 |
|

28th September 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Minggu, 28 September 2008
Ayat SH: Yehezkiel 1:15-28
Judul: Kemuliaan Tuhan
Bayangkan betapa terpukau dan terbata-batanya Yehezkiel melihat
kemuliaan Tuhan. Penyair terbaik sekalipun takkan dapat
mengungkapkannya dengan kata-kata. Pelukis sekaliber Picasso juga
takkan mampu menuangkannya di atas kanvas. Pemahat patung
kualitas dunia takkan sanggup memahat sosok mulia Ilahi.
Gambar kemuliaan Tuhan terlalu dahsyat untuk dapat diuraikan. Maka
tidak heran ketika kita membaca upaya Yehezkiel menggambarkannya,
semakin banyak kata digunakan akan semakin bingung
membayangkannya. Coba bayangkan: Empat makhluk dengan
masing-masing empat wajah dan empat sayap yang kalau berjalan
masing-masing lurus ke depan dan yang di tengah-tengah mereka ada
seperti suluh yang bernyala (ayat 5-14). Di samping masing-masing
makhluk ada roda-roda yang memiliki relasi hidup dengan keempat
makhluk tersebut (ayat 15-21). Di atas keempat makhluk itu ada
cakrawala yang menopang takhta mulia. Di sanalah duduk sosok
serupa manusia (band. Dan. 7:13) yang dilukiskan penuh dengan
sinar yang kemilauan (ayat 22-27).
Hanya satu hal yang bisa Yehezkiel perbuat tatkala diperhadapkan
dengan kemuliaan Tuhan yang begitu dahsyat: sujud menyembah dalam
kerendahan (ayat 28). Yang Yehezkiel lihat adalah gambaran Allah
yang transenden (luar biasa). Allah yang jauh melampaui pikiran
manusia, yang tidak bisa digambarkan oleh apapun di muka bumi
ini. Itu sebabnya hukum kedua dari sepuluh perintah Allah tegas
melarang pembuatan benda apapun untuk menggambarkan Allah apalagi
disembah! Sebaliknya, justru sosok serupa manusia yang Yehezkiel
lihat mengingatkan kita akan manusia yang memang satu-satunya
ciptaan Allah yang disebut gambar Allah (Kej. 1:26-27). Manusia
diciptakan untuk menyatakan kemuliaan Allah. Maka pertanyaan
untuk kita adalah apakah hidup kita: perkataan, perbuatan, serta
semua aspek lainnya sudah memuliakan Tuhan? Oleh Yesus Kristus,
Manusia sejati, kita dikuduskan untuk layak memuliakan Allah!
+++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 1:15-28
15. Aku melihat, sungguh, di atas tanah di samping masing-masing
dari keempat makhluk-makhluk hidup itu ada sebuah roda.
16 Rupa roda-roda itu seperti kilauan permata pirus dan
keempatnya adalah serupa; buatannya seolah-olah roda yang satu di
tengah-tengah yang lain.
17 Kalau mereka berjalan mereka dapat menuju keempat jurusan;
mereka tidak berbalik kalau berjalan.
18 Mereka mempunyai lingkar dan aku melihat, bahwa sekeliling
lingkar yang empat itu penuh dengan mata.
19 Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu juga
berjalan di samping mereka; dan kalau makhluk-makhluk hidup itu
terangkat dari atas tanah, roda-roda itu turut terangkat.
20 Ke arah mana roh itu hendak pergi, ke sanalah mereka pergi,
dan roda-rodanya sama-sama terangkat dengan mereka, sebab roh
makhluk-makhluk hidup itu berada di dalam roda-rodanya.
21 Kalau makhluk-makhluk hidup itu berjalan, roda-roda itu
berjalan; kalau mereka berhenti, roda-roda itu berhenti; dan
kalau mereka terangkat dari tanah, roda-roda itu sama-sama
terangkat dengan mereka; sebab roh makhluk-makhluk hidup itu
berada di dalam roda-rodanya.
22 Di atas kepala makhluk-makhluk hidup itu ada yang menyerupai
cakrawala, yang kelihatan seperti hablur es yang mendahsyatkan,
terbentang di atas kepala mereka.
23 Dan di bawah cakrawala itu sayap mereka dikembangkan lurus,
yang satu menyinggung yang lain; dan masing-masing mempunyai
sepasang sayap yang menutupi badan mereka.
24 Kalau mereka berjalan, aku mendengar suara sayapnya seperti
suara air terjun yang menderu, seperti suara Yang Mahakuasa,
seperti keributan laskar yang besar; kalau mereka berhenti,
sayapnya dibiarkan terkulai.
25 Maka kedengaranlah suara dari atas cakrawala yang ada di
atas kepala mereka; kalau mereka berhenti, sayapnya dibiarkan
terkulai.
26. Di atas cakrawala yang ada di atas kepala mereka ada
menyerupai takhta yang kelihatannya seperti permata lazurit; dan
di atas yang menyerupai takhta itu ada yang kelihatan seperti
rupa manusia.
27 Dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke atas aku lihat
seperti suasa mengkilat dan seperti api yang ditudungi
sekelilingnya; dan dari yang menyerupai pinggangnya sampai ke
bawah aku lihat seperti api yang dikelilingi sinar.
28 Seperti busur pelangi, yang terlihat pada musim hujan di
awan-awan, demikianlah kelihatan sinar yang mengelilinginya.
Begitulah kelihatan gambar kemuliaan TUHAN. Tatkala aku
melihatnya aku sembah sujud, lalu kudengar suara Dia yang
berfirman.
|

28th September 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 29 September 2008
Ayat SH: Yehezkiel 2:1-8
Judul: Diutus Kepada Bangsa Pemberontak
Tugas Yehezkiel berat sekali. Ia harus memberitakan firman
penghukuman pada bangsanya sendiri. Mirip dengan tugas yang
Yeremia terima. Kita telah melihat, visi kemuliaan-Nya sudah
dinyatakan, lalu firman-Nya disampaikan (ayat 2:1-3:15). Urapan
Roh Allah hadir pada Yehezkiel. LAI (TB, 1974) memakai
"kembalilah rohku ke dalam aku", namun terjemahan lebih tepat
"Roh (Tuhan) memasuki aku" (ayat 2).
Tugas Yehezkiel yang berat dipaparkan demikian: Ia akan menghadapi
bangsa yang mendurhaka kepada Tuhan (ayat 3). Baik mereka maupun
nenek moyang mereka telah berlaku tidak setia kepada Tuhan.
Begitu buruknya sikap mereka di mata Tuhan sehingga dalam perikop
ini sapaan mesra "umat-Ku" ('ami, Ibr.) yang biasa dipakaikan
Tuhan kepada Israel tidak digunakan. Mereka disapa dengan memakai
istilah bangsa (goy, Ibr., biasa dipakaikan kepada bangsa-bangsa
yang tak mengenal Tuhan; 3). Kedurhakaan mereka diungkapkan lewat
satu kata yang berulang dipakai, pemberontak (ayat 3, 5, 6, 7, 8)
dan dua kata yang menunjukkan karakter yang tidak mau diajar,
yaitu keras kepala dan tegar hati. Sebutan akrab TUHAN (Yahweh)
pun hanya digunakan untuk menegaskan asal usul firman yang harus
Yehezkiel beritakan (ayat 4). Yehezkiel akan mengalami masa sulit
dan berbahaya seperti orang yang tinggal di tengah semak belukar
yang berduri yang dihuni kalajengking yang sangat berbisa (ayat
6). Tidak ada kepastian apakah Israel akan mendengarkan
pemberitaan Yehezkiel akan firman Tuhan atau tidak (ayat 5, 7).
