Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | IM LIST | BOOKMARK US | HELP GUIDE | LANGUAGE:


Go Back   Forum Diskusi Kristen Internasional > AP - LOUNGE > Kotak Info > Politik
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #1 (permalink)  
Old 25th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default Eufimisme: Anarkis = Dinamika Di Lapangan

MetroTV News barusan (Rabu 25 Juni 18:15) mewawancarainya Ferry Julianto, Sekjen Indonesia Bangkit, yang berkesan membenarkan tindakan anarkis demonstran di Senayan (Gedung MPR/DPR) dan depan Atmajaya. (Pintu pagar besi tinggi Gedung DPR dirobohkan. Satu mobil Avanza pelat merah dekat Atmajaya dibalikkan dan dibakar).

Istilah yang dipakai Ferry bukan anarkis, melainkan "suatu dinamika di lapangan".

Ditanya apakah ybs terlibat mengkoordinir "gerakan" tersebut, jawabannya muter-muter, lalu bilang bahwa ia sudah 8 hari terakhir di Guangzhou. (Mungkin saja, sebelum "berangkat" sudah diatur baik supaya kacau, lalu cari alibi bodoh macam gitu).

Indonesia Bangkit apanya yah? Tolol begitu.



Ber"dinamika" di lapangan....
Reply With Quote
  #2 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Interupsi...

Intermezo sebelum masuk kepokok diskusi

Sebelum mengatakan tolol kepada orang lain, coba dikoreksi pernyataan anarkisnya dulu ..

Jadi siapa yg tolol?
Quote:
Hari ini banyak sekali penggunaan kata "anarkis" di pemberitaan soal
demo ricuh. Dari mulai di TV, radio dan yang paling mengecewakan
kalimat itu juga ada di surat kabar sekaliber Koran Tempo yang di
halaman dua memuat judul "Warga Kecam Aksi Anarki". Kata "Anarkis" ini
benar-benar disalah artikan. Anarki dianggap berarti brutal,
seenaknya, rusuh, padahal arti kata anarki bukan itu!!.

Anarki berasal dari dua kata A dan Narki. A : tidak, NArki :
pemerintah. KATA anarki adalah tiruan kata asing seperti anarchy
(Inggris) dan anarchie (Belanda/Jerman/ Prancis), yang juga cuma meniru
kata Yunani anarchos/anarchia. Ini merupakan kata bentukan a
(tidak/tanpa/ nihil)yang disisipin dengan archos/ archia
(pemerintah/ kekuasaan) .Anarchos/ anarchia = tanpa pemerintahan.
Kata
anarki kalau ditambah ism jadi anarkism sebuah ideologi yang
dipopulerkan oleh Max Stirner (1806-1856), Pierre-Joseph Proudhon
(1809-1865), Mikhail Bakunin (1814-1876), Peter
Krapotkin (1842-1921). Mereka tokoh-tokoh anarkis awal yang bukan hanya
teoretis tapi berupaya mewujudnyatakan faham anarkisme dengan
program-program yang sistemik.

So jadi teman-teman saya usulkan jangan pernah memakai kata anarkis
anarki atau anarkism untuk mengambarkan sesuatu yang brutal. KARENA
PENGGUNAAN KATA ANAKRIS UNTUK MENGGAMBARKAN SESUATU YANG RUSUH,
BRUTAL ITU SANGAT SANGAT SANGAT SALAH BESAR!!. Ada indikasi
penyimpangan arti kata anarkis di Idnonesia dengan tujuan tertentu.

Hal yang sama terjadi atas singkatan "PKI" yang kemudian sering
dianggap sebagai salah satu kata yang menggambarkan sesuatu yang jahat
sadis dan brutal. Padahal PKI khan sekedar Partai Komunis Indonesia.
soalnya gue ketemu dengan beberapa orang yang menggunakan kata "PKI"
untuk mengungkapkan sesuatu yang sadis seperti , " itu PKI tuuh kalau
orang tua memerkosa anak kandungnya!" , lhoo apa hubungannya PKI dengan
memerkosa anak?. Orang yang anggota PKS sekalipun kalau moralnya emang
bejat bisa memerkosa anak kandungnya.

Ada lagi salah kaprah yang sudah menginternasional dan sudah
melembaga. Pasti familiar dengan kata MAFIA khan?. MAFIA itu arti
awalnya adalah "Morte Alla Francia Italia Anela" artinya Maut di
Tangan Perancis adalah Tangis Italia. Ini menggambarkan kebencian
orang Sicilia Italia atas prancis.Legenda lain menceritakan bahwa
setelah seorang gadis Sisilia diperkosa dan dibunuh oleh serdadu
Perancis, ibunya meratap, "Ma fia, ma fia" ("putriku, putriku!"). Jauh
kan dengan gambaran bahwa arti MAFIA adalah kejahatan terorganisir.

