 |
|

8th August 2008
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Feb 2008
Location: Indonesia
Posts: 788
|
|
Quote:
Originally Posted by Jody
Mungkin di utamakan terlebih dahulu ... setelah itu beranjak ke bangsaČ lain ... dalam arti mendapat perlakuan yang sama 
|
Klo gw percaya, gereja lebih dulu diangkat, sblm masa kesesakaan.
Bangsa Israel harus mengalami masa kesesakkan utk dipulihkan.
Rm5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
1Tes1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.
1Tes5:9 Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita,
1Tes5:10 yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.
Why3:10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
|

8th August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Quote:
Originally Posted by Jody
Secara alur ceriteranya kesannya memang gitu sih ... tetapi menurut gue ... kasih Allah pada dasarnya di tujukan kepada semua manusia ... khususnya anak2 Adam
Mungkin kurang lebih seperti gambaran ayat ini :
Mar 7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: " Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Terlepas dari topik :
Mar 7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak
Sungguh salut ama perempuan ini ... meskipun dia bukan keturunan yang di utamakan ... tetapi dia kurang lebih mengerti kebenaran dan pengharapan Israel
Mat 15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
Iman berasal dari mana ?
Rom 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
|
Alur cerita mengenai Abraham bukan sekedar kesan lagi, tapi udah terjadi dan dialami bangsa2 sampai hari ini. Cerita mengenai Abraham tertulis di dalam alkitab yg memang bukan karangan manusia, tetapi perintah Roh dan bila disimak, alkitab bukan kitab suci yg ditulis oleh satu orang saja dalam jangka waktu orang tsb hidup, tetapi ditulis oleh puluhan orang dengan tenggang waktu yg masing2 berbeda dan jg jangka waktu yg sangat lama (kurang lebih 1500thn).
Dari kitab Kejadian sampai kitab Wahyu memiliki kesinambungan dan tidak bertolak belakang satu dengan lainnya. Makanya wajar banyak orang yg suka baca alkitab sekalipun dia itu bukan orang kristen, krn memang isi alkitab mengandung sejarah kehidupan manusia dari mulai Adam sbg manusia pertama, di alkitab juga banyak mengandung wahyu TUHAN yg memang sebagian besar sudah dibuktikan.
Kasih Allah kepada semua orang itu benar sekali, gak bisa dibantah....
Yang jadi pertanyaan kan, Apakah semua orang mengasihi Allah?...iye kaga?
Jadi wajar kalo Abraham mendapat tempat spesial di hadapan ALLAH karena memang dia mencari dan mendengarkan ALLAH.
ALLAH mendapati bahwa Abraham hidup benar di hadapanNya dan itu mengakibatkan keturunannya mendapat tempat spesial juga di depan ALLAH.
Kalo orang2 lain hidupnya gak spt Abraham, yah..jangan salahkan ALLAH kalo mereka gak mendapat tempat di depan ALLAH.
ISRAEL adalah anak/bangsa Sulung di hadapan Tuhan ALLAH dan itu tertulis di alkitab dan bukan hanya berkat rohani berupa pengenalan akan siapakah ALLAH itu, tetapi juga berkat jasmani.
Yesus Kristus sbg keturunan Israel menjadi Terang bagi bangsa-bangsa, sehingga mereka bisa mengenal ALLAH yg sesungguhnya, maka:
Keturunan Israel sampai saat ini menjadi Terang bagi bangsa-bangsa, sehingga mereka (bangsa2 tsb) mengenal teknologi dan peradaban yg lebih tinggi. Gak bisa dibantah kan kalo keturunan Israel menjadikan hidup jasmani bangsa2 menjadi lebih enak dan mudah dijalani?
Iman timbul dari pendengaran, pendengaran krn firman Kristus.
Kristus Yesus yg mulanya adalah ALLAH yg berupa Roh, memang memberikan pengharapan dan iman kepada semua orang yg mau mendengan suara ALLAH di dalam hati setiap manusia.
Gak ada pilih kasih, semua sama di hadapan Kristus.
|

