 |
|

26th August 2008
|
 |
Life is beautiful
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Israel
Posts: 2,055
|
|
The Unity of Religion
Haleluya, Allahu Akbar
Bila jalan di semak belukar
hati-hati digigit ular
Bila Islam dan Kristen bertengkar
yang menang orang yang ingkar
Kalau sampai tergigit ular
rasa sakitnya seperti terbakar
Kalau menang orang yang ingkar
semua agama segera bubar
Setelah sakit seperti terbakar
badan menggigil sampai tak sadar
Kalau semua agama sudah bubar
dunia pun jadi kampung bar-bar
Usai menggigil sampai tak sadar
tak lama kau pun jatuh terkapar
Dalam dunia yang jadi kampung bar-bar
tak lagi ada Haleluya atau Allahu Akbar!
Jika dirimu sudah terkapar
ke seluruh nadimu bisa menjalar
Jika tiada lagi Helluya dan Allahu Akbar
bumi dan semesta pun berhenti berputar
Di seluruh nadimu bisa menjalar
tak lagi ada yang bisa jadi tawar
Sedetik saja semesta tak berputar
Semua yang ada musnah terbakar
Saat tiada yang bisa jadi tawar
ke liang lahat jasadmu diantar
Saat semua telah musnah terbakar
tiada guna sesal diujar
*****
Sebelum ke liang lahat jasadmu diantar
mumpung masih guna sesal diujar
di dadamu biar kasih dan iman mekar
di langit di bumi damai menebar
Ingat bagaimana Bapak kita, Ibrahim, gemetar
suami Ibu-ibu kita, Sarah dan Hajar
Membayangkan kelak setelah tahun dan abad bertukar
turunan yang sama-sama diberkati itu malah sibuk bertengkar
Mari buktikan ketakutannya tak benar
dengan berlaku bak saudara kembar
Duduk sebaris berdiri sejajar
tak merasa lebih besar apalagi paling benar
Haleluya, Allahu Akbar
Puji Dia yang Maha Besar.
Oleh Toga Nainggolan, Medan, pada pagi yang hening di akhir Juli 2007.
kenapa kedua kubu selalu kritis dan selisih paham.
dari jaman perjanjian lama, semua kubu 'suka' perang - apalagi 'jihad' ala Daud
mungkin begini, masalah 'perang' berkepanjangan ini memang di setting oleh Nya,
sehingga pada masanya, manusia bosan, terjadilah unity of the world, dunia jadi sejuk,
eh ga taunya,
itulah momen Tuhan bikin ending dunia..
Bicara tentang damai dunia,
ada aliran yang namanya : aliran Bahá'í yang di ciptakan oleh seorang
yang bernama : Bahá'u'lláh,
pada abad pertengahan ke19, yaitu sekitar tahun 1800an, di Persia.
Kata Bahá'í diambil dari kata arab ; Bahá’, yang artinya 'kemenangan'.

--

--
Didalam Bahá’i, semua jadi satu disitu.. mulai dari kubu Abraham, Buddha, Jesus dan Mohammad.
(Baha'i - logo)
"Bahaism" ... 'ancaman' ? atau 'solusi' ? --
--secara- mereka mungkin ber 'kasih', bukan anti Yesus,
dan konteks perdamaian yg dicari dunia..
__________________
Love ain’t the answer nor is work,
the truth eludes me so much it hurts.
But I’m still having fun and I guess that's the key,
I'm a twenty something and I'll keep being me.
|

26th August 2008
|
 |
Life is beautiful
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Israel
Posts: 2,055
|
|
sedikit yg gue cuplik tentang Baha'i ; dari sebuah tulisan oleh seorang yg sewot :
Baha’i
Kelompok ini adalah kelompok yang menggabung-gabungkan Islam
dengan Yahudi, Nasrani dan lainnya. Itulah kelompok Baha’i.
Menghilangkan setiap ikatan agama Islam, menganggap syariat Islam telah kadaluarsa.
Persamaan antara manusia meskipun berlainan jenis, warna kulit dan agama.
Inilah inti ajaran Baha’i.
Menolak ketentuan-ketentuan Islam.
Menolak Poligami kecuali dengan alasan dan tidak boleh dari dua istri.
Mereka melarang talaq dan menghapus ‘iddah (masa tunggu).
Janda boleh langsung kawin lagi, tanpa ‘iddah.
Ka’bah bukanlah kiblat yang mereka akui.
.: sumber : http://rabbani.blogsome.com/2007/01/30/membedah-anatomi-aliran-sesat/
__________________
Love ain’t the answer nor is work,
the truth eludes me so much it hurts.
But I’m still having fun and I guess that's the key,
I'm a twenty something and I'll keep being me.
Last edited by daniel : 26th August 2008 at 03:46 AM.
|

