-Linguistik Program (NLP)
Hai All,
Program ini sudah lama saya ketahui baik dari buku-buku Pengembangan diri maupun dari seminar-seminar motivasional dan baru-baru ini kawan kita di APers juga memberikan informasi mengenai progarm ini kepda saya.
NLP merupakan metode yang mempelajari bagaimana orang berkomunikasi dengan diri sendiri dan orang lain. Atau, bisa dikatakan, NLP adalah ilmu pengetahuan tentang bagaimana mengelola otak untuk menghasilkan apa yang kita maksud. "Sekaligus mentransfer maksud kita ke orang lain".
Penerapan NLP tidak mudah. Soal kata-kata, misalnya. "Kadang-kadang, kata yang digunakan untuk menggambarkan sesuatu ternyata tidak mengena sehingga persepsi pendengar jadi berbeda,"
Ada tiga unsur dasar NLP. Yakni sistem kepercayaan (belief System), syntax mental (bagaimana cara mengorganisasi pikiran), dan fisiologi. "Artinya, pikiran dan gerak tubuh sepenuhnya berhubungan.
sebenarnya banyak situs yang memberikan informasi mengenai NLP seperti :
[url]http://www.nlpinfo.com/[/url]
Namun melalui thread ini saya ingin menanyakan:
1. Bagaimana pandangan APers mengenai program NLP ini?? Bagi yang pernah mengikutinya, apakah melibatkan hal-hal yang bersifat magis?Kata teman saya dalam suatu pertemuan NLP ada seorang siswa yang bisa berjalan diatas api.. (seperti aksi debus saja)
2.Apakah NLP inisejalan dengan prinsip-prinsip Kristiani?Jika bertentangan alasannya apa?
|

11th April 2006
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
NLP ini ngga diterima loh oleh prinsip2 ilmiah jadi jangan dianggap sesuatu yang ilmiah  jadi NLP ini bukanlah kategori "science" atau "technology" ataupun anything remotely close to that!
[url]http://en.wikipedia.org/wiki/Neuro-linguistic_programming[/url]
anyway jalan diatas api atau jalan diatas arang yang membara ?
kalau jalan diatas arang, ngga sulit sih secara ilmiah.
Arang itu konduktor panas yang jelek, lebih jelek daripada udara. Jadi kalau orang berjalan diatas arang secara cepat, yah bisa dengan aman lewat soalnya waktu kontaknya ngga lama.
Kalo mau sok magis coba minta diBBQ sekalian 
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

11th April 2006
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
|
Originally Posted by tnt-here
Namun melalui thread ini saya ingin menanyakan:
1. Bagaimana pandangan APers mengenai program NLP ini?? Bagi yang pernah mengikutinya, apakah melibatkan hal-hal yang bersifat magis?Kata teman saya dalam suatu pertemuan NLP ada seorang siswa yang bisa berjalan diatas api.. (seperti aksi debus saja)
2.Apakah NLP inisejalan dengan prinsip-prinsip Kristiani?Jika bertentangan alasannya apa?
|
Dengan segala pro kontra ttg NLP, menurut gue NLP tetap menarik untuk dipelajari, at least untuk diketahui basicnya. Melibatkan magis ? Ketika sesuatu bikin orang terperangah tapi gak ngerti penjelasannya, kata yg paling gampang jadi jawaban adalah 'magis'.
Sejalan dengan prinsip kristiani ? Bisa gak bisa iya. Mau ngebahas ntar2 aja dulu, liat seberapa jauh this thread going.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

12th April 2006
|
 |
Freedom Of The Seas
|
|
Join Date: Jan 2006
Age: 25
Posts: 2,077
|
|
Quote:
|
Originally Posted by tnt-here
NLP merupakan metode yang mempelajari bagaimana orang berkomunikasi dengan diri sendiri dan orang lain. Atau, bisa dikatakan, NLP adalah ilmu pengetahuan tentang bagaimana mengelola otak untuk menghasilkan apa yang kita maksud. "Sekaligus mentransfer maksud kita ke orang lain".
|
oooo...ilmu komunikasi gituh? bukannya bagus, kan kita diajar bagaimana caranya mengungkapkan isi pikiran... soalnya, apa yang mo kita sampein itu bukan tergantung dari isinya, tapi dari CARA menyampaikan isi itu ke orang lain... kadang2 kan orang salah tanggep krn kita ga bagus dalam berkomunikasi...
mungkin tujuannya bagus.. yang gw ga ngerti, sistem kepercayaan apa nih yang dipake? kalo soal cara mengorganisasi pikiran dan fisiologi mang salah ya? ga tau juga sih, ga pernah ikut2an program beginian... 
__________________
Some people complains because God puts thorns on roses...
while
Some people praise Him because He puts roses among thorns...
|

