Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | IM LIST | BOOKMARK US | HELP GUIDE | LANGUAGE:


Go Back   Forum Diskusi Kristen Internasional > AP - LOUNGE > Kotak Info > Politik
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #21 (permalink)  
Old 25th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default

Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
.....

JC4Life,
justru kalo pemerintah membubarkan Ahmadiyah, maka itu adalah KEKERASAN Struktural karena apa salah Ahmadiyah sampai harus dibubarkan secara organisasi? Secara hukum, organisasi Ahmadiyah tidak melanggar hukum. Tuduhan "penyesatan" didasari oleh Fatwa MUI, padahal MUI itu adalah LSM biasa dan keputusan MUI (seperti juga keputusan PGI atau KWI atau Walubi) tidak bisa dijadikan basis hukum di Indonesia karena kita adalah negara hukum yang berdasarkan Pancasila bukan negara hukum yang berdasarkan Agama.
jo-hnz,

point saya, bukan hal kekerasan strukturalnya.... baca baik baik, yang saya maksudkan adalah dalih atau dasar (yang dibuat buat) untuk "membenarkan" suatu tidakan kekerasan untuk merespons terhadap suatu kekerasan. (Ini kan demonstrasi, bukan perang).

Gitu lho.

Catatan: saya juga ga setuju Ahmadiyah dibubarkan sepihak. Ah, kalau fatwa ini itu, sudah lama "ga laku" lah.
Reply With Quote
  #22 (permalink)  
Old 26th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Mahasiswa yang memang sering demo dan ngerti tujuan politik jalanan (bukan sekedar ikut2an walaupun udah jadi korlap) harusnya tau bahwa konsekuensi demo adalah digebukin, atau maksimal mati. Justru kalo ada kejadian seperti itu, point tinggi bisa dicuri untuk bisa ambil simpati kepada rakyat luas (sukur2 kepada dunia) yaitu dengan tidak melawan dan membiarkan diri jadi korban atau umpan.

Kalo alasannya 'Tu Quoque', or "dia duluan yang mulai makanya saya juga ikut2an", yah mendingan cuci piring dan ngepel rumah, latihan sabar -kaya "Karate Kid"-, daripada ujung2nya gak beda dengan alasan FPI soal Ahmadiyah "abis mereka duluan sih, kenapa gak dibubarin, makanya kita terpaksa keras begini".
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see

Last edited by PlainBread : 26th June 2008 at 10:35 AM.
Reply With Quote
  #23 (permalink)  
Old 26th June 2008
jo-hnz's Avatar
Indonesia Pasti JAYA!
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
jo-hnz will become famous soon enoughjo-hnz will become famous soon enough
Send a message via Yahoo to jo-hnz
Default

Resiko untuk digebukin atau dikeroyokin, tapi tidak melawan dengan KEKERASAN, JANGAN untuk TUJUAN mencari simpati masyarakat, tapi memang karena TUJUAN kita adalah AKSI TANPA KEKERASAN. Masyarakat sekitar mau simpati atu tidak simpati sih, bukan urusan kita.

AKSI TANPA KEKERASAN memang bukan berarti kita diam saja tidak beraksi (atau istilah populernya : Berdoa saja tanpa Berbuat), tapi ber-AKSI tanpa melawan dengan kekerasan tapi lewat pembangkangan.
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
Reply With Quote
  #24 (permalink)  
Old 26th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Gak ada yang bilang jadi tujuan. Jelas2 dibilang "justru kalo ada kejadian seperti itu .."

Gak ada yang bilang kita harus diam saja. Aksi bisa macam2. Sayangnya cuma demo jalanan yang jadi aksi favorit di Indonesia. Ngaku pro rakyat tapi uang rakyat buat beli mobil polisi dibakar juga. Rakyat kecil yang mesti bangun subuh untuk berangkat kerja akhirnya kena imbasnya juga terkena macet di jalan.

