Viewing 1 - 4 out of 4 Blogs.
Sekali lagi aku diberikan pelajaran oleh Tuhan melalui sebuah masalah.
Sekali lagi aku kembali menjadi sahabat Tuhan.
Aku jadi berpikir bahwa melalui masalah hidup lah kita kembali di gandeng oleh Tuhan kita. Pada saat masalah melanda, curahatan hati kepada sesama manusia, bantuan dari sesama manusia, ataupun pelampiasan rasa stress, semua itu tidak dapat menguasai hati kita. Hanya pada saat kita kembali padaNya (baca : berserah pada Nya), kita memperoleh ketenangan dan kedamaian di hati.
Kembali ke bahasan awal, sekali lagi aku menjadi sahabat Tuhan Yesus.
Dia memberiku masalah, lalu dia datang dan menggandeng tanganku.
Dia memberikan banyak pelajaran hidup padaku,
Dia yang dapat membuatku kembali merasakan kasihNya dan keamanan di dalam genggamanNya.
Tp sampai kapankah aku mau terus menggandeng tanganNya? Di saat roda kehidupanku mulai berputar ke atas nanti, akankah aku tetap menggenggam erat tangan Tuhan Ku? Akankah Ia tetap menjadi sahabat terbaikku?
Kusadari bahwa : aku belum begitu mencintaiMu Tuhan, tapi aku tahu cintaMu begitu besar terhadapku.
Tp ada hal yg kuingat bahwa aku dapat berusaha untuk selalu melayani lingkungan ku dengan sepenuh hati, menghindari hati dari iri hati dan benci. Ada hal yg ingin kupelajari bahwa aku dapat belajar untuk bersikap sabar dan menyanyangi sesama manusia di dunia ini.
Ada hal yang aku tahu pasti bahwa hidupku adalah milik Tuhan dan aku akan hidup dengan penuh rasa syukur..
Pernah kan dnger kalimat yg mengatakan apa yg kita liat blm tentu benar? Aku baru mengalami hal tersebut dan mungkin 2 kejadian.. Ketika kita menjadi sangat percaya dengan seseorang, tiba tiba sifat nya berubah.. Atau.. Sifat aslinya keluar? Might be.. Aku tidak berusaha untuk mengubah sifat seseorang, namun setelah mengalami hal ini 2x aku ingin berusaha terus untuk TIDAK MENGUBAH SIFATKU DEMI ORANG LAIN, NAMUN AKU JANGAN SAMPAI BERUBAH. Apalagi ke arah yg negatif.. Krn mengecewakan sekali melihat org terdekat kita tiba2 berubah atau keluar sifat aslinya atau apapun itu.. Berpikir lah sebelum bertindak.
Temen kantor ku, sebut aja Pipi (nama samaran) usia 30++, status single. Setiap kali ngobrol dengan Pipi, pasti ngeluh en nge-gerutu tentang temen2nya.
Tadinya sih, aku cuek aja, dengerin aja dia nge bla bla bla.. 
Sampai today aku baru tersadar, Pipi emang selalu ngeluh tentang temen2nya, ga ada yg bener ga ada yg baek dech...
Ternyata eh ternyata hal itu balik ke dia ndiri. Semua temen2 kantor juga nge-gerutu in si Pipi. Walah.... Ini sih sama aja kaya kita nunjuk org make 1 jari telunjuk, tp ke4 jari nya pada nunjuk balik ke kita.. 
Untuk diingat : Jgn suka omongin org lain kalau diri ndiri ga mau diomongin yach..