 |
|

19th December 2007
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
Originally Posted by poiuy1812
Selain sederhana Yesus juga rendah hati. Ia tidak suka menonjolan diri-Nya. Ia berkata:
Jikalau Aku memuliakan diri-ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapakulah yang memuliakan Aku (Yohanes 8:54).
Maka tidaklah mengherankan jika Yesus tak pernah memerintahkan murid-murid-Nya untuk memperingati hari ulang tahun-Nya. Itulah sebabnya mengapa para rasul seperti Petrus, Yohanes, Yakobus, Paulus, dan sebagainya, tidak pernah merayakan hari ulang tahun-Nya juga.
|
Text taken out of context. Kalo gitu gak usah ke gereja aja. Ngapain muji2 Yesus di gereja, kan Yesus rendah hati gak suka menonjolkan diri.
Quote:
|
Kita tak dapat menemukan tanggal kelahiran Yesus dari kitab Kejadian sampai dengan kitab Wahyu. Jadi, kitapun tak dapat merayakan hari ulang tahun-Nya.
|
Yang salah itu kalo tanggal kelahiran Yesus (make it 25 december, 16 March, 7 June, whatever) dikeramatkan.
Quote:
Yesus tak ingin kita memperingati hari ulang tahun-Nya. Jika Ia menginginkan hal itu, tentulah Ia meberikan tanggal lahir-Nya dan perintah yang jelas, seperti mengenai kematian-Nya:
Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu, perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku (1 Korintus 11:23).
Mengapa Yesus ingin kita selalu ingat akan kematian-Nya? Sebab, jika Ia tidak mati dan bangkit kembali dari antara orang mati, kita takkan memperoleh hidup baru (lahir kembali).
|
Argumennya juga kepleset. Bahas soal tanggal kelahiran trus ngomongin kematian. Apakah Yesus kasih tanggal kematianNya? Berarti kita gak boleh inget kematian Yesus donk.
Lalu anda bilang "jika Ia tidak mati dan bangkit kembali .., kita tidak akan memperoleh hidup baru". Bagaimana dengan "jika Ia tidak lahir ..."?
Quote:
DAMAI SEJAHTERA DI BUMI
Ketika Yesus lahir, bala tentara sorga memuji Allah:
Kemuliaan bagi Allah di tempat yang maha tinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya (Lukas 2:14).
Yesus telah lahir sekitar 2000 tahun yang lalu. Tetapi, sampai saat ini belum juga ada damai sejahtera di bumi. Peperangan dari abad ke abad terus-menerus timbul, silih berganti. Kini di sana-sini ada peperangan dengan segala macam persenjataan yang lebih canggih dan lebih hebat.
Kapankah ada damai sejahtera di bumi?
Mungkin kita kecewa, karena apa yang difirmankan itu belum menjadi kenyataan. Tetapi, apabila kita membaca ayat tersebut dengan lebih teliti, kita akan mengetahui, bahwa janji Allah itu bukan berlaku secara umum, melainkan khusus “di antara manusia yang berkenan kepada-Nya.”
|
Another floating argument. Firmannya justru jadi kenyataan. "Damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya". Sayangnya ayat tersebut anda potong sampe kata 'di bumi'. Yah jelas, Yesus gak pernah janji kasih damai sejahtera kok ke bumi, tapi damai sejahtera " di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya".
Udah ah, males scroll downnya ke bawah. Belum ada 1/3 aja udah bisa didebunked.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

