Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | IM LIST | BOOKMARK US | HELP GUIDE | LANGUAGE:


Go Back   Forum Diskusi Kristen Internasional > AP - DISKUSI ROHANI KRISTEN > Renungan Harian
Register FAQ Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read

Reply
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
  #181 (permalink)  
Old 1st January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Selasa, 1 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 1

Judul: Kebahagiaan yang sejati

Apa harapan Anda memasuki tahun baru ini? Banyak orang mendambakan
kebahagiaan berupa kelegaan dari penderitaan, lepas dari berbagai
kesulitan hidup, dan hidup serba berkecukupan. Apa benar semua
itu mendatangkan kebahagiaan yang sejati?

Kebahagiaan seseorang terkait erat pada relasinya dengan Tuhan.
Karena Tuhan adalah sumber hidup maka hanya dengan memiliki
persekutuan intim dengan Tuhan, seseorang bisa menikmati hidup
ini dan puas (ayat 2). Sebaliknya orang yang bergaul intim dengan
Tuhan tak mungkin bisa menikmati pergaulan dengan orang berdosa
apalagi ikut-ikutan dalam kehidupan dosanya (ayat 1).

Ikut-ikutan cara hidup orang berdosa hanya membawa seseorang semakin
jauh dari kebenaran. Ayat 1 mengungkapkan bagaimana pergaulan
yang sembarangan, dengan cepat merusak kebiasaan baik (ayat 1Kor.
15:33). Mulai dengan mendengar bujukan ("berjalan menurut nasihat
orang fasik"), lalu mulai menjadi kebiasaan ("berdiri di jalan
orang berdosa"), tahu-tahu sudah menjadi bagian dari kumpulan
perencana kejahatan ("duduk di kumpulan pencemooh"). Dengan kata
lain, mulai dengan mengikuti ajakan orang untuk berdosa, berujung
pada ikut mengajak orang lain untuk berdosa! Apa yang mungkin
dituai oleh orang yang hidup dalam keberdosaan? Tidak ada yang
bernilai kekal yang bisa ditabung untuk masa depan (ayat 4).
Bahkan kebinasaan menjadi akhir tragis bagi mereka (ayat 6b)!

Kebahagiaan apa yang bisa dinikmati orang yang bergaul dengan Tuhan?
Kepuasan sejati karena tahu hidupnya berhasil di mata Tuhan,
yaitu seperti pohon yang tumbuh subur menghasilkan buah yang baik
dan lebat. Siapakah yang disenangkan kalau bukan pemiliknya
sendiri? Juga kepuasan yang tidak dapat pudar karena tahu hidup
yang menghasilkan buah itu adalah hidup yang Tuhan pakai untuk
memberkati orang lain. Hidup ini menjadi bermakna saat orang lain
mengenal Yesus karena hidup kita.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 1

1. Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat
orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang
tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,
2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang
merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang
menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya;
apa saja yang diperbuatnya berhasil.
4. Bukan demikian orang fasik: mereka seperti sekam yang
ditiupkan angin.
5 Sebab itu orang fasik tidak akan tahan dalam penghakiman,
begitu pula orang berdosa dalam perkumpulan orang benar;
6 sebab TUHAN mengenal jalan orang benar, tetapi jalan orang
fasik menuju kebinasaan.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #182 (permalink)  
Old 2nd January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Rabu, 2 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 2

Judul: Tuhan, sang Raja

Ingat penggalan lagu ini "Tuhan di pihak kita, siapakah lawan kita?
Tidak ada!" Lagu sekolah minggu ini menggambarkan keyakinan iman
anak-anak Tuhan bahwa sebagai milik Tuhan hidup kita dijamin oleh
Dia.

Pemazmur merasakan keyakinan yang sama saat me-nyaksikan penahbisan
raja Israel yang baru. Israel adalah negara kecil dan muda. Ia
hadir di tengah-tengah banyak bangsa yang relatif lebih besar dan
yang tak sedikit bersikap bermusuhan dan hendak menjajahnya. Bagi
pemazmur, sikap bangsa-bangsa musuh yang hendak menjegal raja
Israel sama saja dengan memusuhi TUHAN (Yahweh). Sungguh nekat!
Siapa yang dapat bertahan melawan Sang Pemilik Israel, yang telah
meneguhkan takhta Israel pada pundak Daud dan keturunannya? Hanya
raja urapan Tuhanlah yang mewarisi ujung bumi (ayat 8). Oleh
karena itu, pemazmur mengimbau bangsa-bangsa untuk menerima
pengajaran, takluk kepada Tuhan dan menyembah Dia, Allah yang
sejati (ayat 10-11). Jangan sampai murka Tuhan menerpa dan
kehancuran menimpa (ayat 12).

Umat Kristen masa kini pun dapat bersorak dan beribadah dengan
sukacita tanpa perlu merasa khawatir karena Tuhan Yesuslah yang
telah menggenapi penyebutan istimewa Sang Raja sebagai Anak Allah
dan Mesias (Kis. 4:25-26). Bapa menundukkan seisi dunia di bawah
kaki Mesias. Semua bangsa dan setiap manusia yang tidak mau
bertobat akan mendapatkan balasannya. Begitu pula pihak-pihak
yang merongrong umat-Nya. Sekali kelak mereka akan dihancurkan
dan musnah tak berbekas.

Di tahun 2008 ini realitas hidup umat Tuhan tidak semakin ringan.
Justru tantangan semakin kuat untuk menolak ketuhanan Yesus dan
kesaksian Kristen terhadap Dia. Namun Dia yang sudah melalui
penderitaan dahsyat kini memerintah sebagai Tuhan dan Raja. Kita
bukan hanya bisa bertahan bahkan mampu menyuarakan kebenaran
tentang Kristus ini kepada semua orang. Dengan nada kemenangan!