26th August 2008
|
 |
AP - Adopted by Grace
|
|
Join Date: Nov 2005
Posts: 675
|
|
terus masalahnya ??
__________________
Anything Happen, Remember This "GOD Will Make A Way for Us"
|

26th August 2008
|
 |
Life is beautiful
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Israel
Posts: 2,055
|
|
Quote:
Originally Posted by zebzeb
terus masalahnya ??
|
"Bahaism" ... 'ancaman' ? atau 'solusi' ? --
--secara- mereka mungkin ber 'kasih', bukan anti Yesus,
dan konteks perdamaian yg dicari dunia..
__________________
Love ain’t the answer nor is work,
the truth eludes me so much it hurts.
But I’m still having fun and I guess that's the key,
I'm a twenty something and I'll keep being me.
|

26th August 2008
|
 |
AP - Adopted by Grace
|
|
Join Date: May 2007
Posts: 718
|
|
Bisa-bisanya orang yang beriman pada Kristus berpikir ini solusi. Hihihi...
Letak iman kita bukan di damainya dunia bro. Tapi mengaku percaya padaNya..
|

26th August 2008
|
 |
AP - Citizen
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 170
|
|
Sebagai seorang Dosen Pinguin saya mengatakan bahwa :
Daniel harus mengulang kelas mata kuliah Agama Kristen...
Hihihihi...
|

26th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: Feb 2008
Location: Indonesia
Posts: 1,382
|
|
Menurut gw mao gabungin gimanapun.. kalo mmg berhasil ya bagus la... bukannya iman kita tergantung sama 'percaya Yesus' ato ngak ?
Gk masala la gabung2in aturannya selama ada iman ke Yesus...
|

26th August 2008
|
 |
AP - Citizen
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 170
|
|
Kalau semua agama bergabung dan beriman kepada Yesus ya jelas gak masalah bagi kita, asal sesuai dgn ajaran Yesus.
Masalahnya Baha'i ini apakah berimana kepada Yesus?
|

26th August 2008
|
 |
Life is beautiful
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Israel
Posts: 2,055
|
|
Quote:
Originally Posted by e_joe
Bisa-bisanya orang yang beriman pada Kristus berpikir ini solusi. Hihihi...
Letak iman kita bukan di damainya dunia bro. Tapi mengaku percaya padaNya..
|
Quote:
Originally Posted by Valentinus
Sebagai seorang Dosen Pinguin saya mengatakan bahwa :
Daniel harus mengulang kelas mata kuliah Agama Kristen...
Hihihihi...
|
Quote:
Originally Posted by bertzzie
Menurut gw mao gabungin gimanapun.. kalo mmg berhasil ya bagus la... bukannya iman kita tergantung sama 'percaya Yesus' ato ngak ?
Gk masala la gabung2in aturannya selama ada iman ke Yesus...
|
dudes, gue ga bicara bahwa Baha'i itu bener atau keliatan 'bener'..
tapi nubuat akhir jaman kan kita semua udah mulai sedikit memprediksi..
kata kata gue tentang 'ancaman' atau 'solusi' itu kan, semuanya pakai tanda kutip,
jadi ;
ancaman = meluasnya pergerakan 'anti' Kristus berawal dari situ,
atau bukan dari situ ('solusi'),
dan karena option kedua mengarah pada hal positif (setidaknya ga ada anti Kris disana),
berarti Baha'i bakal pupus oleh garis nubuat Rasul Yohanes di Wahyu..
(en then daripada milih Baha'i, mendingan gue pilih yg Boha'i... )
__________________
Love ain’t the answer nor is work,
the truth eludes me so much it hurts.
But I’m still having fun and I guess that's the key,
I'm a twenty something and I'll keep being me.
Last edited by daniel : 26th August 2008 at 07:47 PM.
|