19th December 2007
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,909
|
|
Quote:
|
Originally Posted by poiuytrewq
KELAHIRAN YESUS
Satu hal yang paling mengesankan tentang kelahiran Yesus ialah kesederhanaan-Nya:
Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan (Lukas 2:6).
....
|
sulit bagiku untuk tidak menerima tulisan2mu di thread2 lain, pengertianmu benar2 hebat utk hal2 tsb.
tapi disini, aku rasa aku perlu menyampaikan pendapatku.
tulisanmu memang ada benarnya... diliat secara teori, memang natal itu memperingati kelahiran kristus blablabla, secara kenyataan umum, Natal menjadi ajang bisnis yang sangat menghasilkan duit, ataupun hari pemborosan duit (termasuk oknum yang memanfaatkan natal utk memeras). tapi apakah karena sekian banyak orang yang melakukan itu... lantas natal tidak lagi mempunyai arti bagi 30, 10 atau 5 orangpun?
bahwa natal perlu menjadi introspeksi bagi kita, ya... dan memang mutlak
tapi apakah natal tidak diperlukan lagi? aku rasa kita justru telah berpikiran sempit jika mengiyakannya. apakah pencipta lagu "silent night" adalah orang yang tersesatkan?
bagaimana dengan tulisan si paulus ini?
Quote:
|
Originally Posted by paulus
1:15 Ada orang yang memberitakan Kristus karena dengki dan perselisihan, tetapi ada pula yang memberitakan-Nya dengan maksud baik.
1:16 Mereka ini memberitakan Kristus karena kasih, sebab mereka tahu, bahwa aku ada di sini untuk membela Injil,
1:17 tetapi yang lain karena kepentingan sendiri dan dengan maksud yang tidak ikhlas, sangkanya dengan demikian mereka memperberat bebanku dalam penjara.
1:18 Tetapi tidak mengapa, sebab bagaimanapun juga, Kristus diberitakan, baik dengan maksud palsu maupun dengan jujur. Tentang hal itu aku bersukacita. Dan aku akan tetap bersukacita,
|
Quote:
|
Originally Posted by pb
Another floating argument. Firmannya justru jadi kenyataan. "Damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya". Sayangnya ayat tersebut anda potong sampe kata 'di bumi'. Yah jelas, Yesus gak pernah janji kasih damai sejahtera kok ke bumi, tapi damai sejahtera "di bumi di antara manusia yang berkenan kepadaNya".
Udah ah, males scroll downnya ke bawah. Belum ada 1/3 aja udah bisa didebunked.
|
bacanya jangan keburu-buru dulu, kamunya yang quote 5 kalimat tapi hanya terfokus pada 1 kalimat yang kedua doang. apa yang ditulis poiuy memang benar bahwa memang seperti itu pola pemikiran orang2, karena itu ada pertanyaan: kalau yesus membawa damai di bumi kenapa masih ada perang?
|

19th December 2007
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Israel
Age: 30
Posts: 383
|
|
Shalom,
kalo gw rasa kita tidak pernah men sakralkan tgl 25 des sebagai tgl yang harus dijadikan tgl satu2nya dalam perayaan natal, makanya ada acara2 natal kantor ini atau itu ditanggal yg mungkin jauh sebelum tgl 25, atau natal kkr di senayan atau natal2 lainnya yg diadakan setelah tgl 25 atau bahkan ada yg merayakan natal di tgl 6 januari.
namun apakah perayaan natal penting? bagi gw sangat penting sama seperti paskah, kenaikan dan pentakosta, karena semua itu adalah "peristiwa2 yang mewujudkan janji2 Allah bagi kita yg dulu di nubuatkan nabi2 dan akhirnya digenapi oleh Yesus!"
jika kita bicara ttng penyelewengan pada setiap hari raya ke agamaan seperti hampir seluruh hari raya ke agamaan terdapat penyelewengan oleh pihak2 tertentu yg memang tidak tau esensi dr perayaan tersebut! harus diakui pengaru budaya barat memang sangat membuat makna2 hari raya kita menjadi ternodai, tapi biarlah Tuhan yg menghakimi mereka, biarlah kita tetap menjalankannya dengan hati yg tertuju pada Yesus dan semata2 untukNya. Amin!
Shalom,
-YevraM-
|

20th December 2007
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
Originally Posted by tony
bacanya jangan keburu-buru dulu, kamunya yang quote 5 kalimat tapi hanya terfokus pada 1 kalimat yang kedua doang. apa yang ditulis poiuy memang benar bahwa memang seperti itu pola pemikiran orang2, karena itu ada pertanyaan: kalau yesus membawa damai di bumi kenapa masih ada perang?
|
Justru gue baca kok. No dia gak benar. Emang udah ada research bahwa pola pemikiran orang2 emang seperti itu "Yesus membawa damai bagi bumi"? Setau gue malah ini gue dapet dari katekisasi dasar di gereja gue dulu. Justru argumen "kenapa masih ada perang?" gak bisa dimasukin untuk membantah bahwa kita tidak perlu memperingati kelahiran Yesus karena premisnya "Yesus membawa damai bagi dunia" memang gak alkitabiah.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