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 2

1. Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa
mereka-reka perkara yang sia-sia?
2 Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat
bersama-sama melawan TUHAN dan yang diurapi-Nya:
3 "Marilah kita memutuskan belenggu-belenggu mereka dan
membuang tali-tali mereka dari pada kita!"
4 Dia, yang bersemayam di sorga, tertawa; Tuhan mengolok-olok
mereka.
5 Maka berkatalah Ia kepada mereka dalam murka-Nya dan
mengejutkan mereka dalam kehangatan amarah-Nya:
6 "Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang
kudus!"
7. Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata
kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari
ini.
8 Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan
kepadamu menjadi milik pusakamu, dan ujung bumi menjadi
kepunyaanmu.
9 Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan
mereka seperti tembikar tukang periuk."
10. Oleh sebab itu, hai raja-raja, bertindaklah bijaksana,
terimalah pengajaran, hai para hakim dunia!
11 Beribadahlah kepada TUHAN dengan takut dan ciumlah kaki-Nya
dengan gemetar,
12 supaya Ia jangan murka dan kamu binasa di jalan, sebab mudah
sekali murka-Nya menyala. Berbahagialah semua orang yang
berlindung pada-Nya!

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #183 (permalink)  
Old 3rd January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Kamis, 3 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 3

Judul: Iman di tengah masalah

Mengalami kudeta tentu merupakan hal yang menyakitkan bagi seorang
raja. Apalagi dikudeta oleh anaknya sendiri, seperti yang dialami
oleh Daud (ayat 2Sam. 14-19). Posisi Daud menjadi semakin
tersudut setelah Absalom berhasil merebut hati rakyat (ayat 2Sam.
15:6). Akibatnya Daud terpaksa melarikan diri dari istananya
(ayat 1, band. 2Sam. 15:14). Mungkin mazmur ini ditulis pada pagi
hari setelah ia berhasil melarikan diri.

Di tengah permasalahan berat yang menimpa dirinya, pagi itu Daud
"menemui" Allah. Daud mengadukan kesulitan besar yang sedang dia
hadapi (ayat 2-3). Nyawanya terancam. Begitu buruknya situasi
yang dia hadapi, sampai-sampai orang menganggap tidak ada lagi
pertolongan yang bisa dia harapkan dari Allah. Selain menghadapi
musuh yang mengancam nyawanya, Daud harus berhadapan juga dengan
orang yang berusaha melenyapkan iman dan pengharapannya kepada
Allah. Meski demikian, Daud tahu bahwa Allah adalah perisai yang
melindungi Dia (ayat 4). Tak ada seorang pun dan tidak ada satu
perkataan pun yang dapat mengguncang keyakinan Daud pada kasih
dan pertolongan Allah. Allah bukan hanya memberi perlindungan,
melainkan juga menganugerahkan kemuliaan kepada dirinya.

Mengingat perlindungan Tuhan yang telah dirasakan sepanjang malam,
saat ia tidur (ayat 6), membuat Daud yakin bahwa Allah menyertai
dia. Daud yakin bahwa ia tidak perlu takut menghadapi orang-orang
yang mengepung dia (ayat 7). Allah beserta dia! Siapa yang dapat
melawan? Keyakinan itu mendorong Daud untuk menaikkan permohonan
agar Allah menolong dia (ayat 8). Ia meminta Allah melepaskan dia
dari musuh-musuhnya.

Situasi pahit semacam ini mungkin tidak asing bagi kita. Kita harus
menghadapi orang-orang yang memusuhi kita dan menyerang iman
kita. Seperti Daud, kita harus tetap menyandarkan iman kita
kepada Allah. Bergantunglah pada Dia saja. Mintalah tangan-Nya
yang berkuasa menolong kita.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 3

1. Mazmur Daud, ketika ia lari dari Absalom, anaknya. (3-2) Ya
TUHAN, betapa banyaknya lawanku! Banyak orang yang bangkit
menyerang aku;
2 (3-3) banyak orang yang berkata tentang aku: "Baginya tidak
ada pertolongan dari pada Allah." Sela
3 (3-4) Tetapi Engkau, TUHAN, adalah perisai yang melindungi
aku, Engkaulah kemuliaanku dan yang mengangkat kepalaku.
4. (3-5) Dengan nyaring aku berseru kepada TUHAN, dan Ia
menjawab aku dari gunung-Nya yang kudus. Sela
5 (3-6) Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab
TUHAN menopang aku!
6 (3-7) Aku tidak takut kepada puluhan ribu orang yang siap
mengepung aku.
7 (3-8) Bangkitlah, TUHAN, tolonglah aku, ya Allahku! Ya,
Engkau telah memukul rahang semua musuhku, dan mematahkan gigi
orang-orang fasik.
8 (3-9) Dari TUHAN datang pertolongan. Berkat-Mu atas umat-Mu!
Sela
-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #184 (permalink)  
Old 3rd January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Jumat, 4 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 4

Judul: Tidur nyenyak walau ...

Makin banyak orang yang hanya bisa tidur dengan pertolongan obat
tidur. Kekhawatiran hidup yang berlebihan sering menjadi momok
yang harus dihadapi dan dilalui setiap malam bagi orang-orang
tertentu. Bagaimana kita bisa menutup hari yang berat dengan
tidur nyenyak, seperti yang pada akhirnya dialami oleh pemazmur
(ayat 9)?

Kenalilah apa yang menjadi penyebab kegelisahan kita! Mungkin karena
dosa: sesuatu yang kita perbuat melanggar firman Tuhan, atau
menyakiti sesama manusia. Hanya pertobatan sungguh-sungguh yang
dapat memulihkan perasaan bersalah yang menekan hati nurani kita.
Mulailah dengan meminta ampun kepada Tuhan, lalu upayakan
memperbaiki kesalahan yang kita lakukan kepada orang lain. Bangun
kembali relasi yang benar dan akrab dengan Tuhan maka kita bisa
kembali menikmati tidur nyenyak kita.