28th August 2008
|
 |
AP - Grand Master
|
|
Join Date: Nov 2007
Age: 27
Posts: 428
|
|
Quote:
Originally Posted by daniel
...
"Bahaism" ... 'ancaman' ? atau 'solusi' ? --
--secara- mereka mungkin ber 'kasih', bukan anti Yesus,
dan konteks perdamaian yg dicari dunia..
|
Jelas, ancaman. Tanpa perlu melihat ke "isi" bahaism tsb, secara logika kontekstual kehadiran bahaism itu tidak mungkin sebagai "yang membawa perdamaian" tetapi sebgai satu lagi kontestan (setelah so-called kaum kristen, islam, dll) dalam pertempuran merebut kekuasaan di dunia fana ini.
Lagipula, menurut saya perdamaian umat manusia bukan tentang agama, tetapi tentang manusia. Katakanlah, Bahaism itu memang satu agama yang sempurna. Tetapi apa jadinya agama yang sempurna itu bila penganutnya manusia yang keturunan Adam juga?
Bung Toga Nainggolan terlalu naif membaca permasalahan. Seharusnya dia tidak bicara soal agama, tetapi soal manusia. Saya lihat dia masih percaya pada manusia sampai dia bisa mengajak manusia untuk berbuat seperti ini:
.....
Mari buktikan ketakutannya tak benar
dengan berlaku bak saudara kembar
Duduk sebaris berdiri sejajar
tak merasa lebih besar apalagi paling benar
.....
Itu salah besar bung Nainggolan...
|

28th August 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,163
|
|
Gue gak tau soal bahai di luar amrik. Tapi gue liat di amrik sendiri pengikut bahai kebanyakan yah orang2 kristen yang udah males sama intrik di dalam agama kristen itu sendiri. Temen(2) gue ada yang claim sebagai bahaist, ada yang rajin dateng ke meetingnya mereka ada juga yang males. Seperti agama2 lainnya (terutama agama2 besar yang dulunya cuma punya pengikut segelintir), pengikut bahai menolak dikelompokkin sebagai salah satu agama. Lebih prefer kalo kepercayaan mereka disebut "faith" daripada "religion".
Isinya sih secara general baik (walaupun baik bukan berarti bener). Ancaman? Gak lah. 'Agama' seperti bahai ini jumlahnya ada ratusan, kalo gak ribuan di muka planet bumi. Justru kalo mereka diliat sebagai ancaman, perkembangan mereka bakal semakin besar. That's what happened to christianity thousand(s) years ago.
Gue gak tau motivasi yang melatarbelakangi lahirnya ajaran bahai, tapi kalo ternyata motivasinya (seperti yang ditulis di post 1) adalah karena pertikaian Islam-Kristen, too bad. Seperti kata Kelana, yang bermasalah itu manusianya, bukan soal agama.
__________________
Oh be careful little eyes what see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

