 |
|

26th February 2007
|
 |
AP - Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 27
Posts: 298
|
|
Nubuatan yang mengerikan dalam lintasan tahun ini
Guys, baru2 ini aku mendengar sebuah nubuatan yang gak biasanya kudengar, biasanya kudengar nubuatan2 itu berisi tentang pemulihan, tentang sukacita, tapi ini nubuatan yang sangat mengerikan, namun ini merupakan nubuatan penuaian.
Selama aku mendengar nubuatan tentang penuaian, selalu dibilang dimana2 akan terjadi kebangkitan rohani, namun ini nggak, justru kengerian yang belum pernah terjadi.
Nubuatan ini berisi ;
Sebelum September 2008 akan trjadi banyak sekali kengerian terutama di Indonesia, sang penubuat bercerita Ia mendapat penglihatan sebuah peta indonesia terbagi menjadi dua, sebelah kanan kemudian berubah menjadi merah dan sebelah kiri berwarna putih....ternyata merah ini melambangkan darah, dan sputih itu melambangkan air.
di daerah timur indonesia akan banyak terjadi pertumpahan darah, dan di bagian barat indonesia akan banyak terjadi pertumpahan air (banjir, tsunami dan akibat2 yang menyartainya)...
Beberapa kota seperti Jakarta, Medan, Padang, Serang, Madura, Manado...akan mengalami kengerian besar....tsunami, gempa, bencana alam yang mengerikan akan tercurah...hanya 10% orang tersisa dari kota2 itu
Di alam roh, semua itu sudah terjadi, artinya di alam nyata, itu pasti akan terjadi, tinggal menunggu waktu sampai akhir 2008.
Saya sempat bertanya, apakah itu bisa dibatalkan....
TIDAK MUNGKIN, sebab itulah PENUAIAN yang sebenarnya
Peristwa itu akan membuat banyak orang bertobat, dan terjadi penuaian besar2an. itulah penuaian yang sebenarnya (pemurnian dan pertobatan)
penubuat ini memberikan pasal HABAKUK 3, untuk dibaca.
Banyak orang sudah mengalami penglihatan yang sama.
so..aku sendiri seperti diteguhkan, sebelum aku mendengar tentang nubuatan ini, aku pernah sekali dalam kilasan pikiran, medan akan mengalami tsunami yang lebih mengerikan daripada aceh...kemudian aku mendengar nubuatan itu...
so...kita lihat sekarang ....banyak terjadi disana sini kengerian.....
so advice ku...BERSIAPLAH, saatnya bukan EGO lagi yang berbicara, tapi KITA BERSAMA, BERDIRI bagi bangsa ini, bangun doa yang sungguh
Kiranya Tuhan melembutkan hatiNya agar MurkaNya yang menyala2 tidak membinasakan....
Bencana itu akan mengawali PENUAINA BESAR, bersiaplah kita sebagai umat Tuhan menjadi pekerja2Nya, dan berjaga2 lah kita.
__________________
GoD BlesS YoU
Last edited by freeze_joe : 26th February 2007 at 03:21 PM.
|

26th February 2007
|
 |
purple juventini
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Cape Verde
Posts: 9,058
|
|
joe ... pertanyaan untuk memastikan di atas ada typo atau tidak. September 2008 dan bukan September 2007, toh?
|

26th February 2007
|
 |
Juventini
|
|
Join Date: Jul 2005
Location: Indonesia
Age: 28
Posts: 7,720
|
|
Emang kenapa kalo September 2007, vion? 
Anyway, let's just see.. terjadi apa nggak.. 
__________________
"My greatest enemy is not other people, not even the devil, but my own mind."
|

26th February 2007
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,074
|
|
Kita lihat saja nanti, biarkan waktu yg berbicara.....
apakah nubuatan itu benar2 berasal dari Allah atau hanya dibuat-buat saja...
|

26th February 2007
|
 |
AP - Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 27
Posts: 298
|
|
iya september 2008...lintasan tahun 2007 dan 2008....
__________________
GoD BlesS YoU
|