Memang susah kalo yang terlihat di jalanan sebagai "yang aktif", sementara yang tidak terlihat di jalan dilihat sebagai orang2 yang "diam saja". Mungkin orang tersebut putus asa, akhirnya bukan terus bersemangat mengajak rakyat untuk bergabung melakukan aksi atau memikirkan bagaimana caranya supaya lebih banyak lagi orang yang mau bergabung, akhirnya cuma bisa melabel yang tidak ikut sebagai orang2 yang "diam saja."
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Reply With Quote
  #25 (permalink)  
Old 26th June 2008
LieL's Avatar
........
 
Join Date: Aug 2006
Location: Iceland
Posts: 2,824
LieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to beholdLieL is a splendid one to behold
Default

Baca 3 post terakhir dari PB & Johnz, bikin gua inget sama Martin Luther King, Jr.
Cara dia memperjuangkan (baca: demo) tanpa kekerasan yang justru bikin "sejarah"
__________________
Transformation doesn't happen unless your willing; it's your choice
(Oprah Winfrey)
Reply With Quote
  #26 (permalink)  
Old 26th June 2008
jo-hnz's Avatar
Indonesia Pasti JAYA!
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
jo-hnz will become famous soon enoughjo-hnz will become famous soon enough
Send a message via Yahoo to jo-hnz
Default

Quote:
Originally Posted by PlainBread View Post
Memang susah kalo yang terlihat di jalanan sebagai "yang aktif", sementara yang tidak terlihat di jalan dilihat sebagai orang2 yang "diam saja". Mungkin orang tersebut putus asa, akhirnya bukan terus bersemangat mengajak rakyat untuk bergabung melakukan aksi atau memikirkan bagaimana caranya supaya lebih banyak lagi orang yang mau bergabung, akhirnya cuma bisa melabel yang tidak ikut sebagai orang2 yang "diam saja."
Makanya ber-Suara-lah.
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
Reply With Quote
  #27 (permalink)  
Old 26th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Quote:
Originally Posted by LieL View Post
Baca 3 post terakhir dari PB & Johnz, bikin gua inget sama Martin Luther King, Jr.
Cara dia memperjuangkan (baca: demo) tanpa kekerasan yang justru bikin "sejarah"
Aksi bisa macem2 LieL. Bahkan menurut gue yang namanya demo itu adalah option terakhir (bukan option pertama seperti yang disuarakan banyak orang). Banyak orang bisa gerakin rakyat tanpa mesti lewat demo. Karena demo sarat dengan eksklusivitas dan rentan dengan kepentingan dan provokasi makanya gue bilang itu opsi terakhir.

Di banyak negara, radio2 frekuensi AM sudah sangat sering dijadikan corong aksi oposan pemerintah di negara mereka. Ini wajar, mau tinggal di negara mana aja, radio AM selalu jadi pilihan buat kalangan menengah ke bawah. Jalan2 tenang, gak ada ribut, gak ada rusuh. Tapi nanti tiba2 pas pemilu, presiden bisa terjungkal gara2 suara2 di radio AM yang berbulan2 secara konsisten mengajak pendengar untuk ikutan beropini lewat telpon ke stasiun radio atau gerakan sms. Ratusan rumah dan orang2 bisa selamat dari badai Katrina few years ago salah satunya karena aksi "radio AM", bukan karena birokrasi pemerintah. Karena "aksi radio2 AM" di New Orleans, orang2 dari banyak states pada spontanitas packing tas untuk datang ke sana bantuin orang2.

Ada juga yang door-to-door. Mungkin mirip kaya penginjilan atau MLM, tapi bedanya ini adalah aksi politik. Gak kena imbas media, gak kena imbas penguasa. Semuanya bergerak lambat tapi pasti. Ini juga salah satu cara bagus untuk mengajak orang2 'buta politik' untuk ikutan bergabung. Hal ini udah jamak. Suatu RUU di amrik bisa gagal hanya karena petisi "door-to-door" yang diedarin dari satu kota ke kota lain selama berbulan2.

