Welcome Guest Login or Signup
LIVE CHAT | INSTANT MESSENGER | BOOKMARK
| LANGUAGE:

benk2
PROFILE   GALLERY   BLOGS   GUESTBOOK   FRIENDS   FAVORITES  
 


Viewing 1 - 4 out of 4 Blogs.


DOA MALAM ... DIINTERUPSI OLEH TUHA
Posted On 09/09/2008 22:53:51

 

Bapa di surga …

 

Tuhan : Ya?

 

Jangan menyela. Aku sedang berdoa.

 

Tuhan : Tapi kamu memanggil-Ku.

 

Memanggil-Mu? Aku tidak memanggil-Mu. Aku sedang berdoa. Bapa di surga….

 

tuhan : Nah, ya'kan, kamu melakukannya lagi.

 

Melakukan apa?

 

tuhan : Memanggil-Ku. Kamu bilang, “Bapa di surga.” Aku di sini. Apa yang ada dalam benakmu?

 

Lho, aku tidak bermaksud apa-apa, kok. Aku ini'kan cuma sekedar mengucapkan doa malamku. Aku selalu berdoa sebelum tidur. Itu merupakan kewajibanku.

 

tuhan : Oh, baiklah. Teruskan.

 

Aku mengucap syukur atas segala berkat-Mu…..

 

tuhan : Sebentar. Berapa besar rasa syukurmu?

 

Apa?

 

tuhan :  Berapa besar rasa syukurmu atas segala berkat-Ku?

 

Aku…yah…aku tidak tahu. Aku tidak peduli. Bukankah itu memang bagian dari doa? Begitulah mereka mengajarku berdoa.

 

tuhan : Oh, baiklah. Teruskan…

 

Teruskan?

 

tuhan : Ya, teruskan doamu.

 

Oh, ya. Berkatilah mereka yang sakit, yang miskin dan yang menderita …

 

tuhan : Apakah kamu bersungguh-sungguh?

 

Ya, tentu saja.

 

tuhan : Apa yang telah kamu lakukan untuk itu?

 

Lakukan? Siapa, aku? Tidak ada, kurasa. Aku hanya berpikir bahwa semua akan menjadi baik jika Engkau yang berkuasa atas segala sesuatu di sini seperti Engkau berkuasa di atas sana, jadi manusia tidak perlu lagi menderita.

 

tuhan : Apakah Aku berkuasa atasmu?

 

Hmmm, aku pergi ke gereja, aku memberi kolekte, aku tidak…

 

tuhan : Bukan itu yang Aku minta. Bagaimana dengan tingkah lakumu? Teman-temanmu dan juga keluargamu menderita karena ulahmu. Juga caramu memboroskan uang…semuanya hanya untuk kepentingan dirimu sendiri saja. Dan bagaimana dengan buku-buku yang kamu baca?    

 

Berhentilah mencelaku. Aku ini sama baiknya dengan orang-orang lain yang pergi ke gereja setiap hari Minggu.

 

tuhan : Ah, maaf.  Aku pikir engkau meminta-Ku untuk memberkati mereka yang berkekurangan. Agar hal itu terjadi, Aku perlu bantuan dari mereka yang memintanya……seperti kamu misalnya. 

 

Tolong, Bapa. Aku perlu menyelesaikan doaku. Ini sudah jauh lebih lama dari biasanya.

Berkatilah para misionarismu agar mereka dapat menolong orang-orang yang menderita.

 

tuhan : Maksudmu orang-orang seperti ANDI?

 

ANDI?

 

tuhan : Ya, anak yang tinggal di ujung jalan itu.

 

Andi … tapi dia itu suka merokok dan mabuk-mabukan, dan tidak pernah pergi ke gereja.

 

tuhan : Pernahkah kamu melihat ke dalam hatinya?

 

Tentu saja tidak. Bagaimana mungkin…

 

tuhan : Aku melihatnya. Hatinya adalah salah satu dari hati yang paling pedih dan menderita.