Situasi sulit yang dihadapi Yehezkiel tidak beda jauh dengan situasi
yang dihadapi kekristenan masa kini. Bangsa kita pun bangsa
pemberontak, keras kepala, dan tegar hati, walaupun Tuhan telah
menegur dengan berbagai cara: deraan gempa bumi, malapetaka alam
maupun buatan manusia, dan keterpurukan ekonomi yang semakin
menjadi-jadi, dst. Sama seperti kepada Yehezkiel, kita
diperintahkan untuk tidak takut kepada manusia, sebaliknya taat,
tidak memberontak kepada penugasan Tuhan.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 2:1-8
1. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, bangunlah dan
berdiri, karena Aku hendak berbicara dengan engkau."
2 Sementara Ia berbicara dengan aku, kembalilah rohku ke dalam
aku dan ditegakkannyalah aku. Kemudian aku mendengar Dia yang
berbicara dengan aku.
3 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, Aku mengutus engkau
kepada orang Israel, kepada bangsa pemberontak yang telah
memberontak melawan Aku. Mereka dan nenek moyang mereka telah
mendurhaka terhadap Aku sampai hari ini juga.
4 Kepada keturunan inilah, yang keras kepala dan tegar hati,
Aku mengutus engkau dan harus kaukatakan kepada mereka: Beginilah
firman Tuhan ALLAH.
5 Dan baik mereka mendengarkan atau tidak--sebab mereka adalah
kaum pemberontak--mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada
di tengah-tengah mereka.
6. Dan engkau, anak manusia, janganlah takut melihat mereka
maupun mendengarkan kata-katanya, biarpun engkau di tengah-tengah
onak dan duri dan engkau tinggal dekat kalajengking. Janganlah
takut mendengarkan kata-kata mereka dan janganlah gentar melihat
mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.
7 Sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku kepada mereka, baik
mereka mau mendengarkan atau tidak, sebab mereka adalah
pemberontak.
8 Dan engkau, anak manusia, dengarlah apa yang Kufirmankan
kepadamu; janganlah memberontak seperti kaum pemberontak ini.
Ngangakanlah mulutmu dan makanlah apa yang Kuberikan kepadamu."
|

29th September 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 30 September 2008
Ayat SH: Yehezkiel 2:9-3:15
Judul: Dahsyatnya Berita Penghukuman
Dapatkah Anda mengingat-ingat suka duka yang pernah Anda alami dalam
pelayanan? Tentu ada hal yang sulit, tetapi sekaligus indah.
Sulit, karena Anda harus memelihara hidup kudus dan adil seperti
Tuhan dan siap ditolak orang seperti yang dialami Tuhan. Indah,
karena menjadi hamba Tuhan berarti mengalami Tuhan secara dekat
dan nyata dalam memproses, mengutus, serta menyertai hamba-Nya.
Firman yang harus Yehezkiel beritakan bukan firman ringan melainkan
berat karena sarat dengan rencana Tuhan menghukum Israel. Itu
sebabnya, gulungan kitab itu berjudul Nyanyian Ratapan, Keluh
kesah, dan Rintihan (ayat 2:10). Namun demikian, ketika Yehezkiel
memakannya terasa manis (ayat 3:3). Manis, tentu bukan karena
kitab itu berisikan penghukuman melainkan karena perjumpaan
Yehezkiel dengan firman Ilahi.
Tugas pemberitaan Yehezkiel sekali lagi diuraikan sebagai hal yang
tidak mengenakkan. Ia harus pergi memberitakan berita negatif itu
bukan kepada bangsa asing melainkan kepada bangsanya sendiri,
yang hadir bersamanya di Babel (ayat 3:5-7). Tuhan sudah
mengingatkan Yehezkiel lebih dahulu bahwa bangsa yang mengenal
Tuhan dan firman-Nya, justru yang menolak mendengar. Mereka
adalah bangsa yang berkepala dan berhati batu (ayat 7). Tugas itu
semakin ditegaskan dengan penglihatan kemuliaan Allah sekali lagi
(ayat 12-13). Hati Yehezkiel terganggu dengan kedahsyatan yang
akan menimpa umat Tuhan kelak. Ia duduk tertegun selama tujuh
hari.
Melayani Tuhan selalu ada suka dan duka. Suka karena kepercayaan
Tuhan atas kita yang dipanggil dan dipilih untuk melayani Dia.
Juga karena kita bisa mengalami kehadiran dan penyertaan, bahkan
pertolongan-Nya saat melayani Dia. Duka, tentu karena penolakan
dari orang-orang yang kita layani bahkan mungkin yang melawan
atau menganiaya kita. Memang melayani Tuhan pasti melibatkan
fisik-emosi-mental kita habis-habisan, tetapi jangan kuatir
karena Dia sendiri yang akan menjadi kekuatan kita!
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 2:9-3:15
9 Aku melihat, sesungguhnya ada tangan yang terulur kepadaku,
dan sungguh, dipegang-Nya sebuah gulungan kitab,
10 lalu dibentangkan-Nya di hadapanku. Gulungan kitab itu
ditulisi timbal balik dan di sana tertulis nyanyian-nyanyian
ratapan, keluh kesah dan rintihan.
Yehezkiel 3:1
1. Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah apa yang
engkau lihat di sini; makanlah gulungan kitab ini dan pergilah,
berbicaralah kepada kaum Israel."
2 Maka kubukalah mulutku dan diberikan-Nya gulungan kitab itu
kumakan.
3 Lalu firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, makanlah
gulungan kitab yang Kuberikan ini kepadamu dan isilah perutmu
dengan itu." Lalu aku memakannya dan rasanya manis seperti madu
dalam mulutku.
4 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, mari, pergilah dan
temuilah kaum Israel dan sampaikanlah perkataan-perkataan-Ku
kepada mereka.
5 Sebab engkau tidak diutus kepada suatu bangsa yang berbahasa
asing dan yang berat lidah, tetapi kepada kaum Israel;
6 bukan kepada banyak bangsa-bangsa yang berbahasa asing dan
yang berat lidah, yang engkau tidak mengerti bahasanya. Sekiranya
aku mengutus engkau kepada bangsa yang demikian, mereka akan
mendengarkan engkau.
7 Akan tetapi kaum Israel tidak mau mendengarkan engkau, sebab
mereka tidak mau mendengarkan Aku, karena seluruh kaum Israel
berkepala batu dan bertegar hati.
8 Lihat, Aku meneguhkan hatimu melawan mereka yang berkepala
batu dan membajakan semangatmu melawan ketegaran hati mereka.
9 Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu
Kuteguhkan hatimu; janganlah takut kepada mereka dan janganlah
gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak."
