 |
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
|
Kalo yang percaya..... sesuatu itu pasti dianggep bener (bahkan paling bener)
|
N thus I repeat again, jadi gak penting kalo yang dipercaya itu bener apa ngga bener?
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
kita harus tahu sifat / kebiasaan Tuhan (secara overall dengan anak2Nya) baik dari Alkitab maupun pengalaman orang lain (tentunya org yang dipercayai mempunyai hubungan yang baik dengan Tuhan)
dan terakhir kita harus tahu cara Tuhan berurusan secara pribadi dengan kita
|
yg ditebelin ajah yah kepik mo bahas:
1. Alkitab juga kan isinya pengalaman spiritual para penulisnya dengan Tuhan.
2. pengalaman orang lain, n justru juga jadi bahan pertanyaan. Seberapa valid pengalaman orang lain ini ?  kalo misalnya:
orang imannya kuat kalo pinter men-supernaturalitas-kan hidupnya.
3. gimana taunya cara Tuhan berurusan pribadi dengan kita selain lewat pengalaman pribadi
en yang terakhir, berarti untuk memvalidkan pengalaman rohani kita, kita pakai pengalaman rohani dari Alkitab, dari orang lain, dan dari pengalaman kita sendiri sebelumnya ?
N kalo emang bener pengalaman rohani itu circular seperti ini :
dasar percaya -> pengalaman "spiritual" ->dasar percaya yg lebih kuat -> and so on and so forth.
artinya bukan hanya orang bisa jadi kuat dasar percaya/imannya dengan men-spiritualitas-kan /men-supernatural-kan segala sesuatu yang sebenernya biasa2 ajah atau bisa dijelaskan secara natural/psychology.
orang bisa kuat dasar imannya dengan cara mencari pengalaman2 "supernatural" yang gak jelas valid/invalid dari diri sendiri atau orang lain yang sesuai dengan kemauan dia.
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
Planet Quest
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 5,419
|
|
pengalaman spiritual utk membenarkan?? hmm relatif kali yahh...
karena tidak semua org bisa setuju pd apa yg dialami org lain. soal validitas.. hmm anggap aja itu hipotesa awal yg perlu pembuktian. tp kalo dah nyangkut masalah believe .. rasanya org akan ngasih argumentasi iman tidak perlu melihat nah loh.
ada tayangan tv hari ini ttg sebuah kluarga yg miara buaya yg mreka percaya sebagai kembaran anak mereka yg berumur 13 thn yg dah mninggal. percaya gak??? gue aja melongo nontonnya.
jadi kisah itu bermula waktu si ibu hamil ampe 11 bulan pas 13 thn lalu trus dia ngimpi ato gimana gue ga jelas. trus 8 tahun kemuadian.. dia ngimpi lagi ada anaknya yg dateng trusssss.. mreka nemu buaya pas lagi nangkep ikan.. nah loh.. trus dia denger tuh buaya manggil ibu atau mama 3 kali. udah deh dianggap anaknya.
kalo kayak gitu valid gak??????
kadang buat org.. experience itu cukup buat jadi satu titik dimana dia mulai memiliki faith thd apa yg ia percaya.
tp dalam sebuah pencarian.. yg membawa kita pada suatu keyakinan iman.. kita butuh juga experience.. ....tp menurut gue pengalaman spiritual aja masih terlalu lemah kalo jadi dasar kepercayaan...
__________________
in every second of life there is always a miracle
|

24th July 2004
|
|
AP - Posting Freak
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 248
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepikbiru
Can spiritual experience be used to justify spiritual belief ?
...
|
Nope.
Pengalaman hanya sebuah pengalaman.
|