 

Baiklah, kiranya Engkau mengutus misionaris-Mu ke sana, ya Tuhan.

 

tuhan : Bukankah kamu yang harus menjadi misionaris-Ku, utusan-Ku? Aku rasa Aku telah menyatakannya dengan amat jelas dalam setiap Misa. 

 

Hei, sebentar. Apa-apaan ini. Apakah ini hari “Pengkritikan-ku"?  Aku ini sedang melakukan kewajibanku, melaksanakan perintah-Mu untuk berdoa. Dan tiba-tiba saja Engkau menyerobot masuk dan mulai membeberkan semua kesalahanku.

 

tuhan : Ah, kamu memanggil-Ku. Jadi, Aku di sini. Teruskan doamu. Aku tertarik dengan bagian selanjutnya. Kamu belum mengubah susunan doamu'kan? Ayo...

 

Aku tidak mau.

 

tuhan : Kenapa tidak mau?

 

Aku tahu apa yang akan Engkau katakan.

 

tuhan : Ayo, coba dan lihatlah.

 

Ampunilah segala dosaku … dan bantulah aku untuk mengampuni sesamaku.

 

tuhan : Bagaimana dengan Billy?

 

Nah, betul'kan. Sudah kuduga. Aku tahu Engkau akan mengungkit-ungkit masalah itu. Dengar Tuhan, ia berbohong tentang aku sehingga aku dikucilkan. Semua temanku menyangka bahwa aku ini seorang pembohong besar, padahal aku tidak melakukan apa-apa. Lihat saja, akan kubalas dia!

 

tuhan : Tetapi, doamu? Bagaimana dengan doamu?

 

Aku tidak bersungguh-sungguh.

 

tuhan : Baiklah, setidak-tidaknya kamu berkata jujur. Aku pikir kamu memang senang membawa dendammu itu kemana-mana, ya'kan?

 

Tidak, aku tidak suka. Tetapi aku akan segera merasa puas begitu dendamku itu terbalaskan.

 

tuhan : Kamu mau tahu suatu rahasia?

 

Rahasia apa?

 

tuhan : Kamu tidak akan merasa puas, malahan akan semakin parah. Dengarkan Aku, kamu mengampuni Billy dan Aku akan mengampunimu.

 

Tapi Tuhan, aku tidak dapat mengampuni Billy.

 

tuhan : Kalau begitu, Aku juga tidak dapat mengampunimu.

 

Sungguh, apa pun yang terjadi?

 

tuhan : Sungguh, apa pun yang terjadi.

Ah, kamu belum selesai dengan doamu. Teruskanlah.

 

Oh, ya …bantulah aku untuk menguasai diriku dan jauhkanlah aku dari pencobaan.

 

tuhan : Bagus, bagus. Aku akan melakukannya. Tetapi kamu sendiri, jauhilah tempat-tempat di mana kamu dapat dengan mudah dicobai.

 

Apa maksud-Mu, Tuhan?

 

tuhan : Berhentilah berkeliaran di rak-rak majalah dan menghabiskan waktumu di sana. Sebagian dari yang ditawarkan di sana, cepat atau lambat akan mempengaruhimu. Tiba-tiba saja kamu akan sudah terjerumus dalam hal-hal yang mengerikan … dan jika itu terjadi, jangan memperalat-Ku sebagai pintu keluar darurat.

 

Pintu keluar darurat? Aku tidak mengerti.

 

tuhan : Tentu kamu mengerti. Kamu telah melakukannya berulang kali… kamu terjerumus dalam situasi gawat, kemudian kamu datang kepada-Ku. “Tuhan, bantulah aku untuk keluar dari masalah ini dan aku berjanji tidak akan melakukannya lagi.” Sungguh mengherankan, kekhusukan dan kesungguhan doamu meningkat drastis apabila kamu ditimpa masalah. Ingatkah kamu sebagian dari tawar-menawar yang kamu coba lakukan dengan-Ku?

 

Hmmm, aku tidak….Oh ya,….ketika guruku memergokiku menonton film tentang….Astaga!

