ada sebuah desa primitif abad 9 (udah primitif di abad 9 lagi... ), dimana para warga wanitanya (atau ibu2 yang sudah punya suami) meminta ke para dewa...
apa permintaannya......
mereka minta agar ketika mereka melahirkan, yang mengalami rasa suaaakiitt.... itu bukan mereka (para ibu) tapi para pria (suami mereka)
bagaimana hasilnya.... permohonan mereka di kabulkan para dewa
nah... suatu hari ada seorang ibu yang mau melahirkan, maka dengan penuh kecemasan suaminya mencarikan dukun beranak untuk istrinya...
singkat cerita...anak tersebut lahir dalam kondisi sehat..
tapi... ada yang aneh...
selama proses melahirkan... kok si suami tenang2 aja tuh nungguin istrinya yang lagi dibantu dukun beranak .....
gak ada suara kesakitan atau teriak-teriak...(layaknya orang melahirkan) yang keluar dari mulutnya...
malah para penduduk desa geger.... karena hari itu kepala desa mereka berteriak-teriak kesakitan sepanjang hari tanpa ada penyebabnya..... (tahu kan maksudku....kan??)
keesokan harinya serentak kaum wanita di desa itu kembali mendatangi kuil para dewa, meminta agar rasa sakit sewaktu melahirkan kembali mereka rasakan.... dan jangan sekali-kali para suami yang merasakan....
hmmm....bentuk emansipasi yang membutuhkan konsekuensi...