Bisa terjadi masalah bertubi-tubi menimpa kita padahal kita hidup
sesuai firman Tuhan. Sementara orang lain justru memfitnah kita
secara keji seakan-akan masalah itu hadir disebabkan dosa kita
(ayat 3, 7). Tak heran kalau kita tertekan, marah, tidak terima,
dan ingin membalas. Nasihat pemazmur patut kita resapkan dalam
hati (ayat 5): biarpun marah, tetaplah kendalikan emosi sehingga
tidak sampai menghujat. Sebaliknya, berdoalah dalam hati,
serahkan perasaan kita pada Tuhan agar kemarahan reda, sehingga
tidur menyelimuti kita.

Berdoalah sebelum kita mengakhiri hari ini. Belajarlah menyerahkan
semua kekhawatiran, kegelisahan, dan kekecewaan kita kepada
Tuhan. Percayalah dan berpeganglah pada janji firman-Nya bahwa
Tuhan mengasihi dan peduli pada kita (ayat 4). Ingatlah bahwa
Tuhan Yesus dulu pernah mengalami pergumulan serta pencobaan
melawan dosa, dan Dia menang (Ibr. 4:15). Kuasa kemenangan-Nya
atas dosa akan memampukan kita mengatasi semua pergumulan kita.
Bersama Yesus, kita mengarungi badai kehidupan hari lepas hari.
Bersama Yesus kita bisa tidur nyenyak setiap malam.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 4

1. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Mazmur Daud.
(4-2) Apabila aku berseru, jawablah aku, ya Allah, yang
membenarkan aku. Di dalam kesesakan Engkau memberi kelegaan
kepadaku. Kasihanilah aku dan dengarkanlah doaku!
2 (4-3) Hai orang-orang, berapa lama lagi kemuliaanku dinodai,
berapa lama lagi kamu mencintai yang sia-sia dan mencari
kebohongan? Sela
3 (4-4) Ketahuilah, bahwa TUHAN telah memilih bagi-Nya seorang
yang dikasihi-Nya; TUHAN mendengarkan, apabila aku berseru
kepada-Nya.
4 (4-5) Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa;
berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah
diam. Sela
5 (4-6) Persembahkanlah korban yang benar dan percayalah kepada
TUHAN.
6. (4-7) Banyak orang berkata: "Siapa yang akan memperlihatkan
yang baik kepada kita?" Biarlah cahaya wajah-Mu menyinari kami,
ya TUHAN!
7 (4-8) Engkau telah memberikan sukacita kepadaku, lebih banyak
dari pada mereka ketika mereka kelimpahan gandum dan anggur.
8 (4-9) Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera
tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam
dengan aman.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #185 (permalink)  
Old 4th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Sabtu, 5 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 5

Judul: Bangun pagi bersama Tuhan

Bagaimana seharusnya kita memulai hidup kita setiap hari bersama
Tuhan? Bolehkah dengan mengeluh dan berteriak minta tolong
kepada-Nya? Pantaskah anak-anak Tuhan berlaku seperti itu? Kalau
Daud saja memulai harinya dengan keluhan dan tangisan, bukankah
manusiawi kalau itu juga yang kita rasakan?

Justru tangisan dan teriakan kita kepada Tuhan merupakan doa yang Dia
dengar dan Dia pedulikan. Bukankah hati yang hancur dan remuk
merupakan persembahan kurban yang Tuhan terima (ayat 4; Mzm.
51:19)? Karena hanya dengan memiliki hati yang seperti itulah
kita siap melihat Tuhan menyatakan karya-Nya dan kedaulatan-Nya
di dalam dan melalui kita.

Memulai hari bersama Tuhan menolong kita melihat dunia dari
perspektif Allah. Bahwa Allah membenci perbuatan fasik yang
dilakukan dengan penuh kesombongan dan bahwa Tuhan tidak akan
membiarkan kejahatan terus menerus meraja lela (ayat 5-7, 10).
Suatu saat pasti keadilan Allah akan dinyatakan kepada mereka
(ayat 11).

Pada saat yang sama, memulai hari bersama Tuhan juga menolong kita
untuk tidak menyombongkan diri seakan-akan kesalehan kita adalah
jasa kita. Sebaliknya, bersama pemazmur kita bisa merendahkan
diri dan berkata, semua itu karena kasih setia-Nya (ayat 8). Oleh
kasih karunia itulah kita bisa bersukacita dan bersorak sorai
karena perlindungan Tuhan nyata. Rencana orang fasik untuk
membinasakan orang benar tidak akan pernah berhasil karena Tuhan
menjadi penjaga dan pelindung kita (ayat 22-23).

Apa kekhawatiran yang sedang Anda rasakan? Rongrongan dari
orang-orang yang membenci Anda karena iman Anda? Gosip dan fitnah
yang mencoba menjatuhkan Anda? Tekanan atasan agar Anda kompromi
dengan cara-cara curang dunia ini? Jangan hadapi sendirian. Mulai
setiap hari dan tempuh sepanjang hari dengan berseru dan
bersandar pada Tuhan!