Tapi yah begitulah kondisinya teman- ada beberapa kata-kata yang
mengalami penyimpangan arti dan jadi salah kaprah. kita harus hindari
itu teman...

Kalau mau menggambarkan kerusuhan sebaiknya saya usul pakai kata
"brutal", "ricuh", atau apa sajalah. hindari kata anarkis karena emang
itu salah kaprah

Kata mafia bisa kita ganti dengan kata sindikat.

begitu saja temanssss... .

Rezki Hasibuan
KBR68H
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)

Last edited by tnt-here : 25th June 2008 at 07:39 PM.
Reply With Quote
  #3 (permalink)  
Old 25th June 2008
anezch's Avatar
AP - Junior Member
 
Join Date: Jul 2004
Posts: 27
anezch is an unknown quantity at this pointanezch is an unknown quantity at this point
Default

Man! Benar-benar demonstrasi yang menyedihkan dan bodoh! Ngapain mereka rusak2 barang2 pemerintah & polri, mereka mah gampang aja, tinggal minta lagi duit sama negara, dibeliin yang baru. Nah, duit yang harusnya dialokasiin buat hal yang lebih berguna malah dipake untuk ngeganti kerusakan yang dibikin sama demonstran....

konyol!

mahasiswa kalo demo-nya kayak gitu, gimana nanti kalo ada yang jadi pejabat?

eh, untuk para mahasiswa yang ikutan demo, ada beberapa pertanyaan nih:
1. IP lo pade berape?
2. Siapa yang biayain kuliah lo pade?
3. Lo pade bilang lo membela kepentingan rakyat, lo sendiri udah ngelakuin tindakan nyata apa buat rakyat? demo doang kagak cukup! perlu tindakan yang nyata dan cerdas! baksos kek, apa kek... jangan demo-demoan gak karuan begitu!
Reply With Quote
  #4 (permalink)  
Old 25th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Default

Quote:
Originally Posted by tnt-here View Post
Interupsi...

Intermezo sebelum masuk kepokok diskusi

Sebelum mengatakan tolol kepada orang lain, coba dikoreksi pernyataan anarkisnya dulu ..

Jadi siapa yg tolol?
Memang, sekalil agi, saya katakan: TOLOL.

Anarkis yang artinya "tanpa pemerintahan", bukankah itu yang secara implisit diusung oleh para demonstran (yang konon) mahasiswa.

OK lah, mahasiswa itu jujur, tetapi jangan naif lah,akibatnya jadi TOLOL.
Reply With Quote
  #5 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Sekarang masuk kepokok tuduhan ttg ketololan yg diajukan dalam diskusi di thread ini...

1. Pembenaran terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan mahasiswa

Sebagai bangsa beradab, tentunya segala tindakan kekerasan harus ditolak dalam kamus praktek kenegaraan. Kekerasan digunakan untuk mencapai tujuanpun tidak dibenarkan. Sebagai mahasiswa yg dididik secara beradab seharusnya tau bahwa penggunaan kekerasan itu melanggar etika masyarakat beradab. Tetapi kenapa mahasiswa masih melakukan kekerasan?

Pertama kita lihat dr aspek psikologis terlebih dahulu. Pertanyaannya apakah pemerintah dalam kebijakan menaikkan harga BBM tidak melakukan kekerasan kepada rakyatnya? Bagi seseorang yg melihat kekerasan dari tindakan menghancurkan dan menyerang mungkin pertanyaan ini agak aneh... Tetapi bagi yg mendalami tulisan2 ilmiah yg pernah ada tentang kekerasan mungkin akan mengarahkan pertanyaan saya terkait dengan teori kekerasan struktural.

Kekerasan struktural dipopulerkan oleh Johan Galtuung seorang kriminolog dan Polemolog dari Norwegia. Menurut analisis JE Sahetapy mengenai teori kekerasan struktural tersebut teori kekerasan struktural pada hakekatnya adalah kekerasan sobural (akronim dari (nilai-nilai) sosial, (aspek) budaya, dan (faktor) struktural (masyarakat)).

Lebih lanjut JE Sahetapy mengatakan bahwa dengan "kekerasan struktural" dimaksudkan kekerasan tidak langsung, yang bukan berasal dari orang tertentu, tetapi yang telah terbentuk dalam suatu sistem sosial tertentu. Jadi bila anda berkuasa atau memiliki harta kekayaan berlimpah, maka akan selalu ada kecenderungan untuk melakukan kekerasan, kecuali kalau ada hambatan yang jelas dan tegas.

