Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
wah teler juga jagoan kita ini..gue jamin dia gak bisa tidur mikirin mao jawab apa besok...hihihi...
|
On the contrary bro... gw tidur pules banget kemaren...
Jujur aja, Tuhan memang baikkkkkkkkkkk banget...
Gw udah tau jawaban apa yg mau gw tulis, cuma gw blum tau gimana nyusun kata2nya yg enak dan apa aja ayat2 pendukungnya.... maklum cuma pelayan mimbar sederhana dan bukan pendeta...
Tapi Tuhan tuntun ke suatu materi tentang kekudusan, dengan isi yg persis sama dengan yg pengen gw share ke kalian... jadi gw tulis dulu disini - jawaban yg akan gw tulis nanti di replyan yg baru ( gak gabung sama yg ini ) bukan tulisan gw, credit goes to original author whoever he/she is...
So... here's my partial answer...
Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
udah di bilang sama yang lain khan...batasan kudus gak kudus itu opo?? apa bisa di generalisir?
|
So, Mr. Jed Revolutia yg dikasihi Tuhan...
batasan kudus dan gak kudus itu tentu saja dari alkitab dan bukan standard saya pribadi... karena saya bukan Tuhan...
Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
apa gue menikmati CSPBM artinya gue gak kudus??
|
Apa kamu bisa jadi kudus dengan menikmati CSPBM ?
Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
bagi gue kudus itu di mulai dari satu hal, yakni kejujuran. Orang yang gak jujur pada Allah dan dirinya sendiri adalah orang yang gak kudus. orang yang munafik adalah orang yang gak kudus.
|
Kejujuran itu cuma satu aspek, elu jujur sama Tuhan TAPI elu tetep
kompromi sama dosa, apakah itu yg namanya menjaga kekudusan ???
Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
siapa orang munafik? mereka yang lebih mentingin image rohani dibanding memberikan pengampunan bagi mereka yang berdosa.
Yesus adalah manusia terkudus yang pernah hidup, namun Dia peduli setan sama image Dia di kalangan rohaniawan...Dia gak pusing soal image rohani..yang Dia pentingkan ialah membebaskan orang berdosa dari belenggu dengan memberikan Pengampunan.
|
Lagi-lagi anda menyinggung soal
image rohani - sementara yg saya maksud adalah menjaga kekudusan...
Apakah anda pikir yg saya lakukan itu 'jaim rohani' ???
Anda pikir saya digereja jaim trus diluar jadi setan ???
Anda pikir saya pusing dengan 'image rohani' saya ???
Quote:
|
Originally Posted by JED-ReVoLuTiA
Yesus selalu mengampuni para pelacur yang datang kepadaNya.
Apakah Yesus jadi tidak kudus gara2 bergaul dengan CSPBM? gue rasa tidak.
Dia Allah yang menciptakan tubuh manusia, mana mungkin Dia merasa kotor hanya dengan melihat dan 'menikmati' CSPBM.
|
Ini yg paling
FATAL anda menyamakan CSPBM dgn PELACUR... tsk..tsk...tsk...
CSPBM ya CSPBM.. pelacur ya pelacur... itu dua hal yg berbeda.. jgn disamain dong... apa kamu pikir setial CSPBM yg ke gereja = pelacur ???
Dan lagi, anda menganggap Yesus bergaul dengan pelacur dan pemungut cukai sama dengan cara anda 'menikmati' CSPBM... yg bener aja...
Nah, sekarang katakan kepadaku jawaban yg jujur dihadapan Allah dan manusia - apa yg terlintas dipikiran anda dan apa yg anda rasakan waktu anda 'menikmati' CSPBM ???
Jujur lho ya... jangan munafik dan jaim...
================================================== ========
Quote:
|
Originally Posted by mikey
Dang, jed.. gua mo kasi u GRP tapi masih blom bisa nih hahahahaha.. anyway, Yesus gaulnya sama para pemungut cukai, orang2 berdosa (Mar 2:15-16).. Dia makan bareng mereka dan bukan bareng para ahli2 Taurat.. kenapa Dia lakuin itu? Well, karena dia bilang.. "Aku datang untuk orang2 yang berdosa" (Mar 2:17).. Dan ngeliat diskusi di thread ini, gua malah kuatir ayat di Mat 21:31 bakal kena ke kita2 yang udah dewasa rohani ini..