21st December 2007
|
 |
AP - Community Leader
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,909
|
|
Quote:
|
Originally Posted by poiuy
Mungkin anda tidak setuju. Sebab, bukankah hari Natal dirayakan di seluruh dunia?
Bila kita jujur, kita harus mengakui bahwa kebanyakan orang merayakan Natal bukan karena memperingati kelahiran Yesus, melainkan menikmatinya sebagai hari libur.
Cara mereka merayakan Natal juga tidak menunjukkan bahwa mereka telah menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.
“Orang Jepang terkenal hemat, tetapi menjelang Natal mereka tiba-tiba boros sekali. Apalagi Natal yang lalu. Apa-apa dibeli, untuk diri sendiri maupun untuk dihadiahkan kepada orang lain ...” (INTISARI, Desember 1988).
Apakah orang Jepang telah menerima Yesus Kristus? Jelas, tidak!
Kini, menjelang Natal, di mana-mana kita dapat melihat pajangan dan hiasan Natal. Di toko-toko, hotel-hotel, bahkan nightclub juga terdapat pohon terang. Semua ini tidak menunjukkan bahwa dunia telah menerima Kristus, tetapi justru sebaliknya.
Dunia merayakan Natal, sebab Natal adalah miliknya sendiri.
|
kebetulan browsing en dapet blog ini:
Quote:
|
Originally Posted by Taty Aman
Orang Swedia pada umumnya bukanlah orang yang mempraktikan ajaran agamanya setiap hari. Maksudnya walaupun mereka mengaku beragama kristen tapi tidak pernah pergi ke gereja atau memperdalam ilmu agamanya. Entah apa alasan mereka. Tapi walaupun mereka bukannya orang yg fanatik akan agamanya, tapi mereka fanatik sekali dengan perayaan natal mereka. Fanatik disini maksudnya bukanlah mereka pergi ke beribadah ekstra tapi soal bagaimana mereka merayakan natal tsb semeriah mungkin.
Natal dirayakan disini tgl 24 desember, saat itu adalah saat dimana seluruh anggota keluarga berkumpul dan bersenda gurau. Tak ada segi religiusnya sama sekali hanya berisi makan, minum, ngobrol dan bagi-bagi hadiah. Biasanya yg paling senang saat natal adalah anak-anak. Yang menarik sebenarnya bukanlah natal tersebut tapi hari-hari sebelum natal tiba. Menarik melihat orang-orang sibuk menghiasi rumahnya sebagus mungkin. Biasanya bulan November dan Desember adalah bulan dimana pemakaian energi listrik melonjak naik. Yap, sudah bisa ditebak gara-gara pemakaian lampu hias yg banyak sekali. Saat menjelang nantal inilah saat dimana sering juga terjadi kebakaran rumah atau apartemen. Alasannya simpel saja, karena kebiasaan orang Swedia pasang lilin menjelang natal. Lilin tersebut akan dinyalakan setiap hari sampai saat natal tiba.
Kayaknya natal bagi orang Swedia merupakan momen komersial, maksudnya yang dipikirkan orang Swedia tuh adalah hadiah apa yang aku inginkan dari saudara-saudaraku, dan sebaliknya. Biasanya, orang Swedia tuh punya daftar hadiah apa yang mereka mau yang akan diberikan pada orang-orang terdekatnya yang mungkin saja akan diterima pada malam natal. Menurut laporan terakhir di tv lokal, rata-rata orang Swedia mengeluarkan uang sekitar 6 000 kronor [1 krona = 1000 rupiah] untuk membeli hadiah-hadiah tersebut. Dan ironisnya, banyak orang Swedia yang memilih berhutang untuk bisa membeli hadiah yg banyak dan mahal. Masalahnya juga, saat menjelang natal ini adalah saat dimana para pemilik toko mengeluarkan banyak dana untuk kampanye penjualan produk-produk di tokonya. Kampanyenya kencang sekali sampai kita para konsumen bisa jadi mabuk kepayang.
|
source: [url=http://iloblog.fajaru.com/kabarku?Home&category=8]SuaraHatiku-Home[/url]
well, ini bisa saja sih dibilang subyektif... tapi apa memang sebegitu ya natal bagi mereka?
|