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 5

1. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan suling. Mazmur Daud.
(5-2) Berilah telinga kepada perkataanku, ya TUHAN, indahkanlah
keluh kesahku.
2 (5-3) Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan
Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.
3 (5-4) TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada
waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku
menunggu-nunggu.
4 (5-5) Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada
kefasikan; orang jahat takkan menumpang pada-Mu.
5 (5-6) Pembual tidak akan tahan di depan mata-Mu; Engkau
membenci semua orang yang melakukan kejahatan.
6 (5-7) Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong,
TUHAN jijik melihat penumpah darah dan penipu.
7. (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan
masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang
kudus dengan takut akan Engkau.
8 (5-9) TUHAN, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu karena seteruku;
ratakanlah jalan-Mu di depanku.
9 (5-10) Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur, batin
mereka penuh kebusukan, kerongkongan mereka seperti kubur
ternganga, lidah mereka merayu-rayu.
10 (5-11) Biarlah mereka menanggung kesalahan mereka, ya Allah,
biarlah mereka jatuh karena rancangannya sendiri; buanglah mereka
karena banyaknya pelanggaran mereka, sebab mereka memberontak
terhadap Engkau.
11 (5-12) Tetapi semua orang yang berlindung pada-Mu akan
bersukacita, mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya, karena
Engkau menaungi mereka; dan karena Engkau akan bersukaria
orang-orang yang mengasihi nama-Mu.
12 (5-13) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya
TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #186 (permalink)  
Old 7th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Minggu, 6 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 6

Judul: Belas kasih dan kasih karunia

Inilah mazmur ratapan pengakuan dosa yang pertama muncul dari tujuh
mazmur sejenis (ayat 6, 32, 38, 51, 102, 130, 143). Yang
membedakan mazmur ini adalah tidak ada pengakuan dosa yang
spesifik di dalamnya.

Belas kasih (ayat 3; kasihanilah) adalah pemberian ampunan saat
seharusnya hukuman menimpa. Kasih setia (ayat 5) senada dengan
kasih karunia, pemberian kebaikan yang tak pernah ditarik
walaupun si penerima tak layak menerimanya. Itulah yang pemazmur
mohon dari Tuhan saat ia sadar sedang menderita karena dosanya.
Pemazmur yakin penderitaan ini sendiri, entah sakit fisik (ayat
3; "tulang-tulangku gemetar"), atau gambaran simbolis tekanan
batin pemazmur (ayat 7-8; air mata dan sakit hati), adalah karena
ia sudah membuat murka Tuhan (ayat 2). Ia tambah merasa menderita
oleh ulah musuh yang menertawakan keadaannya yang papa.

Pemazmur berani memohon belas kasih dan kasih setia Tuhan karena ia
sudah pernah mengalami kebaikan Tuhan pada masa lampau.
"Kembalilah pula, Tuhan ... karena kasih setia-Mu" (ayat 5).
Pemazmur yakin Tuhan tak berubah dalam kesetiaan-Nya. Dalam
kekudusan Ia menghukum umat-Nya untuk membawa kepada pertobatan
dan pemulihan. Dengan pengampunan dan kesembuhan dari Tuhan,
pemazmur bisa kembali menaikkan syukur (ayat 6) dan sekaligus
membuktikan diri sudah bertobat dengan menolak dosa dan
orang-orang yang melakukannya (ayat 9-10). Pemazmur yakin bahwa
Tuhan pasti mengampuni dia.

Sebab itu, jangan putus asa bila Anda sedang jatuh ke dalam dosa
betapa pun kelamnya. Ingat Yesus sudah mati disalib untuk
menyatakan belas kasih Allah berupa pengampunan tuntas atas dosa.
Oleh kasih setia-Nya, Anda pasti akan diampuni lagi bila mau
mengakui dosa dan bertobat lagi. Terimalah hukuman-Nya sebagai
tindak disiplin dan proses pembaruan hidup Anda. Mohon kekuatan
untuk menahan derita dan minta ketekunan untuk belajar cara hidup
yang lebih baik sesuai petunjuk firman Tuhan!

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 6

1. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Menurut
lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud. (6-2) Ya TUHAN, janganlah
menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam
kepanasan amarah-Mu.
2 (6-3) Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah
aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,
3 (6-4) dan jiwakupun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN,
berapa lama lagi?
4 (6-5) Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku,
selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu.
5 (6-6) Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu;
siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?
6 (6-7) Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi
tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.
7 (6-8) Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua
lawanku.
8. (6-9) Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan
kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku;
9 (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima
doaku.
10 (6-11) Semua musuhku mendapat malu dan sangat terkejut;
mereka mundur dan mendapat malu dalam sekejap mata.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #187 (permalink)  
Old 7th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Senin, 7 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 7

Judul: Menantikan keadilan Allah

Seperti apa rasanya dituduh melakukan sesuatu yang Anda tidak
perbuat? Apalagi kalau tuduhan itu digemakan seakan-akan sudah
terbukti. Bukankah fitnah seperti itu merusak dan membunuh
karakter? Bagaimanakah kita beroleh pertolongan untuk memulihkan
nama baik yang sudah terlanjur rusak?

Mazmur ini tidak menjelaskan tuduhan apa yang dilakukan Kusy, si
orang Benyamin, terhadap Daud. Nama ini tidak muncul di tempat
lain dalam Alkitab. Namun mungkin sekali tuduhan Kusy sama
seperti tuduhan beberapa orang keturunan Saul, yakni bahwa Daud
telah merampas takhta Saul (ayat 2Sam. 16:5-8) dan memperlakukan
keturunan Saul dengan tidak adil (ayat 20:1).

Menghadapi fitnahan Kusy, yang Daud lakukan pertama kali adalah
mencari perlindungan pada Tuhan (Mzm. 7:2-11). Daud tahu bahwa ia
tidak bersalah seperti tuduhan Kusy. Oleh karena itu permohonan
Daud adalah agar Tuhan bertindak adil menyatakan kebenarannya
(ayat 4-6), serta menghukum mereka yang memperlakukan dia secara
tidak adil (ayat 7). Keadilan Tuhan akan menempatkan masalah
secara proporsional dan tepat. Tuhan yang Mahaadil dapat
diandalkan karena tidak ada yang dapat ditutupi di hadapan Tuhan.
Tuhan juga akan membongkar kejahatan mereka yang memfitnah Daud.
Hal ini menjadi peringatan keras buat orang-orang yang punya
motivasi jahat. Tuhan dalam keadilan-Nya dapat membalikkan
rencana jahat mereka menimpa diri mereka sendiri (ayat 13-17).