26th February 2007
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
|
Originally Posted by freeze_joe
Guys, baru2 ini aku mendengar sebuah nubuatan yang gak biasanya kudengar, biasanya kudengar nubuatan2 itu berisi tentang pemulihan, tentang sukacita, tapi ini nubuatan yang sangat mengerikan, namun ini merupakan nubuatan penuaian.
|
Seharusnya diberitahu juga siapa yang menyampaikan nubuatan, biar siapa pun dia bertanggung jawab atas nubuatan yang diucapkannya.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

26th February 2007
|
 |
please stand by me
|
|
Join Date: Jan 2005
Location: Bermuda
Posts: 4,905
|
|
Biasanya awal tahun selalu banyak yang seperti ini...
tunggu aja sampe pertengahan tahun ini. pasti akan dilupakan orang.
tapi nanti tahun baru pasti muncul lagi...
sama seperti itu terus sepanjang tahun
lewat cikampek beli teh
capek deh...!
 
__________________
Kau begitu sempurna..
di mataku kau begitu indah..
|

26th February 2007
|
 |
AP - Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 27
Posts: 298
|
|
aku sengaja ga menyebutkan, sampe aku mendapatkan artikel dia yang udah tertulis rapi. n Dia dapatkan ini sebelum awal tahun 2007
__________________
GoD BlesS YoU
|

26th February 2007
|
 |
AP - Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 27
Posts: 298
|
|
kita lihat aja...aku sih ga ada salahnya lebih giat berdoa untuk kota kita....jika itu memang benar kita tidak menyesal
__________________
GoD BlesS YoU
|

26th February 2007
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Dunia memang gak bertambah baik, termasuk juga Indonesia. Gue juga percaya Indonesia, Amerika, dan negara2 lainnya, gak bakal ada selama2nya. People come and go. Nations rise up and gone in the end.
Tapi bicara soal nubuatan. Memang kita tinggal tunggu waktunya saja untuk melihat apakah terbukti benar.
Sama seperti Amerika bagian barat yang langganan terkena gempa, bagian tengah sering terkena tornado, bagian timur sering terkena hurricane dan banjir, begitu juga Indonesia. Bagian barat Indonesia merupakan daratan yang dilalui ring pegunungan yang masih aktif, dan pertemuan 2 lempengan. Sementara Kalimantan, Sulawesi, Bali dan sekitarnya merupakan tanah "mati".
Jadi gak susah untuk berbuat nubuatan yang dibuat2 kalo sudah gambaran secara general, belum lagi ditambah adanya kegemparan2 lewat bencana alam (tsunami, gempa, banjir) maupun lewat kerusuhan massa (Ambon, Poso).
Regardless soal nubuatan2 yang ada 10-20 tahun terakhir ini, sebenarnya kengerian2 tersebut udah dituliskan dalam kitab Wahyu. Sehingga seakan2 tsunami yang terjadi di Aceh kemaren hanya seperti salah satu percik api kecil dalam suatu kebakaran besar.
Tapi tahun berapa, hari apa, jam berapa, berapa juta orang yang bakal tewas, di mana, dan bagaimana terjadinya, itu yang selalu menjadi pertanyaan banyak orang, supaya orang bisa menghindar, atau setidaknya diingatkan.
Mungkin memang manusia harus diingatkan tentang musibah dan harus disegel "demi nama Tuhan" supaya tidak menyepelekan. Ada baiknya juga, walaupun tujuan yang baik dengan cara yang tidak baik bukan merupakan hal yang baik.
Bukan bermaksud bilang bahwa nubuatan di thread ini adalah penipuan. Nobody knows for sure. But I got the points. Dulu Rasul Yohanes di Pulau Patmos sudah mendapatkan nubuatan soal kehancuran dunia. Seandainya kita pun tahu kapan, berapa juta orang yang tewas, di mana dan bagaimana terjadinya, siapa aja yang bakal mati, then apakah kita bisa menghindar? Mungkin Allah di atas sana cuma ngomong "Oh well, it's just a reminder. Still, I'm the one who holds the universe's joystick."
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