8th August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Quote:
Originally Posted by Jody
Secara alur ceriteranya kesannya memang gitu sih ... tetapi menurut gue ... kasih Allah pada dasarnya di tujukan kepada semua manusia ... khususnya anak2 Adam
Mungkin kurang lebih seperti gambaran ayat ini :
Mar 7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: " Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
Terlepas dari topik :
Mar 7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak
Sungguh salut ama perempuan ini ... meskipun dia bukan keturunan yang di utamakan ... tetapi dia kurang lebih mengerti kebenaran dan pengharapan Israel
Mat 15:28 Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.
Iman berasal dari mana ?
Rom 10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
|
Kasih ALLAH itu sama bagi semua orang....
Yang jadi masalahnya, apakah semua orang mengasihi ALLAH?
Hanya Abraham yg didapati benar di hadapan ALLAH, maka wajar kalo Abraham dan keturunannya mendapat tempat spesial di hadapan ALLAH.
Bagaimana bisa mengharap dianggap benar oleh ALLAH bila tdk berbuat benar?
Makanya sering kita dengar di khotbah bahwa ALLAH itu adalah ALLAH yg Adil.
Iman timbul dari pendengaran dan pendengaran krn firman Kristus.
Semua orang diberikan dorongan untuk berharap dan beriman kepada ALLAH yg berbicara lewat hati manusia.
Kalo ALLAH sudah berbicara lewat suara hati kita untuk beriman tetapi kita tidak mau, itu salahnya orang itu.
Firman Kristus Yesus sudah bisa dibaca di dalam Alkitab, tetapi bila tidak mau percaya kepada Yesus, yah..itu salahnya orang itu kalo tidak memperoleh iman.
Alkitab itu enak memang untuk rutin dibaca, gak hanya orang kristen, orang yg bukan kristen aja banyak yg doyan baca alkitab...
|