Dimulai dengan seruan minta tolong pada Tuhan, mazmur ini ditutup
dengan ucapan syukur Daud karena Tuhan pasti berlaku adil
terhadap dirinya dan orang-orang jahat yang memusuhinya. Oleh
karena itu, saat kita difitnah orang lain, biarlah kita
menyerahkan keadilan pada Tuhan. Cepat atau lambat Tuhan akan
bertindak membela orang-orang yang menderita karena berbagai
tindakan ketidakadilan yang dibuat oleh orang lain.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 7

1. Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena
Kush, orang Benyamin itu. (7-2) Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku
berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku
dan lepaskanlah aku,
2 (7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan
menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan.
3 (7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada
kecurangan di tanganku,
4 (7-5) jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup
damai dengan aku, atau merugikan orang yang melawan aku dengan
tidak ada alasannya,
5 (7-6) maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku,
dan menginjak-injak hidupku ke tanah, dan menaruh kemuliaanku ke
dalam debu. Sela
6 (7-7) Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu, berdirilah
menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku,
ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman!
7 (7-8) Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau,
dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi.
8 (7-9) TUHAN mengadili bangsa-bangsa. Hakimilah aku, TUHAN,
apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas.
9 (7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi
teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin
orang, ya Allah yang adil.
10. (7-11) Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan
orang-orang yang tulus hati;
11 (7-12) Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka
setiap saat.
12 (7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur
busurnya dan membidik.
13 (7-14) Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata
yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala.
14 (7-15) Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan, ia
mengandung kelaliman dan melahirkan dusta.
15 (7-16) Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri
jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya.
16 (7-17) Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa
kepalanya, dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya.
17 (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena
keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #188 (permalink)  
Old 8th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Selasa, 8 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 8

Judul: Mulia untuk memuliakan Allah

Mazmur pujian ini menfokuskan diri pada kemuliaan nama Yahweh (ayat
2, 10). Kemuliaan Yahweh nyata lewat karya-karya ciptaan-Nya yang
begitu ajaib. Di dalam Perjanjian Lama, nama menyatakan karakter.
Melalui mazmur 8, pemazmur hendak menegaskan bahwa Yahweh bukan
hanya Allah Israel, tetapi Pencipta dan Pemilik seisi dunia dan
bangsa-bangsa di dalamnya.

Kemuliaan Yahweh semakin nyata justru lewat karya-Nya yang mulia,
yaitu manusia (ayat 5). Apa kemuliaan manusia? Manusia diciptakan
sebagai gambar Allah (ayat 6a, "hampir sama seperti Allah"; band.
Kej. 1:26). Manusia satu-satunya makhluk ciptaan di dunia ini
yang dapat berkomunikasi dengan Allah sebagai satu pribadi kepada
Sang Pribadi sempurna. Manusia dikaruniai potensi Ilahi untuk
mengembangkan diri agar hidupnya dapat dipakai oleh Allah. Lebih
daripada itu, manusia dilengkapi dengan otoritas Ilahi untuk
mengelola dunia ini atas nama Allah (dimahkotai dengan kemuliaan
dan hormat; 6b). Itu sebabnya, segenap makhluk ciptaan lain di
alam semesta ini tunduk pada penguasaan manusia (ayat 7-9).

Bagaimana kita memuliakan Allah? Pertama, lewat ibadah dan
penyembahan, baik pribadi maupun bersama umat Tuhan. Nyatakan
hormat dan sembah Anda lewat puji-pujian yang agung dan megah.
Kedua, lewat menghargai sesama manusia sebagai gambar Allah,
termasuk menghargai segala potensi Ilahi yang ada di dalam diri
manusia tersebut. Dengan mengembangkan hidup ini menjadi berkat
untuk sesama, kita sedang menyaksikan kemuliaan Allah lewat
kemuliaan ciptaan-Nya. Ketiga, dengan berperan sebagai jurukunci
yang baik bagi semua ciptaan Allah. Tugas kita adalah mengelola
alam ini supaya menjadi wadah yang asri dan harmonis, seperti
Taman Eden dulu. Mari bangkit dan bangun kembali lingkungan kita
dengan memelihara kebersihannya, keseimbangan ekosistemnya, dan
mengisinya dengan perilaku hidup yang mulia.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 8

1. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Gitit. Mazmur Daud.
(8-2) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh
bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan.
2 (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah
Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan
musuh dan pendendam.
3. (8-4) Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan
bintang-bintang yang Kautempatkan:
4 (8-5) apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah
anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
5 (8-6) Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti
Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.
6 (8-7) Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu;
segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:
7 (8-8) kambing domba dan lembu sapi sekalian, juga
binatang-binatang di padang;
8 (8-9) burung-burung di udara dan ikan-ikan di laut, dan apa
yang melintasi arus lautan.
9 (8-10) Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di
seluruh bumi!

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #189 (permalink)  
Old 9th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Rabu, 9 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 9

Judul: Keadilan Tuhan

Dilihat dari strukturnya yang berupa puisi akrostik (setiap bait
dimulai dengan abjad Ibrani secara berurutan), Mazmur 9 dan 10
sangat mungkin merupakan satu gubahan. Dalam bagian pertama (ayat
9:2-13), pemazmur mulai dengan menaikkan syukur karena perbuatan
tangan Tuhan pada masa lampau. Sejarah Israel adalah kesaksian
hidup dan nyata betapa Tuhan adalah hakim yang adil atas
bangsa-bangsa. Tuhan menyelamatkan Israel dari bangsa jahat yang
memperbudak mereka (Kel. 1-15), dan kemudian memakai Israel
sebagai alat penghukuman bagi bangsa-bangsa Kanaan yang fasik
dengan penyembahan berhala yang memakai ritual najis (lih. Kitab
Yosua).

