 |
|

28th June 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Yeah antek asing, anti rakyat. Puluhan tahun kalimat2 yang dipake itu2 aja terus. Memangnya masih bisa ngejual yah term2 kaya gitu?
Yang suka bilang pemerintahan sebagai antek asing dan anti rakyat, terus ngancem supaya parlemen dibubarkan dan pemerintahan diturunkan, sebenarnya punya solusi gak sih untuk permintaan2 mereka ini:
Quote:
Cabut dan batalkan Kenaikan Harga BBM serta Hentikan Liberalisasi Sumber Daya Migas Dalam Negeri.
Swadaya Pangan untuk Rakyat dengan jalan Reforma Agraria yang sejati.
Berikan upah layak bagi buruh.
Sediakan Lapangan Kerja Untuk Rakyat dan Tolak PHK Massal
Sita Aset-aset Koruptor dan Nasionalisasi semua asset Perusahaan Asing serta Bangun Industri Nasional yang Anti Nekolim dan Berpihak Terhadap Rakyat.
Berikan pendidikan Murah Untuk Rakyat.
|
Mau ngasih upah layak buat buruh itu gimana, maksudnya gajinya sama dengan gaji manager? Upah naik dikit aja udah banyak yang pindahin pabrik ke Vietnam dan China, apalagi minta upah 'layak'.
Trus gimana caranya kasih kapangan kerja buat rakyat? Kalo pabrik gulung tikar, tetep gak boleh PHK massal? Kalo pabrik tutup, gantung aja pemilik pabriknya lalu jual pabriknya, hasilnya dibagi rata buat semua buruh. Trus sita semua aset perusahaan asing, yakin nanti gak bakal dikorup lagi? Yakin gak butuh investasi dari luar, cukup nasionalisikan semua lalu pake sistem Sakoku Jepang yang nutup pintu buat orang2 luar?
Pendidikan murah, siapa yang mau ngajar kalo duit buat bayar guru juga gak ada? Mungkin bayar gaji guru pake daun sirih aja, suruh guru2 kunyah itu biar kenyang. Siapa yang mau nulis dan cetak buku kalo duitnya gak ada. Duitnya kepake buat bayar gaji buruh. Kepake buat nasionalisasi aset2 asing. Kepake buat propaganda politik.
Demen banget dengan kata "revolusi". Nanti begitu liat darah keluarga sendiri menetes demi kata "revolusi", pilihannya cuma dua, nangis atau tertawa terbahak2 (karena udah gila revolusi).
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

28th June 2008
|
 |
peZIaRah ImAn
|
|
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
|
|
Quote:
Originally Posted by PlainBread
Yeah antek asing, anti rakyat. Puluhan tahun kalimat2 yang dipake itu2 aja terus. Memangnya masih bisa ngejual yah term2 kaya gitu?
|
Oh jadi dulu waktu abg aksi 98 term ini dipake jualan yah?Ic..ic..ic
Btw bukannya memang faktanya hal itu yg terjadi berulang-ulang di Indonesia?Aneh pernyataan abang, seolah-olah negeri ini tidak dijajah?
Aneh!!!!
Saya sepakat, harus ada solusi kongkrit yg ditawarkan oleh elemen gerakan...
Saya sepakat juga sebelum itu harus dilakukan inventarisasi masalah yg harus dipertimbangkan sebagai landasan untuk bergerak...
Tetapi saya tidak sepakat ketika pertanyaan-pertanyaan itu digunakan untuk menyerang mereka-mereka yg perduli terhadap persoalan rakyat ini...
Apakah kita tau kapasitas otak mereka?Apakah kita tau mereka sudah mempersiapkan solusi atau hanya sekedar aksi massa saja? Sebuah revolusi tidak akan berjalan ketika tidak diikuti oleh gerakan intelektual... Kalau kita tidak menginginkan revolusi berdarah, mari kita suarakan revolusi damai... Bukannya menakut-nakuti orang bahwa gerakan yg dilakukan mereka yg perduli rakyat mengancam nyawa masyarakat....
Benar-benar pemikiran yg aneh...
Atau mungkin sy saja yg terlalu aneh melihat pemikiran ini? 
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"
(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
|