Seperti contoh di sini -mumpung lagi gres-. Setiap kali Bush atau McCain ngomong sesuatu di media yang bikin orang2 kesel / ngamuk, dana online buat kampanye Obama saat itu naik secara significant. Ini bukan karena Obama, tapi karena aksi grassroot. Jalan di amrik sepi, gak ada suara apa2. Gak ada demo. Tapi itulah cara orang bersuara. Bukan selalu dengan demo. Bukan selalu dengan teriak2an negatif "anti ini", "menentang ini". Orang lebih cenderung bergabung dengan hal2 yang damai, yang positif, yang diam2, daripada harus "melawan" dan "membangkang." Liat tuh SBY, regardless apa tujuan dia jadi presiden, orang lebih milih dia karena impresi yang dia buat dan pesan "bersama kita bisa" yang dia tanamkan ke rakyat kan? Kalo SBY bisa bikin Mega keok di pemilu 60:40, masa mahasiswa gak bisa bikin strategi dan aksi2 yang lebih dari situ?
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Reply With Quote
  #28 (permalink)  
Old 27th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default

di Amrik demo-nya self-sponsored.... di Indonesia, demo-nya ada yang sponsorin (dengan pesan sponsor yang disertakan), walaupun tidak semuanya gitu.

ga bisa mentah mentah jiplak "gaya" Amrik...

tetapi garisbawahnya: AKSI TANPA KEKERASAN. Memang kadang-kadang yang bergerak "di belakang layar" lebih dahsyat daripada yang kasat mata. Makin dikit di-ekspos, kadangkala malah makin kuat efeknya.
Reply With Quote
  #29 (permalink)  
Old 27th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Quote:
Originally Posted by JC4Life View Post
di Amrik demo-nya self-sponsored.... di Indonesia, demo-nya ada yang sponsorin (dengan pesan sponsor yang disertakan), walaupun tidak semuanya gitu.
Memang gak semua disponsorin. Di indo juga gak semua disponsorin. Tapi kalo pun disponsorin, di Amrik yang sponsorin itu berani turun dan berani ngomong. Jadi gak sembunyi2, semuanya dilakukan legal dan transparan. Kalo di Indo, yang sponsorin itu kebanyakan penjilat dan gak mau ngaku.

Quote:
ga bisa mentah mentah jiplak "gaya" Amrik...

tetapi garisbawahnya: AKSI TANPA KEKERASAN. Memang kadang-kadang yang bergerak "di belakang layar" lebih dahsyat daripada yang kasat mata. Makin dikit di-ekspos, kadangkala malah makin kuat efeknya.
Gak ada yang bilang untuk jiplak mentah2. Justru gue liat networking di Indo lebih kuat daripada di Amrik. Kalo di amrik gosip itu jalannya lebih lambat. Di Indo nyebarin gosip itu gampang. Hari ini gosipnya beredar di Jakarta, besok orang di Irian udah denger. Kenapa hal2 kaya gini gak pernah dipake untuk jadi modal yang kuat buat aksi rakyat?
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Reply With Quote
  #30 (permalink)  
Old 27th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
Makanya ber-Suara-lah.
Kalo anda sudah makan, atau sedang makan, lalu saya datang dan sok tau bilang ke anda "Makanya, makan donk", apa reaksi anda kalo saya bilang begitu?
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Reply With Quote
  #31 (permalink)  
Old 27th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Wink

Quote:
Originally Posted by PlainBread View Post
Kalo anda sudah makan, atau sedang makan, lalu saya datang dan sok tau bilang ke anda "Makanya, makan donk", apa reaksi anda kalo saya bilang begitu?


Quote:
Originally Posted by PlainBread View Post
Gak ada yang bilang untuk jiplak mentah2. Justru gue liat networking di Indo lebih kuat daripada di Amrik. Kalo di amrik gosip itu jalannya lebih lambat. Di Indo nyebarin gosip itu gampang. Hari ini gosipnya beredar di Jakarta, besok orang di Irian udah denger. Kenapa hal2 kaya gini gak pernah dipake untuk jadi modal yang kuat buat aksi rakyat?
Soalnya keburu "kemakan" gosip nya korlap, yang kemakan gosipnya si "sponsor"....untuk ber"aksi".