JE Sahetapy mengatakan perbuatan kekerasan apalagi yang struktural tidak harus selalu dengan menggunakan secara fisik. Ia bisa berupa sesuatu yang non-fisik, yang psikologis berupa stigmatisasi, yang kultural, yang sosial, yang ekonomis dengan diskriminasi ethnis, yang struktural, bahkan dari yang berwajib / berkuasa secara psikis, sampai pada yang bersifat naratif seperti berita-berita pers mengenai Sadam dan Kadafi. (Untuk yang naratif lihat Turpin dan Kurtz, 1997 : 91).

Dari landasan teori diatas saya coba menggunakannya untuk mempertanyakan kebijakan kenaikan BBM jika dikaitkan dengan kekerasan struktural. Dalam keadaan memiliki akses terhadap alat-alat produksi, sumber daya produksi, modal, sumber daya manusia dan alat-alat kekuasaan negara memiliki posisi yang superior. Dia dapat melakukan apapun dengan kekuatannya itu, itu tergantung pilihan kepentingan mana yg menjadi prioritas kebijakan pemerintahan negara tersebut. Kepentingan yang dimaksud bisa kepentingan rakyat, kepentintingan negara bahkan kepentingan sekelompok orang tertentu (elit). Dalam konteks kenaikan BBM pemerintah mendalilkan kebijakannnya didasarkan atas kepentingan rakyat. Bahasa ini kemudian diperjelas dengan mengatakan bahwa kenaikan harga BBM diakibatkan subsidi BBM yg dilakukan pemerintah telah membuat Jebol APBN karena kenaikan harga minyak dunia.Kemudian pemerintah menggunakan analogi bahwa subsidi BBM hanya untuk orang kaya saja tidak untuk orang miskin. Karena yang banyak memakai kendaraan bermotor adalah orang kaya?

Langkah pemerintah ini bisa disebut stigmasisasi (saya menyebutnya pembodohan karena mengalihkan pokok permasalahan). Dimana pemerintah berusaha membenarkan kebijakannya dengan mengatakan kepada rakyat bahwa selama ini kebijakan subsidi BBM hanya menguntungkan kalangan elit saja (mengalihkan subyek penyebab kesalahan). Sehingga fokus pemikiran masyarakat diarahkan bagi gambaran kecil penggunaan BBM yaitu untuk kendaraan bermotor (lebih spesifik lagi mobil mewah).Kemudian datanglah sekelompok orang yg tidak mau digobloki dengan membuka fakta dilapangan bahwa BBM tidak hanya digunakan dalam konsumsi kendaraan bermotor. Tetapi dia menyangkut juga proses produksi berbagai bahan pokok, mobilitas barang, bahkan mobilitas rakyat miskin yang menggunakan bis sebagai sarana transportasi.

Melihat argumentasi ini kemudian pemerintah menjelaskan lagi bahwa akibat harga minyak dunia naik, maka pemerintah terpaksa menaikkan harga karena negara tidak sanggup lagi menaggungya. Tetapi subsidi bbm tetap dilakukan dengan mengalihkan kepada rakyat miskin lewat BLT dan KUR. Pemerintah sempat keceplosan mengatakan bahwa BLT akan mengurangi orang miskin, tetapi direvisi bahwa BLT untuk melindungi rakyat miskin dr dampak kenaikan harga BBM.Jika yg dilindungi rakyat miskin kenapa jumlah yg menerima BLT hanya sekitar 19,1 juta jiwa, padahal dilapangan jumlahnya lebih besar beberapa kali lipat dari itu???Saat ini sudah mulai terlihat beberapa dampak secara langsung kenaikan BBM mulai dr meningkatnya angka bunuh diri, PHK buruh sampai kelaparan.Bahkan pengamat ekonomi pun akhirnya mulai bera,ai2 mengatakan bahwa BLT tidak menolong rakyat, tetapi hanay menenagkan sementara waktu. Kemudian mengenai KUR sendiri dalam implementasinya patut dipertanyakan, sebab sejak naik harga BBM beberapa minggu kemudian ribuan UKM dijogja dan daerah lain terancam gulung tikar.

Dari kenyataan dilapangan tersebut, pertanyaannya apakah pemerintah dapat dikatakan telah melakukan kekerasan struktural?Jika pemerintah dengan kekuasaannya sebelum mengambil kebijakan kenaikan bbm (kebijakan panik) sudah mempersiapkan rakyatnya terlebih dahulu seperti memperkuat kualitas sumber daya manusia, memberikan akses terhadap alat-alat produksi, memberikan akses terhadap modal, menghidupkan ekonomi rakyat maka tindakan pemerintah secara sosial, budaya dan masyarakat tidak menyebabkan menderitanya rakyat karena sudah diantisipasi sebelumnya itu tidak masalah. Tetapi dilapangan jelas terlihat, rakyat tidak dipersiapkan dengan baik dan cenderung dibiarkan dan tidak dipedulikan.

