Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | IM LIST | BOOKMARK US | HELP GUIDE | LANGUAGE:


Go Back   Forum Diskusi Kristen Internasional > AP - DISKUSI ROHANI KRISTEN > Konseling
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 20th August 2004
Nightingale's Avatar
AP - Guardian Angel
 
Join Date: Aug 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 817
Nightingale is an unknown quantity at this pointNightingale is an unknown quantity at this point
Send a message via MSN to Nightingale Send a message via Yahoo to Nightingale
Unhappy Sudah dibaptis tp disuruh baptis lagi ?

note : Ini bukan mo nerusin debat mengenai baptis selam dan percik loh

Saya baru-baru ini kan pindah ke gereja lain (pindah negara juga sih)...
aslinya sih saya udah di baptis percik ... tp gereja tmpt saya berada sekarang ada peraturan kalau mau pelayanan harus sudah dibaptis. Masalahnya mereka hanya mengakui baptis selam. Argumentasinya kalau baptis selam itu mengikuti teladan Yesus yg juga di baptis selam, argumentasi lain kalau baptis selam berarti kamu telah mati, dikuburkan dan dibangkitan kembali menjadi manusia baru.

Padahal baptisan itu hanya sebuah kiasan bahwa kita telah menerima Yesus dan pada saat saya di baptis, saya juga telah dibaptis dalam nama Allah Bapa, Allah Putra dan Roh Kudus (spt dalam Mat 28:19)

Dalam pergumulan, saya menemukan ayat dr 1 Petrus 3:21
(Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,)

Saya juga mendapat ayat dr Efesus 4:4-6 (satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua)

2 ayat tsb saya temukan pada saat bersaat teduh dan pergumulan saya.

Nah, masalahnya perarturan gereja itu harus baptis selam utk terlibat pelayanan .... Perlu ga saya baptis selam ?

Kalau saya tidak merasa damai sejahtera kalau harus melakukan baptis lagi, karena saya merasa mengkhianati iman saya dan perjanjian saya dengan Yesus melalui baptis terdahulu (bukankah kalau saya dibaptis lagi, saya merasa bahwa saya dulu belum merasa di selamatkan ?)

So, What should I do ? Berhenti dr pelayanan ? atau pindah gereja ? (Kalau pindah gereja saya merasa berat juga, banyak teman-teman yg baik saya temukan disini, walaupun belum lama).

thx
__________________
There is a story living in us that speaks of our place in the world. It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves.

[url]www.wysmedia.com[/url]
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 20th August 2004
fidocool's Avatar
www.f1do.tk
 
Join Date: Jun 2004
Age: 31
Posts: 310
fidocool has a little shameless behaviour in the past
Send a message via Yahoo to fidocool
Default

Quote:
Originally Posted by nightingale2k1
note : Ini bukan mo nerusin debat mengenai baptis selam dan percik loh

Saya baru-baru ini kan pindah ke gereja lain (pindah negara juga sih)...
aslinya sih saya udah di baptis percik ... tp gereja tmpt saya berada sekarang ada peraturan kalau mau pelayanan harus sudah dibaptis. Masalahnya mereka hanya mengakui baptis selam. Argumentasinya kalau baptis selam itu mengikuti teladan Yesus yg juga di baptis selam, argumentasi lain kalau baptis selam berarti kamu telah mati, dikuburkan dan dibangkitan kembali menjadi manusia baru.

Padahal baptisan itu hanya sebuah kiasan bahwa kita telah menerima Yesus dan pada saat saya di baptis, saya juga telah dibaptis dalam nama Allah Bapa, Allah Putra dan Roh Kudus (spt dalam Mat 28:19)

Dalam pergumulan, saya menemukan ayat dr 1 Petrus 3:21
(Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,)

Saya juga mendapat ayat dr Efesus 4:4-6 (satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu, satu Tuhan, satu iman, satu baptisan, satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua)

2 ayat tsb saya temukan pada saat bersaat teduh dan pergumulan saya.

Nah, masalahnya perarturan gereja itu harus baptis selam utk terlibat pelayanan .... Perlu ga saya baptis selam ?

Kalau saya tidak merasa damai sejahtera kalau harus melakukan baptis lagi, karena saya merasa mengkhianati iman saya dan perjanjian saya dengan Yesus melalui baptis terdahulu (bukankah kalau saya dibaptis lagi, saya merasa bahwa saya dulu belum merasa di selamatkan ?)