Konflik antara baik dan jahat kita alami bukan saja dalam lingkup
perorangan, tetapi juga dalam lingkup sosial dan internasional.
Seperti halnya mazmur ini memperlihatkan pergumulan umat Tuhan
PL, ia juga menjadi bayang-bayang dari pergumulan gereja di zaman
sekarang ini. Hanya satu sebab agar umat Tuhan dari zaman ke
zaman dapat bertahan dan tetap mengukir sejarah, yaitu fakta
bahwa Tuhan Allah memerintah sejarah (ayat 8) serta aktif
melindungi umat-Nya (ayat 11). Di Indonesia kini pun gereja dan
orang Kristen bergumul untuk dapat hadir secara terhormat dan
dengan hak penuh. Andaikan kondisi ideal tersebut sewaktu-waktu
terganggu, merupakan penghiburan dan kekuatan bagi kita untuk
menatap kepada Tuhan agar Ia menunjukkan keadilan-Nya.

Tangan Tuhan berdaulat atas jalannya sejarah. Tidak ada bangsa yang
jahat yang tetap tinggal berjaya. Satu kali kelak mereka akan
dihukum oleh karena kefasikan mereka, terutama karena melawan
Tuhan dan umat-Nya. Kita perlu berdoa agar apa pun yang Tuhan
akan perlakukan atas bangsa kita, akhirnya rakyat dan pemimpin
bangsa kita akan mengetahui bahwa mereka adalah manusia biasa
(ayat 21) yang harus tunduk kepada Allah, taat, dan menyesuaikan
pola sikap dan kelakuan mereka, termasuk kepada orang Kristen,
sesuai dengan kebenaran Allah sendiri.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 9

1. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mut-Laben. Mazmur Daud.
(9-2) Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hatiku, aku
mau menceritakan segala perbuatan-Mu yang ajaib;
2 (9-3) aku mau bersukacita dan bersukaria karena Engkau,
bermazmur bagi nama-Mu, ya Mahatinggi,
3 (9-4) sebab musuhku mundur, tersandung jatuh dan binasa di
hadapan-Mu.
4 (9-5) Sebab Engkau membela perkaraku dan hakku, sebagai Hakim
yang adil Engkau duduk di atas takhta.
5 (9-6) Engkau telah menghardik bangsa-bangsa, telah
membinasakan orang-orang fasik; nama mereka telah Kauhapuskan
untuk seterusnya dan selama-lamanya;
6 (9-7) musuh telah habis binasa, menjadi timbunan puing
senantiasa: kota-kota telah Kauruntuhkan; lenyaplah ingatan
kepadanya.
7 (9-8) Tetapi TUHAN bersemayam untuk selama-lamanya,
takhta-Nya didirikan-Nya untuk menjalankan penghakiman.
8 (9-9) Dialah yang menghakimi dunia dengan keadilan dan
mengadili bangsa-bangsa dengan kebenaran.
9 (9-10) Demikianlah TUHAN adalah tempat perlindungan bagi
orang yang terinjak, tempat perlindungan pada waktu kesesakan.
10 (9-11) Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab
tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN.
11. (9-12) Bermazmurlah bagi TUHAN, yang bersemayam di Sion,
beritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa,
12 (9-13) sebab Dia, yang membalas penumpahan darah, ingat
kepada orang yang tertindas; teriak mereka tidaklah
dilupakan-Nya.
13 (9-14) Kasihanilah aku, ya TUHAN; lihatlah sengsaraku,
disebabkan oleh orang-orang yang membenci aku, ya Engkau, yang
mengangkat aku dari pintu gerbang maut,
14 (9-15) supaya aku menceritakan segala perbuatan-Mu yang
terpuji dan bersorak-sorak di pintu gerbang puteri Sion karena
keselamatan yang dari pada-Mu.
15 (9-16) Bangsa-bangsa terbenam dalam pelubang yang dibuatnya,
kakinya tertangkap dalam jaring yang dipasangnya sendiri.
16 (9-17) TUHAN telah memperkenalkan diri-Nya, Ia menjalankan
penghakiman; orang fasik terjerat dalam perbuatan tangannya
sendiri. Higayon. Sela
17 (9-18) Orang-orang fasik akan kembali ke dunia orang mati,
ya, segala bangsa yang melupakan Allah.
18 (9-19) Sebab bukan untuk seterusnya orang miskin dilupakan,
bukan untuk selamanya hilang harapan orang sengsara.
19 (9-20) Bangkitlah, TUHAN, janganlah manusia merajalela;
biarlah bangsa-bangsa dihakimi di hadapan-Mu!
20 (9-21) Biarlah mereka menjadi takut, ya TUHAN, sehingga
bangsa-bangsa itu mengakui, bahwa mereka manusia saja. Sela

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #190 (permalink)  
Old 10th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Kamis, 10 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 10

Judul: Problema kefasikan

Dalam dunia ini, apalagi di Indonesia, hampir tidak ada orang yang
sepenuhnya ateis. Pada dasarnya manusia adalah makhluk religius.
Yang menjadi kesalahan adalah banyak orang religius, tetapi
sangat anti semangat agama dalam tingkah laku mereka. Mengapa
bisa demikian? Menurut mazmur ini, karena orang yang menyembah
Allah menempatkan Allah sedemikian transendens, sangat jauh dan
tidak tersangkut paut lagi dengan dunia nyata (ayat 4, 11).

Kita tentu gemas melihat kelompok-kelompok fanatik yang menindas
kelompok minoritas. Atas nama Tuhan mereka sering kali hidup
dalam kemunafikan bahkan mempraktikkan kemaksiatan yang mereka
tuduhkan kepada para 'musuh' mereka. Kondisi mereka mungkin lebih
parah daripada orang-orang fasik dalam mazmur ini yang berpikir
bahwa mereka justru bersyukur bahwa dengan cara-cara jahat itu
justru sedang menjadi alat Allah (bandingkan dengan fanatisme
Saul sebelum bertobat menjadi Paulus).