Mat 21:31 ..Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pemungut-pemungut cukai dan perempuan-perempuan sundal (ini boleh diganti pake CSPBM) akan mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah.
I hope it doesn't happen to us..
Anyway, balik ke Cewek Kristen di Gereja, gua sih cuma bisa bilang gini.. orang yang dewasa adalah orang yang bisa menguasai dirinya sendiri.. dan salah satu bagian dari penguasaan diri dalam hal ini adalah bukan menegur para CS2 yang nggak sopan itu, tapi tidak membiarkan mereka mengganggu konsentrasi kita ke Tuhan.. Kalo mereka nggak sopan, why bother? Itu urusan mereka dengan Tuhan.. urusan kita2 yang udah dewasa rohani ini dengan Tuhan adalah tidak membiarkan mereka mengganggu konsentrasi kita..
|
Bro mikey, apa yg membuat anda berpikir klo CSPBM = PEREMPUAN SUNDAL ???
Apakah ada tulisan saya yg menyatakan CSPBM = PELACUR / PEREMPUAN SUNDAL???
Bagian mana dari tulisan2 saya sebelumnya yg menganjurkan utk MENEGUR CSPBM yg datang ke gereja ???
Quote:
|
Originally Posted by mikey
jadi menurut gua, kalo kita nggak terganggu, kita nggak akan ngomong.. tapi kalo kita ngomongin, berarti kita terganggu.. bener? 
|
Anda benar, saya terganggu... makanya saya ngomong DISINI.. bukan langsung negur para CSPBM karena klo langsung ditegur itulah yg menjadi batu sandungan...
Saya ngomong disini dengan harapan agar para CEWE2 KRISTEN yg ke gereja MEMPERHATIKAN CARA MEREKA BERPAKAIAN agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain....
Saya ngomong disini dengan harapan agar para COWO2 KRISTEN bisa mulai utk MENJAGA KEKUDUSAN dan TIDAK JATUH DALAM TIPU MUSLIHAT IBLIS dgn cara apapun ( menikmati godaan.. melatih pikiran dgn melihat godaan dlsb... that's what I call "BULL SH*T - DOSA adalah DOSA - TIDAK ADA KOMPROMI. TITIK. PERIOD. )
Quote:
|
Originally Posted by Abam
betul sekali mikey... berilah kepada yang membutuhkan (yang ijo2nya masih dua) seperti gua
anyway,
oke lah, salah atau benar, dewasa rohani atau tidak dewasa rohani, wajar atau tidak.. gua rasa itu bedanya tipis2
yang jelas, gua setuju sama salah satu pertanyaan jed bahwa elu masih melihat segala sesuatunya sebagai 'hitam' dan 'putih'.. contohnya wajar dan tidak wajar itu, keliatannya bagi elu seakan2 itu hanya dua kotak terpisah, satu warnanya item, satu warnanya putih, dan tanpa gradasi di tengah2nya... well. the fact is, in real world, it's not like that...
|
Adakalanya kebenaran dan dosa itu cuma dibedakan oleh garis tipis yg samar2... atau garis yg jelas dan tegas... tetapi antara KEBENARAN dan DOSA itu tetap ada perbedaan yg jelas.. sejelas PUTIH dan HITAM...
Itu hanya akan menjadi ABU2 atau GRADASI saat anda mulai KOMPROMI dengan dosa...
Quote:
|
Originally Posted by Abam
spt yg gua ungkapkan sebelumnya, kesan yang gua tangkep dari pendapat elo adalah :
wajar = dewasa rohani = berpakaian tertutup di gereja
tidak wajar = kurang dewasa rohani = berpakaian minim (rok mini + tank top) di gereja
|
Lagi lagi, ini adalah kesimpulan anda sendiri... saya tidak ada menulis sedikitpun tentang berpakaian tertutup... semua tulisan saya adalah ttg bagaiman cara berpakaian yg wajar bagi para wanita utk ke gereja
batasan saya tentang pakaian minim sudah saya tulis di atas, dan saya selalu merefer kepada itu... bukan yg lain2... ( tanktop, hipster, bla bla bla... )
Quote:
|
Originally Posted by Abam
nah, menurut gua logikanya gak sesimple itu, karena jelas kedewasaan rohani bukan diukur hanya oleh masalah berpakaian (khususnya untuk cewek).. dan jelas pula bahwa kewajaran atau ketidakwajaran juga bukan hanya itu parameternya... mungkin di sinilah letak perbedaan cara pandang kita 
|
Memang bukan cuma diukur dari cara berpakaian... cara berpakaian itu salah satu HASIL dari kedewasaan rohani, bukan tolok ukur...