Reply With Quote
  #32 (permalink)  
Old 27th June 2008
jo-hnz's Avatar
Indonesia Pasti JAYA!
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
jo-hnz will become famous soon enoughjo-hnz will become famous soon enough
Send a message via Yahoo to jo-hnz
Default

Quote:
Originally Posted by PlainBread View Post
Kalo anda sudah makan, atau sedang makan, lalu saya datang dan sok tau bilang ke anda "Makanya, makan donk", apa reaksi anda kalo saya bilang begitu?
Bersuara, tidak HANYA berarti mengajak BERDEBAT, atau MENGKRITISI.

Gerakan Mahasiswa jelas sedang pada puncak emosi karena kenaikan harga BBM sepihak dari pemerintah, dan penyerangan illegal kepolisian ke dalam kampus UNAS. Tapi cara mereka mengekspresikan diri dari emosi itu salah karena disalurkan lewat kemarahan dan kekerasan pada aparat dan fasilitas publik/negara, tentu atas nama balas dendam atas kematian mereka dan perlakuan buruk aparat terhadap mereka. Kita bisa berpikir OTHERWISE seperti ini karena kita yang berada di luar mereka sehingga bisa berpikir jernih seperti itu.

Tapi bagaimana bila kita dalam posisi mereka saat ini? Apakah reaksi kita (dalam posisi mereka) ketika suara yang hanya kita dengar adalah pengecaman kepada mereka atas aksi mereka? Apakah mereka tidak akan semakin destruktif? Coba tolong renungkan.

Sekali lagi memang kita harus BERSUARA, tapi coba bersuaralah dengan ngajak hati nurani, bukan dari sekedar intelektual saja. Dengan begitu, maka Suara kita tidak akan memperkeruh suasana.
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
Reply With Quote
  #33 (permalink)  
Old 27th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default

Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
....

Tapi bagaimana bila kita dalam posisi mereka saat ini? Apakah reaksi kita (dalam posisi mereka) ketika suara yang hanya kita dengar adalah pengecaman kepada mereka atas aksi mereka? Apakah mereka tidak akan semakin destruktif? Coba tolong renungkan.
Pengecam yang tidak atau belum siap dikecam....



Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
Sekali lagi memang kita harus BERSUARA, tapi coba bersuaralah dengan ngajak hati nurani, bukan dari sekedar intelektual saja. Dengan begitu, maka Suara kita tidak akan memperkeruh suasana.
Idealnya, suara hati dengan intelek sinkron, dan dikeluarkan lewat mulut... semoga ga terlalu "panas" atau terlalu "dingin"...

[IMG]http://mikeytherhino.files.wordpress.com/2008/03/no_bull****.jpg[/IMG]
Reply With Quote
  #34 (permalink)  
Old 27th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
Bersuara, tidak HANYA berarti mengajak BERDEBAT, atau MENGKRITISI.
Bro, anda kan gak tau di luar forum AP ini, saya melakukan aksi apa, mendukung aksi apa, menyumbang aksi apa. Bersuara jangan diartikan sempet seperti itu donk.

Makanya seperti yang saya bilang sebelumnya, jangan karena bro jo-hnz atau TNT aktif di lapangan sana dan aktif juga memwartakan aksi kalian, bukan berarti yang melakukannya diam2 berarti tidak melakukan atau mendukung aksi yang sama.

Quote:
Gerakan Mahasiswa jelas sedang pada puncak emosi karena kenaikan harga BBM sepihak dari pemerintah, dan penyerangan illegal kepolisian ke dalam kampus UNAS. Tapi cara mereka mengekspresikan diri dari emosi itu salah karena disalurkan lewat kemarahan dan kekerasan pada aparat dan fasilitas publik/negara, tentu atas nama balas dendam atas kematian mereka dan perlakuan buruk aparat terhadap mereka. Kita bisa berpikir OTHERWISE seperti ini karena kita yang berada di luar mereka sehingga bisa berpikir jernih seperti itu. Tapi bagaimana bila kita dalam posisi mereka saat ini? Apakah reaksi kita (dalam posisi mereka) ketika suara yang hanya kita dengar adalah pengecaman kepada mereka atas aksi mereka? Apakah mereka tidak akan semakin destruktif? Coba tolong renungkan.
Like I once said, two wrongs never make a right. Bro bisa bilang gitu karena berada di sisi yang sama dengan mahasiswa tersebut. Sekarang semoga mengerti kenapa banyak warga Muslim Indonesia juga -walaupun tidak suka kekerasan- tapi mereka memahami aksi FPI.