Apalagi kemudian pemerintah mulai tebal kuping ketika pokok permasalahan mengenai BBM ini mulai terbuka terkait dengan manajemen produksi bbm dan kepemilikan hak pengelolaan BBM yg 90% dikuasai oleh asing.

Kekerasan merupakan perbuatan seseorang atau kelompok orang yang menyebabkan cedeera atau matinya orang lain atau menyebabkan kerusakan fisik atau barang orang lain. Disini tindakan pemerintah telah mengakibatkan menderitanya rakyat (psikis) sehingga menyebabkan rakyat menderita kesulitan akses produksi dan tingkat konsumsi bahan pokoknya menurun bahkan ada yg sampai kelaparan (fisik) bahkan sampai ada yg bunuh diri karena tidak sanggup lagi melewati hari-hari (nyawa) sehingga tindakan yg dilakukan pemerintah dapat dikatakan telah memenuhi unsur kekerasan struktural.

Nah para mahasiswa (dan orang2 yg pro rakyat) menyadari hal ini. Segala upaya sudah dilakukan mulai dari dialog, mengajukan position paper (anak2 UI biasanya suka melakukan hal ini) bahkan demonstrasi.Nah apakah pemerintah mempertimbangkannya ataukah hanya mendengar dr telinga kiri lalu keluar dr telinga kanan? Nah sebagai penguasa jika suatu kebijakan sudah dikeluarkan itu kemungkinannya kecil sekali untuk merubahnya atau menggantinya kecuali ada people power.

Saya pikir aksi mahasiswa kemarin adalah ekspresi dari kemarahan rakyat yg terpendam, mengingat yg diserang adalah simbol-simbol pemerintahan seperti DPR, polisi, mobil polisi, mobil plat merah yg merupakan simbol-simbol penguasa. Apalagi jika melihat dinamikan dilapangan kejadian rusuh terjadi dipicu ketidaksediaan dewan mengijinkan mahasiswa masuk melihat sidang hak angket, dan tidak adanya perwakilan DPR yg menemui mahasiswa, kemudian ada upaya pengusiran aksi mahasiswa dengan menggunakan alat2nya seperti water canon dan gas air mata. Memang tidak ditutup kemungkinan adanya penyusup di dalam massa aksi seperti yg sy lihat ada perhimpunan tani Indonesia (bg aktivis pasti bisa menduga masa siapa ini) yg ditangkap polisi.

Jika demikian posisinya saya pikir sangat tolol jika melihat kekerasan mahasiswa hanya dilihat dr aspek pengrusakan yg dilakukan atau pernyataan yg dilakukan oleh koordinator aksi ((yg mempertimbangkan akses hukum dr pernyataannya).Jadi jangan sok pinter deh kalau belum pernah turun kelapangan?Akhir kata melihat fenomena kekerasan yg dilakukan mahasiswa saya mengutip kesimpulan JE Sahetapy dalam artikelnya ttg kekerasan struktural

Quote:

Lalu mengapa semua itu bisa terjadi? Mengapa bangsa yang katanya berbudi luhur, ramah dan entah kualifikasi apa yang hendak diberikan kepada bangsa ini menjadi semacam homo homini lupus dalam hampir seluruh bidang kehidupan, termasuk dalam bidang spiritual, dari strata atas sampai pada yang di bawah. Tentu akan ada banyak jawaban yang dapat diberikan, bergantung dari sudut pandang dan pangkal tolak analisis.

Tetapi satu hal yang mungkin dapat dipakai untuk pokok bahan renungan kita semua tanpa kecuali : Indonesia kini tidak memiliki seorang pemimpin yang dapat diandalkan dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa, bernegara dan dalam realitas penghidupan sosio-spiritual. Lalu dengan meminjam ungkapan bahasa Belanda yang ditulis secara indah bagi mereka yang prihatin dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini : Het volk is radeloos. De regering is radeloos. Het land is reddeloos. Artinya secara bebas: Rakyat sudah tidak dapat berbicara lagi. Pemerintah sudah bingung. Negara ini (seolah-olah) tidak dapat tertolong (lagi). Semoga ini tidak akan terjadi, tetapi apakah masih ada pemimpin (kita) yang bermoral ? Apakah jawabmu?
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
Reply With Quote
  #6 (permalink)  
Old 25th June 2008
eve's Avatar
eve eve is offline
Planet Quest
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Posts: 5,419
eve is a glorious beacon of lighteve is a glorious beacon of lighteve is a glorious beacon of lighteve is a glorious beacon of lighteve is a glorious beacon of light
Default

tnt... whatever the reason gue kecewa liat aksi mahasiswa yg udah mirip preman jalanan itu...