24th July 2004
|
 |
Si Kupluk
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Trinidad and Tobago
Posts: 1,795
|
|
Menurutku Roh Kudus akan kasih tau kita apakah suatu pengalaman spiritual itu bener2 dr Tuhan atau bukan.. caranya: Ia akan berikan damai sejahtera di hati kita.
Selain sering denger dr kesaksian org, aku juga suka ngalamin sendiri bhw kalo emang benar suatu pengalaman spiritual itu dr Tuhan selain ada manfaatnya (menegur, mengingatkan, menguatkan), gak bertentangan dgn FT, juga memberi damai sejahtera di hati.
Pengalaman yg paling mengena adl waktu kakakku baru meninggal.. nyokapku banyak nerima vision (yg kami percaya) berasal dr Tuhan sendiri utk menguatkan kami semua, terutama nyokapku.
Pengalaman ini susah diterangkan pake kata2 krn menyangkut kepercayaan tp yg pasti pengalaman itu uda menguatkan kami di saat kami benar2 membutuhkan pewahyuan dr Tuhan.
Salah 1 hamba Tuhan di gereja kami mengatakan bhw kakakku bakal sembuh dr sakitnya so wkt dia meninggal kita semua bertanya2 knapa Tuhan ijinkan hal itu terjadi krn kami sungguh2 percaya bhw dia bakal sembuh.. tp ternyata sembuh yg Tuhan maksud adl 'kesembuhan sempurna' so kadang pengertian kita gak sejalan sama pengertian Tuhan..
Anyway, banyak org yg bersaksi mengenai malaikat & surga, & selama semuanya itu gak bertentangan dgn FT & memberi harapan bagi banyak org, apa salahnya kita juga berharap utk mengalaminya juga 
__________________
Everytime we touch, I feel the static
And everytime we kiss, I reach for the sky..
I want you in my life
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 2,214
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepikbiru
N thus I repeat again, jadi gak penting kalo yang dipercaya itu bener apa ngga bener?
|
Bagi yang sudah percaya.... tidak penting.
Bagi yang belum percaya.... penting 
__________________
"Commitment is doing what you said you would do long after the mood in which you said it has passed."
- St. Camillus de Lellis
"The way of the warrior has been misunderstood as a means to kill and destroy. Those who seek competition are making a grave mistake. To smash, injure or destroy is the worst sin a human can commit. The real Way of the Warrior is to prevent slaughter. It is the Art of Peace, the Power of Love"
- Morihei Ueshiba
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,909
|
|
kalo menurutku sih kepercayaan spiritual itu akan mengakibatkan pengalaman spiritual, bukan kebalikannya.
|

24th July 2004
|
|
AP - Veteran
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 28
Posts: 227
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepikbiru
N thus I repeat again, jadi gak penting kalo yang dipercaya itu bener apa ngga bener?
|
aduh, nyerah deh... gw kagak ngerti... pusing!
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
|
Menurutku Roh Kudus akan kasih tau kita apakah suatu pengalaman spiritual itu bener2 dr Tuhan atau bukan.. caranya: Ia akan berikan damai sejahtera di hati kita.
|
damai sejahtera bisa dibikin2 ...paling gampang coba tanya sama orang yg lagi jatuh cinta
Quote:
Bagi yang sudah percaya.... tidak penting.
Bagi yang belum percaya.... penting
|
Jadi kebenaran hanya penting bagi yang belum percaya.
Bagi yg sudah percaya tidak terlalu perlu kebenaran, karena kebenaran bisa difabricate 
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
Nope.
Pengalaman hanya sebuah pengalaman.
|
berapa % dasar iman zengki yg berdasarkan pengalaman spiritual orang lain (termasuk penulis Alkitab) n juga pengalaman spiritual zengki
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 393
|
|
Quote:
|
Originally Posted by tony
kalo menurutku sih kepercayaan spiritual itu akan mengakibatkan pengalaman spiritual, bukan kebalikannya.
|
Agree. To those who believe, no explanations be should needed; to those who don't believe, no evidences should suffice.
__________________
PeterValentino.org Coaching - Edutainment - Therapy
Total One Stop Solution for A Fulfilled Life!
|