28th June 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
Originally Posted by tnt-here
Oh jadi dulu waktu abg aksi 98 term ini dipake jualan yah?Ic..ic..ic
Btw bukannya memang faktanya hal itu yg terjadi berulang-ulang di Indonesia?Aneh pernyataan abang, seolah-olah negeri ini tidak dijajah?
Aneh!!!!
|
Itu tergantung definisi anda soal "dijajah". Seseorang bisa happy pake jeans Levis dan kolor GT man, sepatu Reebok, kaos Nike gak merasa dijajah kok karena dia merasa nyaman dengan semua produk tersebut dan punya hak penuh untuk membeli semua barang produk luar tanpa ada yang memaksa dia. Tapi ada juga yang menganggap bahwa memakai barang2 luar negeri sebagai keterlibatan dari sistem penjajahan.
Ngomong2, baju, sepatu, dan kolor TNT merk luar negeri atau merk lokal? Kalo merk luar, anda merasa dijajah gak?
Soal "antek asing" dan "anti rakyat" itu dipake dari puluhan tahun yang lalu kok. Bahkan tahun 98, propaganda ini begitu membusuk dan berurat akarnya di kalangan kanan (mahasiswa dan orang2 agamais).
Quote:
Tetapi saya tidak sepakat ketika pertanyaan-pertanyaan itu digunakan untuk menyerang mereka-mereka yg perduli terhadap persoalan rakyat ini...
Apakah kita tau kapasitas otak mereka?Apakah kita tau mereka sudah mempersiapkan solusi atau hanya sekedar aksi massa saja? Sebuah revolusi tidak akan berjalan ketika tidak diikuti oleh gerakan intelektual... Kalau kita tidak menginginkan revolusi berdarah, mari kita suarakan revolusi damai... Bukannya menakut-nakuti orang bahwa gerakan yg dilakukan mereka yg perduli rakyat mengancam nyawa masyarakat....
Benar-benar pemikiran yg aneh...
Atau mungkin sy saja yg terlalu aneh melihat pemikiran ini?
|
Begini ya TNT. Aksi 98 itu sudah membuahkan hasil yang luar biasa besarnya:
1. UUD 45 diamandemen
2. Presiden hanya bisa berkuasa paling lama 2 periode (2 x 5 tahun)
3. Presiden dipilih langsung oleh rakyyat
Karena 3 poin ini, maka sikon sekarang jelas berbeda dari sikon yang terjadi pada tahun 98. Tolong anda ajak rekan2 anda untuk buka mata dan telinga baik2: Kalo rakyat kontra dengan kebijakan SBY, gampang, turunkan dia lewat pemilu tahun depan dan naikkan orang yang tidak "anti rakyat" dan "antek asing". Kesempatan ini tidak bisa dilakukan sewaktu tahun 98 karena 3 point tersebut gak ada, makanya Soeharto dipaksa turun. Sudah gila apa tiap 5 tahun sekali seorang presiden disuruh turun? Kenapa gak amandemen UUD lagi aja, bikin kekuasaan presiden jadi 1 tahun sekali biar semua (mulai dari PDIP, PKS, sampe perwakilan mahasiswa) kebagian, gak ada lagi yang perlu protes atau jadi oposisi jalanan?