28th August 2008
|
 |
w a l k e r
|
|
Join Date: Dec 2004
Location: Indonesia
Posts: 4,084
|
|
Banyak usaha untuk mempersatukan beberapa agama.
Sai Baba di India pada hakekatnya juga menafsirkan sesuatu dam mengambil beberapa benang merah lalu menggaris bawahinya dan mengumandangkannya melalui sosok dirinya. Ia "mengkompromikan" beberapa agama juga, bila dilihat dari suatu segi.
Muhammad juga, bila kita baca, sebetulnya ia juga menafsirkan ajaran ajaran sebelum dirinya, merangkum dan merumuskannya sebagai ajaran. Jadi sebetulnya ia melakukan usaha memepersatukan juga, meskipun selalu menambahkan yang khas dari dirinya juga.
Apakah Jesus Kristus tidak? Ia mempersatukan beberapa ajaran sebelumnya juga bukan?
Lewat penafsirannya yang khas dirinya, ia menerjemahkan nilai nilai lama yang berlaku kala itu, seperti ajaran Taurat, dll.
Sidharta juga cukup nyata, ia berasal dan tumbuh dari tradisi Hinduisme, dimana Hindusime sendiri juga tidak berdiri sendiri muncul tanpa latar belakang.
Kalau ada seorang tokoh pada jaman inipun, hendak tampil sebagai pembawa ajaran baru, ia pasti menafsirkan nilai nilai yang berlaku saat ini, menafsirkan ajaran ajaran yang ada, menilainya kembali dan mengambil sikap terhadap ajaran ajaran tersebut.
Yang semestinya muncul dalam kesadaran manusia sekarang mestinya berupa pertanyaan, bukan How to create Unity of Religions, melainkan How to create Unity of Mankind.
Bukan Religion yang jadi keywordnya, melainkan Humanity.
__________________
Truth is a pathless land
|

28th August 2008
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Apr 2007
Posts: 838
|
|
Nainggolan termasuk aliran Baha'i ini tokh?
__________________
2 Petrus1:5-8 ... menambahkan kepada imanmu kebajikan, dan kepada kebajikan pengetahuan,dan kepada pengetahuan penguasaan diri, kepada penguasaan diri ketekunan, dan kepada ketekunan kesalehan,
dan kepada kesalehan kasih akan saudara-saudara, dan kepada kasih akan saudara-saudara kasih akan semua orang.
Sebab apabila semuanya itu ada padamu dengan berlimpah-limpah, kamu akan dibuatnya menjadi giat dan berhasil dalam pengenalanmu akan Yesus Kristus, Tuhan kita.
|

29th August 2008
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Feb 2008
Location: Indonesia
Posts: 788
|
|
Quote:
Originally Posted by ferrywar
Apakah Jesus Kristus tidak? Ia mempersatukan beberapa ajaran sebelumnya juga bukan?
Lewat penafsirannya yang khas dirinya, ia menerjemahkan nilai nilai lama yang berlaku kala itu, seperti ajaran Taurat, dll.
|
Mat10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
Pemisahan, bukan persatuan jadinya...
|

29th August 2008
|
 |
Life is beautiful
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Israel
Posts: 2,055
|
|
Quote:
Originally Posted by ferrywar
Kalau ada seorang tokoh pada jaman inipun, hendak tampil sebagai pembawa ajaran baru, ia pasti menafsirkan nilai nilai yang berlaku saat ini, menafsirkan ajaran ajaran yang ada, menilainya kembali dan mengambil sikap terhadap ajaran ajaran tersebut.
|
yes. and..
Quote:
Originally Posted by ferrywar
Yang semestinya muncul dalam kesadaran manusia sekarang mestinya berupa pertanyaan, bukan How to create Unity of Religions, melainkan How to create Unity of Mankind.
Bukan Religion yang jadi keywordnya, melainkan Humanity.
|
Fer, redline diatas ini menjadi absurd sifatnya, karena kenyataannya (dalam statement penginjilan), bahwa manusia (semestinya) dipersatukan untuk berlutut di 'image' Ketuhanan yg satu dan sama.
__________________
Love ain’t the answer nor is work,
the truth eludes me so much it hurts.
But I’m still having fun and I guess that's the key,
I'm a twenty something and I'll keep being me.
|

29th August 2008
|
 |
w a l k e r
|
|
Join Date: Dec 2004
Location: Indonesia
Posts: 4,084
|
|
Quote:
Originally Posted by cba_k
Mat10:34 "Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
Pemisahan, bukan persatuan jadinya...
|
Tergantung penafsirannya.
Bagi saya tidaklah penting apa yang ditafsirkan, melainkan bagaimana menafsirkannya
Saya menafsirkan ajaran yang baik dengan hati yang bersih dan baik. Dan hasilnya akan baik juga karena kalau tidak berhasil baik, itu bukan karena penafsoran yang baik.
Kalau ditafsirkan pedang sebagai kejahatan, kesadisan, keburukan.. ya marilah kita revisi penafsiran kita. Hati yang baik dan bersih dari kita mesti menafsirkanyya dengan baik, pedang kita tafsirkan sebagai ketaatan, kesungguhan, ketegasan...dsb yang baik baik.
"Bukan membawa damai" juga kita tafsirkan sebagai "tidak santai dan seenaknya", "Tidak tanpa aturan", dsb... Jadi dengan hati yang bersih dan baik kita tafsirkan APAPUN menjadi baik adanya.
Apa gunanya keyakinan "Roh Kudus menyertai kita sampai akhir jaman" kalau kita masih seperti orang buta tuli dan terbata bata mengeja huruf alkitab.
Biarlah suara yang bening dan jernih dan berasal dari kedalaman hati yang bersih itu menuntun langkah kita. Tak akan salah dah.
__________________
Truth is a pathless land
|

