Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | INSTANT MESSENGER | BOOKMARK
| LANGUAGE:

YuRo
PROFILE   GALLERY   BLOGS   GUESTBOOK   FRIENDS   FAVORITES  
 


Viewing 1 - 3 out of 3 Blogs.


RONALDO'S PROFILE
Posted On 04/02/2008 00:47:33
RONALDO'S PROFILE





Eyes always on the ball. The ball always at his feet. His feet dancing a unique dance, a rare and very personal choreography. The right leg first, then the left, waltzing around the ball, controlling it before leaving an opponent flailing in his wake with another dribble. Always moving forward, with his arms slightly apart, as if he was a gracious bird. Enthralling. Gripping. Riveting. The back-heel comes into play on countless occasions. His passes seem to be part of a magician’s trick.

Eyes on the ball. Also on the opponent, often more than one. The dance always has the same climatic end. There he goes, on that short-stepped run, but so fast that he leaves his markers for dead. Then, when the antagonists appear, the ballet repeats itself, always varied and always unpredictable. And his markers are left trailing, one, two, three… On the wings or through the middle, at supersonic speed and with astonishing acceleration that takes your breath away. Enthralling. Gripping. Riveting. Magic. His crosses have pinpoint accuracy. His assists of a prodigious subtlety. His shots unexpected and often ending up in the net, as you would expect when the ball reaches Huh km per hour – the hardest shot in Manchester United’s squad.

He arrived in England at just 18 years of age and it was not by chance that he was immediately entrusted with the mythical number 7 shirt, donned by historical figures such as George Best, Bryan Robson, Eric Cantona and more recently, David Beckham. Nothing that inhibits or confuses this young Madeira lad, who is already Portugal’s top player and whose two biggest assets are his self-confidence and courage.

It is therefore no surprise that today he is one of the most sought-after symbols of world football and one of the most requested all over the World for advertising campaigns. His football is enthralling, gripping, riveting, magic.

He is unique.

If he isn’t the best in the world already, he will be soon.

His name: Ronaldo. Cristiano Ronaldo.


FULL NAME:                Cristiano Ronaldo Dos Santos Aveiro

POSITION:               Winger, Attacking Midfielder, Forward

DATE OF BIRTH:                February 5th, 1985

PLACE OF BIRTH:                Funchal, Madeira, Portugal

HEIGHT:                184cm

WEIGHT:               75kg

NICK NAMES:                C.Ronaldo, CR7, CR17, Ronny, CR, The Wing Wizard,             
Rocket Ronny, Twinkle Toe Ronaldo


CLUB:                Manchester United

JOINED UNITED:               12 Aug 2003

PREVIOUS CLUB:               Sporting Lisbon

TRANSFER FEE:               £12.24million

UNITED DEBUT:               16 Aug 2003 v Bolton (H)

INTERNATIONAL:               Portugal

HERO:               Maradona

10 perintah Allah bagi jurnalis
Posted On 03/30/2008 23:31:35

SEPULUH PERINTAH ALLAH BAGI JURNALIS

Jika umat Kristen memiliki "Sepuluh Perintah Allah" untuk ditaati dan dilakukan, setiap jumalis Kristen pun perlu menaati dan melakukan "Sepuluh Perintah Allah bagi Jurnalis" yang penulis adaptasi dari tulisan Lee Wyndham, yaitu: (1) Kasihi bidang ini; (2) Kasihi pembaca Anda; (3) Jangan mulai menulis sebelum didahului dengan perenungan; (4) Anda harus tahu karakter tulisan Anda sendiri; (5) Anda harus tahu tujuan tulisan Anda; (6) Anda harus berhenti jika tujuan itu sudah tercapai; (7) Anda jangan menyembah tulisan Anda seperti patung berhala; (8) Anda harus menulis dengan jelas; (9) Anda harus mempelajari pasar dan baru mengirimkan tulisan Anda; dan (10) Anda jangan berhenti sampai di situ, tetapi menulislah terus demi sesama dan kemuliaan Tuhan.


TipS meNulis cErpeN
Posted On 03/30/2008 23:15:17

Struktur
Para penulis pemula seringkali disarankan untuk menggunakan pengandaian berikut ini ketika mulai menyusun cerpen mereka:

  1. Taruh seseorang di atas pohon.
  2. Lempari dia dengan batu.
  3. Buat dia turun.

Kelihatannya aneh, tapi coba Anda pikirkan baik-baik, karena saran ini bisa diterapkan oleh penulis mana saja. Nah, ikuti langkah- langkah perencanaan seperti yang disarankan di bawah kalau Anda ingin menulis cerpen-cerpen yang hebat.

Perencanaan Cerpen
Taruh seseorang di atas pohon: munculkan sebuah keadaan yang harus dihadapi tokoh utama cerita.

Lempari dia dengan batu: Dari keadaan sebelumnya, kembangkan suatu masalah yang harus diselesaikan si tokoh utama tadi. Contoh: Kesalahpahaman, kesalahan identitas, kesempatan yang hilang, dan sebagainya.

Buat dia turun: Tunjukkan bagaimana tokoh Anda akhirnya mengatasi masalah itu. Pada beberapa cerita, hal terakhir ini seringkali juga sekaligus digunakan sebagai tempat memunculkan pesan yang ingin disampaikan penulis. Contoh: Kekuatan cinta, kebaikan mengalahkan kejahatan, kejujuran adalah kebijakan terbaik, persatuan membawa kekuatan, dsb.