10 Selanjutnya firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia,
perhatikanlah segala perkataan-Ku yang akan Kufirmankan kepadamu
dan berikanlah telingamu kepadanya.
11 Mari, pergilah dan temuilah orang-orang buangan, teman
sebangsamu, berbicaralah kepada mereka dan katakanlah: Beginilah
firman Tuhan ALLAH; baik mereka mau mendengarkan atau tidak."
12 Maka Roh itu mengangkat aku, dan aku mendengar di belakangku
suatu suara gemuruh yang besar, tatkala kemuliaan Allah naik ke
atas dari tempatnya,
13 yakni suara dari sayap-sayap makhluk-makhluk hidup yang
menggesek satu sama lain, dan di samping itu suara gemertak dari
roda-roda, suatu suara gemuruh yang besar.
14 Dan Roh itu mengangkat dan membawa aku, dan aku pergi
dengan hati panas dan dengan perasaan pahit, karena kekuasaan
TUHAN memaksa aku dengan sangat.
15 Demikianlah aku datang kepada orang-orang buangan yang
tinggal di tepi sungai Kebar di Tel-Abib dan di sana aku duduk
tertegun di tengah-tengah mereka selama tujuh hari.
|

30th September 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Rabu, 1 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 3:16-21
Judul: Penjaga Umat
Kepada siapa seorang hamba Tuhan bertanggung jawab? Kepada umat yang
dia layani atau kepada Tuhan yang mengutus dia? Tentu kepada
Tuhan karena Dialah yang empunya umat. Tuhan telah memercayakan
tugas penggembalaan umat kepada hamba-Nya, maka kewajiban hamba
Tuhan sudah jelas memberitakan firman Tuhan kepada mereka dan
memastikan mereka taat kepada-Nya.
Tuhan menguraikan tugas Yehezkiel dengan memakai ilustrasi seorang
penjaga kota yang bertugas menyerukan siaga kepada penduduk kota
tersebut bilamana musuh datang untuk menyerang (ayat 17). Seorang
penjaga benteng harus waspada, tidak boleh lengah. Akan konyol
bila penjaga kota berdiam diri tatkala musuh mendekat untuk
menyerbu kota tersebut, dengan dalih jangan sampai penduduk panik
atau jangan sampai mengganggu istirahat mereka.
Kenyataannya banyak hamba Tuhan yang justru berlaku konyol. Mereka
bukan menyerukan "bertobat!" ketika pedang Tuhan teracung atas
umat-Nya yang berdosa, malah meninabobokan mereka dengan
janji-janji berkat dan sejahtera. Jangan-jangan para hamba Tuhan
seperti ini sebenarnya hamba-hamba uang. Mereka takut tidak
dibayar apalagi sampai dipecat oleh jemaat kalau berkhotbah
terlalu keras atau menyinggung perasaan jemaat.
Tugas menjadi penjaga umat memang berat. Potensi untuk
disalahmengerti umat besar. Namun kita harus ingat bahwa,
tanggung jawab kita pertama-tama bukan kepada umat melainkan
kepada Tuhan. Tuan kita adalah Tuhan, bukan jemaat, bukan pula
diri kita sendiri. Juga kita harus menyadari bahwa teguran keras
firman Tuhan atas dosa umat bertujuan penyelamatan, bukan
pemusnahan. Oleh karena itu, mari, jangan korting kebenaran
firman Tuhan dengan janji-janji manis yang palsu. Berita Injil
yang menyelamatkan dimulai dengan berita Salib yang menentang dan
menaklukkan dosa, baru kebangkitan-Nya yang memberi hidup baru
dalam kasih!
++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 3:16-21
16. Sesudah tujuh hari datanglah firman TUHAN kepadaku:
17 "Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi
penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman
dari pada-Ku, peringatkanlah mereka atas nama-Ku.
18 Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti
dihukum mati! --dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak
berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari
hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan
mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan
jawab atas nyawanya dari padamu.
19 Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu dan ia
tidak berbalik dari kejahatannya dan dari hidupnya yang jahat, ia
akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan
nyawamu.
20 Jikalau seorang yang benar berbalik dari kebenarannya dan
ia berbuat curang, dan Aku meletakkan batu sandungan di
hadapannya, ia akan mati. Oleh karena engkau tidak memperingatkan
dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran
yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan
menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.
21 Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang yang benar itu
supaya ia jangan berbuat dosa dan memang tidak berbuat dosa, ia
akan tetap hidup, sebab ia mau menerima peringatan, dan engkau
telah menyelamatkan nyawamu."
|

2nd October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Kamis, 2 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 3:22-27
Judul: Bicara Hanya untuk Tuhan
Dalam pengamatan Anda, bagaimanakah cara Tuhan memanggil
hamba-hamba-Nya? Adakah persamaan atau perbedaan?
Ini adalah pengalaman ketiga Yehezkiel melihat penglihatan kemuliaan
Tuhan (ps. 1; 3:12, 23). Setiap penglihatan disusul dengan tugas
berat yang dipaparkan dan konsekuensinya. Sama seperti pada
penglihatan yang pertama, Roh Tuhan hadir di dalam dirinya untuk
penugasan yang khusus.
Sekilas perintah Tuhan sulit dipahami. Apa maksud Yehezkiel disuruh
pulang ke rumah dan mengurung diri? Bagaimana ia bisa menjalankan
tugas menjaga Israel kalau harus tinggal di rumah? Apalagi dengan
Yehezkiel terikat dan terbelenggu sehingga tidak bisa dengan
bebas hadir di antara kaum buangan? Yang lebih mengherankan lagi,
Tuhan akan membuat Yehezkiel bisu sehingga tidak bisa menempelak
Israel. Dari pasal 24:27, 29:21, dan 33:22 kita tahu bahwa baru
saat Yerusalem jatuh ke tangan Babel tahun 587/6 sM, kebisuan
Yehezkiel berakhir, atau sekitar 6 tahun kemudian (bandingkan
Yeh. 1:1-2 dengan Yeh. 33:22).
Kebisuan Yehezkiel bukan kebisuan total, melainkan bisu untuk
berkata-kata dari diri sendiri. Saat Tuhan menyatakan firman-Nya
untuk disampaikan kepada umat Tuhan, ia akan dimampukan untuk
berkata-kata. Dengan kata lain, Yehezkiel belajar untuk hanya
mengatakan firman Tuhan, bukan keinginannya sendiri. Totalitas
pemberitaan kenabian Yehezkiel adalah suara Tuhan sendiri. Senada
dengan itu perintah Tuhan agar Yehezkiel mengurung diri di rumah
dan bahwa ia akan terbelenggu dimaksudkan agar pemberitaannya
murni dari Tuhan, bukan inisiatif sendiri.
Itupun tidak menjamin umat Tuhan akan mendengarkan pemberitaan nabi
dan menerimanya karena dasarnya mereka kaum pemberontak. Apalagi
kalau pemberitaan nabi tidak murni berdasarkan pada firman Tuhan.
Maka jangan sampai pemberitaan kebenaran kita dilemahkan oleh
pikiran-pikiran terbatas bahkan berdosa kita!
++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 3:22-27
22. Maka di sana kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia berfirman
kepadaku: "Bangunlah dan pergilah ke lembah, di sana Aku akan
berbicara dengan engkau."