Saya cuma menganggap bahwa mahasiswa2 sekarang ini berusaha keras untuk bisa bikin momentum yang sama seperti tahun 98 atau 66. Tahun 98 mirip dengan tahun 66, sikonnya sama, inflasi, pengangguran, devaluasi mata uang, dan presiden yang sama berkali2 dipilih seumur hidup. Sekarang sikonnya beda. Rakyat gak setuju dengan kebijakan SBY, tahun depan pemilu bisa langsung diturunkan dan diganti orang lain.
Jadi yang aneh itu justru orang2 yang begitu ngotot untuk berusaha membubarkan parlemen dan menurunkan presiden. Kesempatannya ada kok tahun depan, kenapa maksa mesti sekarang? Kalo beberapa presiden sebelum SBY sudah menaikkan harga BBM dan mereka gak dipaksa turun, kenapa sekarang SBY dipaksa turun dengan alasan yang sama? Benar2 aneh.
Silakan promosikan jago anda, presiden mana yang tidak akan "memihak asing", yang tidak "anti rakyat". Rizal Ramli atau KKG mungkin?
Term2 diatas saya kasih tanda kutip, karena siapa pun bisa memakainya untuk kepentingan tertentu. Semua presiden di Indonesia gak ada yang luput dari tuduhan "antek asing" atau "anti rakyat". Coba naikkin KKG jadi presiden, saya berani taruhan pasti label "antek asing" dan "anti rakyat" akan kena juga ke dia
PS: Sudah banyak yang bilang, harga BBM kecil kemungkinannya untuk turun sampe tahun depan, bahkan ada kemungkinan besar harga BBM akan terus merayap naik sampe 2-3 tahun ke depan (kecuali kalo emang udah peak ya). Skenario politik di Indonesia akan menarik kalo ternyata dugaan soal harga BBM ini bakal benar terjadi tahun depan. Setelah pemilu akan ada presiden baru (semoga bukan SBY), mungkin Mega atau dari PKS atau dari mana lah. Karena harga BBM terus naik, presiden baru ini mau gak mau dalam bulan2 pertama pemerintahan dia harus naikin harga lagi. Hehehe, kecewa berat deh rakyat dan mahasiswa. Capek2 gusur SBY, penggantinya ternyata "antek asing" dan "anti rakyat" juga.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

