Mau sembunyi, mau anal juga sudah tidak bisa ..lha wong sudah habis di kebiri...
Yang jelas bukan masalah itu barang tetapi lebih ke dalam hati.....biarpun sudah di kebiri kalau hatinya masih belum benar/ belum bertobat perselingkuhan itu dapat lagi dan lagi terjadi.
Selain penguasaan diri, saya mau tekankan lagi rasa "takut akan Tuhan" yang menjadi modal dasar dalam sebuah keluarga....sejak kecil kita diajarkan bahwa Tuhan dapat melihat apapun perbuatan kita, baik yang baik maupun yang jahat jadi kalau sudah dewasa di dalam diri kita ada benteng atau minimal rambu-rambu kalau kita mau berbuat selingkuh....karena mungkin saja seribu kali selingkuh, seribu kali tidak diketahui (suami/istri) yang diselingkuhi tetapi Tuhan tahu, nah kalau selingkuh ketahuan manusia...paling-paling dihukum, paling berat di rajam atau barangkali di kebiri, yang ringan di ceraikan suami/istrinya....tetapi kalau hukuman Tuhan ...tidak terbayangkan betapa ngerinya...
Tobat itu artinya kira-kira berbalik arah, berbalik arah dari yang tidak benar ke arah yang benar....Namanya juga manusia setelah bertobat bisa melenceng lagi, namun selama masih hidup, pintu tobat itu terbuka lebar, jadi tolong buat yang diselingkuhi berikanlah kesempatan sekali lagi untuk yang selingkuh bertobat, seraya berusaha mendirikan keluarga Kristen yang baik, yang takut akan Tuhan.
|