So, What should I do ? Berhenti dr pelayanan ? atau pindah gereja ? (Kalau pindah gereja saya merasa berat juga, banyak teman-teman yg baik saya temukan disini, walaupun belum lama).

thx
kamu tidak perlu dibaptis lagi,
karena baptis sekali sudah cukup utk seumur hidup
sekarang tercermin,
gereja itu tidak memahami dasar Firman Tuhan yang benar
kamu ga perlu berhenti dari pelayanan
melayanilah semampu kamu
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 20th August 2004
ruben's Avatar  
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,125
ruben is an unknown quantity at this pointruben is an unknown quantity at this point
Default

mungkin sudah saatnya gereja itu disadarkan. and maybe u are the man who helps them find the truth.
perdalam lagi soal baptisan itu terus ajak mereka diskusi gimana baiknya, kalo mereka tidak mo terima, ya udah pindah aja.

yg penting temen terbaik kita, Yesus, tidak meninggalkan kita. dgn Yesus bersama kita temen2 baik di dunia akan selalu kita temukan.

good luck man!
Reply With Quote
  #4 (permalink)  
Old 20th August 2004
carmenz's Avatar
AP - Adopted by Grace
 
Join Date: Aug 2004
Age: 28
Posts: 635
carmenz is an unknown quantity at this pointcarmenz is an unknown quantity at this point
Default

Kalo dibaptis selam for the sake of following the footstep of Jesus, aku setuju...
kalo baptis selam dijadiin dasar untuk menentukan bole melayani engga, aku tidak setuju...

terserah kamu sendiri, kalo emang mau dibaptis lagi..tp dasarnya harus karena obedience towards God, en bukan karena syarat pelayanan...krn kalo engga, what's the meaning???
but u must honour the church juga, kan emang itu rules nya mereka.. if u dun agree with them, just find another church.

i used to be in the same situation before, waktu itu gereja gue di Melbourne, en emang gerejanya legalistic banget. kalo pake software bajakan di computer, nggak bole melayani...en karena gue dulu belom punya conviction to do that, aku stay di gereja itu for 2 years without doing any ministry...coz i dun want to do that karena pelayanan.. I want, if i make a decision, i make it because i Love God..
so aku melayani di bidang lain aja, i serve lunch, wash the dishes, en pelayanan lain yang ngga kelihatan..but i believe God saw..

Emang berat pertamanya, palagi kalo kamu di indo pelayanan. but really I encourage u to do all things because u love God, not because your church tell u so...
so the decision is im your hands.
__________________
For everything, absolutely everything, above and below, visible and invisible.... everything got started in Him and finds its purpose in Him
Reply With Quote
  #5 (permalink)  
Old 20th August 2004
moonlight's Avatar
sang rembulan
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,855
moonlight is on a distinguished roadmoonlight is on a distinguished road
Default

Baptisan cukup sekali seumur hidup ? Jawabannya : Tergantung.

Kisah Rasul
19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
Reply With Quote
  #6 (permalink)  
Old 20th August 2004
fidocool's Avatar
www.f1do.tk
 
Join Date: Jun 2004
Age: 31
Posts: 310
fidocool has a little shameless behaviour in the past
Send a message via Yahoo to fidocool
Default

Quote:
Originally Posted by moonlight
Baptisan cukup sekali seumur hidup ? Jawabannya : Tergantung.

Kisah Rasul
19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
Umumnya baptis ulang terjadi karena pemahaman yang tidak Alkitabiah dan tidak jelas tentang apa arti baptisan itu sendiri. Baptisan tidak dipahami sebagai materi persekutuan seumur hidup yang berlaku hanya satu kali antara orang beriman dengan Yesus selaku juruselamat. Bahkan tidak jarang cara baptisan (percik dan selam) yang dipersoalkan dan menjadi kambing hitam untuk menerima baptisan ulang. Seolah-olah cara baptisan menjadi jaminan keselamatan, padahal tidak.
Reply With Quote
  #7 (permalink)  
Old 20th August 2004
fidocool's Avatar
www.f1do.tk
 
Join Date: Jun 2004
Age: 31
Posts: 310
fidocool has a little shameless behaviour in the past
Send a message via Yahoo to fidocool
Default

Masalah baptisan yaitu salah satu sakraman yang dipercayai oleh umat Kristen ternyata bukanlah masalah sederhana. Dalam sejarah gereja kita melihat bahwasoal baptisan ini cukup ramai diperdebatkan khususnya mengenai 'bagaimanaseseorang itu dibaptiskan', apakah dengan diselam atau dipercik?

Apakah arti sebenarnya baptis atau baptisan itu dan bagaimana sebenarnyabaptisan itu harus dilaksanakan, apakah dengan cara percik yang banyakdiikuti di kalangan ekumenis dan sebagian injili, ataukah ia itu cukupdipercik dengan air seperti yang dilakukan dikalangan sebagian injili yanglain dan pentakosta/kharismatik?