8th August 2008
|
|
AP - Senior Member
|
|
Join Date: Aug 2008
Location: Australia
Posts: 57
|
|
Banyak orang yang bingung memang dalam membaca ayat2 perjanjian baru yang mengandung kata "Taurat". Beberapa menganggap bahwa Paulus tidak konsisten. Mencoba memahami tulisan2 Paulus mengenai "Taurat" membuat mereka kacau, jadi mereka menafsirkan sendiri ayat-ayat yang mendukung cara berfikir mereka-yaitu tidak perlu menurut lagi 10 Hukum Tuhan-dan mengabaikan ayat-ayat yang lain-yang memerintahkan kita agar menurut 10 Hukum.
Tapi kita jangan bingung2, sekarang setelah kita tahu perbedaan antara 10 Hukum tuhan dan hukum Taurat Musa, kita jadi memahami ayat-ayat perjanjian Baru yang mengandung arti kata "taurat" sesuai dengan konteksnya. Dapat dibuktikan bahwa perjanjian yang lama adalah Hukum Taurat Musa-ditulis dalam Kitab Perjanjian (kitab Hukum).
Perjanjian Lama mencatat bahwa perjanjian yang lama bukan hanya terdiri dari 10 Hukum saja. Tapi memang 10 Hukum adalah inti dari perjanjian yang dibuat Tuhan dengan orang Israel itu (perjanjian yang lama).
Penelitian ayat-ayat perjanjian Lama menunjukkan bahwa Pembenaran Oleh Iman (hati kita yang disucikan oleh iman) juga merupakan ajaran yang sudah ada di Perjanjian Lama, selain ada di perjanjian Baru. Dan di perjanjian Baru, Tuhan tetap memerintahkan penurutan kepada 10 Hukum, cara hidup yang benar bagi manusia, patokan segala tindak-tanduk manusia, untuk melindungi anak-anaknya dari hal-hal negatif akibat dosa.
Kita juga lihat bahwa 10 hukum Tuhan adalah sempurna adanya-dan tidak ditambahkan apa-apa lagi. Dalam kasihNya yang besar, Tuhan memberikan 10 Hukum untuk kebaikan (kesejahteraan) manusia itu sendiri-untuk menuntun kita dalam jalanNya (Yesaya 48:17,18).
Jika keselamatan hanya karena kasih karunia, melalui iman, maka kita harus meneliti kembali definisi dari perjanjian Baru. Apakah definisi "Perjanjian Baru" menurut mayoritas gereja kristen berbeda dari maksud Tuhan yang mulia?
Dan bagaimana dengan 10 Hukum? Kita lihat bahwa 10 Hukum ditempatkan di tempat permanen - didalam tabut Tuhan (yang melambangkan tahta Tuhan di sorga). Apakah 10 Hukum Tuhan dipakukan di kayu salib, atau apakah itu juga merupakan bagian dari perjanjian Baru? Apa yg dimaksud dengan Hukum yang memerdekakan orang?
Perjanjian Baru dan Hukum
Hukum upacara Musa menggambarkan ritual2 bait Tuhan di bumi dan semua sabat2 TAHUNAN. Segala yang dikandung oleh Hukum Upacara adalah bayangan yang menunjuk pada Yesus Kristus, Esensi (hakekat/ sosok asli) dari bayangan itu.
"Didalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan , hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian didalamnya." (Ibrani 10:1)
Hukum Upacara Musa mengatur secara detail kurban2, hari2 raya, dan ketentuan upacara yang merupakan lambang dari Yesus. Paulus menyatakan bahwa Hukum Upacara berakhir pada saat hukum yang ditulis Musa itu dipakukan di kayu salib. "Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang yang oleh ketentuan2 hukum mendakwa dan mengancam kita. dan itu ditiadakanNya dengan memakukannya pada kayu salib." (kolose 2:13,14).
Paulus meneruskan: "Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus." (Kolose 2:16,17). Semua ketentuan2 upacara, termasuk sabat2 TAHUNAN (bukan Sabat hari ketujuh/ Sabtu), hanyalah lambang dari Kematian Yesus.
Yesus menjelaskan bahwa tujuan dari kitab Taurat Musa adalah mempersiapkan umat Tuhan menyambut kedatanganNya: "Inilah perkataan-Ku, yang telah kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa semua harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam Kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur." (Lukas 24;24).
Paulus menulis bahwa Yesus adalah kegenapan - tujuan - Hukum Taurat. "Sebab Kristus adalah kegenapan Hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang percaya. Sebab Musa menulis tentang kebenaran karena Hukum taurat: 'Orang yang melakukannya, akan hidup karenanya.''' (Roma 10:4,5).
Kita harus lihat konteks dari ayat tersebut. Apa yang dimaksud dengan Hukum Taurat? Perhatikan bahwa Paulus menegaskan bahwa dia sedang membicarakan Hukum Musa waktu dia menulis kata-kata: "Sebab Musa menulis..." dan mengutip firman Tuhan pada Musa mengenai Kitab Taurat: "Orang yg melakukannya, akan hidup karenanya." yang tercatat pada (Imamat 18:5).
Dapatkan Anda lihat apa yang dimaksud Paulus di Roma 10:4,5? . Kristus adalah kegenapan - tujuan - dari Hukum Musa, perjanjian yang lama yang menggambarkan komitmen Tuhan untuk menyelamatkan dunia dari dosa.
Yesus adalah Perjanjian Baru kita dnegan Tuhan! Dalam nubuatan tentang Yesus, Tuhan berfirman: "Aku ini, Tuhan, telah memanggil engkau (Yesus) untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk (memutuskan) engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa2, untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang2 yang duduk dalam gelap dari rumah penjara." (Yesaya 42:6,7). Nubuatan ini digenapi pada Lukas 4:18, 19, 21.
Perjanjian Baru yangkita rayakan dalam Yesus mengandung 10 Hukum Tuhan. Simak apa kata Alkitab:
"Sesungguhnya, akan datang waktunya," demikianlah firman Tuhan,"Aku akan mengadakan perjanjian baru...Maka inilah perjanjian yang Kuadakan...Aku akan menaruh Hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka menjadi umat-Ku." (Ibrani 8:8, 10; Yeremia 31:31-33).
Kesepuluh Hukum Tuhan adalah inti Perjanjian Baru, sama seperti di masa perjanjian Lama. Paulus mengajarkan bahwa 10 Hukum Tuhan adalah bagian dari Perjanjian Baru. Perhatikan bagaimana dia menggambarkan sifat2 Taurat Musa (yang berisi aturan tentang sunat) dan 10 Hukum Tuhan dalam perbandingan di bawah ini:
"Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting, Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah." (1 Korintus 7:19).
Mari kita garisbawahi beberapa poin tentang perjanjian yang Baru.
1. Yesus adalah perjanjian kita yang baru (Yesaya 42:6, 7). Sama seperti PL menggambarkan komitmen Tuhan untuk menyelamatkan seluruh dunia dari dosa melalui upacara2 dan lambang2 di zaman bangsa Israel, begitupula PB menggambarkan komitmen Tuhan melalui Yesus - penggenapan lambang2 itu. "Dan di dalam Dialah (Yesus) setiap orang yang percaya memperoleh pembebasan dari segala dosa (beroleh pembenaran/ seluruh dosanya dihapuskan), yang tidak dapat kamu peroleh dari Hukum Musa." Kisah 13: 39.
2. Yesus merendahkan DiriNya dan datang ke bumi sebagai manusia (Filipi 2:5-8). Tuhan mengutus Anak-Nya dalam bentuk daging yang berdosa untuk menjadi kurban penghapus dosa (Roma 8:3). Tuhan menyebabkan Dia yang tidak mengenal dosa agar lahir dalam daging yang sudah jatuh dalam dosa (lahir sebagai manusia sungguhan). (2 Korintus 5:21). Yesus berubah menjadi manusia yang sama dengan kita dalam segala hal - Dia menjadi manusia 100% supaya Dia bisa menghancurkan segala pekerjaan setan (Ibrani 2:14, 17). Dia menderita ketika Ia dicobai supaya Ia dapat menolong kita waktu kita dicobai (Ibrani 2:18).
3. Walau Yesus menjadi manusia, Dia tidak berdosa - itulah sebabnya KehidupanNya yang tanpa dosa dapat menghapus dosa2 kita (1 Yoh 3:5). Dia adalah kurban yang sempurna, yang mati untuk orang berdosa untuk menunjukkan kasih Tuhan bagi kita (Roma 5:6, 8). Keberadaan kita yang berdosa (manusia lama kita) telah turut disalibkan bersama Dia - dipakukan pada kayu salib - supaya mereka yang "ada di dalam Kristus" tidak usah menjadi budak dosa lagi (Roma 6:6).
4. Kesepuluh Hukum adalah jantung PB (ibrani 8:8, 10; Yeremia 31:31 - 33). Kesepuluh Hukum itu sebetulnya sepuluh janji Tuhan tentang bagaimana hidup Kristus didalam kita akan menguatkan kita untuk menunjukkan kasih kita kepada Tuhan dan pada sesama manusia. tuhan akan bekerja didalam kita untuk menyebabkan kita mau menurut 10 Hukum-Nya dan bisa terus bertingkah-laku hari demi hari sesuai 10 Hukum itu. (Filipi 2:13).
Nah, bisakan dilihat perbedaan antara jaman Musa (PL) dan jaman Yesus (PB) bukanlah penghapusan 10 Hukum? Perbedaannya adalah jalan menuju keselamatan kekal.
Taurat Musa adalah sebuah paket berisi tindakan2 simbolis yang melambangkan kematian Mesias dimasa depan, YEsus Kristus. Di bawah peraturan2 upacara, orang yang berbuat dosa harus mengurbankan seekor domba untuk menutupi dosanya.
Dosa dipindahkan secara simbolis pada kurban pengganti yang tak bernoda itu, melambangkan Yesus yang menjadi kurban pengganti atas dosa2 kita untuk membayar utang dosa kita yaitu kematian.
"Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia!" (Yoh 1:29). Yesus adalah Anak Domba yang tak bernoda. Dia menjadi kurban bagi Anda dan Saya. Di kayu salib golgota, Tuhan memindahkan hukuman atas dosa (yaitu maut) yang harusnya kita terima kepada Putra-Nya.
Kuasa darah Yesus sangat cukup untuk menutupi semua dosa2 kita. Tidak seperti imam2 di PL, Yesus tidak harus melakukan pengurbanan berkali2. Alkitab mengatakan bahwa Dia dikurbankan "satu kali dan untuk selamanya" sewaktu Ia mati di kayu salib (Ibrani 7:27).
"Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir bait suci terbelah dua dari atas sampai ke bawa dan terjadilah gempa bumi, dan bukit2 batu terbelah," (Mat 27:50-51). Waktu Yesus mati, Tuhan menghentikan upacara2 kaabah yang ditulis di kitab taurat Musa. Pada hari Jumat itu, waktu Tuhan merobek tirai bait suci yang menghalangi orang masuk ke tempat kudus, Dia menunjukkan bahwa pengurbanan Yesus telah memberi kita akses langsung - melalui Yesus - kepada takhta Tuhan yang penuh pengampunan. (Efesus 3:12).
Sebelum kematian Yesus, hanya imam besar yang punya akses ke tempat maha kudus, dan dia hanya bisa masuk satu kali setiap tahunnya, yaitu pada hari Raya Perdamaian. Tapi pada waktu tirai terbelah dua, tuhan menunjukkan bahwa upacara2 simbolis (bayangan) itu telah dibatalkan, karena yang Asli-nya (hakekat dari bayangan) sudah terlaksana: kematian Yesus menghapus dosa kita, mendamaikan kita dengan Bapa, menjadi jalan kepada Bapa.
Mudah2 an bisa mengerti apa yang telah saya jabarkan diatas.. kalo masih bingung yah nanti akan saya tulis lagi lebih lengkapnya agar lebih dimengerti beda PL dan PB.... GOD BLESS...
Happy Sabbath Friend's....
|