13th April 2006
|
 |
I'm BacK!!
|
|
Join Date: Jul 2004
Location: United States
Age: 25
Posts: 3,152
|
|
Quote:
|
Originally Posted by tnt
Namun melalui thread ini saya ingin menanyakan:
1. Bagaimana pandangan APers mengenai program NLP ini?? Bagi yang pernah mengikutinya, apakah melibatkan hal-hal yang bersifat magis?Kata teman saya dalam suatu pertemuan NLP ada seorang siswa yang bisa berjalan diatas api.. (seperti aksi debus saja)
2.Apakah NLP inisejalan dengan prinsip-prinsip Kristiani?Jika bertentangan alasannya apa?
|
Dande udah tau dikit sich.. Dande lebih tau scr praktek daripada secara theorynya..
1. NLP.. --> ini sih lebih tepatnya communication skill.. Disini kita bisa belajar menghadapi orang dengan berbagai karakter yang berbeda. dari NLP ini bisa lahir Hipnotism dan Therapy.. STOPPP!! (jangan men-judge hipnotism dulu  )..
MAGIS??? NO WAY!! Ga ada unsur magis sama skali di NLP ini, ga perlu puasa, semedi, taro bunga, jampe jampe.. no way!! hahahahaa..
[URL="http://elaine.blogsome.com/2006/04/09/anything-is-possible/"] LIHAT CONTOH DISINI !![/URL]
Klo di atas api!! ini membuktikan bahwa Mind Power bener2 pengaruh sama kehidupan kita! Slain itu, jalan diatas api yang dimaksud adalah bukan sembarang arang yang di taruh disana. tapi ada trick2nya.. u know, klo api akan mati tanpa oksigen right? jadi.. ketika kita injek arang pake kaki, ya otomatis api mati. tapi arang yg di sediain sama pembawa acara juga bukan arang biasa.. Toh, klo kamu berjalan di atas seng yang dipanaskan.. yah tetep gosong kali yaa.. hueheuheue!
2. NLP sejalan dengan prinsip kristen? well, banyak orang anggap, krn NLP mengandalkan kekuatan diri sendiri dan pikiran, alias "body and soul are one" itu emang ada yg menjadikan NLPers lupa akan Tuhan.. Itu aja sih. Jadi NLPers itu mungkin bisa menjadi sombong, krn dia sudah merasa bisa menjalani hidup sukses dalam berhubungan dengan orang2.. tanpa perlu adanya bantuan Tuhan lagi 
Tapi.. NLP jangan di tentang!! Kenapa kita nggak coba untuk memakai NLP itu dalam konteks kekristenan.. spt : pelayanan pada gepeng.. (cara kita bicara dll), pokoke banyak banget kegunaannya.. cara motivasi kita kalo kita jadi konselor di gereja..
dengan NLP , kita juga bisa membantu menyelesaikan masalah orang lain, tanpa kita harus mencampurinya.. heheh bingung kan?? yupp.. thats NLP! terlalu seru untuk di dalami. Biasanya sih, NLPers mempunyai tujuan2 masing2 pada awalnya :
apakah untuk sales/marketing? konselor? therapyst? motivator? Hipnotist? NLP buanyak banget kok kegunaannya, ga nyesel deh klo belajar itu huehuehue..
KESAN dande pake NLP ini walopun dikit dan baru tau luarnya aja.. bener2 berpengaruh dalam kehidupan kita.. esp.dalam relationship with everybody 
__________________
Kamu diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tidak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tak masuk akal.
TUHAN menguji imanmu dari masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmu melalui orang lain.
Last edited by - DanDeLioN - : 13th April 2006 at 08:08 PM.
|