Pemazmur tambah tertekan karena Tuhan sepertinya bungkam (ayat 1).
Bukankah dengan berdiam diri seperti itu, para musuh yang jahat
semakin tambah berani berbuat jahat dan meremehkan bahkan menista
Tuhan (ayat 2-3, 13)? Namun pemazmur menolak melepaskan
harapannya pada Tuhan. Pemazmur juga sadar bahwa Allah tidak
bungkam dan pasif, tetapi akan bertindak membalas kejahatan
sesuai dengan keadilan-Nya (ayat 13-14). Pemazmur meletakkan
problema masa kini dalam perspektif eskatologis (tindakan Allah
di masa depan di akhir zaman).

Tuhan adalah Raja yang berdaulat dan yang adil. Semua orang benar
yang berlindung pada-Nya pasti akan Dia bela. Jadi kalau kita
sedang dalam posisi tertindas, diperlakukan tidak adil, segala
hak kita dipasung, jangan putus harap pada Tuhan kita. Juga
jangan habis akal dan sabar! Lihatlah ke atas dan ke depan, ke
Tuhan yang bertakhta dan yang sedang bergerak datang dari masa
depan untuk menghakimi dengan adil.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 10

1. Mengapa Engkau berdiri jauh-jauh, ya TUHAN, dan
menyembunyikan diri-Mu dalam waktu-waktu kesesakan?
2 Karena congkak orang fasik giat memburu orang yang
tertindas; mereka terjebak dalam tipu daya yang mereka
rancangkan.
3 Karena orang fasik memuji-muji keinginan hatinya, dan orang
yang loba mengutuki dan menista TUHAN.
4 Kata orang fasik itu dengan batang hidungnya ke atas: "Allah
tidak akan menuntut! Tidak ada Allah!", itulah seluruh
pikirannya.
5 Tindakan-tindakannya selalu berhasil; hukum-hukum-Mu tinggi
sekali, jauh dari dia; ia menganggap remeh semua lawannya.
6 Ia berkata dalam hatinya: "Aku takkan goyang. Aku tidak akan
ditimpa malapetaka turun-temurun."
7 Mulutnya penuh dengan sumpah serapah, dengan tipu dan
penindasan; di lidahnya ada kelaliman dan kejahatan.
8 Ia duduk menghadang di gubuk-gubuk, di tempat yang
tersembunyi ia membunuh orang yang tak bersalah. Matanya
mengintip orang yang lemah;
9 ia mengendap di tempat yang tersembunyi seperti singa di
dalam semak-semak; ia mengendap untuk menangkap orang yang
tertindas. Ia menangkap orang yang tertindas itu dengan
menariknya ke dalam jaringnya.
10 Ia membungkuk, dan meniarap, lalu orang-orang lemah jatuh ke
dalam cakarnya yang kuat.
11 Ia berkata dalam hatinya: "Allah melupakannya; Ia
menyembunyikan wajah-Nya, dan tidak akan melihatnya untuk
seterusnya."
12. Bangkitlah, TUHAN! Ya Allah, ulurkanlah tangan-Mu, janganlah
lupakan orang-orang yang tertindas.
13 Mengapa orang fasik menista Allah, sambil berkata dalam
hatinya: "Engkau tidak menuntut?"
14 Engkau memang melihatnya, sebab Engkaulah yang melihat
kesusahan dan sakit hati, supaya Engkau mengambilnya ke dalam
tangan-Mu sendiri. Kepada-Mulah orang lemah menyerahkan diri;
untuk anak yatim Engkau menjadi penolong.
15 Patahkanlah lengan orang fasik dan orang jahat, tuntutlah
kefasikannya, sampai Engkau tidak menemuinya lagi.
16 TUHAN adalah Raja untuk seterusnya dan selama-lamanya.
Bangsa-bangsa lenyap dari tanah-Nya.
17 Keinginan orang-orang yang tertindas telah Kaudengarkan, ya
TUHAN; Engkau menguatkan hati mereka, Engkau memasang telinga-Mu,
18 untuk memberi keadilan kepada anak yatim dan orang yang
terinjak; supaya tidak ada lagi seorang manusia di bumi yang
berani menakut-nakuti.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #191 (permalink)  
Old 11th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Jumat, 11 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 11

Judul: Menolak arogansi kelompok

Berulang kali kita mendengar berita tentang gereja yang ditutup,
orang Kristen yang dilarang beribadah, bahkan begitu banyak
aniaya terjadi di berbagai pelosok di Indonesia ini. Mirip dengan
yang diadukan pemazmur kepada Tuhan di ayat 1-3. Lebih dari sedih
atau marah, apa sikap dan tindakan yang sesuai dengan firman
Tuhan?

Pemazmur merasakan hal tersebut, seakan-akan ia tidak berhak untuk
hidup dan menikmati dunia ciptaan Tuhan yang Dia karuniakan bagi
semua umat manusia (ayat 1-3). Dalam kesulitan pemazmur
mengarahkan matanya kepada Tuhan yang bersemayam di tempat
kudus-Nya di surga (ayat 4). Bila di bumi orang percaya seolah
tidak beroleh tempat, ada tempat di surga untuk mengadu dan
menampung masalah kita. Dari takhta keadilan-Nya Tuhan akan
menyatakan kedaulatan-Nya. Tidak boleh ada orang yang mengklaim
diri berhak mutlak mengatur dan mengendalikan dunia ini. Hanya
Tuhan sebagai Pemilik sejati yang memiliki hak mutlak. Tuhan
pasti akan menghancurkan orang-orang yang menindas dan memperkosa
hak kemanusiaan, serta membalas perbuatan diskriminatif itu
dengan setimpal (ayat 6).