Saya ngomong begini bukan karena saya membela mereka atau mendukung paham atau ideologi mereka. Tapi saya mau mengajak jo-hnz juga bahwa mereka-terlepas dari paham dan ideologi mereka- adalah juga orang Indonesia. Inilah yang saya coba angkat di thread "sentimen Politik", orang sebangsa dan setanah air bisa terbagi2 dan saling membenci hanya karena paham, ideologi dan agama yang berbeda. Ngeri kan?

Quote:
Sekali lagi memang kita harus BERSUARA, tapi coba bersuaralah dengan ngajak hati nurani, bukan dari sekedar intelektual saja. Dengan begitu, maka Suara kita tidak akan memperkeruh suasana.
Saya harapkan yang sama dari para aktivis yang secara langsung turun di jalan seperti jo-hnz dan TnT. Bukan hanya mengajak hati nurani orang2 yang seide, tapi juga hati nurani orang2 yang punya paham dan ideologi berbeda.
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see

Last edited by PlainBread : 27th June 2008 at 11:14 AM.
Reply With Quote
  #35 (permalink)  
Old 27th June 2008
jo-hnz's Avatar
Indonesia Pasti JAYA!
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 1,985
jo-hnz will become famous soon enoughjo-hnz will become famous soon enough
Send a message via Yahoo to jo-hnz
Default

Quote:
Originally Posted by PlainBread View Post
Bro, anda kan gak tau di luar forum AP ini, saya melakukan aksi apa, mendukung aksi apa, menyumbang aksi apa. Bersuara jangan diartikan sempet seperti itu donk.

Makanya seperti yang saya bilang sebelumnya, jangan karena bro jo-hnz atau TNT aktif di lapangan sana dan aktif juga memwartakan aksi kalian, bukan berarti yang melakukannya diam2 berarti tidak melakukan atau mendukung aksi yang sama.
Saya juga tidak sedang membicarakan apa yang anda lakukan di luar forum AP. Yang saya bicarakan adalah yang anda lakukan di dalam forum AP.
Memangnya anda tahu apa yang saya lakukan di luar forum AP? Anda ngak mungkin tahu apakah saya cuma diam-diam saja atau saya juga bergerak di lapangan.

Quote:
Like I once said, two wrongs never make a right. Bro bisa bilang gitu karena berada di sisi yang sama dengan mahasiswa tersebut. Sekarang semoga mengerti kenapa banyak warga Muslim Indonesia juga -walaupun tidak suka kekerasan- tapi mereka memahami aksi FPI.
Sisi yang sama dengan mahasiswa itu maksudnya apa?
Kalau dalam ketidaksetujuan kenaikan BBM sekarang ini, Ya.
Kalau dalam pendapat bahwa Pemerintah membohongi publik dengan mengatakan Subsidi BBM membuat bolong APBN, Ya.
Tapi dalam banyak hal, saya tidak setuju dengan mahasiswa yang demo kemarin.

Saya setuju adanya AKSI, tapi saya ngak setuju adanya AKSI KEKERASAN. Saya dan teman-teman bisa mengadakan AKSI tanpa harus memakai KEKERASAN.