Ketika Anda selesai menulis, selalu (dan selalu) periksa kembali pekerjaan Anda dan perhatikan ejaan, tanda baca dan tata bahasa. Jangan menyia-nyiakan kerja keras Anda dengan menampilkan kesan tidak profesional pada pembaca Anda.

Praktekkan perencanaan sederhana ini pada tulisan Anda selanjutnya.

Tema
Setiap tulisan harus memiliki pesan atau arti yang tersirat di dalamnya. Sebuah tema adalah seperti sebuah tali yang menghubungkan awal dan akhir cerita dimana Anda menggantungkan alur, karakter, setting cerita dan lainnya. Ketika Anda menulis, yakinlah bahwa setiap kata berhubungan dengan tema ini.

Ketika menulis cerpen, bisa jadi kita akan terlalu menaruh perhatian pada satu bagian saja seperti menciptakan penokohan, penggambaran hal-hal yang ada, dialog atau apapun juga, untuk itu, kita harus ingat bahwa kata-kata yang berlebihan dapat mengaburkan inti cerita itu sendiri.

Cerita yang bagus adalah cerita yang mengikuti sebuah garis batas. Tentukan apa inti cerita Anda dan walaupun tema itu sangat menggoda untuk diperlebar, Anda tetap harus berfokus pada inti yang telah Anda buat jika tidak ingin tulisan Anda berakhir seperti pembukaan sebuah novel atau sebuah kumpulan ide-ide yang campur aduk tanpa satu kejelasan.

Tempo Waktu
Cerita dalam sebuah cerpen yang efektif biasanya menampilkan sebuah tempo waktu yang pendek. Hal ini bisa berupa satu kejadian dalam kehidupan karakter utama Anda atau berupa cerita tentang kejadian yang berlangsung dalam sehari atau bahkan satu jam. Dan dengan waktu yang singkat itu, usahakan agar kejadian yang Anda ceritakan dapat memunculkan tema Anda.

Setting
Karena Anda hanya memiliki jumlah kata-kata yang terbatas untuk menyampaikan pesan Anda, maka Anda harus dapat memilih setting cerita dengan hati-hati. Disini berarti bahwa setting atau tempat kejadian juga harus berperan untuk turut mendukung jalannya cerita. Hal itu tidak berarti Anda harus selalu memilih setting yang tipikal dan mudah ditebak. Sebagai contoh, beberapa setting yang paling menakutkan bagi sebuah cerita seram bukanlah kuburan atau rumah tua, tapi tempat-tempat biasa yang sering dijumpa pembaca dalam kehidupan sehari-hari mereka. Buatlah agar pembaca juga seolah-olah merasakan suasana cerita lewat setting yang telah dipilih tadi.

Penokohan
Untuk menjaga efektivitas cerita, sebuah cerpen cukup memiliki sekitar tiga tokoh utama saja, karena terlalu banyak tokoh malah bisa mengaburkan jalan cerita Anda. Jangan terlalu terbawa untuk memaparkan sedetail-detailnya latar belakang tiap tokoh tersebut. Tentukan tokoh mana yang paling penting dalam mendukung cerita dan fokuskan diri padanya. Jika Anda memang jatuh cinta pada tokoh-tokoh Anda, pakailah mereka sebagai dasar dalam novel Anda kelak.

Dialog
Jangan menganggap enteng kekuatan dialog dalam mendukung penokohan karakter Anda, sebaliknya dialog harus mampu turut bercerita dan mengembangkan cerita Anda. Jangan hanya menjadikan dialog hanya sebagai pelengkap untuk menghidupkan tokoh Anda. Tiap kata yang ditaruh dalam mulut tokoh-tokoh Anda juga harus berfungsi dalam memunculkan tema cerita. Jika ternyata dialog tersebut tidak mampu mendukung tema, ambil langkah tegas dengan menghapusnya.

Alur
Buat paragraf pembuka yang menarik yang cukup membuat pembaca penasaran untuk mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Pastikan bahwa alur Anda lengkap, artinya harus ada pembukaan, pertengahan cerita dan penutup. Akan tetapi, Anda juga tidak perlu terlalu berlama-lama dalam membangun cerita, sehingga klimaks atau penyelesaian cerita hanya muncul dalam satu kalimat, dan membuat pembaca merasa terganggu dan bingung dalam artian negatif, bukannya terpesona. Jangan pula membuat "twist ending" (penutup yang tak terduga) yang dapat terbaca terlalu dini, usahakan supaya pembaca tetap menebak-nebak sampai saat-saat terakhir. Jika Anda membuat cerita yang bergerak cepat, misalnya cerita tentang kriminalitas, jagalah supaya paragraf dan kalimat-kalimat Anda tetap singkat. Ini adalah trik untuk mengatur kecepatan dan memperkental nuansa yang ingin Anda sajikan pada pembaca.

Baca ulang
Pembaca dapat dengan mudah terpengaruh oleh format yang tidak rapi, penggunanaan tanda baca dan tata bahasa yang salah. Jangan biarkan semua itu mengganggu cerita Anda, selalu periksa dan periksa kembali.





*** www.AkuPercaya.com ***
Powered by phpFoX Version 1.6
FREE FORUM HOSTING - JAPANESE BAGS