apa ini yg katanya dipersiapkan itu? kalo ada diskusi by YM aja yah. ini cuma koment kok.
__________________
in every second of life there is always a miracle
Reply With Quote
  #7 (permalink)  
Old 25th June 2008
tony's Avatar
AP - Community Leader
 
Join Date: Jun 2004
Location: Indonesia
Age: 29
Posts: 3,909
tony will become famous soon enoughtony will become famous soon enoughtony will become famous soon enough
Default

jadi menurut tnt-here, oke2 saja kalau orang2 bisa berbuat sedemikian atau bahkan lebih pada momen2 seperti itu?
Reply With Quote
  #8 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Quote:
Originally Posted by tony View Post
jadi menurut tnt-here, oke2 saja kalau orang2 bisa berbuat sedemikian atau bahkan lebih pada momen2 seperti itu?
Bang Tony kalo dalam kondisi psikologis demikian, apakah pikiran bawah sadarnya tidak akan menggerakkan tubuh abang untuk melawan? Saya pikir hanya orang yg dikuasai roh kudus 100% atau kesadaran spiritual setiap saat, dalam kondisi lapangan demikian tidak terpancing.

Coba tanyakan Bang johnz ketika situasi chaoz di Monas, Apakah tidak sempat terbesit niat untuk membela diri saat diserang?

Sikap saya secara filosofis jelas menolak setiap aksi kekerasan tetapi realitasnya manusia dalam kondisi lingkungan yg menunjang untuk melakukan kekerasan kecenderungan untuk terpancing lebih besar ketimbang berdiam, kecuali mahasiswa kita sudah seperti Yesus, Mahatma Gandhi ataupun Budha.....Kenyataannya kondisi dunia sekarang adalah dunia yg mempraktekkan idealisme homo homini lupus dan saling mengeksploitasi... Jadi gimana dong?

Sy pernah dalam suatu aksi tidak memilih untuk melakukan chaos, tetapi justru sy mengambil posisi diam dan tidak melawan. Maksudnya sih biar yg memegang kekuasaan sadar, eh taunya sikap diam ini ditafsirkan secara lain, saya malah diserang balik dengan kekuasaannya... Sy tetap diam, tetapi kawan2 yg lain malah melarikan diri sekaligus mengatakan sy pemimpin pengecut...

Mungkin dilema seperti itu yg dialami korlap dilapangan. Saat itu sebagai korlap saya memilih untuk bertanya pada roh kudus, dan disuruh diam.Ternyata ada maksud lain dibalik semua itu. Sang pemilik kuasa akhirnya tersadar dalam beberapa hal, dan merubah kebijakannya. Dan dinamika pergerakan mulai bergeser dr aksi anarkin menjadi aksi yg lebih mengedepankan intelek..

Kasus sy mungkin kasuistis, tp kalau kasus BBM ini implikasinya luas, karena berhadapan dengan kekuasaan tertinggi. Jika tidak melawan ada kemungkinan pemerinntahan berikutnya makin menjadi lebih gablek. Kenapa demikian, karena kekuasaan memiliki akses yg besar terhadap hegemoni sosial, budaya dan politik dan hal tersebut diwariskan turun menurun antar generasi kekuasaan. Jika mahasiswa memilih melawan dengan kekerasan, pertanyaannya apakah mereka siap untuk menggantikan pemimpin tua yg bobrok ini?

Jika tidak, sama saja, mereka hanya dijadikan alat bukan penentu sejarah...
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
Reply With Quote
  #9 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Quote:
Originally Posted by eve View Post
tnt... whatever the reason gue kecewa liat aksi mahasiswa yg udah mirip preman jalanan itu...

apa ini yg katanya dipersiapkan itu? kalo ada diskusi by YM aja yah. ini cuma koment kok.
Sy tidak tau TALI GENI ini apakah yg terlibat hanya FORKOT dan FAMRED saja atau ada elemen lain. Tapi sy lihat ada Prodem juga dilapangan, berarti salah satu kelompok intelektual yg sy percaya berkualitas ada dibelakang mereka juga. Jadi agak aneh juga ketika tindakan preman bisa terjadi. Sayang kok ada kelompok Pemuda Tani Indonesia dan Front Pribuminya Gendeng Pamungkas ditengah2 mereka. Menurut informasi yg sy dpt di televisi dan milis2 yg memulai penyerangan yah mereka2 ini.. Tp berhubung sy tidak ada dilapangan saat itu, mungkin ini hanya praduga yg jelas kita lihat perkembanagn berikutnya. Yg jelas aksi yg dilakukan TALI GENI dengan mengundang seluruh aktivis se Indonesia hari senin malam di tugu proklamasi itu mirip dengan tindakan konsolidasi mahasiswa pasca aksi 98 (kebetulan sy sempat membaca beberapa dukumennya)... Kita lihat apakah aksi ini akan membesar lg atau meredup. Bisa saja aksi kekerasan yg ditonjolkan adalah pancingan pemerintah untuk mengcounter isu yg mereka usung dengan memancing mereka saat aksi dilapangan. Bagi yg sudah pernah menjadi anggota kelompok aksi pasti memahami kompleksitas dilapangan ini