27th February 2007
|
 |
AP - Aspiring Evangelist
|
|
Join Date: Feb 2005
Posts: 544
|
|
yup setuju serahkan saja sama Tuhan
nggak usah terlalu dipikirin
mendingan kita tetap melakukan bagian kita aja dalam visi PI Allah
__________________
unknown rebel
|

27th February 2007
|
 |
purple juventini
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Cape Verde
Posts: 9,058
|
|
Quote:
|
Originally Posted by freeze_joe
iya september 2008...lintasan tahun 2007 dan 2008....
|
noted and thanks ... urusan apa yang akan terjadi selanjutnya, well, yang harus terjadi, pasti akan terjadi. tinggal sekarang mempersiapkan mental dan fisik untuk menghadapinya.
|

27th February 2007
|
 |
Newbie
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,650
|
|
Quote:
|
Originally Posted by freeze_joe
aku sengaja ga menyebutkan, sampe aku mendapatkan artikel dia yang udah tertulis rapi. n Dia dapatkan ini sebelum awal tahun 2007
|
... jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN. (Yeremia 28:9)
-
Kalau tidak terjadi, janganlah berkata karena banyak orang kristen berdoa, dan Tuhan mengabulkan doa tersebut sehingga kejadian (nubuatan mengerikan) tersebut tidak terjadi (dibatalkan oleh Tuhan)
Soalnya soal Smg sempat heboh soal Nubuatan 'BAHTERA NUH', nubuatannya Kota Semarang terkena tsunami jadi 'mereka' mengajak semua orang kristen (& non) di Semarang dan sekitarnya rame-rame harus masuk 'BAHTERA NUH' yang notabene sebuah merupakan sebuah gereja besar.
Berhubung nggak nubuatan ini terjadi maka tersiar kabar karena 'TEAM DOA mereka' mendoakan agar peristiwa ini nggak terjadi...
Weleh... weleh... terjadi atau nggak terjadi 'mereka' ini tetap saja bisa berkelit 
__________________
Jika anda ingin mengusir kegelapan, berhentilah berdebat !
Nyalakan saja lampunya.
Last edited by Yosia : 27th February 2007 at 03:46 PM.
|

27th February 2007
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 28
Posts: 3,406
|
|
Biar bumi akan berlalu,biar bulan tak bercahaya lagi,biar langit akan berubah,matahari tak bersinar lagi,tetapi Tuhan YesusKU tak pernah ingkar janji,semua yang difirmankanNya pasti akan digenapi
Lagu skolah minggu jaman doeloe..lol..
Tentang akhir jaman,baik peperangan antar bangsa,kelaparan,kemiskinan,kelaparan rohani,kasih yg kering,bencana alam,dsb..semuanya sudah tertulis di Alkitab,semuanya sudah..sedang dan akan terjadi,soal kapan dan bagaimana,siapa,dimana dan kemana..nobody knows..prakiraan cuaca aja sering salah,manusia terbatas baik pengetahuannya maupun hikmatnya,tapi Tuhan memiliki segala sesuatu yang tidak terbatas.
Janganlah kita takut atau khawatir,coz Tuhan beserta kita selalu...jadilah tenang supaya kita dapat berdoa 
__________________
|

27th February 2007
|
 |
Banned
|
|
Join Date: Aug 2004
Age: 34
Posts: 1,365
|
|
Bersiap-siaplah untuk selalu berjaga-jaga hidup semakin kudus menjelang kedatangan Tuhan dengan bersiap membangun bahtera Nuh mulai dari sekarang. Kalo gak mo kapan lagi?
|

1st March 2007
|
 |
Banned
|
|
Join Date: Aug 2004
Age: 34
Posts: 1,365
|
|
Sekarang ini sepertinya hari2 serasa cepat berlalu. Natal sudah lewat 3 bulan lalu tapi sepertinya baru kemarin.
|

1st March 2007
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Dec 2006
Location: Indonesia
Posts: 870
|
|
Quote:
|
Originally Posted by Aurora
Sekarang ini sepertinya hari2 serasa cepat berlalu. Natal sudah lewat 3 bulan lalu tapi sepertinya baru kemarin.
|
Itu sih menurut anda... 
__________________
Every King was once a crying baby and every great building was once a picture...
It's not about where you are today but it's about where you will reach tomorrow...
|