Dalam bahasa yunani, kata 'Bapto' artinya bisa 'mencelupkan di dalam ataudibawah' atau bisa juga berarti mencelupkan bahan-bahan untuk memberi warnabaru, sedangkan 'Baptizo' bisa berarti 'membenamkan', 'menenggelamkan' atau'membinasakan.' Tetapi, baptizo juga bisa berarti 'masuk dibawah' atau'dipengaruhi', dan dalam suasana helenisme juga diartikan sebagai 'mandi'atau 'mencuci.'

PERJANJIAN LAMA

Dalam Perjanjian Lama, ada istilah 'Baptein' dalam LXX yang dalam bahasaIndonesianya adalah 'mencelupkan kakinya ke dalam air' (Yos.3:15),'mencelupkan jari ke dalam darah itu' (Im.4:6,17), 'dimasukkan ke dalam air'(Im.11:32), dan Naaman 'membenamkan diri' ke sungai Yordan (2Raj.5:14).

Dalam PL, adat basuhan menunjukkan ritus 'penyucian' atau 'pengudusan', danbasuhan itu bukan lambang melainkan alat pengudusan itu sendiri. Jadi airitu dianggap mempunyai kekuatan magis untuk 'penyucian' sehingga sepertidalam kasus Naaman harus dilakukan sampai tujuh kali.

BAPTISAN YOHANES

Baptisan Yohanes (Mrk.1:4-11) menunjukkan penerusan adat basuhan PL tetapidengan pengertian baru, yaitu bukan basuhan atau airnya tetapi makna yangdilambangkan oleh baptisan itu. Pengertian basuhan disini menjadi baptisanmemberikan pengertian baru bukan sebagai pengudusan tetapi sebagai 'lambangpertobatan' (Kis.19:4) untuk menerima 'pengampunan dosa' (Luk.3:3).

Baptisan syaratnya jelas yaitu 'hasilkan buah-buah yang sesuai denganpertobatan … seperti berbagi pakaian dan makanan, tidak melakukan punglimapun merampas hak orang lain' (Luk.3:8-14). Berbeda dengan basuhan PL yangdalam dirinya sendiri mempunyai makna penyucian, maka baptisan Yohanesdisamping melambangkan penyucian dari dosa tidak memiliki makna bila tidakdisertai buah, sebab telah tersedia kapak untuk menebang yang tidak berbuahdan membuangnya ke dalam api (Luk.3:9, band.Mat.7:15-23). Istilah lengkapnyaadalah 'baptisma metanoea, Mrk.1:4;Luk.3:3).

Bila adat basuhan PL lebih mempunyai arti sebagai penyucian pada dirinyasendiri, baptisan Yohanes bersifat eskatologis menuju kepada Kristus yangakan membaptiskan dengan Roh Kudus (Mrk.1:7-8).

BAPTISAN KRISTEN

Yesus dibaptiskan oleh Yohanes (Mrk.1:9) menunjukkan bahwa sekalipun Yesustidak berdosa, Ia menyatukan diri dengan orang berdosa, tetapi Ia sendiritidak membaptis karena Ia akan membaptis dengan Roh Kudus. Baptisan Yesusadalah baptisan air yang berjalan bersama dengan baptisan Roh Kudus(Mrk.1:7-11). Yesus menggambarkan kematianNya sebagai 'baptisthenai'(Mrk.10:38;Luk.12:50), dan ucapanNya ini mengambarkan sifat yang lebih luasdari baptisan Yohanes (yang masih memiliki bayang adat basuhan) menuju padapengorbanan diri sendiri.

Dalam komunitas Kristen, baptisan dipraktekkan sejak awal (Kis.2:38,41;8:12)dan jelas, bahwa baptisan yang dilakukan oleh para Rasul bukanlah baptisanYohanes melainkan baptisan yang dalam nama Allah Tritunggal yang menyatukanmereka dalam pengharapan menuju kebangkitan dalam Kristus.

Dari terang ini kita dapat melihat bahwa 'Baptisan Kristen' sekalipunmenggunakan juga air, pengertiannya sudah berbeda. Dalam PL, adat basuhanitu sendiri yang menyucikan (ingat Naaman), dan dalam Baptisan Yohanessekalipun masih menyisakan pengertian 'penyucian dari dosa' tetapi sifatnyasudah hanya menjadi lambang, dan dalam baptisan Kristen kemudian, baptisanitu hanya lambang yang melambangkan pertobatan dan pengharapan akankebangkitan Kristus.

BAGAIMANA DIBAPTIS?