23 Aku bangun dan pergi ke lembah; sesungguhnya di sana
kelihatan kemuliaan TUHAN seperti kemuliaan yang telah kulihat di
tepi sungai Kebar, dan aku sujud.
24 Tetapi masuklah Roh ke dalam aku dan ditegakkannya aku, lalu
Ia berbicara dengan aku, kata-Nya: "Pergilah pulang, kurunglah
dirimu di dalam rumahmu.
25 Dan engkau, anak manusia, sesungguhnya, engkau akan diikat
dengan tali dan akan dibelenggu, sehingga engkau tidak bisa
keluar masuk di tengah-tengah mereka.
26 Dan Aku akan membuat lidahmu melekat pada langit-langitmu,
sehingga engkau menjadi bisu dan tidak akan menempelak mereka,
sebab mereka adalah kaum pemberontak.
27 Tetapi kalau Aku berbicara dengan engkau, Aku akan membuka
mulutmu dan engkau akan mengatakan kepada mereka: Beginilah
firman Tuhan ALLAH. Orang yang mau mendengar, biarlah ia
mendengar; dan orang yang mau membiarkan, baiklah membiarkan,
sebab mereka adalah kaum pemberontak."
|

2nd October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Jumat, 3 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 4:1-17
Judul: Tuhan Melawan Israel
Mungkinkah Allah menyuruh hamba-Nya melakukan hal yang terkesan
'sinting'? Mengapa? Nubuat penghukuman yang harus disampaikan
Yehezkiel kepada Israel, yaitu pengepungan Yerusalem dan
pembuangan ke negeri musuh dimulai dengan mengukirkan pada sebuah
batu bata kota Yerusalem yang dikepung (ayat 1-3). Pesannya
adalah bahwa Tuhan sendiri, diwakili Yehezkiel, akan melawan
Yerusalem!
Lalu Yehezkiel disuruh berbaring pada sisi kiri selama 390 hari dan
sisi kanan selama 40 hari (ayat 4-8). Beberapa hal menarik untuk
disimak di sini. Sebutan Israel dan Yehuda yang dipakai di sini
adalah sinonim. Kata "penghukuman" bisa diterjemahkan dengan
"kejahatan". Kata kerja yang mendahului kata tersebut di ayat 4
dan 6 "menanggung/ tanggunglah" dalam bahasa Ibraninya berbeda.
Di ayat 4, kata kerja yang dipakai "meletakkan", sedangkan di
ayat 6 "menanggung". 390 hari melambangkan 390 tahun sejak Salomo
menyimpangkan Israel dari kesetiaan menyembah Tuhan sampai saat
Yehezkiel memperagakan nubuat ini. Tahun-tahun itulah Israel
telah melakukan "kejahatan". Sedangkan 40 tahun lamanya Yehuda
akan menanggung "hukuman" di pembuangan.
Akibat penghukuman Tuhan tersebut, keadaan akan menjadi sangat sulit
(ayat 16-17). Hal itu diperagakan Yehezkiel dengan memakan
makanan yang diransum, terdiri dari beberapa campuran biji-bijian
yang tidak lazim dimasak bersama-sama dalam keadaan normal.
Apalagi makanan itu harus dimasak memakai bahan bakar kotoran
manusia (ayat 12), hal yang diprotes Yehezkiel karena najis di
pandangannya.
Dilihat dari jumlah hari yang tidak sebanding kita bisa belajar satu
hal lagi yang penting. Sekeras-kerasnya Tuhan menghukum umat-Nya,
tujuan Dia bukan untuk menghancurkan karena ternyata masa
keberdosaan tidak sebanding dengan masa penghukuman. Ini
seharusnya membuat kita sadar akan anugerah Tuhan dan tidak lagi
bermain-main dengan dosa!
++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 4:1-17
1. "Engkau, anak manusia, ambillah sebuah batu bata, letakkan
di hadapanmu dan ukirlah di atasnya sebuah kota, yaitu Yerusalem.
2 Ukirlah kota itu dalam keadaan terkepung: dirikan sebuah
benteng pengepungan, timbun pula tanah menjadi tembok
pengepungan, tempatkan perkemahan tentara dan susun alat-alat
pendobrak sekeliling kota itu.
3 Lalu ambillah sebidang besi dan dirikanlah itu di antaramu
dengan kota itu menjadi dinding besi, kemudian tujukanlah wajahmu
ke arah kota itu, sehingga kota itu dalam keadaan terkepung, dan
engkaulah yang mengepung dia. Inilah menjadi lambang bagi kaum
Israel.
4 Berbaringlah engkau pada sisi kirimu dan Aku akan
menanggungkan hukuman kaum Israel atasmu. Berapa hari engkau
berbaring demikian, selama itulah engkau menanggung hukuman
mereka.
5 Beginilah Aku tentukan bagimu: Berapa tahun hukuman kaum
Israel, sekian harilah engkau menanggung hukuman mereka, yaitu
tiga ratus sembilan puluh hari.
6 Kalau engkau sudah mengakhiri waktu ini, berbaringlah engkau
untuk kedua kalinya, tetapi pada sisi kananmu dan tanggunglah
hukuman kaum Yehuda empat puluh hari lamanya; Aku menentukan
bagimu satu hari untuk satu tahun.
7 Tujukanlah wajahmu kepada pengepungan Yerusalem dan
kepalkanlah tinjumu kepadanya dan bernubuatlah melawan kota itu.
8 Lihat, Aku akan mengikat engkau dengan tali, sehingga engkau
tidak dapat berbalik dari sisi yang satu ke sisi yang lain sampai
engkau mengakhiri waktu pengepunganmu itu.
9. Selanjutnya ambillah gandum, jelai, kacang merah besar,
kacang merah kecil, jawan dan sekoi dan taruhlah dalam satu
periuk dan masaklah itu menjadi roti bagimu. Itulah makananmu
selama engkau berbaring pada sisimu, yaitu tiga ratus sembilan
puluh hari.
10 Dan makananmu yang harus kaumakan akan ditentukan
timbangannya, yakni dua puluh syikal satu hari; makanlah itu pada
waktu-waktu tertentu.
11 Air minumpun bagimu akan ditentukan, seperenam hin
banyaknya; minumlah itu pada waktu-waktu tertentu.
12 Makanlah roti itu seperti roti jelai yang bundar dan engkau
harus membakarnya di atas kotoran manusia yang sudah kering di
hadapan mereka."
13 Selanjutnya TUHAN berfirman: "Aku akan membuang orang Israel
ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan
memakan rotinya najis di sana."
14 Maka kujawab: "Aduh, Tuhan ALLAH, sesungguhnya, aku tak
pernah dinajiskan dan dari masa mudaku sampai sekarang tak pernah
kumakan bangkai atau sisa mangsa binatang buas; lagipula tak
pernah masuk ke mulutku ini daging yang sudah basi."
15 Lalu firman-Nya kepadaku: "Lihat, kalau begitu Aku
mengizinkan engkau memakai kotoran lembu ganti kotoran manusia
dan bakarlah rotimu di atasnya."