Sama seperti diskusi kita di YM kita melihat peristiwa ini dr persspektif siapa yg bermain dan kemana arahnya.. Untuk saat ini siapa yg berhasil mengambil momentum dia yg masuk kekuasaan.. Jadi aksi kekerasan ini bisa dilihat dr sisi itu juga, dan bisa dilihiat juga dr sisi psikologis massa aksi juga....
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
Reply With Quote
  #10 (permalink)  
Old 25th June 2008
DEJAVUMANOWAR's Avatar
Xong Xi Fat Choy
 
Join Date: Dec 2006
Posts: 3,515
DEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to all
Send a message via Yahoo to DEJAVUMANOWAR
Default

Bukankah para pejabat sekarang dulunya mahasiswa juga yg sebagian "digembleng" ala ipdn dan pelayaran etc? Jadi ini demo mahasiswa dgn mantan mahasiswa?
3th lagi yg ada: demo mahasiswa vs mantan mahasiswa tukang demo..
__________________


Cloud...SOLDIER #2
(Sephiroth tetap #1)
Zack no.3 ..
Reply With Quote
  #11 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Quote:
Originally Posted by anezch View Post
Man! Benar-benar demonstrasi yang menyedihkan dan bodoh! Ngapain mereka rusak2 barang2 pemerintah & polri, mereka mah gampang aja, tinggal minta lagi duit sama negara, dibeliin yang baru. Nah, duit yang harusnya dialokasiin buat hal yang lebih berguna malah dipake untuk ngeganti kerusakan yang dibikin sama demonstran....

konyol!

mahasiswa kalo demo-nya kayak gitu, gimana nanti kalo ada yang jadi pejabat?

eh, untuk para mahasiswa yang ikutan demo, ada beberapa pertanyaan nih:
1. IP lo pade berape?
2. Siapa yang biayain kuliah lo pade?
3. Lo pade bilang lo membela kepentingan rakyat, lo sendiri udah ngelakuin tindakan nyata apa buat rakyat? demo doang kagak cukup! perlu tindakan yang nyata dan cerdas! baksos kek, apa kek... jangan demo-demoan gak karuan begitu!
Sy dulu mantan aktivis mahasiswa
1.IPK sy 3,25, tamat 4 tahun 3 bulan.Bahkan dapet bonus saat wisuda mendapatkan kehormatan memberi graduation speech dihadapan seluruh civitas akademika Universitas Udayana yg berjudul "Saya bukan Sarjana Mandul" (minjem istilah Bang edy ).
2. Biaya disbusidi dr pemerintah (kampus negeri) maklum masuk lewat jalur PMDK tanpa testing. Cuma bayar biaya SKS per semester 350 ribu (disubsidi ortu). Biaya buku2 nyari sendiri dengan bekerja serabutan dan mencoba usaha kecil2an (laundry) dan peternakan ayam.
3.Ini mah sudah sering mas, dari yg namanya aksi ke perkampungan pelacur, perkampungan pemulung, panti asuhan, bahkan penginjilanpun saya pernah.Dan beberapa mereka juga sadar bahwa mawas diri itu harus dengan aksi. Aksi bisa saja berupa demo, baksos, melakukan kajian imiah dan lain sebagainya.

Bukannya bermaksud sombong, tetapi apa yg saya katakan itu belum ada apa2nya jika dibandingkan dengan yg dilakukan senior2 saya yg lain. Mereka bahkan harus bersusah payah mengalami penyiksaan di penjara, dikejar2 intel, bahkan distigmakan PKI saat mengadvokasi rakyat tertindas. Belum lagi ada yang sampai kehilangan nyawanya akibat dimarsinahkan pihak penguasa... Nah senior2 saya itu dulunya juga mahasiswa,, dan juga ada beberapa kawan saya yg lebih hebat lg, mereka mengadvokasi petani untuk memperjuangkan tanahnya dr pencaplokan penguasa (ternyata digunakan kepentingan elit tertentu), ada juga yg mengadvokasi buruh migrant, korban kekerasan dalam rumah tangga, ada juga yg mengadvokasi korban penggusuran untuk pembangunan rumah elit dan lain sebagainya....Ada lagi nih sy lihat senior2 yg laen yg memberdayakan ekonomi rakyat miskin, memberdayakan pendidikan anak jalanan, memberdayakan pedagang kaki lima. Mereka melakukan itu ada yg dengan tujuan tertentu, ada juga yg tanpa pamrih karena hati mereka untuk yg tertindas.Yg dengan tujuan tertentu ada yg jadi pengkhianat, ada yg malah jadi pragmatis karena sudah terbuai dengan duit.Mereka2 inilah yg membuka pandangan sy yg hanya sebatas daun kelor.. Kalau berminat coba deh maen2 dengan beberapa senior yg aktif di NGO2 mungkin km akan terkagum2, mungkin juga akan kecewa .Dengerlah cerita mereka sewaktu jd mahasiswa dulu... Atau kalau mau sebut merek baca aja biografinya Soe Hoek Gie.. Mungkin dia akan tersinggung juga ketika dihadapkan argumentasi ad hominem seperti yg anda katakan.