Sekarang yang menjadi soal, bagaimana seseorang dibaptis? Apakah dengandiselam atau cukup dipercik? Alkitab kecuali dalam pengertian PL, dalam PBmemang tidak dijelaskan 'bagaimananya' kecuali bahwa 'baptisan melambangkanpertobatan, pengampunan dosa dan pengharapan kebangkitan dalam Kristus'.

Yohanes Pembaptis memang membaptiskan di sungai Yordan tetapi tidakdijelaskan apakah umat di selamkan atau hanya masuk ke dalam air itukemudian kepalanya diguyur atau diperciki air. Dalam banyak kasuspembaptisan terjadi di tempat-tempat yang jauh dari sungai Yordan atausungai lainnya dan selama ada air (air sumber atau dari sumur), mereka bisadibaptis. Ini berarti bahwa yang penting air sebagai lambang dan bukanselamnya, dan yang terlebih penting adalah yang dilambangkan dalam baptisanitu yaitu 'pertobatan, pengampunan dosa dan pengharapan kebangkitan dalamKristus.' Orang yang disalib bersama Yesus diselamatkan tanpa kesempatandibaptis.

Yohanes menyamakan baptisan 'air' yang ia lakukan dengan baptisan 'RohKudus' yang dilakukan oleh Yesus, dan menarik untuk diamati bahwa baptisanRoh Kudus tidak berarti bahwa para Rasul tenggelam dalam kobaran api (band.Kel.3:2) tetapi sebagai 'lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran yanghinggap' di atas para Rasul (Kis.2:3) dan yang penting dalam perlambanganini adalah para Rasul penuh dengan Roh Kudus (Kis.2:4).

Rasul Paulus menyamakan baptisan dengan peristiwa ketika Musa dan umatIsrael dibaptis 'dalam awan dan dalam laut' (1Kor.10:1-2). Dalam keduagambaran ini tidak tergambar bahwa mereka tenggelam dalam awan (sepertikalau kita naik pesawat dan masuk awan) atau laut (seperti kapal selam).Mereka hanya dinaungi oleh awan dan ketika menyeberangi lautpun mereka tidakbasah (kecuali mungkin mengalami percikan embun) melainkan berjalan ditempat kering (Kel.14:16,29), tetapi yang basah kuyup dan tenggelam adalahtentara Mesir yang mengejar mereka (Kel.14:23-28). Paulus juga mengatakanbahwa dalam Yesus kita dikuburkan dalam baptisan (Kol.2:12).

Rasul Petrus memberikan gambaran yang jelas juga tentang baptisan, yaitubahwa baptisan itu sekedar lambang pertobatan dan 'bukan untuk membersihkankenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepadaAllah - oleh kebangkitan Yesus Kristus' (1Ptr.3:21). Menarik juga bahwaPetrus menyamakan baptisan sebagai 'kiasan bahtera Nuh' (1Ptr.3:20-21).Jelas bahwa 'bahtera' itu hanya 'tempat mengapung' dan bukan 'kapal selam'dan sekalipun basah kuyup karena hujan yang terus menerus tentu banyakbagian dinding bahtera yang kering.

BAPTISAN ULANG

Dari beberapa contoh di atas kita melihat bahwa 'baptisan air' hanyalahlambang dan yang penting 'apa yang dilambangkannya', dan Perjanjian Barutidak menjelaskan harus dipercik, masuk air kemudian di guyur air ataudiselam, jadi bisa dengan cara apapun (basuh, percik, guyur, selam) selama'air'lah yang digunakan dan yang terpenting dalam upacara itu benar-benarada 'iman, kesadaran akan dosa dan mengakuinya, bertobat dan disertaipengharapan akan kebangkitan dalam Kristus.'

Apakah kita perlu dibaptiskan ulang? Baptisan ulang dilakukan olehaliran-aliran yang menekankan selam lebih dari percik, dan menekankanlambang lebih dari yang dilambangkan. Karena hanya lambang, maka yangpenting adalah 'yang dilambangkan' dan karena dalam upacara 'pembaptisan'yang dilambangkan itulah yang diucapkan, yaitu 'kepercayaan kepada TuhanYesus dan pengharapan akan kebangkitan dalam Kristus' dan telah dilakukandalam nama Allah 'Bapa, Putra dan Roh Kudus', maka 'mengulang baptisan'berarti melecehkan 'pengakuan dan sakramen dalam nama Allah tritunggal' yangtelah diucapkan oleh petobat dan hamba Tuhan itu.