24th July 2004
|
|
custom title unidentified
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,269
|
|
Quote:
|
en yang terakhir, berarti untuk memvalidkan pengalaman rohani kita, kita pakai pengalaman rohani dari Alkitab, dari orang lain, dan dari pengalaman kita sendiri sebelumnya ?
|
ye, paling bagus biasanya gitu, tapi ada yang menurutku perlu diganti
pengalaman rohani; bagi kita bukan untuk di'validkan', karena ditulis bahwa hiduplah dalam roh
so kalau pake 'validasi' artinya kita enggak percaya dengan spriritual things yang sudah seharusnya menjadi bagian dalam kehidupan orang percaya (pd Yesus)
Quote:
Jadi kebenaran hanya penting bagi yang belum percaya.
Bagi yg sudah percaya tidak terlalu perlu kebenaran, karena kebenaran bisa difabricate
|
biarpun ada  nya, tapi menarik sekali karena kenyataannya ada yang begitu dan..........memutarbalikan TUHAN untuk membenarkan dan memaksakan 'KITA'
Quote:
N kalo emang bener pengalaman rohani itu circular seperti ini :
dasar percaya -> pengalaman "spiritual" ->dasar percaya yg lebih kuat -> and so on and so forth.
artinya bukan hanya orang bisa jadi kuat dasar percaya/imannya dengan men-spiritualitas-kan /men-supernatural-kan segala sesuatu yang sebenernya biasa2 ajah atau bisa dijelaskan secara natural/psychology.
orang bisa kuat dasar imannya dengan cara mencari pengalaman2 "supernatural" yang gak jelas valid/invalid dari diri sendiri atau orang lain yang sesuai dengan kemauan dia.
|
ada orang yang benar2 peka dalam hidupnya untuk melihat dan mengerti spiritualitas yang diberikan Tuhan dalam hidupnya
ada juga yang mereka-reka ke 'spiritualitas' an dalalm hidupnya untuk membenarkan dirinya (seperti kalimat sebelumnya)
ada lagi yang mengalami banyak ke 'spiritualitas' an yang palsu atau mengarah kepada okultisme : contoh paranormal ataupun org2 yang sengaja ikut uji nyali, dan horror atau mistik mania
tetapi ada orang yang skeptis atau memilih science atau segala macam ilmu manusia untuk mengerti hal2 spiritual
Quote:
|
artinya bukan hanya orang bisa jadi kuat dasar percaya/imannya dengan men-spiritualitas-kan /men-supernatural-kan segala sesuatu yang sebenernya biasa2 ajah atau bisa dijelaskan secara natural/psychology.
|
iman yang bagaimana? iman kepada siapa?
__________________
to the finish line
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 2,214
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepikbiru
Jadi kebenaran hanya penting bagi yang belum percaya.
Bagi yg sudah percaya tidak terlalu perlu kebenaran, karena kebenaran bisa difabricate 
|
Betul
Seandainya ada bukti2 yang sangat nyata bahwa Yesus tidak mati disalib dan yang disalib adalah orang lain.
Saya tidak akan percaya, walaupun bukti2 itu ditunjukan didepan mata saya.
Apakah Kepik percaya ?
Saya yakin tidak juga
Iman lahir dari kepercayaan, bukan dari valid/tidaknya suatu kebenaran (dari pengalaman spiritual).
Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya 
__________________
"Commitment is doing what you said you would do long after the mood in which you said it has passed."
- St. Camillus de Lellis
"The way of the warrior has been misunderstood as a means to kill and destroy. Those who seek competition are making a grave mistake. To smash, injure or destroy is the worst sin a human can commit. The real Way of the Warrior is to prevent slaughter. It is the Art of Peace, the Power of Love"
- Morihei Ueshiba
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
Seandainya ada bukti2 yang sangat nyata bahwa Yesus tidak mati disalib dan yang disalib adalah orang lain.
Saya tidak akan percaya, walaupun bukti2 itu ditunjukan didepan mata saya.
Apakah Kepik percaya ?
|
Jadi kayak film itu yah ? of course kepik juga ga langsung percaya but will look into the matter objectively 
hanging in the balance is the basic faith of our Christianity. (I Kor 15:14). Masak gak tertarik untuk proof/disproof it ?
kalo emang percaya kalo Jesus is the one true firm foundation, Dia bakalan stand against any objective test.
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
pengalaman rohani; bagi kita bukan untuk di'validkan', karena ditulis bahwa hiduplah dalam roh
so kalau pake 'validasi' artinya kita enggak percaya dengan spriritual things yang sudah seharusnya menjadi bagian dalam kehidupan orang percaya (pd Yesus)
|
Kalo ngga divalidasikan, kan nggak jelas, yg mana pengalaman rohani yg dibuat2, yg mana yg asli. Untuk membuat suatu pengalaman jadi spiritual is really2 easy.
Pertanyaannya, apakah pengalaman spiritual itu bener2 spiritual, atau cuman kejadian biasa yg diinterpretasikan sebagai spiritual ?
Jangan2 sebenernya "Tuhan berkata ..." itu sebenernya "Rasa2nya saya ingin meninterpretasikan kejadian ini sebagai perkataan Tuhan kalau2 ..."
seperti yg anda bilang sendiri :
Quote:
|
memutarbalikan TUHAN untuk membenarkan dan memaksakan 'KITA'
|
Quote:
Iman lahir dari kepercayaan, bukan dari valid/tidaknya suatu kebenaran (dari pengalaman spiritual).
Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya
|
rightt... n pertanyaan terhadap iman yg lahir dari pengalaman rohani yg nggak jelas asal usulnya (benar/tidak benar) ini ....
Quote:
|
iman yang bagaimana? iman kepada siapa?
|
Jangan2 ternyata basis iman kita itu adalah interpretasi diri kita sendiri. Which means kita beriman bukan kepada Tuhan tapi kepada pemikiran kita sendiri. 
__________________
No Love Greater Than The Cross
Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
|