16 Sesudah itu Ia berfirman kepadaku: "Hai, anak manusia,
sesungguhnya, Aku akan memusnahkan persediaan makanan di
Yerusalem--dan mereka akan memakan roti yang tertentu
timbangannya dengan hati yang cemas; juga mereka akan meminum air
dalam ukuran terbatas dengan hati yang gundah-gulana--
17 dengan maksud, supaya mereka kekurangan makanan dan minuman
dan mereka semuanya menjadi gundah-gulana, sehingga mereka hancur
di dalam hukumannya.
|

3rd October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Sabtu, 4 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 5:1-17
Judul: Hukuman dan Anugerah
Peragaan nubuat di ayat 1-4 menyambung perikop sebelumnya dan
diteruskan dengan penjelasan makna peragaan nubuat tersebut
berupa khotbah penghukuman (ayat 5-17). Kali ini pedang menjadi
simbol penghukuman yang Yehezkiel gunakan. Mencukur rambut dan
janggut pada masa itu bisa merupakan tindakan perkabungan, bisa
juga dimengerti sebagai suatu kehinaan. Umat Tuhan akan mengalami
kehinaan yang sangat oleh perbuatan tangan Tuhan sendiri atas
dosa-dosa mereka.
Peragaan nubuat ini jelas sekali menyatakan bagaimana kedahsyatan
penghukuman yang Tuhan lakukan atas umat-Nya. Hal itu diperjelas
dalam uraian khotbah Yehezkiel (ayat 12). Sepertiga umat akan
binasa bersama kehancuran Yerusalem. Penyakit sampar dan
kelaparan melanda puing-puing kota tersebut, sepertiga lainnya
binasa oleh pedang dalam peperangan, saat pengepungan oleh musuh
berlangsung. Sementara sepertiga sisanya diangkut ke pembuangan.
Tuhan menghukum Israel secara dahsyat (ayat 12-17) karena dosa-dosa
pemberontakan mereka (ayat 6) yang membuat mereka lebih jahat
daripada bangsa-bangsa lain (ayat 7-11). Tuhan sendiri akan
bangkit melawan mereka karena cemburu-Nya terhadap umat milik-Nya
sendiri yang ternyata menolak tunduk dan hormat kepada-Nya.
Hal yang menarik dari peragaan nubuat ini adalah dari sepertiga
rambut terakhir yang dihembus angin bertebaran, Yehezkiel disuruh
menyimpan segenggam di jubahnya (ayat 3). Inilah simbol sisa
Israel yang akan diselamatkan di pembuangan. Semuanya ini
menyatakan kedaulatan Allah dan inisiatif-Nya untuk tidak
memusnahkan seluruhnya.
Seperti para nabi lainnya, berita penghukuman sedahsyat apapun tidak
pernah menjadi akhir pemberitaan mereka. Di ujung hukuman keras,
selalu ada belas kasih dan kasih setia Tuhan. Namun hal itu bukan
untuk dijadikan alasan hidup sembarangan di dalam dosa. Setiap
sikap meremehkan tindakan anugerah Allah harus dibayar mahal
(ayat 4).
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 5:1-17
1. Dan engkau, anak manusia, ambillah sebilah pedang yang tajam
dan pakailah itu sebagai pisau cukur tukang pangkas; cukurlah
rambutmu dan janggutmu dengan itu; lalu ambillah sebuah timbangan
dan bagi-bagilah rambutmu.
2 Sepertiga harus kaubakar dengan api di tengah-tengah kota itu
sesudah berakhir waktu pengepungannya; sepertiga harus kauambil
dan tetaklah dengan pedang itu sekelilingnya; dan sepertiga lagi
hamburkanlah ke dalam angin, dan Aku akan menghunus pedang dari
belakang mereka.
3 Engkau harus mengambil sedikit dari rambut itu dan bungkus
di dalam punca kainmu.
4 Dan sekali lagi engkau harus mengambil dari padanya, buangkan
ke dalam api dan hanguskan dia di sana; dari sana akan keluar api
untuk memakan seluruh kaum Israel. Dan berkatalah kepada mereka:
5. Beginilah firman Tuhan ALLAH: Inilah Yerusalem! Di
tengah-tengah bangsa-bangsa Kutempatkan dia dan sekelilingnya ada
negeri-negeri mereka.
6 Ia sudah memberontak terhadap peraturan-peraturan-Ku lebih
jahat dari pada bangsa-bangsa dan terhadap ketetapan-ketetapan-Ku
lebih jahat dari negeri-negeri yang di sekitarnya; karena mereka
menolak peraturan-peraturan-Ku dan kelakuan mereka tidak selaras
dengan ketetapan-ketetapan-Ku.
7 Sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau
lebih jahat dari pada bangsa-bangsa yang di sekitarmu dan
kelakuanmu tidak selaras dengan ketetapan-ketetapan-Ku dan engkau
tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku, bahkan engkau melakukan
peraturan-peraturan bangsa-bangsa yang di sekitarmu,
8 sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, Aku, ya Aku
sendiri akan menjadi lawanmu dan Aku akan menjatuhkan hukuman
kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.
9 Oleh karena segala perbuatanmu yang keji akan Kuperbuat
terhadapmu yang belum pernah Kuperbuat dan yang tidak pernah lagi
akan Kuperbuat.
10 Sebab itu di tengah-tengahmu ayah-ayah akan memakan
anak-anaknya dan anak-anak memakan ayahnya dan Aku akan
menjatuhkan hukuman kepadamu, sedang semua yang masih tinggal
lagi dari padamu akan Kuhamburkan ke semua penjuru angin.
11 Sebab itu, demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan
ALLAH, sesungguhnya, oleh karena engkau menajiskan tempat
kudus-Ku dengan segala dewamu yang menjijikkan dan dengan segala
perbuatanmu yang keji, Aku sendiri akan meruntuhkan engkau; Aku
tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan.
12 Sepertiga dari padamu akan mati kena sampar dan mati
kelaparan di tengah-tengahmu; sepertiga akan tewas dimakan pedang
di sekitarmu; dan sepertiga lagi akan Kuhamburkan ke semua mata
angin dan Aku akan menghunus pedang dari belakang mereka.
13 Aku akan melampiaskan murka-Ku kepada mereka, sehingga
hati-Ku yang panas tenang kembali dan Aku merasa puas; dan mereka
akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN yang mengatakannya di dalam
cemburu-Ku, tatkala Aku melampiaskan amarah-Ku kepada mereka.
14 Aku akan membuat engkau menjadi reruntuhan dan buah celaan
di antara bangsa-bangsa yang di sekitarmu di hadapan semua orang
yang lintas dari padamu.
15 Engkau akan menjadi buah celaan dan cercaan, menjadi
peringatan dan suatu kengerian bagi bangsa-bangsa yang di
sekitarmu, tatkala Aku menjatuhkan hukuman kepadamu di dalam
kemurkaan dan kemarahan dan di dalam penghajaran-penghajaran
kemarahan--Aku, TUHAN, yang mengatakannya--
16 tatkala Aku mendatangkan atasmu kelaparan yang dahsyat, yang
membinasakan, dan Aku mendatangkannya untuk membinasakan kamu,
tatkala Aku memperdahsyat bencana kelaparan atasmu dan
memusnahkan persediaan makananmu.