Quote:
Saya ngomong begini bukan karena saya membela mereka atau mendukung paham atau ideologi mereka. Tapi saya mau mengajak jo-hnz juga bahwa mereka-terlepas dari paham dan ideologi mereka- adalah juga orang Indonesia. Inilah yang saya coba angkat di thread "sentimen Politik", orang sebangsa dan setanah air bisa terbagi2 dan saling membenci hanya karena paham, ideologi dan agama yang berbeda. Ngeri kan?
Saya setuju dengan anda. Anda bisa berpikir bahwa saya terjerat dalam paham dan ideologi mereka. Ideologi yang mana? Paham yang mana? Dan, apakah anda juga tidak merasa terjerat dalam paham dan ideologi tertentu? (Maaf, saya merasakan hal yang sama dengan apa yang anda rasakan terhadap saya.)

Quote:
Saya harapkan yang sama dari para aktivis yang secara langsung turun di jalan seperti jo-hnz dan TnT. Bukan hanya mengajak hati nurani orang2 yang seide, tapi juga hati nurani orang2 yang punya paham dan ideologi berbeda.
Maaf, anda salah kaprah besar sekali.
Postingan saya sebelumnya saya dengan jelas menolak AKSI KEKERASAN, tapi bukan berarti saya menolak AKSI di jalan. Silakan baca lagi deh.

Saya memang menentang kenaikan BBM YANG BERPATOKAN pada harga minyak di NYME, yes! Karena itu bertentangan dengan Konstitusi dan SUDAH DISAHKAN oleh Mahkamah Konstitusi.

Saya menentang paham Liberalisme ekonomi, YES, karena ngak ada di dunia, termasuk AS, Jepang, Eopa, yang menerapkan ekonomi liberalisme se-liberalis Indonesia. Dan yang paling penting : itu tidak sesuai dengan sila ke-5 Pancasila maupun UUD'45 psl 33.

Apa yang saya lakukan, justru ngajak anda maupun para FPI, MMI, MUI, dan mungkin juga beberapa pendekar paham internationalisme, untuk kembali melihat kesepakatan awal kita bernegara itu apa. Dengan itu kita harus melihat sejarah lagi.
__________________
Count down to Hari Bhakti Bagi-mu Ibu Pertiwi - 1 September 2009

Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangrwa
Mari BerKampanye untuk Integritas Nasional dan Perdamaian Dunia.
Reply With Quote
  #36 (permalink)  
Old 27th June 2008
PlainBread's Avatar
Slave of God
 
Join Date: Jan 2006
Location: Azerbaijan
Posts: 8,184
PlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud ofPlainBread has much to be proud of
Default

Keliatannya lagi disconnected nih si jo-hnz, banyak yang gak nyambung

Quote:
Originally Posted by jo-hnz View Post
Saya juga tidak sedang membicarakan apa yang anda lakukan di luar forum AP. Yang saya bicarakan adalah yang anda lakukan di dalam forum AP.
Memangnya anda tahu apa yang saya lakukan di luar forum AP? Anda ngak mungkin tahu apakah saya cuma diam-diam saja atau saya juga bergerak di lapangan.
Awalnya kita lagi gak bicara soal di dalam atau di luar forum AP. Awalnya saya merespons kalimat anda ini "AKSI TANPA KEKERASAN memang bukan berarti kita diam saja tidak beraksi (atau istilah populernya : Berdoa saja tanpa Berbuat), tapi ber-AKSI tanpa melawan dengan kekerasan tapi lewat pembangkangan."

Anda suka mengkritisi orang2 lain yang anda lihat sebagai orang yang tidak berbuat apa2, hanya berdoa saja. Saya sih tidak tersindir dengan kritik atau sindiran seperti itu, tapi saya mempertanyakan balik, dari mana anda tau kalo mereka yang anda katakan itu cuma berdoa saja tanpa berbuat. Apakah anda memantau semua yang mereka lakukan? Kalo ini caranya anda untuk mengajak orang untuk melakukan aksi (dengan bilang ke mereka "berdoa saja tanpa berbuat"), believe me, gak bakal berhasil