29th August 2008
|
 |
w a l k e r
|
|
Join Date: Dec 2004
Location: Indonesia
Posts: 4,084
|
|
Quote:
Originally Posted by daniel
Fer, redline diatas ini menjadi absurd sifatnya, karena kenyataannya (dalam statement penginjilan), bahwa manusia (semestinya) dipersatukan untuk berlutut di 'image' Ketuhanan yg satu dan sama.
|
"
Maka dari itu, Daniel, "KeTuhanan" itu bukan obyek pikiran melainkan obyek "hati".
Lingkupnya bukan ilmu, bukan sains. Melainkan spiritual.
Kalau spiritual, maka menjelaskan konsep Tuhan dengan kata kata akan seperti menjelaskan rasa manisnya gula kepada orang yang tidak pernah mencicipi manis.
Dengan kata lain, konsep Tuhan hanya bisa dialami bukan dijelaskan dan disikusikan.
Yang mengalaminya, akan merasakan bahwa Tuhan itu sama untuk setiap orang "beriman". Tapi "kehadirannya" tidak bisa dikomunikasikan satu sama lain jadi tidak ada orang bisa melihat orang yang "tercerahkan" atau tidak karena tidak bisa share dalam pengalaman pribadi yang sama. Yang bsia dilihat paling dari "gejala" yang timbul, dan terlihat sebagai apa yang oleh orang Krsiten sebagai "Buah Buah Roh"
Buah buah itu hadir dalam KEMANUSIAAN kita. Kalau kita suka cita atas hal hal positif yang etrjadi disekitar kita, maka itu tandanya "tuhan" itu hadir ditengah tengah kita.
Sekali lagi jangan diartikan tuhan sebagai figur fisik buat kita mintai gendong atau bantuan cari duit. Tuhan yang begitu adalah angan-angan belaka.
Kemanusiaan itulah hakekat Tuhan. Tidak absurd, Daniel, hanya "mantul" saja.
Tuhan itu seperti "cermin", piranti kita melihat diri kita, kemanusiaan kita.
Kalau kita merasa bisa merasakan kemanusiaan kita, cermin tidak perlu dibawa bawa. Simpan saja dan berikan kepada orang yang memerlukannya.
Masih banyak orang yang perlu cermin-cermin untuk melihat diri sendiri, mengukur diri, menilai diri, mengatur diri, mengingatkan diri, menuntun diri dan membayangkan bahwa ada yang "segambar dengan diri" sedang mewejang sesuatu yang penting.
Bayangan cermin itu adalah kita, yang segambar dengan Tuhan. Tak lain dan tak bukan.
__________________
Truth is a pathless land
|

30th August 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
Agama tidak membuat seseorang menjadi lebih benar, lebih "baik" mungkin.
Kemanusiaan atau apapun namanya itu, bukanlah hakekat TUHAN, apalagi disempitkan dan disederhanakan menjadi "alat bantu" yang namanya "cermin" kemanusiaan. Padahal, walaupun manusia itu segambar dengan Allah, setelah kejatuhan dalam dosa, "cermin" itu sudah buram dan pudar.
Maka dari itulah Kristus datang ke dunia, cerminan yang nyata Manusia yang sempurna, dan Kasih Allah yang real. Dan IA tidak pernah mempersatukan ajaran ajaran sebelumnya.... untuk sampai kepada kesimpulan itu, mungkin ada yang bermasalah dalam bagaimana menafsirkannya.
|