 

tuhan : Ingatkah kamu bagaimana kamu berdoa? “Ya Tuhan. Jangan biarkan dia melaporkannya pada ibuku. Aku berjanji mulai sekarang tidak akan lagi menonton film tujuh belas tahun ke atas.” Dia tidak melaporkannya kepada ibumu, tetapi kamu tidak menepati janjimu, ya'kan?

 

Tuhan, aku melanggar janjiku. Aku sungguh menyesal.

 

tuhan : Baik, lanjutkan doamu.  

 

Sebentar, Bapa. Aku ingin bertanya sesuatu kepada-Mu. Apakah Engkau selalu mendengarkan doa-doaku?

 

tuhan : Ya, setiap kata; setiap saat.

 

Kalau begitu, mengapa Engkau tidak pernah menjawabku sebelumnya?

 

tuhan : Berapa banyakkah kesempatan yang kamu berikan pada-Ku? Tidak ada cukup waktu antara kata “Amin”-mu dan kepalamu menumbuk bantal. Bagaimana Aku dapat menjawabmu?

 

Engkau dapat, jika saja Engkau sungguh menghendakinya.

 

tuhan : Tidak. Aku dapat hanya jika “kamu” sungguh menghendakinya.

Anak-Ku, Aku selalu rindu untuk berbicara denganmu.

 

Bapa, maafkan aku. Maukah Engkau mengampuniku?

 

tuhan : Sudah kuampuni. Dan terima kasih, sudah mengijinkan Aku menginterupsimu. Kadang-kadang Aku begitu rindu untuk dapat berbicara denganmu.

 

tuhan : Selamat malam. Aku mengasihimu.

 

Selamat malam, Bapa. Aku mengasihi-Mu juga. 

 

Tags: 1


Berdoalah karena TUHAN Tahu……..
Posted On 05/25/2008 14:01:06


Berdoalah karena TUHAN Tahu……..

 
Berdoa dan mengucap syukurlah bila TUHAN menjawab doa mu.
Karena Ia menyertai mu. Berdoa dan mengucap syukurlah bila TUHAN memberi mu
damai sejahtera-Nya.
Karena Ia menghibur dan mengajari mu melangkah hari demi hari yang berat.
 
Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun beban mu berat.
Karena Ia mengajari merasakan dan meringankan beban sesama mu.
 
Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau merasa Ia tidak dekat lagi.
Karena Ia melihat kesetiaan, keteguhan dan Ia tidak pernah meninggalkan mu.
 
Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun segala sesuatu berada diluar rencana
mu.
Karena Ia sedang mengajari mu berjalan dalam rencana-Nya.
 
Berdoa dan mengucap syukurlah walaupun engkau difitnah dan dihina.
Karena Ia sedang mengajari merendahkan diri dan memaafkan sesama mu.
 
Berdoa dan mengucap syukurlah bila TUHAN menegur mu.
Karena Ia mengajar dan menegur orang yang dikasihi-Nya.
 
Tetaplah berdoa dan mengucap syukur kepada TUHAN.
Karena Ia menyertai dan mengajari seumur hidup mu.
 

Tags: 1


Sebuah kegagalan
Posted On 05/20/2008 01:21:40

Sebuah kegagalan
rahasia Allah di balik kegagalanku...

(Lukas 5:1-11) "... telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (ayat 5)

Pernahkah anda mengalami kegagalan ? Apakah kegagalan itu membuat anda kecewa? Atau kegagalan itu justru membuatmu semakin bergantung kepada Tuhan yang kemudian menjadikanmu seperti anak panah yang terus melejit semakin jauh untuk mencapai sasaran ?

Suatu ketika, Tuhan membawa saya pada sebuah pengalaman hidup yang membuat saya 'berkenalan' dengan kegagalan. Kegagalan bisa merupakan awal dari keberhasilan yang tertunda, namun kegagalan pun bisa membuat seseorang enggan untuk kembali berkarya. Dan saya sendiri memandang kegagalan itu sebagai bagian dari proses yang sedang Allah kerjakan untuk menciptakan manusia dengan kepribadian yang kuat di dalam Tuhan.