1st March 2007
|
 |
AP - Adopted by Grace
|
|
Join Date: Sep 2006
Posts: 616
|
|
iya...kalo aku malah ngrasa kalo hari2 ini begitu lambat...
menunggu semuanya berakhir krasane lama pisan euy
__________________
GOD
BLESS
ME & YOU
|

1st March 2007
|
 |
AP - Master
|
|
Join Date: Jun 2004
Age: 27
Posts: 298
|
|
OK INI NUBUATAN LENGKAPNYA...
MIMPI PEWAHYUAN MENGENAI INDONESIA
23 Juni 2006 jam 3 an pagi hari Sabtu:
Aku terbangun mungkin sekitar jam tigaan, aku mendapat mimpi tentang Tsunami yang akan melanda Indonesia kembali.
Tiba-tiba aku berada di luar sebuah gedung. Aku rasa gedung itu berada di pinggir pantai karena aku dapat melihat tepi pantai itu dari gedung di mana aku berada. Tapi aku tidak tahu di mana persisnya lokasi itu, aku rasa dalam mimpi itu adalah wilayah Jakarta tapi itu tidak jelas, mungkin wilayah ini bisa saja salah, yang jelas Indonesia.
Pemandangan di sekitar pantai itu indah, gedung-gedung disekitarnya hanya sekitar kira-kira 3-5 tingkat. Di seberang gedung di mana aku berada, ada gedung lain yang tingginya pun 3-5 tingkat.
Aku melihat air laut mulai mengguncang keras dan ombak dari laut mulai meninggi, lalu tiba-tiba air laut menjadi surut secara dratis seperti tersedot dari dalam laut dan diam untuk beberapa menit. Ketika air itu surut secara tiba-tiba, aku segera ingat peristiwa Tsunami Aceh, orang mengatakan air laut surut sejenak baru Tsunami menyusul. Begitu aku tahu bahwa Tsunami akan menghantam dan aku harus menemukan anak-anakku yang berada di dalam gedung di seberang gedung di mana aku berada, aku menggunakan waktu yang singkat itu dimana ketika laut sedang mengumpulkan kekuatannya untuk menghantam ombak yang besar ke darat, aku berlari secepat mungkin dengan pembantuku menuju gedung di mana anak-anakku berada.
Akhirnya aku sampai di gedung itu sebelum Tsunami menghantam. Aku menggendong anakku laki-laki sementara adik perempuanku Evy menggendong Elizabeth anakku perempuan. Pembantuku juga ikut bersama kami. Aku melihat banyak orang berlari-lari menuju gedung yang aku masuki dan kami menaiki tangga demi tangga kira-kira sekitar 3 lantai. Setelah sampai di dalam gedung beberapa lantai aku baru tahu bahwa di dalam gedung itu ada restoran-restoran. Kami masuk ke salah satu restoran dan aku duduk di balkon restoran itu sehingga aku dapat memandang dengan jelas ke arah laut tempat Tsunami akan datang.
Sebelumnya aku tidak pernah menyaksikan dan mengalami seperti apa itu Tsunami seumur hidupku, tapi sekarang dalam mimpi itu aku melihat dengan jelas dan seperti mengalaminya secara nyata, bagaimana Tsunami itu terjadi.
Setelah beberapa saat aku duduk di balkon restoran untuk memandang ke laut apa yang akan terjadi, beberapa saat kemudian tiba-tiba sebuah gelombang air yang besar dan tinggi keluar dari laut dan menghantam daratan. Ketika air sampai kedaratan airnya memang tidak setinggi yang di Aceh yang aku lihat di TV dan DVD-nya. Ketika mencapai daratan air itu kira-kira tidak lebih tinggi dari ban mobil karena aku masih melihat ada banyak mobil yang masih berjalan di tengah air yang tiba-tiba datang itu. Tetapi air yang tiba-tiba memenuhi darat itu langsung membuat panik seluruh pengendara mobil. Aku melihat ada kepanikan dan kekacauan langsung terjadi di tengah-tengah