26th August 2006
|
 |
peZIaRah ImAn
|
|
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
|
|
Quote:
NLP, TAHAYUL DAN RITUAL AGAMA
Oleh: Waidi
Kenapa sebagian kaum terpelajar, pejabat, dan sebagian kalangan orang Indonesia masih percaya pada tahayul seperti memelihara keris, azimat dan sejenisnya? Dan sebagian lagi ada yang percaya pada paranormal? Demikian seorang pembaca bertanya atas tulisan-tulisan saya tentang motivasi dan NLP (neuro linguistic programming).
Agak sulit saya menjawabnya, mengingat referensi saya tentang ilmu mistis itu masih sangat terbatas. Saya akan mencoba menjawab dengan perspektif ilmu NLP, yakni bagaimana NLP dapat menjelaskan fenomena tahayul.
Ilmu NLP secara sederhana adalah ilmu tentang rekayasa pola-pola pikir. Dari pola pikir (berupa keyakinan tertentu, pendapat dan persepsi) yang keliru menjadi benar, dari pola pikir (persepsi) gagal menjadi sukses, dari kondisi pikiran pesimis menjadi optimis. Bisa juga disebut seni rekayasa kondisi pikiran.
Di dalam pikiran kita terdapat banyak sekali pola-pola atau keyakinan-keyakinan tertentu baik negatif maupun positif. Contohnya, keyakinan tertentu tentang sukses: ¡§bahwa sukses itu harus kerja keras¡¨, ¡§sukses itu hanya dengan tawakal¡¨, dan ada yang memiliki keyakinan ¡§sukses itu bisa melalui azimat (keris, dan sebangsanya). Namun untuk keris di kalangan tertentu, tidak sebagai azimat, tetapi sebgai koleksi hobi saja.
Semua keyakinan yang bersemayam di dalam alam pikir manusia tidaklah permanen. Artinya bisa berubah-ubah bila pemicunya tepat. Keyakinan yang paling dalam sekalipun, seperti agama dan ideologi, bisa berubah asal pemicunya tepat. Artinya, pikiran itu bersifat lentur, fleksibel, namun kadang dapat mengeras (yakin sekali terhadap suatu hal). Pikiran itu seperti adonan kueh yang siap dibentuk menurut selera pemiliknya. Karena sifatnya yang lentur itu, yang berarti siap dibentuk ulang oleh pemiliknya, maka NLP merupakan alat yang mampu ¡§memprogram ulang¡¨ pikiran yang lentur itu sesuai dengan keinginan pemiliknya.
Hampir semua teknik yang digunakan NLP bertujuan untuk ¡§memformat¡¨ ulang pikiran agar kondisi pikiran bekerja sesuai dengan kehendak pemiliknya. Kegiatan memformat ulang hampir setiap hari dilakukan orang. Semisal seseorang bila sedang sedih, bosan, bete, dan sejenisnya biasanya mencari ¡§terapinya¡¨ dengan cara: menonton pertunjukkan, rekreasi, konsultasi pada psikolog dan sebagainya. Semua itu dengan satu tujuan ¡§memperbaiki¡¨ kondisi pikiran.
Hanya permasalahannya, cara-cara demikian bisa efektif atau tidak. Kalau pun ada hasil, ada perubahan pikiran, apakah berlangsung lama atau sebentar saja saat setelah berekreasi. Permasalahan yang lebih penting lagi, apakah cara-cara demikian dapat ¡§memformat¡¨ ulang keyakinan-keyakinan yang keliru? Atau apakah cara-cara demikian dapat merubah pikiran seseorang yang sudah terlanjur memvonis diri bahwa ¡§dirinya tidak bakat¡¨, ¡§bahwa dirinya bukan menusia yang bisa sukses?¡¨ Teknologi, atau serangkaian metode yang dikemas dalam NLP bisa mnjawabnya.
NLP dengan demikian bisa dikatakan ¡§seperangkat alat untuk menggambar atau mewarnai¡¨ pikiran. Seperangkat ini tentunya terdiri dari: kanvas/kertas, pencil, penghapus, pewarna dan sejnisnya. Apabila dalam pikiran Anda ada ¡§gambaran kurang yakin untuk sukses¡¨ maka NLP dengan seperangkat metodenya bisa menghapus gambar itu ¡§ menjadi lebih yakin¡¨ untuk sukses. Perubahan kondisi pikiran dari ¡§kurang yakin¡¨ menjadi ¡§lebih yakin¡¨ merupakan syarat penting tercapainya sebuah kesuksesan.
Seperangkat alat menggambar atau dikenal seperangkat teknik NLP sebenarnya hanya sebagai pemicu saja untuk perubahan pikiran. Apabila NLP ¡§hanya¡¨ sebagai serangkaian alat pemicu saja, maka sebenarnya masih banyak alat/teknik di sekeliling kita yang fungsinya ¡§mirip¡¨ dengan NLP
Keris atau Azimat
Banyak orang terpelajar di Indonesia yang masih memelihara keris atau sejenis azimat lainnya. Banyak orang yang ingin sukses pergi ke ¡§orang pintar¡¨ sekedar untuk mendapatkan azimat dari berupa keris hingga rajah. Pada umumnya mereka percaya bahwa azimat itu bertuah.
Hemat saya, bertuah atau tidaknya sangat tergantung pada sejauh mana pemiliknya memperlakukan azimat tersebut. Sejauh mana yang bersangkutan memeberikan ¡§ruh¡¨ pada barang itu.
Dalam teori NLP dikatakan bahwa ¡§segala sesuatu di luar individu natral sifatnya¡¨. Coba perhatikan tanda berikut ini: ¡§ƒv ¡§ , cekung atau cembung? Jelas masing-masing diantara kita berbeda dalam menafsirkannya, sebagian mengatakan cekung dan sebagian mengatakan cembung. Tergantung sudut pandangnya. Tergantung ke arah mana pikiran kita mau memutuskannya. Tanda tersebut di atas itu netral, mau cekung dan cembung hanyalah pikiran kita yang menafsirkannya.
Gede Prama, pakar pengembangan diri, pernah mengilustrasikannya dengan sangat menarik. Apabila suatu pagi hari, kita bangun tidur lantas kita membuka cendela menyambut udara pagi, dan kita menemukan seonggok kantong plastik hitam di halaman rumah. Setelah kita dekati dan mencoba membuka dengan seksama barang itu, ternyata ¡§kotoran sapi¡¨ berlebel ¡§Kiriman dari tetangga sebelah¡¨.
Apa respon kita? Akan marah, melabrak tetangga atau terseyum? Jawabannya sangat tergantung bagaimana menafsirkannya. Ada yang marah! Tentu karena itu keterlaluan. Ada yang senang dan terseyum! Tentu karena kotoran itu berarti pupuk yang memang diperlukan untuk taman di belakng rumah! Maka sekali lagi, kualitas pikiran sangat menentukan sikap dan tindakan.
Kembali ke masalah azimat. Azimat apa pun sangat tergantung pada pikiran pemiliknya untuk memberi ¡§makna¡¨ atau ¡§ruh¡¨ terhadap barang itu. Bila yang bersangkutan mamaknainya sebagia barang biasa, sebagai barang koleksi semata maka tidak akan memberikan makna apa pun terhadap barang itu. Sebaliknya bila pemiliknya memberikan makna ¡§magis¡¨ maka sakral pula jadinya.
Apabila seseorang ¡Vterpelajar sekali pun¡Xnamun memiliki ¡§keyakinan¡¨ bahwa sebuah keris dapat memberikan tuah sukses, maka keris itu berubah fungsi sebagai pemicu pikiran sukses. Setiap kali melihat dan mengingat keris kesayangannya, pikiran terpicu untuk suskses. Dalam hal ini keris berperan sebagai motivator.
Syirik?
Dalam Islam ditegaskan bahwa mempercayai sesuatu hal (benda keris, azimat dan lain-lain) untuk maksud tertentu dengan harapan mendapatkan ¡§pertolongan¡¨ dari benda iru termasuk syirik. Bagi umat Islam hanya kepada Allah mereka bergantung dan memohon. Kalau demikian NLP termasuk media syirik?
Dilihat dari perannya, NLP sebagai media pemicu pikiran maka secara potensial ¡Vini yang mungkin belum disadari oleh penciptanya¡Xbisa ditarik ke dua kitub berseberangan: ¡§kutub hitam¡¨ yang ¡§menghalalkan segala cara¡¨ yang penting pikiran menjadi terpicu untuk sukses, dan ¡§kutub putih¡¨ melarang dengan tegas cara-cara syirik.
Mereka yang datang ke paranormal, adalah mereka yang sedang memprogram pikirannya versi paranormal. Ada dua jenis paranormal, yakni, pertama, Paranormal yang memberikan mantra-mantra tertentu dan azimat. Paranoramal jenis ini sangat rentan akan praktek-praktek berbau syirik. Kesyirikan terjadi karena Paranormal memberikan ¡§azimat¡¨ tertentu yang dipercayai oleh pasiennya. Jenis Paranormal kedua adalah Paranormal kategori ¡§Konsultan¡¨. Paranormal ini hanya memberikan ramalan ¡§spekulatif¡¨ dengan memberikan sejumlah saran-saran perbaikan perilaku positif pasiennya. Yang seperti ini tentu saja tidak termasuk syirik.
Apakah bantuan Paranormal menjamin sukses? Sangat tergantung pada pasiennya. Sejauh mana ia meyakini ¡§mantra¡¨ atau ¡§advis¡¨ yang diterima. Baik cara ¡§syirik¡¨ maupun non syirik, keberhasilannya sangat tergantung pada kondisi pikiran pasien selama menjalani terapi. Apabila pikirannya menjadi setengah hati, tidak begitu yakin, tidak ada perubahan perilaku yang mengarah pada tujuan sukses, maka semua jenis mantra, azimat, advis dan apa pun namanya, maka tidak ada artinya. Tidak ada perubahan apa pun dalam diri seseorang tanpa persetujuan hatinya.
NLP yang saya pelajari di Australia termasuk NLP yang ¡§bebas syirik¡¨ karena hampir semua metode atau alat picu yang digunakan untuk ¡§memprogram ulang¡¨ pikiran adalah metode ¡§artifisial¡¨. Artinya, metode-metode yang digunakan dan dikembangkan tidak bersentuhan atau mengambil dari wilayah dunia syirik. Salah satu contohnya, bagaimana memprogram ulang pikiran adalah dengan teknik ¡§metafora¡¨. Metafora adalah sebuah teknik merubah kondisi pikiran seseorang dari kondisi negatif (tidak disiplin misalnya) ke kondisi pikiran siap menjadi berdisiplin dengan cara menggunakan kisah-kisah tertentu. Dengan mendengarkan kisah-kisah yang terpilih, menarik dan cara penyampaiannya yang menarik pula, kondisi pikiran seseorang bisa dipicu ke arah tertentu (yang lebih baik tentunya)
NLP dan Ritual Agama
Menurut hemat saya, ritual-ritual tertentu dari agama tertentu memiliki fungsi yang sama dengan NLP yakni memicu kondisi pikiran ke arah yang lebih baik. Dalam Islam berdo¡¦a atau berdzikir secara khusyuk merupakan program memicu pikiran agar lebih tenang. ¡§Ingatlah bahwa dengan dzikir menyebut nama Allah maka hati menjadi tenang¡¨ (QS: Al Baqoroh ayat 186).
Peristiwa besar keagamaan seperti hari raya Idhul Fitri misalnya juga dapat dijadikan ¡§alat¡¨ pemicu pemograman pikiran. Pada saat seseorang umat Islam sedang bertakbir secara khusyuk: Allahu Akbar 3X, dengan serius mengahatinya maka peristiwa itu di samping sebagai ibadah tetapi sekaligus untuk dapat digunakan untuk merubah pikirannya, dari pikiran kecil (minder, tidak pede dan sejenisnya) menjadi pikiran besar (tekad dan komitmen besar untuk berubah). Dan hampir semua ritual keagamaan yang diizinkan Tuhan) terdapat banyak ritual yang dapat ¡§memformat ulang¡¨ pikiran ke arah positif.
Meditasi, shalat lima waktu dengan khyusuk dan solat malam dengan ikhlas merupakan ritual yang ampuh untuk menenangkan pikiran. Perlu dicatat bahwa apa pun rencana hidup dan masalah hidup, namun bila tidak dengan kondisi pikiran tenang jangan harap untuk bisa menyelsaikan masalah itu. Pikiran tenang melalui ritual keagamaan, merupakan prakondisi bagi penyelesaian masalah tanpa masalah baru.
Dengan demikian, bagi umat yang taat beragama, untuk memprogram pikirannya agar hidupnya sukses (dunia akhirat) tidak perlu datang ke dunia hitam yang sarat dengan kesyirikan. Ritual keagamaan tidak saja merupakan media beribadah namun hikmah dibalik itu semua adalah hikmah yang dapat memicu pikiran menjadi lebih optimal dan bermanfaat. Hanya saja, para pakar NLP belum banyak (belum ada?) yang menggali hikmah-hikmah itu sebagai teknik NLP.
* Waidi, Penulis buku ¡§On Becoming A Personal Excellent¡¨ dan buku ¡§The Art of Re-engineering Your Mind for success¡¨, seta bukau ¡§Merajut Keterampilan Sukses¡¨, Trainer dan Motivator Pengembangan Diri berbasis NLP dan dosen UNSOED, Purwokerto.
Sumber: [url]Www.Pembelajar.com[/url]
|
Elaine bagaimana komentar kamu tentang artikel ini?  (NLP= ritual agama???  )
Last edited by tnt-here : 26th August 2006 at 12:18 PM.
|