17 Aku akan mendatangkan kelaparan atasmu dan
binatang-binatang buas di tengah-tengahmu, yang akan memunahkan
anak-anakmu; sampar akan berkecamuk dan darah akan mengalir di
tengah-tengahmu dan Aku akan mendatangkan pedang atasmu, Aku,
TUHAN, yang mengatakannya."
|

4th October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Minggu, 5 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 6:1-14
Judul: Melawan Penyembahan Berhala
Coba temukan ungkapan dahsyat apa saja yang Tuhan sampaikan pada
Israel melalui Yehezkiel? Apa penyebab murka Allah sedemikian
dahsyat?
"Katakanlah; hai gunung-gunung Israel dengarkanlah firman Allah …"
(ayat 3). Teguran ironis ini ditujukan kepada umat Israel yang
keras dan tidak taat hukum dan perintah Allah. Hati mereka
bagaikan bongkahan gunung batu yang ada di sekitar mereka. Allah
akan mengadakan perang dan membinasakan bukit-bukit pengorbanan
yang mereka jadikan tempat penyembahan berhala (ayat 3,4).
Fasilitas alam yang unik dihadirkan Allah di tengah bangsa ini
(gunung, lembah, sungai), seharusnya menjadi media umat untuk
merasakan kekuasaan dan keberadaan Allah yang hidup. Mereka
menyalahgunakannya dengan menjadikan tempat-tempat itu sebagai
tempat "keramat" untuk menyembah berhala. Allah murka atas
praktek ini, sehingga semuanya akan dihancurkan, diremukkan
bersama dengan orang-orangnya (ayat 6, 7, 8).
Pembuangan seharusnya menjadi alat yang mujarab untuk membersihkan
Israel (ayat 8-10). Dengan kehilangan segala sesuatu: kehilangan
identitas mereka sebagai bangsa merdeka dan berdaulat, juga
kehilangan hadirat Allah dengan hancurnya simbol kehadiran Allah,
Yerusalem dan bait Allahnya, Israel seharusnya sadar betapa
ruginya pengkhianatan mereka terhadap Allah.
Godaan penyembahan berhala masa kini adalah materialisme dan
hedonisme. Keduanya menjadikan uang dan kenikmatan sebagai ilah
masa kini. Celakalah orang Kristen yang terjebak ke dalam salah
satu atau bahkan keduanya. Mereka bukan hanya mengkhianati Tuhan
Yesus dan karya penebusan-Nya, tetapi juga mendatangkan murka
Allah atas diri mereka sendiri. Jangan mengira karena kasih-Nya,
Ia tidak akan menghukum kita bila kita sengaja berselingkuh
dengan ilah dunia ini. Ia akan bertindak membersihkan umat-Nya!
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 6:1-14
1. Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:
2 "Hai anak manusia, tujukanlah mukamu ke gunung-gunung Israel
dan bernubuatlah melawan mereka!
3 Katakanlah: Hai gunung-gunung Israel, dengarkanlah firman
Tuhan ALLAH! Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada gunung-gunung
dan bukit-bukit, kepada alur-alur sungai dan lembah-lembah:
Sungguh, Aku akan mendatangkan perang atasmu dan Aku akan
membinasakan bukit-bukit pengorbananmu.
4 Mezbah-mezbahmu akan menjadi sunyi sepi dan
pedupaan-pedupaanmu akan dirusak; dan Aku akan merebahkan
orang-orangmu yang terbunuh di hadapan berhala-berhalamu.
5 Aku akan mencampakkan mayat-mayat orang Israel di hadapan
berhala-berhala mereka dan menghamburkan tulang-tulangmu keliling
mezbah-mezbahmu.
6 Di mana saja kamu diam, kota-kotamu akan menjadi reruntuhan
dan bukit-bukit pengorbananmu akan menjadi sunyi sepi, supaya
mezbah-mezbahmu dihancurkan dan ditinggalkan sunyi sepi,
berhala-berhalamu diremukkan dan ditiadakan, pedupaan-pedupaanmu
diluluhkan dan buatan-buatan tanganmu dihapuskan.
7 Dan orang-orangmu yang terbunuh akan berebahan di
tengah-tengahmu dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.
8. Tetapi sebagian, yaitu yang terluput dari pedang, akan
Kutinggalkan hidup di antara bangsa-bangsa, bilamana kamu
dihamburkan ke negeri-negeri itu.
9 Di sana, di tengah-tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka
dibawa tertawan, orang-orang yang terluput dari antara kamu akan
mengingat kepada-Ku, tatkala Aku mengembalikan hati mereka yang
berzinah itu, yang sudah menjauh dari pada-Ku dan mengalihkan
mata mereka, yang selalu berzinah dengan mengikuti
berhala-berhala mereka; maka mereka sendiri akan merasa mual
melihat kejahatan yang mereka lakukan dan melihat segala
perbuatan mereka yang keji.
10 Dan mereka akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN dan bukan
cakap angin, kalau Aku berfirman hendak menjatuhkan malapetaka
ini atas mereka."
11. Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Bertepuklah dan entakkanlah
kakimu ke tanah dan serukanlah: Awas! Oleh sebab segala perbuatan
kaum Israel yang keji dan jahat, mereka akan rebah mati karena
pedang, kelaparan dan penyakit sampar.
12 Yang jauh akan mati karena sampar, yang dekat akan rebah
karena pedang dan yang terluput serta terpelihara akan mati
karena kelaparan. Demikianlah Aku akan melampiaskan amarah-Ku
kepada mereka.
13 Dan kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, tatkala
orang-orang mereka yang terbunuh berebahan di tengah-tengah
berhala-berhala mereka keliling mezbah-mezbahnya, di atas setiap
bukit yang tinggi dan di atas semua puncak-puncak gunung, di
bawah setiap pohon yang rimbun dan setiap pohon keramat yang
penuh cabang-cabang, di tempat mana mereka membawa korban
persembahan yang harum bagi semua berhala-berhala mereka.
14 Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan mereka dan tanahnya,
di mana saja mereka diam, akan Kubuat menjadi musnah dan sunyi
sepi mulai dari padang gurun sampai ke Ribla dan mereka akan
mengetahui, bahwa Akulah TUHAN."
|

6th October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Senin, 6 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 7:1-27
Judul: Hukuman yang Adil
Bagaimanakah hati Allah ketika melihat dosa-dosa umat-Nya? Ini
isi hati Tuhan: Ia tidak dapat membiarkan kenajisan melanda
umat-Nya dan kota tempat seharusnya nama-Nya dipuji dan
dimuliakan. Pernyataan Tuhan di sini bernada emosional: Aku akan
mencurahkan murka-Ku..., tidak akan merasa sayang..., tidak akan
kenal belas kasihan, ... akan membalaskan..., akan memalingkan
wajah-Ku.
Berita penghukuman atas kota Yerusalem ini dibagi menjadi tiga
bagian. Dua yang pertama (ayat 2-4, 5-9) menegaskan kesudahan
yang tidak terelakkan akan menimpa kota tersebut, yaitu berupa
bencana, malapetaka, dan huru-hara (ayat 5-7). Tuhan akan
mencurahkan amarah-Nya karena perbuatan jahat mereka (ayat 3, 8).