Jadi sebelum menggunakan argumentasi ad hominem, jangan hanya melihat sekelompok kecil mahasiswa yg anda lihat yg hidupnya hedonis,skeptis, pargmatis dan banyaknya anak orang kaya (kelas menengah) bukan?.. Lihatlah secara keseluruhan. Jangan2 yg mengeluarkan argumentasi seperti ini hanya bisa kritik doank, ternyata tindakannya hanya untuk kepentingan sendiri bukan kepentingan rakyat????

Mengenai pengrusakan yg mereka lakukan baca analisa sy diatas, jangan melihat dari kacamata bodoh dan tolol juga....Lihatlah secara utuh....(Mungkin analisis sy jg belum utuh)... Mari sama-sama tegakkan kebenaran dan keadilan secara proporsional.
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
Reply With Quote
  #12 (permalink)  
Old 25th June 2008
d'yAz's Avatar
AP - Veteran
 
Join Date: Sep 2007
Location: Indonesia
Age: 17
Posts: 294
d'yAz is an unknown quantity at this pointd'yAz is an unknown quantity at this point
Send a message via Yahoo to d'yAz
Post

Jadi inget kerusuhan Mei '98 lalu...

Bener2 mengerikan...

Indonesia lama2 mule bobrok, ah...

Demo bukannya nyampein aspirasi rakyat malah merusak...

Ckckck...
Reply With Quote
  #13 (permalink)  
Old 25th June 2008
DEJAVUMANOWAR's Avatar
Xong Xi Fat Choy
 
Join Date: Dec 2006
Posts: 3,515
DEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to allDEJAVUMANOWAR is a name known to all
Send a message via Yahoo to DEJAVUMANOWAR
Default

Quote:
Originally Posted by d'yAz View Post
Jadi inget kerusuhan Mei '98 lalu...

Bener2 mengerikan...

Indonesia lama2 mule bobrok, ah...

Demo bukannya nyampein aspirasi rakyat malah merusak...

Ckckck...
Wah..apa anda menuduh para mahasiswa pelaku kerusuhan mei?hm..jauh panggang dari api..
__________________


Cloud...SOLDIER #2
(Sephiroth tetap #1)
Zack no.3 ..
Reply With Quote
  #14 (permalink)  
Old 25th June 2008
boro-boro's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: Apr 2008
Location: Indonesia
Posts: 1,093
boro-boro is an unknown quantity at this pointboro-boro is an unknown quantity at this point
Default

gw bingung am Indonesia...

disatu sisi pemerintah nya bikin ilfil, kalo ada aspirasi diomongin baik2, pertemuan dg wakil mahasiswa, demo scr damai, ditanggepin na jg setengah2, bahkan cenderung dianggap angin berlalu..
lantas kesal lah mahasiswa, masa cape2 orasi kaga didengerin, panas2an depan gedung tapi aspirasinya kaga didengerin ya kesel juga lah, kasus temennya tewas tidak ditanggapi..
makin meyakinkan gw kalo semua kejadian akhir2 ini ada konspirasi ato benang merah di balikna, cm blom bisa g paparkan aja..^^

disatu sisi, gw sebagai mahasiswa malu jg, apakah sebegini rendahnya moral mahasiswa yg demo2 kemaren itu, sehingga maen asal bakar aja(mobil pemerintah pake duit rakyat bung belinya!!), pagar DPR yg konon berharga Rp.4 milyar itu maen dirobohin aja(itu jg pake duit rakyat kalee..), cegat jalan tol n suruh putar balik, malah membuat masyarakat ga simpati am pergerakan mereka.
lagian gak semua yg demo kemaren itu mahasiswa(yakin saya..), keliatan koq muka mahasiswa am preman n abang2 kampung..

akhir kata..bapak polisi, kemaren kemane aja, bobok siang ya???
Reply With Quote
  #15 (permalink)  
Old 25th June 2008
tnt-here's Avatar
peZIaRah ImAn
 
Join Date: Dec 2004
Posts: 1,603
tnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enoughtnt-here will become famous soon enough
Default