Kita perlu berhati-hati untuk tidak lebih menekankan lambang daripada yangdilambangkan, soalnya di kalangan yang menekankan baptisan selam pun banyakterjadi penafsiran yang keliru. Ada yang telah dibaptiskan selam ketikapindah gereja harus dibaptiskan ulang lagi karena berbagai alasan, ada yangmenyebut karena belum dibaptiskan 'oleh hamba Tuhan yang diurapi', ada yangmenyebut karena airnya harus 'mengalir jadi tidak absah kalau di dalam kolamdalam gedung gereja yang airnya diam', bahkan ada yang lebih lagi menyebutbahwa 'baptisan baru sah bila diselam di sungai Yordan di tanah suci'seperti Yesus dan para Rasul.

Lebih melecehkan lagi kalau baptisan itu dilakukan 'berulang-ulang'. Banyakyang mengikuti 'holy land tour' kemudian dibaptiskan ulang lagi di sungaiYordan dengan tambahan biaya US$.5 (kata sebuah brosur) dan diberisertifikat baptisan 'dalam bahasa Ibrani.' Orang yang melakukan demikianjelas tidak mengerti arti makna baptisan itu sendiri dan arti baptisan airsebagai lambang dan apa yang dilambangkannya.

AKHIRNYA

Orang yang dibaptiskan ulang atau melakukannya berulang-ulang itu bisadiibaratkan orang yang tidak sadar bahwa pertobatan dan imannya yangdiakuinya dalam baptisan pertama tidak sah atau 'murtad' lagi dan perlumengulangnya dan kembali mengaku 'dosa dan iman' lagi, ini merupakanpelecehan rohani. Dalam kitab Ibrani disebutkan:

"Sebab, sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadipengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari pernyataanAllah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebabbarangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentangkebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Tetapi makanan keras adalah untukorang-orang dewasa, yang kaena mempunyai pancaindera yang terlatih untukmembedakan yang baik dari pada yang jahat. Sebab itu marilah kita tinggalkanasas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepadaperkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatandari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah,yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitanorang mati dan hukuman kekal. Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allahmengizinkannya. Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernahmengecap karunia surgawi, dan yang pernah mendapat bagian dari Roh Kudus,dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yangakan datang, namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagisedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allahbagi diri mereka dan menghinaNya di muka umum." (Ibr.5:12-6:6).
Reply With Quote
  #8 (permalink)  
Old 20th August 2004
AP - Clueless Newbie
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 4
twinhosting is an unknown quantity at this pointtwinhosting is an unknown quantity at this point
Default

Quote:
Originally Posted by moonlight
Baptisan cukup sekali seumur hidup ? Jawabannya : Tergantung.

Kisah Rasul
19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
emank masih ada yah baptisan resmi gereja tidak dalam nama Tuhan Yesus?
Reply With Quote
  #9 (permalink)  
Old 20th August 2004
AP - Community Administrator
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 377
sofian is an unknown quantity at this pointsofian is an unknown quantity at this point
Send a message via AIM to sofian Send a message via MSN to sofian
Default

kalau sekarang semua baptisan harus dalam nama Tuhan Yesus ... nah kalau ada Gereja yang bilang itu tidak di baptis dalam nama Tuhan Yesus, rasanya lebih kepada kepentingan pribadi Gereja tersebut bukan karena mengikuti Alkitab.
Reply With Quote
  #10 (permalink)  
Old 20th August 2004
moonlight's Avatar
sang rembulan
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,855
moonlight is on a distinguished roadmoonlight is on a distinguished road
Default

Quote:
Originally Posted by twinhosting
emank masih ada yah baptisan resmi gereja tidak dalam nama Tuhan Yesus?
Saya rasa ada. Dalam nama Bapa Putra dan Roh Kudus. Tapi saya tidak ingin mengulas hal ini.

-----------------------------------------------------

Saya sudah menuliskan di atas, bahwa untuk dibaptis ulang "tergantung", dalam arti terserah gereja ybs. Jika tidak setuju ya nggak usah pusing-pusing, nggak usah datang ke gereja itu lagi. Beres kan ?

Masalah tata cara baptisan yang berbeda adalah lumrah, tidak ada sangkut pautnya dengan seolah-olah murtad dan bertobat kembali. Ini adalah ketakutan yang berlebihan.

Prinsip saya, baik dibaptis sekali seumur hidup, atau pun dibaptis ulang, tidak menyalahi aturan dalam alkitab. Saya pendukung baptis selam dan pengulangan jika sebelumnya percik, tetapi saya TIDAK PERNAH MENYALAHKAN MEREKA YANG PERCAYA AKAN BAPTISAN PERCIK, KARENA MEREKA PUNYA ARGUMEN SENDIRI YANG TIDAK DAPAT SAYA BANTAH.