jalan raya itu. Mobil yang satu dengan mobil yang lain mulai saling menghantam oleh karena air yang tiba-tiba datang menghantam saat mereka mengendarai. Para mengemudi mulai tidak dapat mengendalikan mobilnya, kekacauan dan kepanikan mulai ada di mana-mana. Suatu kematian massal seperti akan segera terjadi, dalam mimpi itu aku teringat saudara-saudaraku tapi sepertinya tidak ada perasaan kehilangan, kesedihan, tangisan, atau sebagainya. Aku merasa orang-orang yang berada di sekelilingku di gedung itu pun sepertinya merasakan perasaan yang sama. Kami semua hanya dapat memandangi pemandangan di bawah dari atas gedung dan merasa tertegun akan kejadian itu. Tapi aku tidak mendengar orang-orang berteriak, menjerit atau menangis. Kasarnya ; yang mati ya sudah mati dan pergi begitu saja dalam sekejap. Memang dalam mimpi itu aku tidak melihat ada satu pun mayat-mayat bergelimpangan. Tetapi yang aku rasa dalam mimpi itu, saking banyaknya yang mati, maka hati setiap orang yang selamat merasa hati mereka menjadi kebal (mati rasa ) terhadap perasaan kehilangan, kesedihan akan kematian. Hati rasanya tidak bisa menangis, sedih atau kehilangan dsb. Dan pesan yang aku dapat pada saat memandang kejadian Tsunami yang cepat itu adalah; orang-orang khususnya orang percaya (Believer) yang menyadari dan mengetahui tujuan dari hidupnya ( seperti yang disebut dalam buku The Purpose Driven Life) adalah orang–orang yang akan lolos/selamat dalam kejadian Tsunami itu. Karena mereka adalah orang-orang yang menyadari akan tujuan Allah dalam hidup mereka.
Lalu dalam mimpi itu aku mulai sadar kalau suamiku tidak ada bersama dengan kami, karena dia sedang bekerja. Aku lalu meminjam hp pembantuku untuk menelepon suamiku. Tapi belum sempat aku berbicara dengan suamiku, tiba-tiba aku terbangun dan baru sadar kalau aku baru saja bermimpi tentang Tsunami. Aku tertegun di atas tempat tidurku, aku pandangi langit2 kamarku seolah-olah tidak percaya kalau itu hanya mimpi saja karena mimpi itu begitu terasa nyata. Aku mulai berpikir-pikir sejenak apa arti dari mimpi itu. Biasanya kalau aku mendapat mimpi rohani aku segera bangun, dan berdoa minta Tuhan menyingkapkan arti mimpi itu melalui Alkitab.
Tapi kali ini aku merasa tidak mau beranjak dari tempat tidurku bahkan tidak menggerakkan badanku sedikitpun karena aku tidak mau mimpi itu hilang dan pergi begitu saja. Aku segera menutup rapat kembali mataku untuk tidur lagi agar aku bisa kembali lagi ke alam mimpi Tsunami itu, dan aku berdoa, “ Tuhan, bawa aku kembali ke tempat kejadian Tsunami dalam mimpi itu. Aku ingin tahu apa kejadian selanjutnya ketika aku mau menghubungi suamiku.
Akhirnya aku pun tertidur dan aku bermimpi lagi. Tetapi kali ini aku tidak kembali lagi ke waktu / scene yang sama di mana ketika mimpi kejadian Tsunami tadi berakhir. Melainkan aku bermimpi berada di waktu yang berbeda. Namun dalam mimpi itu masih ada hubungannya dengan mimpi Tsunami sebelumnya, jadi ada mimpi dalam mimpi. Dalam mimpi kedua aku tahu aku pernah bermimpi tentang Tsusami sebelumnya dan dalam mimpi itu aku mau tahu apakah mimpi itu sudah terjadi atau belum. Lalu ada seorang laki-laki berdiri di hadapanku, seperti cerita dalam Daniel ( 8:15 ). Aku bertanya kepada dia apakah mimpi itu sudah terjadi apa