30th August 2008
|
 |
w a l k e r
|
|
Join Date: Dec 2004
Location: Indonesia
Posts: 4,084
|
|
Quote:
Originally Posted by JC4Life
Agama tidak membuat seseorang menjadi lebih benar, lebih "baik" mungkin.
Kemanusiaan atau apapun namanya itu, bukanlah hakekat TUHAN, apalagi disempitkan dan disederhanakan menjadi "alat bantu" yang namanya "cermin" kemanusiaan. Padahal, walaupun manusia itu segambar dengan Allah, setelah kejatuhan dalam dosa, "cermin" itu sudah buram dan pudar.
Maka dari itulah Kristus datang ke dunia, cerminan yang nyata Manusia yang sempurna, dan Kasih Allah yang real. Dan IA tidak pernah mempersatukan ajaran ajaran sebelumnya.... untuk sampai kepada kesimpulan itu, mungkin ada yang bermasalah dalam bagaimana menafsirkannya.
|
Itulah yang saya maksudkan, JC4Life, dalam hal spiritual, semua orang terpenjara dalam pendapatnya masing masing karena tidak mungkin melakukan "sharing" dan sejenak menjadi orang lain. Karena itu, dalam spiritual tidak sah mengatakan pendapat orang lain salah.
Salah benar baru bisa terlihat ketika dampaknya muncul sebagai apa yang disebut "Buah-buah Roh" itu. Selama masih berdiam didalam "penjara" masing masing, kita tidak pernah bisa bilang dia salah atau dia benar.
Bila atas suatu keyakinan tertentu yang kita tidak boleh mengatakan benar salahnya itu, tapi ternyata buahnya adalah meledakkan suatu bangunan dan membunuh banyak orang, misalnya maka kita kita baru bisa menyebutnya sebagai keliru atau salah.
Bila atas pemahaman yang lain lagi tetapi hasinya adalah ratusan orang tertolong dari korban industri narkoba, maka dengan melihat buah yang manis itu saya bisa bilang itu pohon yang "baik".
Soal cerminpun demikian.
Itu adalah interpretasi. Pemahaman.
Kalau dengan cermin itu kita tidak bisa melihat diri kita, kemanusiaan kita, maka berarti cerimn itu buram. Jadi pemahaman yang diumpamakan cermin itu adalah pemahamn yang salah.
Kalau dengan cermin itu tampak nyata wajah kita, maka itu cermin yang bening, cermin yang baik.
Jadi yang dilihat adalah wajah kita sendiri. Bukan wajah "Sang Cermin". "Sang Cermin" hanyalah "sang penolong" untuk melihat diri kita, wajah kita, kemanusiaan kita.
Perumpamaan "cermin" itu bukan penyempitan melainkan perumpamaan, perbandingan, analogi. Saya hanya meneladani Sang Guru yang sering menyampaikan pikiran dengan perumpamaan-perumpamaan. Saya kira bukan penyempitan. Allah di sebut Bapa atau Ayah juga bukan penyempitan. Pohon Ara yang dikutuk karena tak berbuah untuk maksud Manusia yang dihimbau untuk berkarya nyata juga bukan penyempitan. Ia hanya perumpamaan.
Ada filem Matrix, salah satu dialognya berbunyi: "Aku hanya bisa menunjukkan arah pintu, Kau sendirilah yang mesti memasukinya".
Ada lagi: " Janganlah melihat telunjukku. Lihatlah bulan yang kutunjuk dengan telunjukku"
Ada lagi dari seorang pembantu rumah tangga ketika menyodorkan segelas teh manis: " Aye tadi udah kasih gula sih, tapi kaga tau cukup kaga manisnya. Cobain aje dulu".
Pembantu itu tidak bisa mewakili lidah saya untuk menentukan kriteria manis teh untuk saya.
__________________
Truth is a pathless land
|

30th August 2008
|
 |
AP - Guardian Angel
|
|
Join Date: Feb 2008
Location: Indonesia
Posts: 788
|
|
Quote:
Originally Posted by ferrywar
| | |