24th July 2004
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Posts: 2,214
|
|
Quote:
|
Originally Posted by kepikbiru
Jadi kayak film itu yah ? of course kepik juga ga langsung percaya but will look into the matter objectively 
hanging in the balance is the basic faith of our Christianity. (I Kor 15:14). Masak gak tertarik untuk proof/disproof it ?
|
Enggak sih 
Soalnya sekali bisa di proof/disproof lagi..... iman udah enggak saya perluin lagi
Quote:
|
kalo emang percaya kalo Jesus is the one true firm foundation, Dia bakalan stand against any objective test.
|
Kalo emang percaya 
__________________
"Commitment is doing what you said you would do long after the mood in which you said it has passed."
- St. Camillus de Lellis
"The way of the warrior has been misunderstood as a means to kill and destroy. Those who seek competition are making a grave mistake. To smash, injure or destroy is the worst sin a human can commit. The real Way of the Warrior is to prevent slaughter. It is the Art of Peace, the Power of Love"
- Morihei Ueshiba
|

25th July 2004
|
 |
Indonesia Pasti JAYA!
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
|
|
Dalam buku "THUS Spoke! Zarastrusta", Sri Rajneesh pernah berkata kira-kira seperti ini : " A Man with eyes will not believe in (concept of) light karena He just see light. He experiences light himself. But A Blind Man must believe in (concept of) light because they can't see light. They don't know light dan don't have any experiences whatsoever to see light, so they have to believe."
Pengalaman spiritual pribadi adalah pengalaman paling penting dan paling otentik bagi yang mengalaminya. Ngak penting orang lain mau percaya atau tidak. Misalnya : ketika sedang berdoa di gereja di mana kita beribadah, apakah kita perlu bukti bahwa ketika itu kita sedang berdoa kepada Tuhan, bukan pada Setan misalnya ? Apakah, bila sedang menerima perjamuan kudus, tiba2 seorang yang amat kita percayai (misalnya pendeta terkenal yang kita kagumi) masuk ke gereja dan bilang bahwa roti hosti yang kita makan adalah perlambangan dari Setan (bukan Kristus), tiba2 kita akan percaya dan memuntahkan hosti tsb ?
Bila kita masih 'meragukan' pengalaman spiritual pribadi, masa sih pengalaman spiritual orang lain malah kita percaya ? Doesn't make any sense, bukan.
Kepercayaan harus dipercayai bila kita belum punya pengalaman spiritual pribadi ttg. hal itu. Seseorang yang masih 'perjaka (perawan)' harus mempercayai bahwa 'having sex' itu better than 'masturbation'. Tapi bagi yang sdh 'tidak perjaka/perawan', hal itu bukan lagi suatu kepercayaan, tapi sudah menjadi pengalaman pribadi. Dan mereka certainly takkan 'berdebat' dengan yang masih 'perjaka/perawan'.   
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009
Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
|

25th July 2004
|
 |
AP - Community Administrator
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,743
|
|
Quote:
|
Originally Posted by Yustinus
Enggak sih 
Soalnya sekali bisa di proof/disproof lagi..... iman udah enggak saya perluin lagi
Kalo emang percaya 
|
sorry kalimat kedua nggak make sense yah ? yg ini :
| |