belum dan di mana tempat kejadian itu sebenarnya, aku meminta agar dia menunjukkannya padaku dan membawaku ke tempat di mana Tsunami itu terjadi. Lalu secara tiba-tiba (secara roh) kami sudah berada di suatu tempat. Aku tidak tahu di mana tempat itu persisnya berada, namun bapak itu membawaku dan menunjuk ke sebuah bukit kecil dekat pinggir laut dan tempat itu memang persis dengan tempat kejadian di mana Tsunami terjadi dalam mimpi pertama. Orang itu mengatakan, “Mimpi itu sudah digenapi dan di sinilah tempat kejadian itu “, Katanya sambil menunjuk ke arah sebuah bukit kecil di pinggir laut itu. Tapi dia tidak menyebut nama suatu tempat, hanya menunjuk suatu bukit. Setelah laki-laki itu memberitahukanku dan menunjukkan tempat itu, maka tiba-tiba aku sudah berada kembali di tempat tidurku dan terbangun. Ketika aku bangun , aku terkesima dan terkesan juga, karena apa yang aku minta agar aku dikembalikan ke mimpi yang pertama dikabulkan, dengan diberi mimpi lagi yang ada hubungannya dengan mimpi pertama.
Begitu aku bangun, pertama kali yang muncul di pikiranku mengatakan,” mimpi itu akan terjadi dan benar-benar akan terjadi, bukan sekedar mimpi-mimpian belaka. Bahkan rohku pun dapat merasakannya, mimpi itu suatu pesan, suatu pewahyuan akan sesuatu yang akan terjadi di Indonesia terutama Jakarta.
Yang membuat aku yakin bahwa mimpi itu benar-benar akan terjadi adalah karena aku juga pernah mengalami mimpi yang sama sebelum banjir besar melanda kota Jakarta sekitar 3-4 tahun yang lalu.
Aku bermimpi melihat banjir besar melanda Jakarta dan tempat-tempat lain dan aku pun masih bertanya sampai kini. Apakah mimpi yang kualami berkali-kali itu masih ada hubungannya dengan banjir-banjir besar yang melanda seluruh Indonesia saat ini. Mimpi banjir itu saya alami sekitar 4-5 kali, tapi yang anehnya setiap kali mimpi banjir datang dalam mimpi kedua dan selanjutnya selalu diberitahukan bahwa mimpi banjir yang pertama sudah digenapi, jadi dalam mimpi berikutnya ada penggenapan dari mimpi banjir yang sebelumnya. Demikianlah ini terus berlanjut beberapa kali.
Karena waktu itu aku semakin yakin bahwa itu adalah mimpi nubuatan, maka aku memberitahukan kepada kalangan orang-orang dekatku, teman pendoa syafaat dan memesan mereka agar bersiap-siap menghadapi banjir besar. Bahkan aku meminta salah seorang teman yang bertempat tinggal di kelapa gading agar menyiapkan ban-ban pelampung, tali-tali agar tidak terseret banjir. Bahkan pembantuku pun sempat aku training bagaimana strategi menghadapi banjir besar supaya barang-barang tidak rusak dan tidak berbawa arus.
Satu hal yang aku sadari waktu itu adalah bahwa aku tidak tahu dan tidak diberitahu kapan banjir itu akan terjadi. Sebab ketika aku sudah persiapkan seluruhnya dan menunggu 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan tidak ada banjir yang terjadi sampai akhirnya aku melupakan mimpi itu. Dan ternyata mimpi itu terjadi setahun kemudian.
Jadi, dari pengalaman-pengalaman mimpi nubuatan yang sering aku terima, aku menyimpulkan bahwa kalau Tuhan memberi kita nubuatan dalam mimpi, itu bukan berarti hanya sesuatu yang akan terjadi dalam waktu dekat, melainkan dapat terjadi setelah tahunan, belasan bahkan puluhan tahun.