21st December 2007
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Natal memang udah jadi ajang konsumerisme, Ton. Itu udah terjadi di mana2 bukan cuma di Swedia. Minggu ini kata yang paling gue sering denger dari orang2 cuma ini : "Christmas shopping." Sepertinya mereka bakal berdosa banget kalo gak lakuin christmas shopping.
Dan bener kata elu kalo itu subyektif. 9 dari 10 orang kristen berbuat jahat bukan berarti kekristenan itu memang maknanya jelek. Sama juga natal. Jutaan orang pake uang mereka untuk shopping karena lagi natalan sementara ada 1 orang anak berlutut di dalam kamarnya mengucap syukur karena Yesus telah lahir, apakah karena jutaan orang itu lalu makna natal memang maknanya jelek?
Gue sendiri turut ambil bagian dalam perayaan Natal, tapi gak mensakralkan tanggal 25. Ide awalnya beberapa gereja untuk gak mensakralkan tanggal 25 memang bagus. Tapi yang ada malah jadi kebablasan. Nanti bukan tanggal 25 aja yang dibablasin, upacara bendera, donor darah, lagu kebangsaan dll juga nanti dicap sesat. Ujung2nya yah gak beda dengan Saksi Yehovah. Apa gak ada more important things to do than saying ini sesat itu sesat ini salah itu salah?
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

30th January 2008
|
 |
AP - Senior Member
|
|
Join Date: Jul 2007
Age: 26
Posts: 33
|
|
Jesus adalah manusia yang harusnya paling kita puja di dunia ini, He's a real friend. Maka kita merayakan ulang tahunnya. SOal pertanyaan apakah itu wajib? Ya tergantung.
KAlo perkembangan mental-spiritual seseorang masih se-level bangsa Israel jaman Musa, maka Natal harusnya diwajibkan. Pada level itu, mereka harus ditunjukkan secara spesifik bagaimana cara menghargai hidup orang yang berarti bagi mereka, misalnya. Tapi karena saya yakin kita2 semua levelnya sudah jauh di atas bangsa Israel waktu itu, maka gak perlu diwajibkan. Just follow your heart. Ketika ada seseorang yang mengorbankan nyawa buat kamu, dan kamu punya tradisi ngerayain ulang tahun, menurutmu km harus nyelametin Dia ga?
|

30th January 2008
|
 |
droogie
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 10,665
|
|
Quote:
|
Originally Posted by Jeremiah Arie
menurutmu km harus nyelametin Dia ga?
|
justru dia sang penyelamat, kok jadi kebalik gini?  *iye gw tau maksudnya, cuma iseng aja kok*
__________________
Jangan berpikir bahwa kamulah yang pertama mengerti pesan Allah dan belum ada orang Kristen sejati sebelum kamu.
|

30th April 2008
|
 |
AP - Aspiring Evangelist
|
|
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 538
|
|
yah kalo aku seh tergantung dari orang itu sendiri mau dirayain atau kagak..... sama halnya ma ultah kita mau kita rayain atau kagak kan juga terserah kita juga.... atau kita mau rayain ultah pacar, adek, or bonyok kan juga serah kita..... jadi buat apa seh ributin hal yang menurutku tidak begitu perlu..... mau rayain kek atau tidak kek itu terserah pribadi masing-masing..... semoga ga salah n terlalu keras ya...... sekedar berbagi pendapat doank......
|

30th April 2008
|
 |
AP - Senior Member
|
|
Join Date: May 2007
Posts: 60
|
|
ga perlu seh...
tapi klo-pun dirayakan juga so what gitu loh...
|

5th July 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: Oct 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,065
|
|
Rev 2:6 Tetapi ini yang ada padamu, yaitu engkau membenci segala perbuatan pengikut-pengikut Nikolaus, yang juga Kubenci.
Rev 2:15 Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus
Ngomong² Nikolaus ini sama nggak ya dengan ... Papa Nick alias Santa Nick alias Santa Clauss 
|

5th July 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
Originally Posted by Jody
Rev 2:6 Tetapi ini yang ada padamu, yaitu engkau membenci segala perbuatan pengikut-pengikut Nikolaus, yang juga Kubenci.
Rev 2:15 Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus
Ngomong² Nikolaus ini sama nggak ya dengan ... Papa Nick alias Santa Nick alias Santa Clauss 
|
Coba pake fitur search di AP "nikolaus", pasti elu bakal dapet jawabannya dari 2-3 thread yang udah ada di AP.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

9th July 2008
|
 |
AP - Clueless Newbie
|
|
Join Date: Jun 2008
Location: Indonesia
Posts: 3
|
|
ya kita kembali ke Alkitab ajalah, kembali pd pengajaran para rasul. Gereja pertama berdiri pd jaman para rasul gak pernah memperingati natal kan? jadi terserah kita mau ikut pengajaran para rasul atau ikut tradisi manusia? ingat, bukankah krn tradisi manusia Tuhan kita disalibkan.
|