Penutup :

Roma
6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
Reply With Quote
  #11 (permalink)  
Old 20th August 2004
Yustinus's Avatar
AP - Community Leader
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 2,214
Yustinus is an unknown quantity at this pointYustinus is an unknown quantity at this point
Default

Saya sih melihat semuanya kembali ke Nightingale2k1
Bagaimana Nightingale2k1 melihat babtisan Gereja yang lama dan yang baru ?

Kalau memang Nightingale2k1 merasa perlu dibabtis ulang....... way not.
Kalau ternyata Nightingale2k1 malah merasa risih dan bertambah bingung....... lebih baik tidak dibabtis lagi.

Peraturan Gereja mana yang Nightingale2k1 mau ikuti ?
Yang lama atau yang baru ?
__________________
"Commitment is doing what you said you would do long after the mood in which you said it has passed."
- St. Camillus de Lellis

"The way of the warrior has been misunderstood as a means to kill and destroy. Those who seek competition are making a grave mistake. To smash, injure or destroy is the worst sin a human can commit. The real Way of the Warrior is to prevent slaughter. It is the Art of Peace, the Power of Love"
- Morihei Ueshiba
Reply With Quote
  #12 (permalink)  
Old 20th August 2004
Levi's Avatar
AP - Community Leader
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,755
Levi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the roughLevi is a jewel in the rough
Send a message via Yahoo to Levi
Default

gue rasa babtis bukan main2
karena gue percaya di gereja lama niteangle pasti udah dibabtis dalam nama Bapa Putra dan RohKudus, jadi ga perlu babtis ulang, memangnya di gereja yang baru ada keunggulan diabandingkan gereja lain sehingga perlu babtis ulang ? saya rasa tidak

mengenai pelayanan, yang pasti masih banyak pelayanan selain di gereja baru..., bisa cari pelayanan di gereja lain atau bergereja di tempat lain
__________________
Saya suka memberikan GRP,namun juga mudah menjatuhkan banned untuk user pengacau....
Reply With Quote
  #13 (permalink)  
Old 23rd August 2004
Nightingale's Avatar
AP - Guardian Angel
 
Join Date: Aug 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 817
Nightingale is an unknown quantity at this pointNightingale is an unknown quantity at this point
Send a message via MSN to Nightingale Send a message via Yahoo to Nightingale
Default

Hmm .. thx buat saran2xnya ...
kalau saya sendiri sih, saya merasa kok telah menyangkal perjanjian dengan Allah Bapa, Putra (Yesus) dan Roh Kudus yg telah saya ucapkan dulu pada waktu dibaptis...
Sementara ini saya tetap melayani, prinsip saya yg saya layani adalah Tuhan bukan gereja ... so ... i keep going on ...

thx guys ;D
__________________
There is a story living in us that speaks of our place in the world. It is a story that invites us to love what we love and simply be ourselves.

[url]www.wysmedia.com[/url]
Reply With Quote
  #14 (permalink)  
Old 23rd August 2004
moonlight's Avatar
sang rembulan
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,855
moonlight is on a distinguished roadmoonlight is on a distinguished road
Default

Quote:
Originally Posted by Levi
gue rasa babtis bukan main2
karena gue percaya di gereja lama niteangle pasti udah dibabtis dalam nama Bapa Putra dan RohKudus, jadi ga perlu babtis ulang, memangnya di gereja yang baru ada keunggulan diabandingkan gereja lain sehingga perlu babtis ulang ? saya rasa tidak
Jawabannya : Memang benar kamu bilang : Tidak. Tidak ada keunggulan satu gereja dengan gereja lainnya. Tapi bukan itu inti dari pembaptisan ulang. Inti pembaptisan ulang bukan unggul tidak unggulnya gereja yang satu atas gereja yang lain.

Apa harus saya katakan sebaliknya (baca baik-baik ya, please), gereja yang menolak pembaptisan ulang di gereja lain lebih unggul dibandingkan gereja yang mendukung baptisan ulang ? Pikirkan ulang sebelum menjudge gereja yang mendukung baptisan ulang, mereka juga punya alasan seperti yang sudah saya sebut di atas.

Penutup :
Apakah baptisan ala Yohanes "kalah unggul" dengan baptisan ala Paulus ? (Kis 19).
Bagaimana Yesus dibaptis, ala Yohanes atau ala Paulus ?

Last edited by moonlight : 23rd August 2004 at 02:50 PM.
Reply With Quote
  #15 (permalink)  
Old 23rd August 2004
moonlight's Avatar
sang rembulan
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,855
moonlight is on a distinguished roadmoonlight is on a distinguished road
Default

Terus terang (Philips kali ), saya lebih "respek" kepada rekan Yustinus yang meski berbeda denominasi dengan saya, tidak "asal tuduh" terhadap gereja-gereja yang menerapkan baptis ulang. Bravo bung Yus !!!