Quote:
|
Originally Posted by Abam
dan jangan salah, gua bukannya mendukung bahwa kalo ada CSPBM spt yang lu bilang, di gereja atau di luar (it doesn't matter) lalu kita sebagai cowok boleh dengan sebebas2nya melototin tu cewe, bahkan mungkin sampe stalking, dan terus mengingat2 pemandangan itu... bukan itu
intinya adalah spt yang dibilang mikey... self control.. and also try to be honest to myself.... itu aja sih 
|
I'm glad u wrote that...
Intinya kan itu, jaga kekudusan = self control
jujur kepada diri sendiri... betul... klo kamu liat pemandangan yg menyenangkan daging dan mata... selalu ada 2 pilihan...
menyenangkan diri sendiri dengan menikmati pemandangan itu...
atau menyalibkan kedagingan dgn tidak menikmati pemandangan itu...
Quote:
|
Originally Posted by Abam
kalau elo suka warna hijau (gua suka, karena itu artinya GRP alias cendol .huahuahuahua), kan gak berarti semua orang di sekitar elu harus pake baju warna hijau, trus semua benda kudu dicat hijau.... alangkah melelahkannya spt itu.. dan bagaimana dengan org2 yang menyukai warna lain spt merah, biru, kuning, etc ?
kenapa gak coba memakai kacamata dengan kaca berwarna hijau instead ?
bottom line.... start with our own point of view (halah PoV lagi) 
|
Tentang kekudusan ini, standarnya cuma satu... Poin of View dari Alkitab...
Klo cuma pake 'our point of view' yg ada malah debat kusir gak abis2...
================================================== ========
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
Squarepants, di dunia yang udah sekuler dan worldly banget kaya sekarang, gak mungkin orang bisa menoleh2 terus tiap liat cewek pake rok mini. Kalo jamannya Yusuf di mana kebudayaannya masih tabu, sehingga cewek2 harus berkerudung dan memakai kain panjang, wajar buat dia kaget dan lari dari istri Potifar waktu digoda. Gue sih gak mau sakit leher mesti noleh terus tiap kali liat cewek pake rok mini  Tapi ada tempat yang bagus sih seperti itu, di timur tengah atau di Aceh. Mungkin elu cocok di sana.
|
Apa gua ada bilang 'buang muka' ??? Lagi2 ini kesimpulan kamu sendiri...
Yang gw bilang kan 'mengalihkan pandangan' dan itu gak selalu harus buang muka kan ?
Gw ke Timur Tengah atau ke Aceh ???
AMEN!!! Bro... buat bangun gereja... bukan menghindar dari CSPBM...
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
Betul. Intinya penyalahgunaan sistem. Jadi seorang kristen yang dewasa rohani itu gak boleh jadi dokter / dokter kandungan ya karena nanti bakal liat paha cewek2 atau lebih tidak kudus lagi, liat vagina ibu2 muda, karena nanti bakal tergoda. Begitu bukan?
Gak ada yang emosi. Pikiran elu aja kali yang gak kudus karena berpikir gue udah emosian  Gue gak pernah bilang nonton bokep itu kudus. Like you said, penyalahgunaan sistem. Film apa pun buat gue adalah netral, bukan sesuatu yang kudus atau gak kudus. Penyalahgunaan film itu yang akhirnya bikin jadi gak kudus. Gak usah bokep, banyak kok film tutorial cara2 persetubuhan suami istri. Kalo elu ngeliatnya sambil tangannya goyang2, yg salah siapa, film itu atau elu?
|
Ini gw quote tulisan elu sebelumnya :
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
That's why Yesus pernah bilang, bukan apa yang masuk yang menajiskan kamu, tapi apa yang keluar. Semua rekaman visual atau audio atau apa pun yang bisa ditangkap oleh indera kita gak ada yang gak kudus. Tapi persepsi kita sama apa yang kita tangkap lewat indera kita itu yang bikin jadi gak kudus.
|
See ??? Klo merefer tulisan kamu diatas, berarti bisa disimpulkan bokep itu kudus dong ? Cuma persepi kita yg bikin bokep itu dosa....