Quote:
Sisi yang sama dengan mahasiswa itu maksudnya apa?
Kalau dalam ketidaksetujuan kenaikan BBM sekarang ini, Ya.
Kalau dalam pendapat bahwa Pemerintah membohongi publik dengan mengatakan Subsidi BBM membuat bolong APBN, Ya.
Tapi dalam banyak hal, saya tidak setuju dengan mahasiswa yang demo kemarin.
Sekali lagi, saya menulis seperti itu karena anda berusaha menjelaskan kenapa mahasiswa melakukan kekerasan seperti itu. Lalu saya bandingkan penjelasan anda, dengan pemahaman beberapa / banyak muslim yang mengerti kenapa FPI berbuat seperti tragedi Monas kemaren walaupun mereka juga tidak setuju dengan kekerasan. Intinya: Karena anda dan mahasiswa tersebut punya pendapat yang sama soal issue tertentu, akhirnya anda mencoba menjelaskan di postingan sebelumnya kenapa terjadi seperti itu. Begitu juga dengan orang2 terhadap FPI.

Quote:
Saya setuju dengan anda. Anda bisa berpikir bahwa saya terjerat dalam paham dan ideologi mereka. Ideologi yang mana? Paham yang mana? Dan, apakah anda juga tidak merasa terjerat dalam paham dan ideologi tertentu? (Maaf, saya merasakan hal yang sama dengan apa yang anda rasakan terhadap saya.)
"Mereka" yang saya maksud itu FPI atau Islam. Saya gak pernah berpikiran bahwa anda terjerat. Kenapa anda bisa menulis bahwa "anda bisa berpikir .."? Gak nyambung nih kayanya. Coba deh baca baik2 tulisan saya sebelum anda merespons. Terkadang karena seseorang menganggap orang lain punya image tertentu, akhirnya pesan yang disampain orang lain ke orang tersebut jadi gak nyampe. Begitu juga pesan yang saya sampaikan ke anda, sepertinya gak nyampe karena image saya yang anda pegang erat2.

Quote:
Maaf, anda salah kaprah besar sekali.
Postingan saya sebelumnya saya dengan jelas menolak AKSI KEKERASAN, tapi bukan berarti saya menolak AKSI di jalan. Silakan baca lagi deh.
Memangnya ada saya tulis bahwa anda menolak aksi di jalan? Saya cuma merespons postingan anda dengan berkata kurang lebih seperti ini "ayo sama2 mengajak hati nuran iorang2 lain, bukan saja orang2 yang seide tapi juga orang2 yang berbeda haluan."

Lalu salah kaprah saya di mana?

Quote:
Apa yang saya lakukan, justru ngajak anda maupun para FPI, MMI, MUI, dan mungkin juga beberapa pendekar paham internationalisme, untuk kembali melihat kesepakatan awal kita bernegara itu apa. Dengan itu kita harus melihat sejarah lagi.
Pendekar paham internasionalisme itu siapa? Semoga maksud anda bukan saya yah Kalo saya yah sayang sekali kalo mulai 'name calling' lagi. Kalo memang itu saya, yah bingung aja apakah di thread ini saya name-calling sampe dibales name-calling juga?
__________________
Oh be careful little eyes what I see
Oh be careful little eyes what I see
For the Father up above is looking down in love
Oh be careful little eyes what I see
Reply With Quote
  #37 (permalink)  
Old 27th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default

@jo-hnz,

boleh jelaskan apakah menurut Anda internasionalisme itu "lawan" nya adalah sosialisme, bahkan komunisme?

Quote:
Originally posted by jo-hnz
Tapi bagaimana bila kita dalam posisi mereka saat ini? Apakah reaksi kita (dalam posisi mereka) ketika suara yang hanya kita dengar adalah pengecaman kepada mereka atas aksi mereka? Apakah mereka tidak akan semakin destruktif? Coba tolong renungkan.
Dimengerti simpati di atas, dengan cara membandingkan "[apabila] dalam posisi mereka (mahasiswa)", tetapi bisa juga disalahartikan sebagai sikap permisif atas reaksi mereka.

Ngomong-ngomong, kalau diteliti, mungkin saya salah, mahasiswa yang "beringas" itu ga tampak seperti mahasiswa... apakah memang ada "provokator" di lapangan yang nyusup?
Reply With Quote
  #38 (permalink)  
Old 28th June 2008
PlainBread's Avatar <