27th August 2006
|
 |
I'm BacK!!
|
|
Join Date: Jul 2004
Location: United States
Age: 25
Posts: 3,152
|
|
oi oi..  kok jadi seret2 agama luar sih..
Quote:
|
Originally Posted by tnt
NLP = ritual agama??
|
NLP bukan disamakan dengan ritual agama dalam arti harafiah..
OK,disini kita harus lihat bahwa ritual agama itu kan sesuatu / aturan / syarat / kegiatan yang dipercaya oleh pemeluknya untuk mendekatkan diri sama Tuhan.
Dari ritual agama: doa, sembahyang, pasang hio, dll adalah KEPERCAYAAN kita ketika kita MEYAKINI hal tersebut akan DIDENGAR oleh Tuhan (bener apa bener  )
IMHO (skrg ini dipandang dari ilmu science ya, bukan sudut pandang agama manapun) NLP itu metode yang "disamakan" dengan ritual agama yang dalam arti... NLP dapat MEYAKINKAN seseorang untuk berjalan didalam kehidupan pribadinya untuk menjadi lebih sukses dengan cara memotivasi dirinya, memformat ulang apa yang ada di pikirannya, meningkatkan KEPERCAYAAN pada dirinya sendiri (PD) dll dll...
dari sudut pandang agama :
Ketika kita doa, "pikiran" yg tercipta didalam otak kita adalah : Tuhan pasti dengar doa kita.. kita yakini hal itu.. AMIN!!
dari sudut pandang NLP by science:
Ketika kita motivasi ourself, "pikiran" kita akan menjadi kenyataan. Ketika kita bilang bahwa dia gagal, maka dia akan gagal.
Ketika kita "menyumpahkan" seseorang untuk jatuh dan tidak kecil kemungkinan juga dia akan jatuh..
>>>
Kasus ini, jika dilihat dari science yang mempengaruhi adalah gelombang pikiran kita yang akan mempengaruhi "energi" di sekeliling kita... ini yang biasa disebut MIND POWER, Meta mind, dan istilah2 lain dalam NLP.
Tp jika dilihat dari agama, yg biasa di katakan adalah ketika kita menyumpahkan orang dan iblis dengar, maka iblis akan menjadikan sumpah kita jadi kenyataan sehingga si penyumpah menjadi bangga karena apa yg dia katakan akan menjadi kenyataan (si penyumpah ga sadar klo iblis sedang bekerja)
ini diskusi general kan? jadi pasti science VS agama..Krn ga dipungkiri science dan agama ga bakal bisa beriring bersama
dari dande sendiri, dande tidak akan meninggikan NLP sbg suatu "agama" atau kepercayaan yg dahsyat untuk kemajuan hidup kita. NLp itu tools untuk memotivasi diri kita menjadi lebih baik TANPA harus meninggalkan / merendahkan Tuhan hanya karena munculnya pikiran "jadi, orang sukses krn NLP donk?" dll dll.. got me huh?
Scientologist, Atheist, Comunist, Taoist "biasanya" menggunakan pikiran mereka untuk membentuk suatu MIND MAP bahwa mereka nggak perlu Tuhan (kurang lebih) untuk mensukseskan kehidupan mereka.. "biasanya" yang mereka percaya ya itu, pikiran2 mereka yang bekerja dalam kehidupan mereka.
__________________
Kamu diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tidak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tak masuk akal.
TUHAN menguji imanmu dari masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmu melalui orang lain.
|