Quote:
Originally Posted by Yustinus
Saya sih melihat semuanya kembali ke Nightingale2k1
Bagaimana Nightingale2k1 melihat babtisan Gereja yang lama dan yang baru ?

Kalau memang Nightingale2k1 merasa perlu dibabtis ulang....... way not.
Kalau ternyata Nightingale2k1 malah merasa risih dan bertambah bingung....... lebih baik tidak dibabtis lagi.

Peraturan Gereja mana yang Nightingale2k1 mau ikuti ?
Yang lama atau yang baru ?
Reply With Quote
  #16 (permalink)  
Old 23rd August 2004
kepikbiru's Avatar
AP - Community Administrator
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,756
kepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to all
Send a message via Yahoo to kepikbiru
Default

Pertama kali (setelah jaman para rasul) orang membaptis ulang adalah gerakan Anabaptists (yg disebut juga dengan Third Reform). Muncul setelah Protestant Reform and Calvinist. Anabaptist mulai dengan membaptis ulang adults (yg dibaptis waktu bayi). Alasan utama baptisan ulang mereka adalah:
1. Baptisan adalah lambang dari iman seseorang, dan basically, orang2 merasa waktu mereka dibaptis dulu, mereka belum beriman pada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Kalo misalnya orang (atau bayi) dibaptis dulu, n diharapkan bakalan beriman belakangan. Yah kalo beriman. kalo enggak ? how can you justify menggunakan nama Tuhan sembarangan pada orang yg selama2nya nggak bakalan beriman pada Tuhan Yesus?

That's their only reason untuk pembaptisan ulang, spy orang2 bisa melakukan baptisan karena mereka mau dibaptis dan karena itu melambangkan imannya. Rupanya gerakan ini dulu dianggap sebagai heresy (kesesatan) karena alasan yg banyak orang kemukakan disini (dianggap melecehkan baptisan yg sebelomnya). Mereka undergone a serious trial and tribulation under the hands of the Catholics, Protestants, and Calvinists. Apalagi mereka juga percaya akan proses sekularisme (memisahkan kekuasaan gereja dan negara) karena paham anti perang mereka. Catholics, Protestants n Calvinists mulai mengeksekusi para Anabaptist di negara2 kekuasaan mereka.
Sampe sekarang, ranting2 yg berasal dari gerakan Anabaptist masih banyak dimana2, but the main reason is still the same, menyediakan baptisan yg didasarkan oleh pilihan orang itu sendiri atas iman yang diakuinya dengan mulutnya sendiri.

I've seen a lot of cases dimana orang dibaptis ulang. Are they disrespecting their old baptism ? kita mesti liat case per case.
1. org yg udah dibaptis 3 kali, tapi kemudian baru bertobat n percaya Tuhan Yesus. He thought that he was disrespecting God dengan dibaptis 3 kali tanpa ada iman apa2 akan baptisan itu. Cuman proses yg perlu dilakukan supaya duit jajan lancar dan bonyok seneng. Nah yg mana nih baptisan yg disrespecting God ? baptisan imannya ? atau tiga baptisan rutinitasnya yang tidak dilakukan sepenuh hati ?
2. org yg udah dibaptis dan udah disidi. granted, waktu kelas sidi, dia lagi high akibat narkoba, cuman ikut kelas karena dipaksa nyokap n demi kelancaran uang yg sangat dibutuhkan (narkoba). Is he disrespecting God waktu dia dibaptis dan disidi ? He certainly thinks so. Abis dia kemudian bertobat, jadi clean and sober, en then dia mau dibaptis ulang, karena this time, karena imannya, bukan kantongnya.
3. org udah dibaptis, karena basically ketakutan akan konsekuensi dosa. Never got to the point of believing Jesus though. Cuman dibaptis karena ketakutan ajah. En then later, dia baru menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Terus dia juga sadar kalo her past baptism, itu bukan baptism unto the Lord Jesus Christ, tapi baptism karena ketakutan and have nothing else to do.
n masih banyak lagi

There has been so many cases I've seen soal baptisan ulang, there's only one case yg masalahnya mirip dengan nightingale.
Orangnya udah percaya Tuhan Yesus, terus dibaptis percik. Terus dia pindah gereja, n di gereja yg baru untuk melayani harus dibaptis selam. Walaupun dia nggak pengen (karena dia merasa her past baptism itu baptism of faith kok), akhirnya toh dia melayani juga. Eh selang dua tahun, tau2nya dia sendiri convicted untuk baptis selam, n go through with it. Nggak ada yg maksa (if you know her, you know that she' really really one of the most stubborn girl in the universe), tiba2 ajah out of the blue.