4th July 2008
|
 |
The Mind Blower
|
|
Join Date: Aug 2005
Location: Slovak Republic
Age: 26
Posts: 3,445
|
|
Inilah kalo mahasiswa banyak yang oon dan gak dilatih berpikir kritis...ujung2nya demo dengan argumen2 yang gak logis dan gak ilmiah. Mungkin ide2 mahasiswa ini juga akan diketawain ama dosen2 mereka juga.
__________________
http://rethink.revolutia.info
|

4th July 2008
|
 |
Indonesia Pasti JAYA!
|
|
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
|
|
Kalo presiden melanggar UUD, jelas harus diturunkan tanpa harus menunggu 5 tahun masa pemerintahannya karena anggota Parlemen kan juga dipilih rakyat lewat Pemilu dan anggota parlemen punya tugas untuk mengawal eksekutif (Presiden) untuk menjalankan negara sesuai dengan amanah UUD?
Nah, apakah dengan menaikkan harga BBM, Presiden SBY bisa dianggap melanggar amanah UUD?
Bisa karena Mahkamah Konstitusi (MK)sudah memutuskan bahwa Keputusan Presiden untuk menaikkan harga BBM sesuai dengan NYMCE dan UU Migas sangat bertentangan dengan pasal 33 UUD'45. Masalahnya tinggal kemauan politik (Political Will) dari Parlemen saja yang masih tidak ada.
Bila parlemen tidak menjalankan fungsinya dengan baik, maka ketika terjadi anarki, siapa yang dipersalahkan? Mahasiswa? Rakyat?
Masalahnya, pemerintah kan selalu berkutat pada untung-rugi saja. Itu benar kalo fungsi pemerintah adalah pedagang atau pengusaha. Tapi fungsi pemerintah ini kan negarawan, jadi semestinya mesti pinter sedikit dalam menyikapi seluruh lapisan masyarakat termasuk berapa puluh juta rakyat Indonesia (menurut BPS) yang masih berpenghasilan less dari 2 USD/hari.
Bukannya malah menipu masyarakat dengan mengatakan subsidi membengkak dan membuat jebol APBN. Ini disebut kebohongan publik karena ketika KKG menulis tentang hal ini, tak ada satupun pejabat pemerintah yang membantah secara ilmiah. Komentar JK sama seperti komentar PB di sni : "Kok dulu eloe kaga jual minyak aja Rp. 650/liter." Apakah ini komentar ilmiah???
Coba cari deh siapa yang bisa menyanggah komentar KKG secara ilmiah? Biasanya komentarnya kan yang menyerang pribadi KKG, seperti : "Kok jaman Megawati, eloe kaga protes?" (dan hal ini sudah dibantah oleh KKG). Atau "KKG kan udah dikasih kesempatan jadi Menko, trus apa hasilnya?"
Nah, JED apakah menurut kamu, komentar seperti itu termasuk ilmiah? Lebih Ilmiah daripada para mahasiswa yang beraksi di jalanan?
Jelas, perekonomian Indonesia dikuasai Asing. Tapi entah itu antek asing atau antek IMF, ini susah dibuktikan. Contohnya : Di Amerika perusahaan minyak dilarang dimiliki oleh asing. Peraturan resminya mungkin tidak ada. Tapi pemvetoan pembelian UNOCAL oleh China, jelas bahwa Amerika lebih pintar dari Indonesia yang dengan slogan 'kapitalisme-free market trade" dengan mudah menyerahkan tambang minyak dan emas kepada perusahaan asing.
Tahun 2006, Perancis juga memblok pembelian Danone oleh Pepsico, menentang pembelian perusahaan baja Arcelor oleh Mittal Steel, dan Suez dibeli oleh Enel.
Bagi banyak negara "free trade" : "What's mine is mine, but what is yours is open for negotiation."
Tapi bagi Indonesia yang UUD Psl 33 jelas, Danone aja bisa nguasai Aqua. Thames dan Lyonnaise aja bisa menguasai PAM Jaya. Kenapa boleh? Karena seperti TNT bilang : "Itulah Antek Asing." 
Abisnya apa? "Bego? Goblok?"
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009
Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
|

4th July 2008
|
 |
Xong Xi Fat Choy
|
|
Join Date: Dec 2006
Posts: 3,515
|
|
Pertanyaan gw sederhana..anggap aja diantara mahasiswa yg dulu demo sekarang duduk dipemerintahan..terus sekarang disana mereka ngapain?kumpul amplop juga? atau semua orang yg duduk di pemerintahan yg sekarang, ngak pernah ikut demo?
Atau ngak ikut kumpul amplop tapi duduk diem terima gaji besar?
__________________
Cloud...SOLDIER #2
(Sephiroth tetap #1)
Zack no.3 ..
|