27th August 2006
|
 |
I'm BacK!!
|
|
Join Date: Jul 2004
Location: United States
Age: 25
Posts: 3,152
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepik
anyway jalan diatas api atau jalan diatas arang yang membara ?
kalau jalan diatas arang, ngga sulit sih secara ilmiah.
Arang itu konduktor panas yang jelek, lebih jelek daripada udara. Jadi kalau orang berjalan diatas arang secara cepat, yah bisa dengan aman lewat soalnya waktu kontaknya ngga lama.
|
stuju bro!! heuheuhee. dulu pernah dikasih tau rahasia firewalk sama pakarnya..  ternyata ga banyak orang yg tau klo firewalk itu adalah ya itu, trick and just trick!! orang yg ga tau klo firewalk segitu "mudahnya" dilakukan. apa sih yang bikin dia yakin? kemampuan dirinya kan ketika melewati bara api tsb.. trus, sblm mereka mampu, mereka dibimbing dengan metode2 , teori2 NLP , mind power, dll dll.. jadilah mereka PD dengan dirinya sendiri dan akhirnya sukses firewalk
pernah liat juga di believe it or not di TV, klo dia makan beling dll (di Indo kuda lumping=kesurupan) tp di India,si pemakan beling bilang klo ini hanya kekuatan pikiran..  di Indo, kuda lumping lewatin suatu "ritual" nah, tinggal dari sisi mana liatnya? agama atau science?
hihihi seru emang klo omongin pikiran, smenjak dande kenal NLP rasanya dande haus banget soal2 ilmu pikiran.. bawaannya penasaran gitu, "otak" manusia begitu luar biasa diciptakan Tuhan... dan ga bakal abis diteliti..
baru2 ini dande abis baca bahwa "mimpi bisa di set sesuai keinginan kita" di reader digest.. Oya, reader digest tuh majalah yg paling berbobot yg slama ini dande pernah baca  dia banyak ungkapin hal2 science yang ga kita duga sebelumnya.... n abis dande baca soal mimpi itu, malemnya dande mimpi sesuai dgn apa yg dande inginkan.. hahahaha.. wait wait.. ini dari segi ilmu pikiran ya  diluar itu, dande percaya Tuhan tetap no.1 dan ga akan tergantikan oleh ilmu apapun didunia
kembali lagi NLP :
Quote:
Gede Prama, pakar pengembangan diri, pernah mengilustrasikannya dengan sangat menarik. Apabila suatu pagi hari, kita bangun tidur lantas kita membuka cendela menyambut udara pagi, dan kita menemukan seonggok kantong plastik hitam di halaman rumah. Setelah kita dekati dan mencoba membuka dengan seksama barang itu, ternyata ¡§kotoran sapi¡¨ berlebel ¡§Kiriman dari tetangga sebelah¡¨.
Apa respon kita? Akan marah, melabrak tetangga atau terseyum? Jawabannya sangat tergantung bagaimana menafsirkannya. Ada yang marah! Tentu karena itu keterlaluan. Ada yang senang dan terseyum! Tentu karena kotoran itu berarti pupuk yang memang diperlukan untuk taman di belakng rumah! Maka sekali lagi, kualitas pikiran sangat menentukan sikap dan tindakan.
|
NLP yang kita dapat gimana? bisa nggak NLP digunakan sebagai "pupuk" untuk pikiran kita sendiri? 
__________________
Kamu diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tidak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tak masuk akal.
TUHAN menguji imanmu dari masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmu melalui orang lain.
Last edited by - DanDeLioN - : 27th August 2006 at 11:07 AM.
|