23rd August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Banyak yg bilang Perjanjian Baru adalah kegenapan dari seluruh janji Allah sehingga banyak orang yg tidak merasa perlu melihat lagi Perjanjian Lama.
Kehebatan Perjanjian Baru sebagian sudah dibahas, nah sekarang...apakah Perjanjian Lama tidak memiliki kelebihan dibanding Perjanjian Baru?
|

24th August 2008
|
 |
AP - Adopted by Grace
|
|
Join Date: May 2007
Posts: 718
|
|
Kedua Perjanjian itu merupakan satu kesatuan. Nggak bisa dipilah satu persatu. Untuk memahami tentu harus memadukan kedua perjanjian tersebut.
Amin.
|

24th August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Quote:
Originally Posted by e_joe
Kedua Perjanjian itu merupakan satu kesatuan. Nggak bisa dipilah satu persatu. Untuk memahami tentu harus memadukan kedua perjanjian tersebut.
Amin.
|
melihat judul dari trid ini yg didalamnya tdp kata "versus", berarti perlu dilihat kelebihannya pada masing2 perjanjian. PL itu hebatnya dimana? PB itu hebatnya dimana? itu kan maksud dari judul trid ini...
|

24th August 2008
|
 |
AP - Adopted by Grace
|
|
Join Date: May 2007
Posts: 718
|
|
di versus nya pake tanda ''..
|

25th August 2008
|
 |
joel in cartoon (pocoyo)
|
|
Join Date: Jul 2007
Posts: 757
|
|
ini larangan yg ada dalam perjanjian baru.. (the don't..s)
Gal 5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
Gal 5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
Gal 5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
dan sebagainya.. (masih banyak lagi)..
and here the do..s
Gal 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
Gal 5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Gal 5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
__________________
Dengan ketidakberdayaan, aku mencari Tuhan.
Dengan mata, kulihat betapa indahnya karya-Mu.
Dengan akal budi, aku menyadari kebesaran kuasa-Mu.
Dengan hati, aku percaya Engkau-lah Tuhan dan Juruselamatku.
Dengan mulut, aku bersaksi akan Kasih Karunia-Mu yg tak terbatas.
Dengan hidupku, akan kujalani seluruh perintah2-Mu.
Dengan semua yg ada padaku, kupersembahkan hanya utk kemulian-Mu.
[url]http://forum.cross-written.com/between-job-faith-lifestyle-t19.html[/url]
Last edited by pkoanda : 25th August 2008 at 10:33 AM.
|

25th August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Quote:
Originally Posted by e_joe
di versus nya pake tanda ''..
|
kalo pake tanda ", pengertiannya jd bagaimana?
|

27th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 455
|
|
o.o
bukannya Injil itu penggenapan dan sekaligus merangkum semua hukum yang ada di Perjanjian Lama? Sedangkan Surat-Surat Rasul itu adalah penegasannya? Saya tidak bisa melihat apa yang harus diperdebatkan dan apa yang harus dan tidak harus diikuti.
Hukumnya sudah jelas: "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap pikiranmu dan segenap hatimu. Kasihilah sesamamu manusia sama seperti mengasihi dirimu sendiri". Itu kan sudah merangkum seluruh hukum taurat beserta semua tanda bacanya.
|