Ditutup dengan pernyataan bahwa Tuhan tidak lagi menyayangi
mereka (ayat 4, 9).
Berita ketiga dimulai dengan pernyataan akan hari Tuhan yang akan
datang menimpa Yerusalem (ayat 10-12a). Hari Tuhan disebut juga
sebagai hari kemurkaan-Nya (ayat 19). Kemurkaan Tuhan melanda
mereka (ayat 13, 14), membuat kacau berbagai aspek kehidupan
masyarakatnya. Keadaan ekonomi mereka akan tergoncang (ayat
12b-13). Ketakutan akan teror melanda mereka baik di dalam maupun
di luar kota (ayat 14-18). Mereka akan menyadari kesia-siaan
ibadah palsu mereka (ayat 19-24). Bahkan mereka akan ketakutan
dan kebingungan karena ketidak-berdayaan para pemimpin mereka
(ayat 25-27).
Penghukuman Tuhan tidak berlebihan. Berulang kali disebutkan bahwa
penghakiman Tuhan adalah selaras dengan perbuatan keji mereka
(ayat 3, 4, 8, 9, 27). Apalagi belas kasih dan pengampunan-Nya
jauh melampaui keberdosaan umat-Nya. Kita patut bersyukur pada
Tuhan. Di balik ketegasan hati Tuhan untuk menghukum mereka, ada
tujuan mengajar yaitu supaya mereka tahu bahwa Dialah TUHAN,
Allah Perjanjian mereka (ayat 4, 9, 27). Tuhan tetap setia
walaupun mereka tidak setia. Karena itu, bila kita sudah
menyadari kasih setia-Nya yang dinyatakan lewat Kristus, jangan
lagi kita tetap tidak setia!
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 7:1-27
1. Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:
2 "Engkau, anak manusia, katakanlah: Beginilah firman Tuhan
ALLAH kepada tanah Israel: Berakhir! Berakhirlah keempat penjuru
tanah itu.
3 Kini kesudahanmu tiba dan Aku akan mencurahkan murka-Ku
atasmu dan Aku akan menghakimi engkau selaras dengan tingkah
lakumu dan Aku akan membalaskan kepadamu segala perbuatanmu yang
keji.
4 Aku tidak akan merasa sayang kepadamu dan tidak akan kenal
belas kasihan, tetapi Aku akan membalaskan kepadamu selaras
dengan tingkah lakumu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji akan
tertimpa atasmu. Maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN.
5 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Lihat, bencana demi bencana
akan datang!
6 Kesudahan datang, kesudahanmu tiba, seakan-akan ia terbangun
melawan engkau, lihat datangnya!
7 Malapetaka datang atasmu, hai penduduk negeri! Waktunya
datang, saatnya tiba! Hari huru-hara, bukan tempik sorak di atas
gunung-gunung.
8 Sekarang dengan segera Aku akan mencurahkan amarah-Ku atasmu
dan melampiaskan murka-Ku kepadamu, Aku akan menghakimi engkau
selaras dengan tingkah lakumu dan membalaskan kepadamu segala
perbuatan-perbuat yang keji.
9 Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas
kasihan; selaras dengan tingkah lakumu akan Kubalaskan kepadamu
dan perbuatan-perbuatanm yang keji akan tertimpa atasmu. Maka
kamu akan mengetahui, bahwa Aku, Tuhanlah, yang memusnahkan.
10 Lihat, harinya sungguh datang: malapetaka akan menimpa,
kelaliman bertunas, keangkuhan bertaruk.
11 Kekerasan bersimaharajalela, yang menjadi penopang segala
kejahatan. Tidak ada dari mereka yang tertinggal, baik dari
kelimpahan mereka maupun dari kemewahannya; kemolekannyapun akan
terhapus.
12 Waktunya datang, harinya mendekat! Biarlah si pembeli jangan
bergembira dan biarlah si penjual jangan berdukacita, karena
kehangatan murka tertimpa atas segala kegemparan mereka.
13 Sebab si penjual tidak akan kembali kepada jualannya,
kalaupun mereka masih di tengah-tengah orang hidup, karena
kehangatan murka tertimpa atas segala kegemparan mereka dan tidak
dapat ditahan lagi, dan seorangpun tidak dapat mempertahankan
hidupnya oleh karena kesalahannya.
14 Tiuplah sangkakala dan sediakanlah segala sesuatu! Tetapi
seorangpun tidak maju berperang, sebab kehangatan murka-Ku
tertimpa atas segala kegemparan mereka.
15 Pedang ada di luar kota, sampar dan kelaparan ada di dalam.
Barangsiapa yang di luar kota akan mati karena pedang, dan
barangsiapa yang di dalam kota akan binasa oleh kelaparan dan
sampar.
16. Dan kalaupun ada yang terluput dari antara mereka, mereka
akan tinggal di gunung-gunung seperti burung perkutut di
lembah-lembah, semuanya mengerang, masing-masing karena
kesalahannya sendiri.
17 Semua tangan terkulai dan semua orang terkencing ketakutan.
18 Mereka akan mengenakan kain kabung, kekejutan akan meliputi
mereka, semuanya akan kehilangan muka dan semua kepala akan
digundul sebagai tanda perkabungan.
19 Perak mereka akan dicampakkan ke luar dan emas mereka akan
dianggap cemar. Emas dan peraknya tidak akan dapat menyelamatkan
mereka pada hari kemurkaan TUHAN. Mereka tidak akan kenyang
karenanya dan perut mereka tidak akan terisi dengannya. Sebab hal
itu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan mereka ke dalam
kesalahan.
20 Mereka menghiasi dirinya dengan emas dan peraknya dan
kepermaian perhiasan ini membawa mereka dalam kecongkakan. Dari
emas dan perak itu mereka membuat patung-patungnya yang keji dan
dewa-dewanya yang menjijikkan; oleh sebab itu Aku akan menjadikan
emas dan peraknya cemar bagi mereka.
21 Aku akan menyerahkannya menjadi rampasan di tangan
orang-orang asing dan menjadi jarahan bagi orang-orang fasik di
bumi ini, dan mereka ini akan menajiskannya.
22 Aku akan memalingkan wajah-Ku dari pada mereka dan
perampok-perampok akan menajiskan rumah-Ku yang berharga; mereka
akan masuk ke dalamnya dan menajiskannya,
23. serta memusnahkannya. Sebab negeri itu penuh hutang darah
dan kota itu penuh kekerasan.
24 Aku akan membiarkan datang bangsa-bangsa yang paling kejam
dan bangsa-bangsa ini akan mengambil rumah-rumah mereka menjadi
miliknya; Aku akan mengakhiri kecongkakan mereka, yang
ditimbulkan kekuatan mereka itu, dan tempat-tempat kudus mereka
akan dinajiskan.
25 Ketakutan datang, dan mereka mencari keselamatan, tetapi
tidak ada.
26 Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan
tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi,
pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.
27 Raja akan berkabung dan pemimpin akan diliputi kekagetan dan
tangan seluruh penduduk negeri itu menjadi lemas ketakutan. Aku
akan perbuat terhadap mereka selaras dengan tingkah lakunya dan
Aku akan menghakimi mereka selaras dengan cara mereka menghakimi.
Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
|

7th October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
|
|
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Tanggal: Selasa, 7 Oktober 2008
Ayat SH: Yehezkiel 8:1-18
Judul: Kenajisan di Rumah Tuhan
Pasal 8-11 dipersatukan oleh penglihatan akan kemuliaan Tuhan yang
bergerak meninggalkan bait Allah di Yerusalem. Sosok serupa
laki-laki yang dilihat Yehezkiel (ayat 2, band. Yeh. 1:26-28)
adalah juga Roh yang membawa dirinya kembali ke bait Allah di
Yerusalem agar dapat melihat apa yang terjadi di balik tembok
kokoh rumah Tuhan tersebut. Inti penglihatan sudah dinyatakan
sejak awal, yaitu "berhala cemburuan, yang menimbulkan cemburu"
Tuhan (ayat 3).
Dalam penglihatannya itu, disingkapkanlah kenajisan yang masuk
mengotori rumah Tuhan tersebut. Betapa najisnya tempat itu
diperlihatkan dengan isi maupun kegiatan yang dilakukan di situ.
Ada ukiran berbagai binatang najis dan berhala di bagian dalam
tembok bait Allah (ayat 10) yang sedang disembah oleh 70 tua-tua
Israel (ayat 11). Penyembahan kepada dewa Tamus (ayat 14) dan
dewa Matahari (ayat 16) menambah kekejian ibadah di bait kudus
Tuhan itu.
Yehezkiel memakai tiga kata yang signifikan untuk menyebut bait
Allah. "Tempat kudus" (ayat 6). Ini menunjuk kepada keseluruhan
kompleks bait Allah sebagai tempat yang eksklusif milik TUHAN,
yang telah dinajiskan oleh berbagai ilah palsu dan penyembahan
kepada mereka. "Rumah TUHAN" (ayat 14, 16). Rumah TUHAN bisa
dimengerti sebagai tempat tinggal Allah di bumi ini. Jadi
kehadiran berhala-berhala bagaikan tamu yang tidak diundang
merupakan pelanggaran hak Sang Pemilik rumah. "Bait TUHAN" (ayat
16). Bait secara harfiah adalah istana, tempat raja bertakhta.
Secara khusus "bait TUHAN" menunjuk ke ruangan maha kudus di bait
Allah. Penajisan istana RAJA Israel ini sama saja dengan upaya
pemberontakan.
Paulus berkata, tubuh kita adalah bait Allah yang kudus (1Kor. 3:16;
6:19). Memberi diri kepada ilah lain selain Tuhan adalah sama
dengan melanggar hak-Nya atas hidup kita. Kristus sudah memberi
tubuh-Nya dibinasakan agar tubuh kita kembali kudus dan layak
menerima kehadiran Roh Allah. Jangan biarkan dosa kembali
menajiskan diri kita!
+++++++++++++++++++++++++++++++++
Yehezkiel 8:1-18
1. Pada tahun keenam, dalam bulan yang keenam, pada tanggal
lima bulan itu, waktu aku duduk di rumahku berhadap-hadapan
dengan para tua-tua Yehuda, kekuasaan Tuhan ALLAH meliputi aku di
sana,
2 dan aku menerima penglihatan: Sungguh, ada kelihatan yang
menyerupai seorang laki-laki, dari yang menyerupai pinggangnya
sampai ke bawah kelihatan seperti api dan dari pinggangnya ke
atas kelihatan seperti cahaya, seperti suasa mengkilat.
3 Dia mengulurkan sesuatu yang berbentuk tangan dan
dipegang-Nya jambul kepalaku. Lalu Roh itu mengangkat aku ke
antara langit dan bumi dan membawa aku dalam
penglihatan-penglihatan ilahi ke Yerusalem dekat pintu gerbang
pelataran dalam yang menghadap ke utara, di mana terdapat berhala
cemburuan, yang menimbulkan cemburu itu.
4 Lihat, di sana tampak kemuliaan Allah Israel, seperti
penglihatan yang kulihat di lembah itu.
5 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, lihatlah ke utara!"
Aku melihat ke utara, sungguh, di sebelah utara gerbang mezbah,
dekat jalan masuk, terdapat berhala cemburuan tadi.
6 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang
mereka perbuat, yaitu perbuatan-perbuatan kekejian yang
besar-besar, yang dilakukan oleh kaum Israel di sini, sehingga
Aku harus menjauhkan diri dari tempat kudus-Ku? Engkau masih akan
melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi."
7. Dan dibawa-Nya aku ke pintu pelataran, aku melihat, sungguh,
ada sebuah lobang di dalam temboknya.
8 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, perbesarlah lobang
yang di tembok itu!" Sesudah aku memperbesar lobang itu, lihat,
ada sebuah pintu.
9 Firman-Nya kepadaku: "Masuklah dan lihatlah
perbuatan-perbuatan kekejian yang jahat, yang mereka lakukan di
sini."
10 Lalu aku masuk dan melihat, sungguh, segala gambar-gambar
binatang melata dan binatang-binatang lain yang menjijikkan dan
segala berhala-berhala kaum Israel terukir pada tembok
sekelilingnya.
11 Dan di hadapannya berdiri tujuh puluh orang tua-tua kaum
Israel, dengan Yaazanya bin Safan di tengah-tengah mereka dan
masing-masing memegang bokor ukupannya di tangannya, dan
keharuman dari asap ukupan itu naik ke atas.
12 Firman-Nya kepadaku: "Kaulihatkah, hai anak manusia, apa
yang dilakukan oleh tua-tua kaum Israel di dalam kegelapan,
masing-masing di dalam kamar tempat ukiran-ukiran mereka? Sebab
mereka berkata: TUHAN tidak melihat kita; TUHAN sudah
meninggalkan tanah ini."
13. Ditambahkan-Nya lagi: "Engkau masih akan melihat
perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi yang mereka
lakukan."
14 Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah TUHAN yang di
sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang
menangisi dewa Tamus.
15 Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang
mereka perbuat? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan
kekejian yang lebih besar lagi dari pada ini."
16 Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah TUHAN;
sungguh, dekat jalan masuk ke bait TUHAN, di antara balai Bait
Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki,
yang membelakangi bait TUHAN dan menghadap ke sebelah timur
sambil sujud pada matahari di sebelah timur.
17 Lalu firman-Nya kepadaku: "Kaulihatkah itu, hai anak
manusia? Perkara kecilkah itu bagi kaum Yehuda untuk melakukan
perbuatan-perbuatan kekejian yang mereka lakukan di sini, bahwa
mereka memenuhi tanah ini dengan kekerasan dan dengan itu terus
menyakiti hati-Ku? Sungguh, mereka berkelakuan tak senonoh di
hadapan-Ku.
18 Oleh karena itu Aku akan membalas di dalam kemurkaan-Ku. Aku
tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan
kalaupun mereka berseru-seru kepada-Ku dengan suara yang nyaring,
Aku tidak akan mendengarkan mereka."
|

7th October 2008
|
 |
I will NEVER let YOU go
|
|
Join Date: Jan 2007
Location: Indonesia
Posts: 1,541
| | |