28th August 2006
|
 |
peZIaRah ImAn
|
|
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
|
|
Quote:
|
Originally Posted by - DanDeLioN -
oi oi..  kok jadi seret2 agama luar sih..
dari dande sendiri, dande tidak akan meninggikan NLP sbg suatu "agama" atau kepercayaan yg dahsyat untuk kemajuan hidup kita. NLp itu tools untuk memotivasi diri kita menjadi lebih baik TANPA harus meninggalkan / merendahkan Tuhan hanya karena munculnya pikiran "jadi, orang sukses krn NLP donk?" dll dll.. got me huh?
Scientologist, Atheist, Comunist, Taoist "biasanya" menggunakan pikiran mereka untuk membentuk suatu MIND MAP bahwa mereka nggak perlu Tuhan (kurang lebih) untuk mensukseskan kehidupan mereka.. "biasanya" yang mereka percaya ya itu, pikiran2 mereka yang bekerja dalam kehidupan mereka.
|
HUehue  , dikaw mengerti arah pertanyaanku  ...
Selamat, berarti aq udah berhasil menerapkan ilmu NLP untuk menghiptnotis km huehuehue.. --OOT off--
Menurut km Aristoteles, Decrates,Buddha bahkan Yesus menggunakan teknik NLP ini gak ketika menyampaikan ajarannNya?  (lebih menjurus lagi  )
Last edited by tnt-here : 28th August 2006 at 02:46 PM.
|