30th August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
Quote:
Originally Posted by azuki
o.o
bukannya Injil itu penggenapan dan sekaligus merangkum semua hukum yang ada di Perjanjian Lama? Sedangkan Surat-Surat Rasul itu adalah penegasannya? Saya tidak bisa melihat apa yang harus diperdebatkan dan apa yang harus dan tidak harus diikuti.
Hukumnya sudah jelas: "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap pikiranmu dan segenap hatimu. Kasihilah sesamamu manusia sama seperti mengasihi dirimu sendiri". Itu kan sudah merangkum seluruh hukum taurat beserta semua tanda bacanya.
|
Hukum "kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap pikiran.......", dikeluarkan pada saat Perjanjian antara TUHAN dan bangsa Israel pimpinan Musa.
Bangsa Israel yg mengikat perjanjian dengan TUHAN dan bukan bangsa-bangsa lain.
Orang Israel mengenal TUHAN itu adalah Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Bangsa2 lain juga mengenal Tuhan mereka sendiri, tetapi bukan Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Makanya dahulu ada ditemukan menyembah kepada dewa-dewa atau gods. Buat bangsa2 lain, dewa2/gods adalah Tuhan mereka.
Kesimpulannya: Bangsa Israel pimpinan Musa mengikat Perjanjian dengan Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub.
Orang Kristen mengikat Perjanjian dengan Tuhan yg disebut Bapa dan diperkenalkan oleh Yesus. Perjanjian ini di alkitab disebut Perjanjian Baru.
Jadi ada 2 Perjanjian, yg satu perjanjian untuk orang Israel, yg kedua adalah perjanjian untuk orang Kristen.
Ada 2 perjanjian yg berbeda, dengan 2 pelaku yg berbeda (orang Israel dan orang Kristen).
Kalo mungkin di forum ini ada orang keturunan Israel asli dan memiliki pemahaman yg baik tentang kehidupan keagamaannya berdasarkan imamat Lewi, kayanya bisa lebih jelas kita mendapat keterangan tentang Perjanjian yg pertama itu.
|

31st August 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
Quote:
Originally Posted by azuki
o.o
bukannya Injil itu penggenapan dan sekaligus merangkum semua hukum yang ada di Perjanjian Lama? Sedangkan Surat-Surat Rasul itu adalah penegasannya? Saya tidak bisa melihat apa yang harus diperdebatkan dan apa yang harus dan tidak harus diikuti.
Hukumnya sudah jelas: "Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap pikiranmu dan segenap hatimu. Kasihilah sesamamu manusia sama seperti mengasihi dirimu sendiri". Itu kan sudah merangkum seluruh hukum taurat beserta semua tanda bacanya.
|
yup tul...
Matius 5:18-19 : "Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga."
gitu aja dari aku...   
|

31st August 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
Quote:
Originally Posted by benaya101
kalo pake tanda ", pengertiannya jd bagaimana?
|
kalo pake tanda ('........') maka pengertiannya adalah...
Compeering... basa inggrisnya itu...
Compeer (sebanding, sama kedudukannya)
So, Compeering itu = menyamakan, menyebandingkan...
gitu dhe... =P
|