Quote:
Originally Posted by boro-boro View Post

disatu sisi, gw sebagai mahasiswa malu jg, apakah sebegini rendahnya moral mahasiswa yg demo2 kemaren itu, sehingga maen asal bakar aja(mobil pemerintah pake duit rakyat bung belinya!!),
Belinya sih pake duit rakyat, tapi penggunanyaannya untuk kepentingan pejabat

Quote:
pagar DPR yg konon berharga Rp.4 milyar itu maen dirobohin aja(itu jg pake duit rakyat kalee..)
Iya pake duit rakyat, tapi kok dengan harga 4 milyar kok kualitas pagarnya jelek banget yah. Digoyang-gotang gitu aja udah roboh.. Corannya gimana yah? Mark upnya berapa banyak yah?

Quote:
, cegat jalan tol n suruh putar balik, malah membuat masyarakat ga simpati am pergerakan mereka.
Mahasiswa demonstrasi damai rakyat simpatik, pemerintah gak bergeming eh rakyat ngomong :"percuma mahasiswa demo, pemerintah gak dengar". Mahasiswa ngamuk, eh masyarakat bingung?

Aneh bukan? Btw yg make jalan tol kan banyaknya mobil mewah tuh... Baru ngerasain macet dikit aja udah ngomel, padahal belum ngerasain penderitaan rakyat miskin akibat kenaikan harga BBM yg sampai di PHK, kelaparan, bahkan ada yg bunuh diri? Apakah yg naik mobil mewah ini mau simpatik juga yeah? Sy salut sama mahasiswa yg memberikan simpati kepada org miskin ini...

Quote:
lagian gak semua yg demo kemaren itu mahasiswa(yakin saya..), keliatan koq muka mahasiswa am preman n abang2 kampung..
iyah bener, ada juga penyusup...Namanya juga aksi massa, gak jauh sama provokator...
__________________
"Bukan berlimpahnya pengetahuan,
melainkan merasakan dan mencecap dalam-dalam kebenaran,
itulah yang memperkenyang dan memuaskan jiwa"

(Catatan Pendahuluan L.R. 2)
Reply With Quote
  #16 (permalink)  
Old 25th June 2008
d'yAz's Avatar
AP - Veteran
 
Join Date: Sep 2007
Location: Indonesia
Age: 17
Posts: 294
d'yAz is an unknown quantity at this pointd'yAz is an unknown quantity at this point
Send a message via Yahoo to d'yAz
Post

Quote:
Originally Posted by DEJAVUMANOWAR View Post
Wah..apa anda menuduh para mahasiswa pelaku kerusuhan mei?hm..jauh panggang dari api..
Ya jelas enggak lah...

Cuman membuat q teringat saja...
Reply With Quote
  #17 (permalink)  
Old 25th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115
JC4Life is an unknown quantity at this pointJC4Life is an unknown quantity at this point
Thumbs down

Quote:
Originally Posted by tnt-here View Post
Sekarang masuk kepokok tuduhan ttg ketololan yg diajukan dalam diskusi di thread ini...

1. Pembenaran terhadap tindakan kekerasan yang dilakukan mahasiswa

Sebagai bangsa beradab, tentunya segala tindakan kekerasan harus ditolak dalam kamus praktek kenegaraan. Kekerasan digunakan untuk mencapai tujuanpun tidak dibenarkan. Sebagai mahasiswa yg dididik secara beradab seharusnya tau bahwa penggunaan kekerasan itu melanggar etika masyarakat beradab. Tetapi kenapa mahasiswa masih melakukan kekerasan?.........
Kedua kalimat pertama dalam paragraf pertama di atas saya anggap sebagai pikiran utama (thesis) Anda. Betul adanya.

Namun kemudian paragraf paragraf selanjutnya hanya berisi pembenaran pembenaran dengan mengutip teori sosiologi ini itu, yang pada akhirnya menyerang kalimat thesis Anda sendiri.


Apa bedanya Anda dengan pengusung insiden Monas? (mereka juga berdalih bahwa mereka mengalami "kekerasan struktural" oleh pemerintah yang tidak mau membubarkan Ahmadiyah. ...namanya juga pembenaran, bukan kebenaran.

Catatan: Tidak tepat kalau Anda mencari "simpati" dari jo-hnz, karena saat ia di Monas, posisinya adalah melindungi diri, membela diri dari serangan fisik. Kalau mahasiswa-mahasiswa di Gedung MPR dan di depan Atmajaya itu justru pelaku kekerasan itu sendiri, kok.
Reply With Quote
  #18 (permalink)  
Old 25th June 2008
JC4Life's Avatar
AP - Custom Title (Change it at your control panel) must be a member for at least 45 days
 
Join Date: May 2008
Location: Indonesia
Posts: 2,115