28th August 2006
|
 |
I'm BacK!!
|
|
Join Date: Jul 2004
Location: United States
Age: 25
Posts: 3,152
|
|
maksudnya menghipnotis dari mana neh? hahaha.. bagus deh, klo u bisa menerapkan NLP u 
Soal aristoteles dkk menggunakan teknik NLP? well... jaman dulu blm ada NLP (atau blm ditemuin) , jadi ?? ga perlu dijawab sptnya..  karena dande juga blm lahir jaman itu.. 
__________________
Kamu diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tidak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tak masuk akal.
TUHAN menguji imanmu dari masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmu melalui orang lain.
|

29th August 2006
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
|
stuju bro!! heuheuhee. dulu pernah dikasih tau rahasia firewalk sama pakarnya.. ternyata ga banyak orang yg tau klo firewalk itu adalah ya itu, trick and just trick!! orang yg ga tau klo firewalk segitu "mudahnya" dilakukan. apa sih yang bikin dia yakin? kemampuan dirinya kan ketika melewati bara api tsb.. trus, sblm mereka mampu, mereka dibimbing dengan metode2 , teori2 NLP , mind power, dll dll.. jadilah mereka PD dengan dirinya sendiri dan akhirnya sukses firewalk
|
gak perlu NLP programming, teori dst dst. Yang diperlukan hanyalah pengetahuan kalau arang adalah konduktor panas yang jelek.
Kalo Anda dibilangin untuk nyebrang arang perlu nlp programming, orang yang bilang anda itu yg mesti dicuci otaknya 
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

29th August 2006
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 393
|
|
Quote:
|
Originally Posted by TNT
1. Bagaimana pandangan APers mengenai program NLP ini?? Bagi yang pernah mengikutinya, apakah melibatkan hal-hal yang bersifat magis?Kata teman saya dalam suatu pertemuan NLP ada seorang siswa yang bisa berjalan diatas api.. (seperti aksi debus saja)
|
Tergantung darimana cara pandangnya.
Dari sudut kerohanian, NLP jelas bersifat magis karena memiliki 'kekuatan' untuk mengubah paradigma seseorang hanya dengan permainan struktur bahasa dan fisiologi. Ahli agama manapun gue rasa bisa mengeksposisikan dengan panjang dan akurat bagaimana kemagisan dan supranaturalitas NLP menurut kitab sucinya masing-masing.
Kalau dari sudut fundamentalis science, NLP juga dianggap pengetahuan-banci or parascience alias masih belum bisa dibuktikan secara ilmiah kebenarannya. Ilmuan juga bisa menjabarkan letak ketidakilmiahan NLP, berikut keberatan-keberatan logis yang memataskan semua presuposisi NLP.
Dari sudut NLP sendiri, sekalipun kebanyakan ahli NLP menekankan NLP hanya sebagai tool untuk reformat mind, tetap ada beberapa guru NLP sudah 'menyeberang' kepada penerapan NLP yang berbatasan dengan dunia metafisik.
Bahkan skarang juga tidak bisa dianggap hanya satu jenis NLP karena semenjak jaman debutnya di tahun 80an hingga kini NLP sudah banyak membuahkan produk ilmu-ilmu lainnya berikut penerapannya yang sangat spesifik. Jadi sekarang ini udah ada banyak sempilan ilmu baru yang bercabang dari NLP. And dari cabang-cabang itu, juga ada yang mengembangkan NLP dari paradigma kekristenan, seperti contohnya Neurosemantics.
So kembali ke pertanyaan magis atau tidak, ngga bisa ditelaah secara general. Kudu netapi satu konteks atau kasus, lalu liat bagaimana NLP berusaha menjelaskan fenomena tersebut.
Fenomena 'berjalan di atas api' udah dijelasin semua sebelumnya di postingan atas-atas.
Quote:
|
Originally Posted by TNT
2.Apakah NLP ini sejalan dengan prinsip-prinsip Kristiani? Jika bertentangan alasannya apa?
|
Percaya atau tidak, NLP BISA banyak sejalan dengan prinsip kristiani.
But ironinya, ya itu memang masalah mau percaya atau tidak...
Pertentangan dari segi kerohanian sih standar-standar aja, nothing really new, masih soal basic, "Nanti bikin sombong, membuat orang tersesat," dsb yang juga dipakai oleh agama untuk mengajukan keberatan untuk NYARIS SEGALA HAL YANG DIANGGAP DUNIAWI.
Jadi kalau kekristenan dapat menaruh jari telunjuk mereka pada hal-hal yang menyimpang, sesat, occult dari NLP, itu bukan hal yang baru atau menghebohkan karena kekristenan (atau agama apapun in general) memang memiliki tugas sebagai standar kontrol atas nilai-nilai kehidupan.
Quote:
|
Originally Posted by TNT
Menurut km Aristoteles, Decrates, Buddha bahkan Yesus menggunakan teknik NLP ini gak ketika menyampaikan ajarannNya? (lebih menjurus lagi )
|
Kalo dari segi NLP, ya.
Terlepas dari yang sudah dibicarakan, apakah NLP dan NLPers-nya adalah sesuatu yang patut diwaspadai perkembangannya dalam konteks kekristenan?
Jawaban gue, ya. Walaupun gue sendiri salah seorang NLPers, gue bisa melihat NLP yang sudah berciri cult yang lengkap dengan doktrin (dalam istilah NLP, presuposisi), ritual (Time Line Therapy, Age Regression, etc), dan juga kontrol (peserta merasa harus terus mengikuti semua program / seminar lanjutan utk bisa mendapatkan materi yang terbaru).
Gue yakin NLP memiliki peranan penting dalam penggenapan nubuatan tentang satu dunia, satu agama, satu pemimpin yang diceritakan dalam kitab Wahyu.
Tapi itu masih lama lah. Untuk sekarang ini, it's still a good 'science' to use in almost every day life. 
__________________
PeterValentino.org Coaching - Edutainment - Therapy
Total One Stop Solution for A Fulfilled Life!
|