31st August 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
Quote:
Originally Posted by benaya101
Hukum "kasihilah TUHAN Allahmu dengan segenap pikiran.......", dikeluarkan pada saat Perjanjian antara TUHAN dan bangsa Israel pimpinan Musa.
Bangsa Israel yg mengikat perjanjian dengan TUHAN dan bukan bangsa-bangsa lain.
Orang Israel mengenal TUHAN itu adalah Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Bangsa2 lain juga mengenal Tuhan mereka sendiri, tetapi bukan Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub. Makanya dahulu ada ditemukan menyembah kepada dewa-dewa atau gods. Buat bangsa2 lain, dewa2/gods adalah Tuhan mereka.
Kesimpulannya: Bangsa Israel pimpinan Musa mengikat Perjanjian dengan Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub.
Orang Kristen mengikat Perjanjian dengan Tuhan yg disebut Bapa dan diperkenalkan oleh Yesus. Perjanjian ini di alkitab disebut Perjanjian Baru.
Jadi ada 2 Perjanjian, yg satu perjanjian untuk orang Israel, yg kedua adalah perjanjian untuk orang Kristen.
Ada 2 perjanjian yg berbeda, dengan 2 pelaku yg berbeda (orang Israel dan orang Kristen).
Kalo mungkin di forum ini ada orang keturunan Israel asli dan memiliki pemahaman yg baik tentang kehidupan keagamaannya berdasarkan imamat Lewi, kayanya bisa lebih jelas kita mendapat keterangan tentang Perjanjian yg pertama itu.
|
o_0
aku bingung ma pernyataanmu... ambigu...
gini aja dhe...
kamu diajarin ga ma orang tua untuk mengasihi temanmu, jangan memusuhi, dsb.
sedangkan Tuhan sendiri berfirman seperti yang kamu sebutkan diatas...
so,,, nggak diragukan lagi bahwa ajaran itu untuk semua... tetapi karena Israel adalah pilihan Tuhan,, dari keturunan orang beriman,,, makanya Tuhan menyampaikan hanya ke orang Israel...
Logikanya gini... Umat yang percaya akan adanya Allah Tritunggal pada zaman itu adalah Israel sampai dengan Yahudi...
ini maen Logika aja c... sbn ga boleh blajar alkitab pake logika,,, cuma,, karena banyak orang sulit untuk mengerti ya ta pake aja...
Israel = Umat pilihan Allah...
kepada bangsa itulah Dia menyampaikan Firman-Nya...
kalo tiba-tiba Tuhan menyampaikan Firman-Nya ke orang Filistin (palestina) yang penyembah berhala,,, apa ga mereka bilang gini?? "sapa loe sapa gue???"
dan Allah menyatakannya kembali dalam Kisah Para Rasul 10
11 Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah.
12 Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung.
13 Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: "Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!"
14 Tetapi Petrus menjawab: "Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir."
15 Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: "Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram."
16 Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.
17 Petrus bertanya-tanya di dalam hatinya, apa kiranya arti penglihatan yang telah dilihatnya itu...........
EIT,,, INGAT,,, BACA ALKITAB TIDAK BOLEH SEBAGIAN2 ATO SETENGAH2...
TETAPI BACA SELURUHNYA SATU PASAL ATO SATU PERIKOP!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Lanjut ke ayat seterusnya... tapi langsung aja "To the Point" akan apa yang akan saya sampaikan...
25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.
26 Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: "Bangunlah, aku hanya manusia saja."
27 Dan sambil bercakap-cakap dengan dia, ia masuk dan mendapati banyak orang sedang berkumpul.
28 Ia berkata kepada mereka: "Kamu tahu, betapa kerasnya larangan bagi seorang Yahudi untuk bergaul dengan orang-orang yang bukan Yahudi atau masuk ke rumah mereka. Tetapi Allah telah menunjukkan kepadaku, bahwa aku tidak boleh menyebut orang najis atau tidak tahir.
next...
34 Lalu mulailah Petrus berbicara, katanya: " Sesungguhnya aku telah mengerti, bahwa Allah tidak membedakan orang.
35 Setiap orang dari bangsa manapun yang takut akan Dia dan yang mengamalkan kebenaran berkenan kepada-Nya.
36 Itulah firman yang Ia suruh sampaikan kepada orang-orang Israel, yaitu firman yang memberitakan damai sejahtera oleh Yesus Kristus, yang adalah Tuhan dari semua orang.
dan seterusnya anda bisa baca sendiri...
so,,, maksud Allah dan kata-kata Allah, melalui ilham yang dia dapatkan mengenai kain lebar yang berisi hewan2 haram itu bukan berbicara masalah makanan, tetapi adalah bahwa, Allah ingin menyampaikan kepada Rasul Petrus bahwa Allah tidak membeda2 orang, suku bangsa, dan adat, untuk menerima Kasih Karunia-Nya..
sebab kita semua tahu, bahwa pada zaman itu... Orang2 Yahudi menganggap dirinya paling tinggi (punya martabat paling tinggi) dan bangsa2 lain adalah rendahan...
maka dari itu,,, Yesus sendiri mau berbicara dengan wanita samaria... padahal dia orang yahudi...
DIA INGIN MEMBERI CONTOH KEPADA UMAT MANUSIA UNTUK TIDAK MEMBEDA-BEDAKAN ORANG LAIN, DAN JANGAN MENGANGGAP MEREKA NAJIS...
|

31st August 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
Semua Boleh Baca Yang Postingku Yang Diatas... :d
|