Kita harus terlibat dengan aktif dalam segala upaya menegakkan
keadilan Tuhan di negeri yang kita cintai ini. Bukan semata-mata
karena kita sedang tertindas, tetapi karena Tuhan peduli kepada
setiap orang benar yang ditindas kefasikan, kemunafikan, atau
kefanatikan orang lain. Namun lebih daripada itu karena bumi ini
milik Tuhan yang Maha Adil sekaligus Maha Kasih. Dia tidak pernah
membeda-bedakan siapa yang boleh menikmati bumi ini. Di dalam Dia
tidak ada diskriminasi suku, bangsa, ras, dan bahasa juga
sosial-budaya. Di Indonesia yang berdasarkan Pancasila, setiap
orang harus mendapat perlakuan sama. Kita harus mulai dari diri
sendiri sebagai orang-orang yang sudah mengalami kasih Kristus.
Kita harus menjadi duta Injil untuk mengangkat kembali harkat
kemanusiaan yang sudah diinjak-injak oleh orang berdosa.

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Mazmur 11

1. Untuk pemimpin biduan. Dari Daud. Pada TUHAN aku berlindung,
bagaimana kamu berani berkata kepadaku: "Terbanglah ke gunung
seperti burung!"
2 Sebab, lihat orang fasik melentur busurnya, mereka memasang
anak panahnya pada tali busur, untuk memanah orang yang tulus
hati di tempat gelap.
3 Apabila dasar-dasar dihancurkan, apakah yang dapat dibuat
oleh orang benar itu?
4. TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus; TUHAN, takhta-Nya di
sorga; mata-Nya mengamat-amati, sorot mata-Nya menguji anak-anak
manusia.
5 TUHAN menguji orang benar dan orang fasik, dan Ia membenci
orang yang mencintai kekerasan.
6 Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan
belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.
7 Sebab TUHAN adalah adil dan Ia mengasihi keadilan; orang yang
tulus akan memandang wajah-Nya.

-----------------------
Source : e-SH dari Sabda.org
Reply With Quote
  #192 (permalink)  
Old 16th January 2008
talentaku's Avatar
I will NEVER let YOU go
 
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
talentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to beholdtalentaku is a splendid one to behold
Send a message via MSN to talentaku Send a message via Yahoo to talentaku
Default

e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Sabtu, 12 Januari 2008
Ayat SH: Mazmur 12

Judul: Tolak info menyesatkan

Era kita adalah era informasi. Dengan banyaknya alat-alat informasi
canggih dan menarik, tidak ada orang yang tidak hidup dalam
pengaruh informasi. TV, radio, MP3, internet, hp, tiap detik
membanjiri kita dengan berbagai data. Kita merasa wajib dan butuh
memiliki benda-benda penyalur info tadi meski sebagian besar info
yang kita terima tidak bermanfaat, bahkan sering kali jahat dan
sesat.

Pemazmur menyinggung tentang bibir manis, lidah pembual, dan
penindasan terhadap orang lemah (ayat 4-6). Dalam era informasi
ini kita menyadari bahwa memang penyalahgunaan informasi bisa
berdampak penindasan bahkan pembunuhan karakter dan penghancuran
masa depan! Kita tertipu oleh iklan-iklan yang menimbulkan
kebutuhan yang tidak perlu, dan yang memberi gambaran kehidupan
yang tidak benar. Generasi muda khususnya perlu diingatkan agar
tidak menelan mentah-mentah sajian iklan atau film yang tidak
etis, yang sarat racun hedonisme, materialisme, egoisme, bahkan
ateisme praktis.

Seperti pemazmur, orang Kristen harus resah dan peduli terhadap
berbagai kebohongan, penipuan, dan penindasan yang datang melalui
info-info jahat media massa. Gereja, bukan saja Allah (ayat 6),
harus bangkit dan bicara, berani menyuarakan didikan kepada
warganya, terutama kepada generasi muda. Juga tanggap menyoroti
kebohongan-kebohongan. Orang Kristen, terutama yang dikaruniai
kedudukan dalam kepemimpinan harus menjadi teladan agar bicara
atau menyampaikan informasi yang didasarkan kepada kebenaran dan
janji-janji Allah di dalam Alkitab (ayat 7-8). Kita sendiri perlu
menjaga perilaku dan sikap hidup kita agar berpadanan dengan
kebenaran firman Tuhan yang kita kumandangkan sehingga menjadi
kesaksian yang sungguh-sungguh berkuasa. Doakan para pemimpin
Kristen kita, baik yang duduk di pemerintahan maupun yang
memiliki posisi di dalam bisnis media dan hiburan, agar hati
mereka kudus, dan kudus pula yang mereka lakukan!

%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Mazmur 12

1. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Yang kedelapan. Mazmur
Daud. (12-2) Tolonglah kiranya, TUHAN, sebab orang saleh telah
habis, telah lenyap orang-orang yang setia dari antara anak-anak
manusia.
2 (12-3) Mereka berkata dusta, yang seorang kepada yang lain,
mereka berkata dengan bibir yang manis dan hati yang bercabang.
3 (12-4) Biarlah TUHAN mengerat segala bibir yang manis dan
setiap lidah yang bercakap besar,
4 (12-5) dari mereka yang berkata: "Dengan lidah kami, kami
menang! Bibir kami menyokong kami! Siapakah tuan atas kami?"
5 (12-6) Oleh karena penindasan terhadap orang-orang yang
lemah, oleh karena keluhan orang-orang miskin, sekarang juga Aku
bangkit, firman TUHAN; Aku memberi keselamatan kepada orang yang
menghauskannya.
6 (12-7) Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak
yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di
tanah.
7 (12-8) Engkau, TUHAN, yang akan menepatinya, Engkau akan
menjaga kami senantiasa terhadap angkatan ini.
8 (12-9) Orang-orang fasik berjalan ke mana-mana, sementara
kebusukan muncul di antara anak-anak manusia.

-----------------------
S