Bagian dari tulisan elu yg gw bold, itu salah satu hal yg gw maksud dng TIPU DAYA IBLIS...
Film bokep tujuannya jelas beda dengan film sex education yg kamu maksud ttg cara2 persetubuhan suami istri...
Ok, klo kamu bilang semua film itu netral, apa bedanya perasaan kamu setelah nonton film Mr. Bean dgn nonton film yg penuh adegan sex ???
Itu yang kamu bilang netral ???
Come on dude...
Contoh yg lebih tepat utk hal yg kamu sebut netral adalah uang atau pisau... itu baru netral.. not movie...
Buat gw, lo udah jatuh dalam tipu muslihat iblis bro... apapun pembelaan dan sanggahan elo...
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
Sepertinya elu gak ngerti ya. Ini gue kasih contoh lagi. Melihat orang lain punya BMW dan berkata "BMWnya bagus" adalah gak salah. Tapi kalo udah bilang "Gue pengen ngembat BMW dia" itu baru salah.
Tipu daya iblis? Bukannya elu yang mikir bahwa paha mulus itu adalah godaan? Berarti iblisnya berada di dalam pikiran .... (fill in the blanks). Hehehe.
|
Apa BMW = CSPBM ?

Apa perasaan lo sama antara lu liat BMW dgn lu liat CSPBM ?
Masalahnya kan gimana perasaan lo dan pikiran2 yg bisa timbul selanjutnya setelah lu liat CSPBM atau liat paha mulus.
Klo setelah lu liat CSPBM atau paha mulus, terus lu langsung cut pikiran elo utk gak mikir macem2 ya bagus.. berarti elu udah ada usaha utk jaga kekudusan...
Tapi apa semua orang seperti elo ?
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
Karena elu berani melabel bahwa cewek yang berpakain minim adalah tidak dewasa rohani. Coba baca sejarah gereja. Dulu pejabat2 gereja awalnya juga bilang gitu, ini salah, itu salah. Ini sesat, itu sesat. Awalnya seperti itu, lama2 kebablasan, banyak yang ditendang keluar dari gereja. Bener kata FT, kalo mau keluarin selumbar dari mata saudara kita, kita mesti keluarin balok dari mata kita dulu.
Kasian kamu, itu namanya pemikiran shallow. Sama kaya: Kalo orang yang gak pernah megang duit bisa jadi pencuri, gimana dengan para kasir atau petugas bank yang kerjanya tiap hari megang duit. Artinya menurut prinsip yang elu pegang: Orang yang pegang duit tiap hari bakal banyak yang jadi pencuri uang daripada orang yang jarang megang duit. Wrong! Statistik gak menunjukkan seperti itu.
|
Yg gw tulis adalah "cewe sexy pake baju minim (minimnya sesuai dgn definisi gw ditulisan2 gw yg lalu - bukan cuma pake hipster or tanktop or whatever ) utk datang ke gereja menunjukkan bhw rohani cewe tsb kurang dewasa"
Jangan dikorting2 gitu dong tulisan saya, ntar pada salah pengertian lagi..
So, klo saya nulis gitu apa artinya saya nge ban cewe tsb utk dtg ke gereja ?
Apa artinya saya menghakimi cewe tersebut ? Apa saya melarang cewe tsb utk masuk ke gereja?
Apa saya langsung menegur cewe tsb dari atas panggung ?
It's you who think like that, not me...
Quote:
|
Originally Posted by PlainBread
You don't get the point. Saya ajak anda liat soal standar 'kewajaran' dan 'kesopanan' antara nenek saya yang juga seorang dewasa rohani dan anda yang mengklaim sebagai seorang dewasa rohani. Nenek saya punya standar cewek gak boleh pake celana panjang. Mau pake standar lebih 'gila' lagi? Alkitab bilang cewek2 di tempat ibadah harus pake penutup kepala. Di gereja anda cewek2nya pake penutup kepala gak? Kalo gak, berarti mereka semua gak dewasa rohani, gak wajar, dan gak sopan (menurut alkitab). Enough said.
|
Standar dewasa rohani itu menurut ALKITAB bro, bukan menurut nenek anda atau menurut saya...
Nah, coba tanya sama nenek anda, apakah wajar utk seorang wanita pakai pakaian minim (sesuai dgn deskripsi saya) waktu ke gereja ?