4th July 2008
|
 |
Slave of God
|
|
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
|
|
Quote:
Originally Posted by jo-hnz
Masalahnya, pemerintah kan selalu berkutat pada untung-rugi saja. Itu benar kalo fungsi pemerintah adalah pedagang atau pengusaha. Tapi fungsi pemerintah ini kan negarawan, jadi semestinya mesti pinter sedikit dalam menyikapi seluruh lapisan masyarakat termasuk berapa puluh juta rakyat Indonesia (menurut BPS) yang masih berpenghasilan less dari 2 USD/hari.
|
Mau pintar? Paksa rakyat untuk tidak boros pake BBM.
Or, Anda kenapa gak sekalian meminta pemerintah untuk menggratiskan tarif bus, tarif listrik, dan membatalkan pajak penghasilan buat rakyat. Dan pada saat yang sama, paksa pemerintah untuk kasih anggaran pendidikan 20 %, gak peduli uangnya dari mana. Kasian kan rakyat masih puluhan juta yang berpenghasilan lesss dari 2 USD/hari. Atau anda mau nyumbang ke pemerintah supaya bisa 'pro rakyat'?
Quote:
|
Bukannya malah menipu masyarakat dengan mengatakan subsidi membengkak dan membuat jebol APBN. Ini disebut kebohongan publik karena ketika KKG menulis tentang hal ini, tak ada satupun pejabat pemerintah yang membantah secara ilmiah. Komentar JK sama seperti komentar PB di sni : "Kok dulu eloe kaga jual minyak aja Rp. 650/liter." Apakah ini komentar ilmiah???
|
Mungkin Sri Mulyani atau Boediono gak mau bantah karena kasian sama [pola pikir] KKG. Orang diam gak bisa selalu diartikan takut. Bisa saja diartikan "ngapain ngeladenin pikiran kaya gitu?"
Mau ilmiah? Nanti deh saya berikan. Tapi tolong donk anda tanya ke KKG:
1. Istilah apa yang tepat untuk menggantikan istilah "subsidi". Setau saya beliau menggantinya dengan kalimat yang lumayan panjang. Saya jadi ragu apakah sebuah kalimat bisa dikelompokkan menjadi sebuah istilah.
2. Apakah penggantian istilah "subsidi" akan mempengaruhi naiknya harga BBM.
3. Isu yang dibawa beliau soal UU 22 tahun 2001 itu, terjadinya tahun 2005. Kenapa diungkit2 lagi untuk kenaikan harga BBM tahun 2008. Subtle provocation?
4. Kalo di dalam suatu UU, hanya 1-2 pasal yang digugurkan, apakah berarti UU tersebut gugur secara keseluruhan, atau pasal2nya saja yang dihapus?
5. Bukankah MK hanya bisa ngurusin UU, dan apakah KKG pura2 tidak tau bahwa kenaikan harga BBM bisa dilegalkan dengan kepres, bukan dengan UU.
6. Masih banyak orang yang gak terima dengan flip-flop dan cuci tangannya KKG. Kadang beliau bilang BBM sebagai unnatural resources, di lain waktu bilang BBM bisa diberikan semurah2nya untuk rakyat. Saya sekarang semakin yakin kalo KKG itu bagusnya jadi pengamat, tapi jadi ompong begitu berada di dalam. Saya doakan juga supaya Jo-hnz suatu hari bisa menjadi menteri atau presiden, saya pengen tahu apakah nanti masih anda masih seperti Jo-hnz yang sekarang dikenal Apers sebagai seorang idealis dan pencinta rakyat Indonesia. Atau mungkin seperti KKG? -dan saya juga berdoa supaya PDIP tahun depan menang, dan KKG terpilih lagi jadi menteri kalo bisa menko ekuin jadi gak bisa bilang lagi "saya tidak dilibatkan". Selalu ada second chance bukan?  -
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
|

4th July 2008
|
 |
The Mind Blower
|
|
Join Date: Aug 2005
Location: Slovak Republic
Age: 26
Posts: 3,445
|
|
Tanya aja semua ekonom, mereka kasian ama KKG yang ilmunya terbatas. Inget dia itu S1 ekonomi perusahaan zaman jepang dulu. So, ilmunya selain ilmu mikro, juga dah ketinggalan zaman.
Kita semua salut atas idealisme KKG, tapi kita juga harus waras, jangan bikin keputusan yang bakal bikin negara jadi bangkrut.
__________________
http://rethink.revolutia.info
|

7th July 2008
|
 |
baca: cali-FRAG-i
|
|
Join Date: Aug 2006
Location: Indonesia
Posts: 626
|
|
kmaren nonton kabaret,
mereka mengatakan kalau pengalihan isu BBM dengan kasus Monas oleh intel - hanyalah fiktif. jangan mudah percaya.
__________________
What if - The future is no longer a question (you know when you're gonna die)
What if - Imagination can found it's way to reality (imagination about heaven & hell)
What if - What you think is not, is here (you got lung cancer)
A Cigarette
Begin Your Decease
|

8th July 2008
|
 |
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
|
|
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
|
|
@PlainBread,
being delusional is contagious.... 
|
 |
|
| Thread Tools |
|
|
| Display Modes |
Linear Mode
|
Posting Rules
|
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts
HTML code is Off
|
|
|
All times are GMT +7. The time now is 06:12 PM.
|