Tuhan baru saja mengingatkan aku ketika menulis pasal ini, tentang mimpi yang di alami oleh Nebukadnezar tentang masa depan kerajaan Babel (Daniel 2), dan penglihatan yang dialami oleh Daniel mengenai akhir zaman (Daniel 10). Penglihatan itu memerlukan waktu penggenapan selama tahunan, puluhan tahun, ratusan tahun yang bahkan sampai saat ini pun masih ada yang belum digenapi walaupun Daniel sudah tidak ada lagi, namun Daniel masih sempat mengalami dan melihat penggenapan beberapa dari penglihatan yang dia terima dari Tuhan .
Intinya, kalau kita yakin diberi penglihatan akan masa depan oleh Tuhan, tentunya sebagai anak-anak yang memiliki Roh Allah kita akan tahu dan dapat membedakan mana mimpi dan penglihatan yang dari Allah dan mana yang hanya mimpi belaka. Setiap penglihatan dan mimpi harus kita uji dan minta Tuhan menyingkapkan atau meneguhkan melalui Firman Allah, satu-satunya alat penguji yang mujarab.
Kembali lagi kepada penglihatan tentang Tsunami di atas. Pagi itu, begitu aku bangun dari tempat tidur, aku segera menceritakan mimpi itu kepada suamiku dengan berapi-api supaya mimpi itu tidak segera terhilang dari ingatanku. Setelah suamiku berangkat ke kantor, aku segera membuka Alkitabku dan berdoa, “Tuhan beritahukan aku, apa arti dari semua mimpi itu dan tolong singkapkan dan teguhkan mimpi itu. Lalu Tuhan tuntun aku untuk membuka Yesaya 5:25-30.
Sebelumnya ketika TNP ( The Nations Pray ) mengadakan doa tanggal 6 Juni, Bapak Yermas Pemimpin Doa-nya mendapat pernyataan dari Tuhan dari ayat ini, bahwa akan ada bencana besar yang akan terjadi di Indonesia dan mengakibatkan kematian massal dalam seketika. Dan ketika aku membacanya, roh ku dapat merasakan ini adalah suatu pernyataan nubuatan. Sesampai di rumah aku terus merenungkan ayat ini dan menggumulinya dan bertanya pada Tuhan apa bentuk dari bencana itu. Maka datanglah penglihatan dalam mimpi mengenai Tsunami ini.
Selasa, 12 Juli 2006
Tadi malam, tanggal 11 July sekitar jam 11:30 malam, rohku begitu bersemangat untuk melayani Tuhan dengan berdoa bagi bangsa-bangsa. Maka aku meluangkan waktu sekitar seperempat jam berdoa bagi bangsa-bangsa di lantai samping tempat tidurku. Lalu aku merasa Tuhan mau agar aku membaca Kitab Hosea. Secara manusia sebenarnya aku kurang begitu tertarik karena aku lebih suka baca kitab yang banyak peranan malaikatnya setelah aku selesai membaca kitab Daniel beberapa hari sebelumnya. Tapi rohku merasa Tuhan mau aku meneruskan membaca ke kitab Hosea, jadi aku taat saja. Ternyata Tuhan mau mengungkapkan sesuatu. Di balik ketaatan kita sekalipun secara manusian kita tidak suka melakukannya, ada berkat rohani dari Allah buat kita.
Lalu aku berdoa minta Tuhan berbicara padaku apa yang ada di hatiNya dan apa yang mau dikerjakanNya untuk Indonesia.Tuhan menuntunku untuk membaca Hosea 4. Hatiku tersentak dan gentar “Aduh, Tuhan marah dengan umatNya dan kepada Imam2-Nya. Di ayat 1 dikatakan “Tuhan mempunyai perkara dengan penduduk negeri ini, sebab tidak ada kesetiaan dan tidak ada kasih dan tidak ada pengenalan akan Allah di negeri ini. Di ayat 6 ditegaskan lagi “ Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu. Dengan hati yang masih diliputi tanda tanya mengenai ayat itu, aku pun pergi beranjak untuk tidur beristirahat. Sebelum aku memejamkan mata, aku berdoa