My advice to nightingale is this:
1. baptisan kamu yg sebelumnya itu baptisan karena iman (meaning nightie dibaptis karena iman nightie pada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat) atau bukan (bisa jadi baptisan duit, baptisan takut, or baptisan ritual tanpa arti) ?
Kalo baptisan sebelumnya bukan baptisan karena iman, than I strongly suggest that nightie dibaptis ulang.
2. Kalo nightie percaya baptisan nightie yg sebelumnya adalah baptisan iman, then terserah nightie, kalo nightie percaya peru dibaptis ulang, then do it, kalo enggak, then don't
__________________
No Love Greater Than The Cross

Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
Reply With Quote
  #17 (permalink)  
Old 23rd August 2004
kepikbiru's Avatar
AP - Community Administrator
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 6,756
kepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to allkepikbiru is a name known to all
Send a message via Yahoo to kepikbiru
Default

Quote:
Penutup :
Apakah baptisan ala Yohanes "kalah unggul" dengan baptisan ala Paulus ? (Kis 19).
Bagaimana Yesus dibaptis, ala Yohanes atau ala Paulus ?
Kita harus tau dulu latar belakangnya baptisan Yohanes (bukan baptisan ala Yohanes)

Artinya baptized by John (The Baptist) itu artinya:
1. lambang pertobatan (seperti yg diserukan John)
2. menjadi murid Yohanes.

Sama seperti org Israel yg masuk ke dalam laut dan awan (awan disini bukan tiang awan) karena mereka keluar dari kehidupan lama mereka dan mengikuti Moses.

Makanya waktu Yesus mau dibaptis oleh Yohanes, Yohanes menolak, karena nggak pantes Messias menjadi murid Yohanes, n Messias juga nggak perlu bertobat. Yang pantes tuh Yohanes jadi murid Yesus.
Waktu Yesus dibaptis Yohanes, Yesus tidak bertobat dengan menyerukan dosa2nya seperti orang2 lain. Yesus dibaptis Yohanes adalah Messianic baptism (lambang kalau Dia diurapi dan masuk ke dalam pelayanannya sebagai Messiah)

Terus Paulus nanya ttg John's baptism (Kisah 19) karena baptisan John nggak sama dengan dibaptis dalam nama Trinitas. why?
1. dasar baptisan John adalah pertobatan, dasar baptisan (dalam nama) Yesus adalah pertobatan dan iman percaya terhadap Yesus Kristus.
2. orang yg dibaptis John menjadi pengikut John, orang yg dibaptis (dalam nama) Yesus akan menjadi bagian dalam tubuh Kristus.
Makanya orang yg dibaptis John, harus dibaptis lagi.
Kalo kita terapkan in modern time:
kalo orang dibaptis tanpa pertobatan dan iman percaya terhadap Yesus Kristus, atau dibaptis bukan dalam nama Yesus Kristus, he or she definitely should be rebaptized.

Karena baptisanmu lambang imanmu. Kalo imanmu pada saat kamu dibaptis nggak pada Yesus Kristus, basically kamu (dan pendetamu) telah bersaksi dusta karena dia membaptiskanmu kedalam Yesus Kristus.
__________________
No Love Greater Than The Cross

Who can stand as righteous, a sinner saved by grace?
The wrath of God was crucified when Jesus took our place.
The cross, the crown, the blood falling down,
The love that cost a price greater than all we could pay
Reply With Quote
  #18 (permalink)  
Old 23rd August 2004
custom title unidentified
 
Join Date: Jun 2004
Posts: 1,269
Y0h4n3s_T0mMy is an unknown quantity at this pointY0h4n3s_T0mMy is an unknown quantity at this point
Default

Quote:
Makanya orang yg dibaptis John, harus dibaptis lagi.
Kalo kita terapkan in modern time:
kalo orang dibaptis tanpa pertobatan dan iman percaya terhadap Yesus Kristus, atau dibaptis bukan dalam nama Yesus Kristus, he or she definitely should be rebaptized.
ini pendapat pribadi? dulu di forum ini katanya banyak yang tidak setuju, sekali babtis ya sudah....

sekalipun babtis karena disuruh, atau ikut ikutan juga sudah sekali seumur hidup
Quote:
Sama seperti org Israel yg masuk ke dalam laut dan awan (awan disini bukan tiang awan) karena mereka keluar dari kehidupan lama mereka dan mengikuti Moses.
ini dulu juga banyak yang tidak setuju...
__________________
to the finish line