29th August 2006
|
 |
I'm BacK!!
|
|
Join Date: Jul 2004
Location: United States
Age: 25
Posts: 3,152
|
|
amppooeenn.. master dateng.. *kabuuurr.. zziiinnnngg....!!!  Thanks TG! postingan u lebih formal.. hahaha.. top bro!! top 
__________________
Kamu diuji dengan banyak perubahan, janji yang tertunda, masalah-masalah yang mustahil, doa yang tidak terjawab, kritik yang tidak layak kamu terima, dan bahkan tragedi yang tak masuk akal.
TUHAN menguji imanmu dari masalah, menguji pengharapanmu dengan bagaimana kamu menangani harta milik, dan menguji kasihmu melalui orang lain.
|

29th August 2006
|
 |
peZIaRah ImAn
|
|
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
|
|
Wah-wah.. ternyata "kecurigaan" saya dijelaskan dengan detail oleh brother TG... Thanx bro  ..
Pertanyaan terakhir buat praktisi, apakah NLP sifatnya mengikat seseorang atau bisa dikendalikan (hanya sekedar tool) kekuatannya oleh seseorang yang menguasainya?
|

29th August 2006
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 393
|
|
Quote:
|
Originally Posted by TNT
Wah-wah.. ternyata "kecurigaan" saya dijelaskan dengan detail oleh brother TG... Thanx bro ..
Pertanyaan terakhir buat praktisi, apakah NLP sifatnya mengikat seseorang atau bisa dikendalikan (hanya sekedar tool) kekuatannya oleh seseorang yang menguasainya?
|
Let's just say that NLP itu adalah segenggam mumbo jumbo yang sangat fantastis dan menggiurkan bagi orang yang baru pertama kali mendengarnya, jadi memiliki 'kekuatan' yang seolah-olah mengikat, mengendalikan, mengontrol para peminatnya.
Kalangan profesional NLPers mengakui keberadaan fenomena itu, sehingga muncul istilah NLProbot, yaitu para fan, support, hooligan NLP yang tergila-gila untuk selalu membaca dan mengikuti perkembangan teknologi NLP dalam kultur self-development. Jadi dari dalam community NLP sendiri memang ada auto-critique seperti itu.
Sekalipun demikian, pada intinya NLP memang hanya sebuah tool saja. Alasan kenapa orang terus tertarik ke dalamnya itu tidak lebih dari NLP sebagai 'ilmu' yang sangat dinamis dan personal.
Seseorang tidak akan bisa dikendalikan oleh teknologi NLP. Jika ada kasus seperti itu, itu memang karena user nya sendiri yang haus akan metode utk aktualisasi, pencarian jati diri, dsb.
__________________
PeterValentino.org Coaching - Edutainment - Therapy
Total One Stop Solution for A Fulfilled Life!
|

11th September 2006
|
 |
Father & Son...
|
|
Join Date: Aug 2006
Age: 30
Posts: 1,038
|
|
| |