9th July 2008
|
 |
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Israel
Age: 30
Posts: 383
|
|
Shalom,
Hari Natal di rayain di Gereja boleh dan bagus,
yg salah adalah Hari Natal di rayain di Mall, Pub, atau tempat pelacuran
Ketika Natal di Gereja baik Khatolik maupun Protestant maupun Kharismatik, terdengar dan dikumandangkan lagu2 "Joy to The World", "We Wish U Merry Christmas", "Holly Night", "Silent Night" dll, apakah itu buat Dewa Matahari? bukankah buat Yang Mulia Yesus kan?
Apakah ketika melakukan perayaan itu iman kita bertumbuh? kalo iya perayaan itu bagus, kalo tidak, buang jauh perayaan itu.
Shalom,
-VEY-
|

9th July 2008
|
|
AP - Senior Master
|
|
Join Date: Mar 2006
Posts: 363
|
|
Quote:
Originally Posted by marvey
Shalom,
Hari Natal di rayain di Gereja boleh dan bagus,
yg salah adalah Hari Natal di rayain di Mall, Pub, atau tempat pelacuran
Ketika Natal di Gereja baik Khatolik maupun Protestant maupun Kharismatik, terdengar dan dikumandangkan lagu2 "Joy to The World", "We Wish U Merry Christmas", "Holly Night", "Silent Night" dll, apakah itu buat Dewa Matahari? bukankah buat Yang Mulia Yesus kan?
Apakah ketika melakukan perayaan itu iman kita bertumbuh? kalo iya perayaan itu bagus, kalo tidak, buang jauh perayaan itu.
Shalom,
-VEY-
|
saya kutip dari tulisan SP:
"Merayakan" jelas berbeda dengan "memperingati" atau "mengingat". Merayakan cenderung berhura-hura, berpesta. Tetapi "mengingat" adalah lawan dari kata "melupakan". Tentu kita tidak akan melakukan tindakan seperti lawan kata ini.....
tambahan: Natal Nggak usah dirayakan! tetapi diingat!
Maka bagi kita yang percaya kepada Yesus, hendaklah mengingat Yesus adalah Raja, kita, mengingat Yesus di dalam hati kita, di pikiran kita, bahwa Yesus lahir, mati, bangkit, dan sekarang bertahta di Sorga, maka kita menyembahnya di dalam Roh dan Kebenaran.
Lalu kita praktekkan tidak harus di gereja, gedung2 mewah dll, tetapi di panti2 jompo, di penjara, ditempat yatim piatu, di pinggir jalan bersama-sama orang2 miskin, di RS dll.
JBU all
Last edited by semangil : 9th July 2008 at 05:10 PM.
|

23rd August 2008
|
 |
AP - Junior Newbie
|
|
Join Date: Aug 2008
Location: Indonesia
Posts: 6
|
|
Menurut saya, perayaan natal adalah bagian dari pemberitaan injil. Dan pemberitaan injil merupakan amanat agung yang diperintahkan Yesus Kristus kepada murid-murid-Nya dan kita.
|

1 Week Ago
|
 |
AP - Junior Member
|
|
Join Date: Nov 2008
Location: Indonesia
Posts: 21
|
|
peristiwa natal tidak ada dalam alkitab
Quote:
Originally Posted by fxrizal
Perayaan Natal memang tidak ada di Alkitab. Yang ada di Alkitab cuma peristiwa Natal (Kelahiran) Yesus, tapi tanggalnya tidak disebut. Jadi perayaan Natal adalah suatu bentuk Tradisi dalam kekristenan. Seperti pula pada kita manusia, ulang tahun adalah memperingati suatu peristiwa penting dalam awal kehidupan kita. Demikian pula kelahiran Yesus adalah sesuatu yang teramat penting pula mengingat kelahiran Yesus adalah awal dari "kehidupan kekal" bagi umat manusia seperti yang sudah dijanjikan Allah pada jaman para Nabi.
Jadi untuk pertanyaan apakah wajib, atau perlu ataukah tidak perlu... saya akan menjawabnya wajib.
|
Perlu diketahui bahwa istilah peristiwa natal tidak ada dalam alkitab.
Coba anda kasih tau saya dimana ayat yang mengungkapkan kelahiran tuhan Yeshua tepat di hari dan tanggal 25 desember?
Perayaan2 yang ada didalam alkitab hanya mencatat 7 hari raya yang perlu dirayakan.
Dan istilah natal itu jg tidak ada dalam alkitab.
|
 |
|
| Thread Tools |
|
|
| Display Modes |
Linear Mode
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT +7. The time now is 03:30 AM.
|