dan bertanya kepada Tuhan, “Tuhan, di mana Tsunami itu akan terjadi dan kapan waktunya?” beritahukanlah aku hambaMu ini. Bukankah ketika Daniel mendapat penglihatan dan tidak mengerti, engkau mengirimkan malaikat Gabriel untuk membawa pesan dan memberikan pengertian akan semua penglihatan yang dia lihat (Daniel 9:21-23), sekarang aku meminta agar engkau mengirimkan malaikat Gabriel yang sama kepadaku dan membawa pesanMu dan singkapkan akan kejadian Tsunami yang aku mimpikan itu ( mimpi tanggal 23 Juni 2006 ) dimana kejadiannya dan kapan itu akan terjadi. Juga aku ingin tahu apa arti firmanMu di Yesaya 5:26 yang meneguhkan mimpi itu. Tolong Tuhan, buat hambaMu mengerti dan aku ingin mengenal isi hati dan pikiranMu. Rancangan apa yang Kau mau buat untuk Indonesia ini. Beritahukan lagi hambaMu melalui mimpi Tuhan, Amin. Lalu aku tidur, bangun, tidur lagi dan berkali-kali ini terjadi malam itu.
Pagi itu aku tidak dapat tidur dengan nyenyak, ada perasaan gelisah dalam jiwa dan rohku. Maka pagi itu Rabu tanggal 12 Juli sekitar jam 4: 40 subuh aku memutuskan untuk bangun dan berdoa saja, barangkali ada yang mau disampaikan Tuhan padaku. Aku tergerak untuk membuka televisi untuk melihat apa yang sedang terjadi di Indonesia dan dunia saat ini. Beberapa saat kemudian aku diterpa kantuk yang berat sekali, lalu aku memutuskan untuk tidur kembali sekitar jam 5 subuh. Aku berbaring dan memejamkan mata.
Tiba-tiba, aku sudah berada di Serang – Banten / Anyer (dalam alam mimpi)
Aku melihat laut, airnya bergoncang dengan sangat kuat membuat gelombang-gelombang ombak yang begitu tinggi dan dasyat. Pemandangan itu sangat menakutkan dan menggetarkan, warna air itu seperti agak kegelapan karena langit yang juga menunjukkan cuaca yang tidak bersahabat.
Melihat pemandangan itu, aku ketakutan dan segera tahu bahwa tsunami dalam mimpi pertama tanggal 23 Juni itu akan terjadi (penggenapan mimpi dalam mimpi). Aku segera berlari-lari mencari tempat yang tinggi, memanjat pohon dan naik ke atas atap rumah-rumah. Kulihat banyak orang berlari-lari berusaha menyelamatkan diri bahkan ketika aku sedang memanjat pohon ada sebuah tangan yang berusaha menarik kakiku berlomba untuk menyelamatkan diri ke atap rumah yang sedang aku naiki. Tapi aku dapat melepaskan kakiku dari tarikan orang itu, berhasil naik sampai ke atas atap sebuah rumah dan selamat dari bencana Tsunami itu, tetapi aku tidak tahu apakah orang yang menarik kakiku tadi selamat atau tidak.
Dari atas atap itu aku melihat sebuah gelombang air yang sangat besar datang dengan tiba-tiba ke daratan menghantam banyak orang dewasa dan terutama anak-anak yang sedang bermain di sebuah kali kecil. Dalam sekejab air tinggi itu menyapu dan menyeret anak-anak itu sampai kebawah jembatan kali dan tidak tahu mereka berakhir di mana. Pemandangan itu sangat begitu dramatis dan mengerikan. Dalam mimpi pertama, aku tidak melihat ada korban-korban atau mayat bergelimpangan tetapi mimpi ketiga kali ini, mataku melihat dengan jelas bagaimana orang-orang dan anak-anak itu tersapu air besar yang begitu dahsyat menghantam tanpa kompromi. Mayat bergelimpangan di mana-mana, korban berjatuhan. Dalam sekejab, suasana berubah menjadi hiruk pikuk kesedihan, tangisan terdengar di mana-mana ( Yesaya | |