31st August 2008
|
|
AP - Citizen
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 198
|
|
@aldie,
Hukum Allah harus keluar dari mulut Allah......, disini aldie harus deal dulu dgn konsep ini.
Hukum Allah seperti yg tertulis di alkitab harus disampaikan ke orang yg hidupnya benar dihadapan Allah......., disini aldie harus deal dulu dgn konsep ini.
Hukum Allah yg tertulis diterima oleh orang benar tsb dan untuk disampaikan kepada orang lain......., ada deal ok?
Allah mencari orang yg benar untuk menyampaikan maksudNya kepada orang yg tidak benar....., deal?
Aldie bilang harus baca seluruh isi satu perikop untuk mengerti maksud Allah, gw setuju sama aldie.
Tetapi karena ini menyangkut Perjanjian Lama dan Perjanjian baru, maka sebaiknya bukan hanya harus membaca isi satu perikop saja, tetapi juga harus seluruh isi satu Alkitab.
Menurut aldie, Allah tidak membeda2kan orang, itu benar sekali.
Problem utamanya adalah Apakah manusia mencari Allah?
Orang yg mencari Allah dan orang yg tidak mencari Allah, adalah dua sisi yg berbeda sekali, seperti jauhnya barat dengan timur atau utara dengan selatan.
Allah adalah Adil.............., aldie harus deal dgn pernyataan ini.
Dua sisi yg berbeda jauh tersebut (mencari Allah dan tidak mencari Allah) tentu menginginkan Allah bersikap adil dengan mereka.
Kira2 menurut aldie, apakah Allah bersifat Adil bila Dia bersikap sama thd kedua sisi yg berjauhan tersebut?
Itu aja dulu yah....ntar dilanjut.
|

1st September 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
Quote:
Originally Posted by benaya101
@aldie,
Hukum Allah harus keluar dari mulut Allah......, disini aldie harus deal dulu dgn konsep ini.
Hukum Allah seperti yg tertulis di alkitab harus disampaikan ke orang yg hidupnya benar dihadapan Allah......., disini aldie harus deal dulu dgn konsep ini.
Hukum Allah yg tertulis diterima oleh orang benar tsb dan untuk disampaikan kepada orang lain......., ada deal ok?
Allah mencari orang yg benar untuk menyampaikan maksudNya kepada orang yg tidak benar....., deal?
Aldie bilang harus baca seluruh isi satu perikop untuk mengerti maksud Allah, gw setuju sama aldie.
Tetapi karena ini menyangkut Perjanjian Lama dan Perjanjian baru, maka sebaiknya bukan hanya harus membaca isi satu perikop saja, tetapi juga harus seluruh isi satu Alkitab.
Menurut aldie, Allah tidak membeda2kan orang, itu benar sekali.
Problem utamanya adalah Apakah manusia mencari Allah?
Orang yg mencari Allah dan orang yg tidak mencari Allah, adalah dua sisi yg berbeda sekali, seperti jauhnya barat dengan timur atau utara dengan selatan.
Allah adalah Adil.............., aldie harus deal dgn pernyataan ini.
Dua sisi yg berbeda jauh tersebut (mencari Allah dan tidak mencari Allah) tentu menginginkan Allah bersikap adil dengan mereka.
Kira2 menurut aldie, apakah Allah bersifat Adil bila Dia bersikap sama thd kedua sisi yg berjauhan tersebut?
Itu aja dulu yah....ntar dilanjut.
|
gini aja...
pada zaman Tuhan Yesus,,, cuma ada 2 bagian orang...
yaitu pencari kebenaran, dan penolak kebenaran...
pencari kebenaran adalah kelompok orang yang datang jauh-jauh (dengar tentang Yesus dari temennya, misal) terus penasaran, akhirnya mencari informasi tetang kebenaran yang Tuhan bawakan itu sekaligus mencari informasi tentang keberadaan Yesus...
kalau kita lihat, mereka seperti menunggu-nunggu nubuatan nabi Yesaya ttg Anak Manusia itu...
penolak kebenaran adalah kita bisa ambil contoh orang farisi...
mereka tahu bahwa Yesus itu Anak Allah,,, tapi sebenarnya,, mereka menginginkan bahwa Yesus itu datang sebagai raja, nggak lahir di palungan (kandang, red)...
makanya itu mereka selalu menyangkal Yesus... selalu berusaha menjatuhkan...
makanya yahudi sampai sekarang masih menunggu kedatangan-Nya yang pertama...
nggak menerima Tuhan Yesus...
|

1st September 2008
|
 |
AP - Regular Contributor
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 113
|
|
seperti sida2 etiophia,, dalam buku Kisah Para Rasul..
dia memba | |