Para nelayan yang ditemui Yesus di pantai danau Nasaret, adalah sekelompok orang yang saat itu sedang mengalami sebuah kegagalan. Kegagalan, yang tentunya mendatangkan kekecewaan, karena hal itu terjadi bukan karena mereka tidak bekerja; di ayat 5 jelaskan "... telah sepanjang malam kami bekerja keras" Hal itu menunjukkan bahwa mereka sudah berusaha dengan sekuat tenaga. Dan tragisnya lagi, kegagalan yang dialami adalah kegagalan dalam bidang yang menjadi keahlian mereka.

Bisakah anda membayangkan seseorang yang begitu profesional dalam sebuah bidang pekerjaan, tiba-tiba menemui kegagalan ketika melakukan hal yang sama yang pernah mendatangkan kesuksesan baginya? Atau bisakah anda membayangkan seorang yang dengan sekuat tenaga bekerja dan berusaha, namun kemudian tidak melihat sedikit pun hasil dari apa yang diusahakan? Jika demikian, pantaskah jika orang kristen kecewa kepada Tuhan?

Banyak orang tidak lagi mau menjadi setia kepada Allah ketika mengalami kegagalan dalam hidupnya. Bahkan banyak kali kegagalan dijadikan alasan untuk tidak mau lagi berdoa, tidak mau lagi ke gereja, bahkan tidak sedikit yang akhirnya meninggalkan Allah karena kekecewaan akibat kegagalan dalam kehidupan.

Hal ini dialami pula oleh Simon dan rekan-rekannya. Kegagalan dan keletihan karena bekerja keras sepanjang malam, sudah cukup untuk dijadikan alasan bagi sebuah kekecewaan. Sampai Yesus datang dan menyuruh mereka untuk kembali melakukan hal yang sama, yang sudah mereka lakukan 'sepanjang malam'. Ya! Yesus menyuruh mereka melakukannya sekali lagi! Mengapa demikian? Sederhana saja. Pertama, Yesus ingin mengajar mereka untuk tidak mudah menyerah pada kegagalan. Kedua, Yesus ingin menunjukkan bahwa ketaatan mereka pada perintah-Nya yang akan menjadi kunci dari keberhasilan mereka.

Saudara, jangan kecewa dan berhenti untuk berkarya ketika kegagalan datang. Ayo bangkit! Dan tetaplah percaya kepada Tuhan. Mulailah untuk bertindak sesuai perintah Allah. Akuilah, bahwa terkadang keprofesionalisme dan kekuatan kita tak dapat sepenuhnya diandalkan. Allah memakai kegagalan bukan untuk menghancurkan kita, tetapi lewat kegagalan Dia menciptakan pribadi-pribadi yang kokoh dan siap dipakai untuk melakukan pekerjaan Allah yang dahsyat!

Jangan terlalu cepat membasuh jalamu. Sejumlah besar ikan masih banyak tersedia. Bertolaklah kembali dan tebarkan jalamu. Taatlah pada perintah Allah. Maka keberhasilan akan membuat jalamu mulai koyak sehingga engkau akan takjub pada perbuatan Allah dan terus memuji Dia dalam hidupmu(ayat 6-9). Dan percayalah bahwa kehidupanmu akan menjadikan engkau saksi yang hidup bagi dunia, sehingga mereka pun akan percaya kepada Yesus (ayat 10)

 


"Mengapa harus minum air putih banyak-banyak..?
Posted On 05/13/2008 16:35:04

"Mengapa harus minum air putih banyak-banyak..? 

Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan".
Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah.

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari.
Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.
Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.

Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?
Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...?
Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.
Dari otak...? Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...), melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!
Darah yang disedot airnya akan menjadi kental.

Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.
Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah.
Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.
Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal.
Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak ' kan...?

Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang. Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke.

Anda yang pilih...!





*** www.AkuPercaya.com ***
Powered by phpFoX Version 1.6
FREE FORUM HOSTING - JAPANESE BAGS